Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
All About Harina (Diskusi, Formasi)
gilang pratama Wrote:11-Jan-2011, 09:55 PM

(Kemarin 12:06 PM)Andrew_CN Wrote: [ -> ]

(Kemarin 06:38 AM)d'tRAiNeR Wrote: [ -> ]Lho bukannya emang rangkaian Harina itu yang seri K1-025** punya SMC? Awalnya kan pake stripping Satwa "kuno" yang ada garis biru tosca itu, tapi entah kenapa pas dicat ulang jadi pake livery Argo... Jadinya, kalo pake K1-658** yang punya SMC juga, tapi strip Satwa jadi belang...

Omong-omong, apa diganti livery Argo karena dipinjem juga buat GoPar 7063 dan 7064 ya?


actually, rangkaian harina skarang uda pindah kepemilikan jadi punya BD bukan SM lagi, makanya harina brani d sisipin K2, karna apa?
slaen emank gampang d jadiin gopar pada siank hri (ga da kesenjangan rangkaian yg laen bawa K2 sedangkan yg dia ga), itu juga supaya BD statusnya ga minjem2 mulu, BD itu maunya dia punya smuanya sndiri, padahal masi ada rajawali yg tiap hri melintas SMT-SBI

"Out of Topic"

ini juga yg membuat gw berpikir klo sembrani rangkaiannya dah pindah kpemilikan dari JAKK jadi SBI, bukan cuma karna lagi d pake ma anggrek aja, tapi memank d bbrapa rangkaian lagi musim pindah kpemilikian d threadnya


apakah PT KA udah miskin anggaran kali ya, jaadi ga mamppu buat rangkaian baru???New_demam

Sekedar untuk mengenang warna jadul KA Harina


[Image: 2ptv0if.jpg]
Reply
(12-01-2011, 10:04 PM)BAMBANG EKO Wrote:
gilang pratama Wrote:11-Jan-2011, 09:55 PM

(Kemarin 12:06 PM)Andrew_CN Wrote: [ -> ]

(Kemarin 06:38 AM)d'tRAiNeR Wrote: [ -> ]Lho bukannya emang rangkaian Harina itu yang seri K1-025** punya SMC? Awalnya kan pake stripping Satwa "kuno" yang ada garis biru tosca itu, tapi entah kenapa pas dicat ulang jadi pake livery Argo... Jadinya, kalo pake K1-658** yang punya SMC juga, tapi strip Satwa jadi belang...

Omong-omong, apa diganti livery Argo karena dipinjem juga buat GoPar 7063 dan 7064 ya?


actually, rangkaian harina skarang uda pindah kepemilikan jadi punya BD bukan SM lagi, makanya harina brani d sisipin K2, karna apa?
slaen emank gampang d jadiin gopar pada siank hri (ga da kesenjangan rangkaian yg laen bawa K2 sedangkan yg dia ga), itu juga supaya BD statusnya ga minjem2 mulu, BD itu maunya dia punya smuanya sndiri, padahal masi ada rajawali yg tiap hri melintas SMT-SBI

"Out of Topic"

ini juga yg membuat gw berpikir klo sembrani rangkaiannya dah pindah kpemilikan dari JAKK jadi SBI, bukan cuma karna lagi d pake ma anggrek aja, tapi memank d bbrapa rangkaian lagi musim pindah kpemilikian d threadnya


apakah PT KA udah miskin anggaran kali ya, jaadi ga mamppu buat rangkaian baru???New_demam

Sekedar untuk mengenang warna jadul KA Harina

[spoiler=Stripping Harina "old image"]
[Image: 2ptv0if.jpg]
[/spoiler]

Kenapa ya yang stripping ini ga dipertahankan, menurut saya sih yang ini lebih bagus, biar dominan putih polos tapi "anak panah" biru tosca itu melambangkan "kecepatan kereta"...

