Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Fasilitas Rangkaian EXA
Kapan Fasilitas Makan gratis dikembalikan? Minimal Snack lah. :p

kalo bicara fasilitas exa, saya langsung tertuju pada KA Argo, sebagai kunci imej perusahaan PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Saya pengen banget pelayanan KA-KA yang memiliki brand ARGO yang harganya menjulang bisa sbb:
- Pelayanan selamat datang : memberikan teh hangat gratis, pembagian selimut, majalah perseat yang tidak boleh dibawa pulang, ucapan selamat datang, perkenalan kru dan waktu tempuh

- Pelayanan dalam perjalanan : pemutaran hiburan secara teratur (film sampai waktu tidur dan pemutaran musik klasik saat waktu tidur), pelayanan restorka maksimal, penyediaan Lampubaca (lampu utama diredupkan kala waktu tidur), OTC sigap, runing teks stasiun dan adanya bangku dibordes bagi perokok.

- Pelayanan akhir : pemberian souvenir dan ucapan terimakasih.

Dan yang penting ONTIME Big Grin
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. Eh iya lupa...
Reply
yup sekering-keringnya L*on Air masih ngasih air. Dan oh, satu lagi refreshing tissue ! Duluu tahun 80an waktu ane masih bocah kalo Ayah saya pulang dari Jkt naik Parahyangan pasti ngasih tisyu wangi eau d' cologne.
RF darosej, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Feb 2011.
Reply
(06-05-2011, 05:38 PM)Gregoriusparahyangan Wrote:
(06-05-2011, 05:25 PM)dtRAiNeR Wrote:
(09-04-2011, 04:56 AM)Gregoriusparahyangan Wrote: [spoiler]Setiap dari kita pasti berharap fasilitas kereta api bisa menjadi seperti fasilitas pesawat saya pun setuju dengan itu dan selai itu juga dengan SDM yang cukup seperti pramugari. Pramugari kereta api memang lebih cantik daripada pramugari pesawat (menurut saya) tapi berdasarkan pengalaman saya pramugari kereta api harus lebih banyak di berikan bekal cara melayani penumpang dengan baik.[/spoiler]

Di Argoparahyangan setiap mau dekat jembatan cisomang atau terowongan sasaksaat di bacakan sejarahnya tapi pada suatu ketika yang membacanya dengan nafas terengah-engah seperti habis berlaridan tidak berbakat untuk membaca padahal di depan saya ada 6 orang turis yang mau pergi ke Bandung. Jangan lupa Seragamnya....
(maaf kalo oot)

Lha itu di KA berapa aja Mas? Saya tiap naik GoPar ga pernah ada pembacaan sejarah, hanya kata sambutan saat memulai perjalanan dari BD/GMR (malah pas naik KA 28 tanggal 4 kemarin ga ada pengumuman pas berangkat dari GMR), dan pengumuman saat akan tiba di stasiun pemberhentian...

saya lupa nomernya yang pasti paling pagi jam 05.40 dari Jakarta

Berarti KA 20...

Tapi koq waktu saya naik KA 23 BD-GMR (turunan KA 20) ga ada pengumumannya pas masuk terowongan Sasaksaat, biasa aja tuh... Apa tergantung shift crew-nya ya, yang giliran Mas lebih rajin dari pas giliran saya naik?

Tapi harusnya adil donk, sekali ada pengumuman tetep ada terus...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
(06-05-2011, 08:56 PM)dtRAiNeR Wrote:
(06-05-2011, 05:38 PM)Gregoriusparahyangan Wrote:
(06-05-2011, 05:25 PM)dtRAiNeR Wrote:
(09-04-2011, 04:56 AM)Gregoriusparahyangan Wrote: [spoiler]Setiap dari kita pasti berharap fasilitas kereta api bisa menjadi seperti fasilitas pesawat saya pun setuju dengan itu dan selai itu juga dengan SDM yang cukup seperti pramugari. Pramugari kereta api memang lebih cantik daripada pramugari pesawat (menurut saya) tapi berdasarkan pengalaman saya pramugari kereta api harus lebih banyak di berikan bekal cara melayani penumpang dengan baik.[/spoiler]

