Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Untuk Anak Elektro - Digitalized kereta analog
#21
(22-02-2011, 08:41 PM)DVano Wrote: @ WOODWARD : satu packet data sudah contain alamat lok & perintahnya juga...
Instruction bit atau command bit (8-bit), salah satunya digunakan untuk throtel loko, tergantung berapa bit yang digunakan loko DCC tersebut.BingungBingung
Contoh :
- Loko DCC dengan 16 speed berarti pake hanya 4-bit ("0000" s/d "1111") dari 8 bit yang disediakan
- Loko DCC dengan 32 speed berarti pake hanya 5-bit ("00000" s/d "11111") dari 8 bit yang disediakan
- begitu selanjutnya...
dengan data ke-0("00000000") sebagai emergency stop dan ke-1("00000001") sebagai stop.
jadi aktual step yang bisa dipake throtel loko 16 speed adalah 14 speed dan aktual step untuk loko 32 speed adalah 30 speed.

begitulah kira-kira...Xie XieXie Xie

oh begitu, berarti tergantung banyaknya perintah yg bisa di kerjakan.
itu belum suara, lampu dan lain2 ya.
kode kode itu di simpan di decoder dalam lok, lalu controller nya manggil lok itu, gitu ya kerja nya?
Reply
#22
@ woodward : nah itu yang sekarang masih jadi pertanyaan, lampu n sound itu sebenernya ikut command bit ato address bit. cos vendor masih belum ada yang berani buka2an, jadi ya harus cari2 sndiri. oya lupa, address bit itu buat alamat loko salah satunya
Reply
#23
(24-02-2011, 09:26 AM)DVano Wrote: @ woodward : nah itu yang sekarang masih jadi pertanyaan, lampu n sound itu sebenernya ikut command bit ato address bit. cos vendor masih belum ada yang berani buka2an, jadi ya harus cari2 sndiri. oya lupa, address bit itu buat alamat loko salah satunya

harus nya command bit
soalnya kan sebelum bisa di perintah, lok itu waktu di pasang di rel nya harus di panggil dulu ama controller, kyak sign in gtu.
baru bisa di gerakkan, di nyalain lampunya, dan lain2

klo yang perna saya mainkan, waktu di letakkan di rel, controller itu manggil lok tadi, lalu dari lok itu keluar suara mendesis seperti rem lok di lepas, itu tandanya lok sudah sign in dan nama lok muncul di controller, baru bisa di gerakkan.

kalo ga sign in itu lok cuma bbisu aja di atas rel
Reply
#24
@woodward : hmmm.. bener juga bro.. berarti programnya untuk sound
[Image: overstappen.png]
n light seperti di OR Kan gitu sama throtelnya ya... ok bro.. TQ infonya
Reply
#25
alur program DCC standard NMRA kurang lebih sbb:
data dari command control - dikuatkan power station - dikirim data via track - diterima decoder loco - decoder menerjemahkan ke bentuk CV's - decoder menjalankan aktuator berdasarkan CV's - decoder mengirimkan respon ke command control via track (jika diperlukan) - data dari decoder diterima detector - detector meneruskan data ke command control - command control menampilkan display
Reply
#26
Salam kenal semua...sy chandra...bagus2 ilmunya, mklm msh oot ma kmod jd nyimak aja...thq
RF chandra, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jan 2011.
Reply
#27
tu brati ngrubah program didalem prosesornya yah, trus cara masukin programnya gimana tuh? Mikir Dulu
Reply
#28
dari pada repot rekam aja suara lok beneran store mp3 di memory hp trus di playback di kereta model beres.
Reply
#29
salam kenal semua Tersenyuum

apakah system DCC pada rail model sangat berbeda dgn system pd RC car?
motor/ dynamo, voltase, etc.....
Reply
#30
kontroler DCC menurut saya bisa pakai board arduino yang terpasang IC ATmega 328, yang bikin budeg ngetik skrip programnya....hahaha.....

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)