Dulu sering lihat gerbong stripping ini di BD, antara jalur 4, 5 atau 6... Sekarang BD didominasi stripping Argo dan K2 punya GoPar, ditambah Turangga yang stabling di "jalur 7" setiap saya datang siang hari, jadi bosen juga lihatnya stripping ombak kuning aja dari jalur 5 sampai "7"...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
Klo kaligung emas dah nge-len nyampe SBI...namanya dituker aja. Jadi kaligung emas yg campuran, Rajawali-Harina kembali ke "khittah" nya sbg K1 murni. Ntar Daop 4/SM bikin lagi campuran K1-K2 jurusan BD ato KAC tp brgkatnya pagi.
Reply
(15-01-2011, 10:20 PM)spoorboedeg Wrote: Klo kaligung emas dah nge-len nyampe SBI...namanya dituker aja. Jadi kaligung emas yg campuran, Rajawali-Harina kembali ke "khittah" nya sbg K1 murni. Ntar Daop 4/SM bikin lagi campuran K1-K2 jurusan BD ato KAC tp brgkatnya pagi.

Bener nih...saya juga pernah berpikir seperti itu...
kalo pemikiran ane begini :
Kaligung Emas nglayani trayek TG-SBI pp.
Rajawali dialihkan jadi Harina pagi.

Kayaknya seru tuh..tp Daop 4 mesti berpikir keras untuk bikin jadi gini..
resikonya rangkaian Harina bakal istirahat cm sebentar..
Reply
wkww berpikir xgung mas mau ke SBI
ga bakal Wek
cm sampai bonjonegoro kok.
kalau balas SBI bisa kacau tu gapeka.

Rajawali dan Xgung mas beda pasarnya.
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.

Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...

Hibernasi いみは ねていきます. XDa
l


Reply
Td malem KA 153 kress KA Harina BD-SMT di CN pukul 00.25 baru diberangkatin pukul 01.00 setelah KA 42 Taksaka dan KA Senja SMT SMT-PSE masuk CN... Formasi KA Harina malem itu, loko CC 20303 +BP Satwa + K1 strip argo + K1 strip satwa + 3K1 Strip argo + M1 + 2k2 (cmiiw, soalnya gak keliatan jelas jumlah K2 nya, ketutupan 42 di jalur 2)
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. Eh iya lupa...
Reply
(16-01-2011, 01:04 AM)gie.ndud Wrote:
(15-01-2011, 10:20 PM)spoorboedeg Wrote: Klo kaligung emas dah nge-len nyampe SBI...namanya dituker aja. Jadi kaligung emas yg campuran, Rajawali-Harina kembali ke "khittah" nya sbg K1 murni. Ntar Daop 4/SM bikin lagi campuran K1-K2 jurusan BD ato KAC tp brgkatnya pagi.

Bener nih...saya juga pernah berpikir seperti itu...
kalo pemikiran ane begini :
Kaligung Emas nglayani trayek TG-SBI pp.
Rajawali dialihkan jadi Harina pagi.

Kayaknya seru tuh..tp Daop 4 mesti berpikir keras untuk bikin jadi gini..
resikonya rangkaian Harina bakal istirahat cm sebentar..

Sebenarnya sih, kalo Rajawali dijadikan Harina Pagi, menurut perhitungan saya (ga terlalu tahu apakah lalu lintas "pantura" petak SMT-CKP saat pagi cukup padat atau tidak), rangkaiannya ga cuma sebentar istirahatnya, tapi pas 8 jam dengan perhitungan sbb.:

- Berangkat BD 20:35, tiba SMT 04:27
- Istirahat 04:27 - 08:35
- Berangkat SMT 08:35, tiba BD 16:27
- Istirahat 16:27 - 20:35
- Berangkat BD 20:35, dst.

Waktu operasional = 15 jam 44 menit
Waktu istirahat = 8 jam 16 menit

Resiko waktu istirahat berkurang adalah ketika KA tersebut mengalami keterlambatan lebih dari 8 menit per perjalanan...