Di Argoparahyangan setiap mau dekat jembatan cisomang atau terowongan sasaksaat di bacakan sejarahnya tapi pada suatu ketika yang membacanya dengan nafas terengah-engah seperti habis berlaridan tidak berbakat untuk membaca padahal di depan saya ada 6 orang turis yang mau pergi ke Bandung. Jangan lupa Seragamnya....
(maaf kalo oot)

Lha itu di KA berapa aja Mas? Saya tiap naik GoPar ga pernah ada pembacaan sejarah, hanya kata sambutan saat memulai perjalanan dari BD/GMR (malah pas naik KA 28 tanggal 4 kemarin ga ada pengumuman pas berangkat dari GMR), dan pengumuman saat akan tiba di stasiun pemberhentian...

saya lupa nomernya yang pasti paling pagi jam 05.40 dari Jakarta

Berarti KA 20...

Tapi koq waktu saya naik KA 23 BD-GMR (turunan KA 20) ga ada pengumumannya pas masuk terowongan Sasaksaat, biasa aja tuh... Apa tergantung shift crew-nya ya, yang giliran Mas lebih rajin dari pas giliran saya naik?

Tapi harusnya adil donk, sekali ada pengumuman tetep ada terus...

mungkin juga begitu. Dari yang saya bayangkan mungkin kertasnya ilang makanya gak di bacain soalnya gak ada yang apal.. hahaha
youtube bagusrailfans
I hope my speed as CC 204 03 02 JNG " The Speed maker " and flying high like A340-600
Reply
saya pernah naik ka Argo Anggrek tpi pake rangkaian yg retrofit, WCnya sederhana, masih yg WC jongkok, udah gitu langsung nembus kebawah, masih bagusan Bima kayaknya, WC duduk, lobangnya gak langsung nembus kebawah Xie Xie Sedih

========================================================
wah post pekiwan ama yg diblakang kok jadi brubah yak Bingung
KAMANDANU, I Miss You
[Image: mewek.gif]
Reply
(04-09-2011, 07:29 PM)vandri23 Wrote: saya pernah naik ka Argo Anggrek tpi pake rangkaian yg retrofit, WCnya sederhana, masih yg WC jongkok, udah gitu langsung nembus kebawah, masih bagusan Bima kayaknya, WC duduk, lobangnya gak langsung nembus kebawah Xie Xie Sedih

========================================================
wah post pekiwan ama yg diblakang kok jadi brubah yak Bingung

Wah ternyata yang gerbong retrofitan WCnya belum diubah ya dari jongkok jadi duduk....Ngakak

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
(04-09-2011, 07:29 PM)vandri23 Wrote: saya pernah naik ka Argo Anggrek tpi pake rangkaian yg retrofit, WCnya sederhana, masih yg WC jongkok, udah gitu langsung nembus kebawah, masih bagusan Bima kayaknya, WC duduk, lobangnya gak langsung nembus kebawah Xie Xie Sedih

========================================================
wah post pekiwan ama yg diblakang kok jadi brubah yak Bingung
kalo duduk mah lobangnya sama aja langsung nembus cuma kalo kloset duduk agak belok jadi gak terlalu keliatan relnya Ngeledek
My Train Frequent Passanger Card

[spoiler]
[Image: 0951262e89bc11e1a92a1231381b6f02_7.jpg]
[/spoiler]
Reply
(06-05-2011, 05:25 PM)dtRAiNeR Wrote:
(09-04-2011, 04:56 AM)Gregoriusparahyangan Wrote: [spoiler]Setiap dari kita pasti berharap fasilitas kereta api bisa menjadi seperti fasilitas pesawat saya pun setuju dengan itu dan selai itu juga dengan SDM yang cukup seperti pramugari. Pramugari kereta api memang lebih cantik daripada pramugari pesawat (menurut saya) tapi berdasarkan pengalaman saya pramugari kereta api harus lebih banyak di berikan bekal cara melayani penumpang dengan baik.[/spoiler]

Di Argoparahyangan setiap mau dekat jembatan cisomang atau terowongan sasaksaat di bacakan sejarahnya tapi pada suatu ketika yang membacanya dengan nafas terengah-engah seperti habis berlaridan tidak berbakat untuk membaca padahal di depan saya ada 6 orang turis yang mau pergi ke Bandung. Jangan lupa Seragamnya....
(maaf kalo oot)

Lha itu di KA berapa aja Mas? Saya tiap naik GoPar ga pernah ada pembacaan sejarah, hanya kata sambutan saat memulai perjalanan dari BD/GMR (malah pas naik KA 28 tanggal 4 kemarin ga ada pengumuman pas berangkat dari GMR), dan pengumuman saat akan tiba di stasiun pemberhentian...
Saya juga pernah mengalaminya juga mas... Pernah saat pp naik Gopar kalo gak salah inget (maksudnya blm masih Argo Gede) yang mana saat mau masuk terowongan Sasaksaat dikasih tahu sama praminya. Tapi yah itu... nafasnya agak tersengang - sengang... Masih baguisan suara mbak - mbak yang nyebutin halte - halte / shelter busway Koridor 1. Itu mesin sih yah... hehe...

(15-01-2011, 10:29 AM)dtRAiNeR Wrote: Kalo saya sih boleh aja ada Klinik Eksekutif di tiap KA K1. Tapi, kalau boleh, KM1 yang ada sekarang ini juga diperbagus dengan ditambahkan perpustakaan mini berjalan, jadi fungsi KM1 tidak hanya sekedar sebagai "Kereta Makan", tetapi lebih ke "Kereta Serba Guna". Tapi, tentunya, jika semua ini bakal terwujud, penumpang yang ingin minjem buku bacanya di seat masing-masing, jadi tidak mengganggu operasional utama KM1 sebagai "Kereta Makan" (sayangnya sekarang KM1 adalah sebuah spesies gerbong KA yang "terancam punah" digantikan M1 yang lebih mirip dapur berjalan, tidak terlihat keberadaan kursi dan meja makan untuk penumpang - setahu saya KM1 yang pernah saya temui hanyalah KM1-95801 BD dan KM1-68801 SDT)...
Kalo beneran terwujud, jangan dilupakan handle utk pegangan tangan pr penumpang. Soalnya di Indonesia ini khan mana kita tahu bakal terjadi apa tuh istilahnya...?? "Throtle" kalo gak salah yah? ....yang mana saat pegas itu bekerja di tiap tikungan tajam atau pun sekalian trek yang menanjak atau pun menurun, maka sewaktu2 pr penumpang yg berdiri bisa terpental. Yang berbahaya khan itu anak2 kecil kalau GEDEBUKKK... kena siku di tiap rak - rak buku - buku bacaan yang ada tuh...
Jangan lupakan juga penyekat ruangan... Karena Kereta Makan yg sekaligus dijadiin area Dapur buat pr koki bisa menusuk hidung / penciuman pr penumpang yg pada nyari buku - buku bacaan yang ada...

Reply
(04-09-2011, 08:34 PM)Gopar new image Wrote:
(04-09-2011, 07:29 PM)vandri23 Wrote: saya pernah naik ka Argo Anggrek tpi pake rangkaian yg retrofit, WCnya sederhana, masih yg WC jongkok, udah gitu langsung nembus kebawah, masih bagusan Bima kayaknya, WC duduk, lobangnya gak langsung nembus kebawah Xie Xie Sedih

========================================================
wah post pekiwan ama yg diblakang kok jadi brubah yak Bingung
kalo duduk mah lobangnya sama aja langsung nembus cuma kalo kloset duduk agak belok jadi gak terlalu keliatan relnya Ngeledek

ohh gitu yah Heran
tapi lobang klosetnya ada penutup lobangnya, jadi ntar kalo di-flush bakal kebuka tu penutupnya, trus kayak ada bunyi kyk rem angin Bingung CMIIW

KAMANDANU, I Miss You
[Image: mewek.gif]
Reply
bagaimana kalo sebelum berangkt ada safety demo nya...
kan keren tuh
"welcome aboard to argo parahyangan train"
hehehehe
youtube bagusrailfans
I hope my speed as CC 204 03 02 JNG " The Speed maker " and flying high like A340-600
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)