Cuma berarti Harina sistemnya menjadi seperti Lodaya, ada kereta pagi dan malam... Apakah SMC siap menyumbang 1 rangkaian lagi untuk Harina Pagi?
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
Sundul dulu ya .
rangkaian Harina masih kerja keras sebagai Argo Parahyangan
Pic sbb di Bekasi jam 12.00 an


[Image: w1y0ao.jpg]
Reply
Quote:Dikaji Operasi KA Harina Bandung-Semarang
Rabu, 19 Januari 2011 22:49 WIB

ANTARA/Rezza Estily/pj
BANDUNG--MICOM: PT Kereta Api (PTKA) Daop II Bandung tengah melakukan pengkajian untuk mengoperasikan KA Harina Pagi jurusan Bandung-Semarang.

"Jalur Bandung - Semarang cukup potensial dan okupansinya cukup bagus, kami masih mengkaji untuk kemungkinan mengoperasikan KA Harina pagi," kata Kepala Humas PTKA Daop II Bandung, Bambang Setya Prayitno di Bandung, Jawa Barat, Rabu (19/1).

Saat ini jalur itu hanya dilayani oleh satu jadwal perjalanan KA Harina yakni pemberangkatan malam hari yakni pukul 20.20 WIB dan tiba di Semarang pukul 04.00 WIB dan sebaliknya.

Okupansi KA yang terdiri dari rangkaian tiga kelas eksekutif dan dua kelas bisnis tersebut cukup tinggi, diprediksi bila dioperasikan pada siang hari diprediksi konsumennya cukup banyak. Jalur tersebut merupakan rute KA jarak menengah.

Pengoperasian KA Harina pagi itu terinspirasi oleh KA Lodaya yang mengoperasikan jadwal perjalanan pagi dan malam hari ke jurusan Bandung -Solo Balapan. Meski dua jadwal perjalanan, namun jalur itu okupansinya cukup bagus.

"Dari sisi bisnis dan pelayanan jalur itu sangat potensial. Jalur itu strategis karena menghubungkan dua ibukota provinsi dan kota jasa," kata Bambang.

Rencana pengoperasian KA Harina Pagi itu menurut Bambang merupakan serapan aspirasi dari masyarakat terutama konsumen di jalur Bandung - Semarang. KA tersebut menggunakan jalur utama yakni Bandung - Cikampek - Cirebon - Semarang.

"Rencana ini merupakan permintaan dari masyarakat, namun kita masih mengkajinya secara bisnis maupun prospeknya ke depan," kata Bambang.

Dengan adanya perjalanan pagi di jalur Semarang - Bandung itu, maka para penumpang mempunyai banyak pilihan untuk melakukan perjalanan siang hari. Di lain pihak jalur Bandung - Semarang juga merupakan jalur wisata.

Namun di lain pihak, PTKA memiliki catatan penolakan operasional KA di jalur itu dimana gagal merealisasikan KA Bandung - Cirebon yang ditentang oleh pengusaha bus jurusan Bandung - Cirebon.

Sementara itu untuk meningkatkan animo masyarakat menggunakan KA Harina, PTKA memberlakukan tarif promosi Rp50.000 untuk 12 kursi untuk setiap akhir pekan dan liburan. Tarif KA Harina sendiri berdasarkan mekanisme pasar batas atas dan batas bawah yakni Rp140.000 hingga Rp200.000.

"Tarif promosi itu berlaku mulai 24 Januari 2011 mendatang," kata juru bicara PTKA Daop II Bandung itu menambahkan. (Ant/OL-2)
Reply
Horre....
Akhirnya , KA Harina mendapatkan Sparing Partner
semoga sukses.
tapi....
masalah tarip kayaknya masih ketinggian yah .
Mungkin sementara harus ada kebijakan tarip perpetak ,
Btw banyak pemerjalan yang ada di petak SM - TG , SM - CN , TG- CN , BD - CN , TG - BD .
semoga segera ada realisasi
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 4 Guest(s)