Posts: 71
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
1
(09-12-2010, 04:56 PM)aatea_goparmania Wrote: wah
klo bener GoPar bakal dipasang hotspot tambah mantap nih
bisa ngenet terus sepanjang perjalanan
gpp biar cm d KM juga
soale saya emg seringan nangkring di KM c

tpi klo gerbong goparna yang belang gmn??
KMna aja pake M2
apa iya ttp dipasangin hotspot?
cemasmodeon

iya, kereta makannya kaya punya-nya Gajayana new image
my Pesbuk
my Blog
Berjuang lulus UN dengan nilai terbaik
Posts: 5
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
0
setuju banget . sekarang tuh udah nggak jelas pelayanan standar kelas eksekutif argo dan kelas eksekutif satwa...sama aja rasanya...nggak beti...aliasa beda tipis.
Posts: 890
Threads: 0
Joined: Nov 2010
Reputation:
17
11-12-2010, 01:39 PM
(This post was last modified: 11-12-2010, 01:47 PM by nikmuracell.)
(08-12-2010, 08:36 PM)ardisenjasolo Wrote: Sedikit hrapan ttg Wi -fi
[spoiler]
Menanti Siraman Wi-Fi di Gerbong Kereta
RABU, 08 DESEMBER 2010 | 19:27 WIB
PT XL Axiata dan PT Kereta Api menjalin kerjasama
TEMPO Interaktif, Jakarta - Tak lama lagi pengguna kereta api bisa menikmati siraman hotspot di gerbong kereta. Kerjasama PT XL Axiata dan PT Kereta Api akan segera mewujudkan layanan itu.
Kerjasama itu ditandatangani di Jakarta pada hari ini. Penandatanganan dilakukan antara Direktur Commerce XL Joy Wahjudi dan Direktur Komersial PT KA Sulistyo Wimbo Hardjito.
Sebagai proyek awal, kedua perusahaan akan segera memasang router di gerbong kereta Argo Parahiyangan dan Argo Jati. Soal waktu tepatnya, belum disebutkan.
Sementara itu, kedua pihak juga menjajagi kemungkinan pengembangan konten Kereta Api Mobile Application (KABILA) untuk pelanggan XL.
Kerjasama kedua perusahaan juga akan berlanjut dengan penambahan dukungan sistem komunikasi yang berkualitas bagi PT KA dalam menjalankan operasionalnya sehari-hari. XL antara lain akan penambahan Multi Protocol Label Switching (MPLS) di unit-unit PT KA, yang saat ini sudah meliputi 140 lokasi. Sisanya kurang lebih 374 lokasi lagi.
Dengan sarana dan jaringan komunikasi yang memadai ini, PT KA akan dapat segera mengembangkan jaringan online antarstasiun dan kantor cabang, yang antara lain dapat dimanfaatkan bagi penyediaan layanan pemesanan dan pembayaran tiket secara elektonik.
Kerjasama kedua perusahaan sudah terjadi sejak tahun 1996. Pada saat itu XL menggelar jaringan dan infrastruktur berupa penanaman kabel optik dan menara telekomunikasi.
DEDDY SINAGA
[/spoiler]
sumber : http://tempointeraktif.com/hg/it/2010/12...85,id.html
ada tanggapan??? BUat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Selamat kalo bisa cepat terealisasi...
(09-12-2010, 08:23 PM)spoor-badug Wrote: (06-12-2010, 03:56 PM)Bangunkarta Wrote: fasilitas kelas-1 yang paling esensial adalah ketepatan waktu tempuh antara yang tertera di tiket dengan realisasi.... diharapkan K-1 itu selain cepat juga on-time... kalo ada keterlambatan, toleransinya adalah 15-25 menit (jangan sampai 30 menit) kecuali kalau ada kejadian alam/PLH... karena sekarang banyak yg kecewa, masa jaman Perumka aja JKT-SBY bisa 9 jam... lah ini malah molor..... selain itu tenggat waktu yang terlalu besar antara jadwal yang tertera di tiket dan realisasi bisa dianggap sebagai penipuan.... dan kesannya adalah kerjanya asal-asalan....
saya sangat setuju pendapat anda.. sbagai KA kelas 1 minimalkan keterlambatan, ataupun kalau hrs terlambat jgn smpai 10 menitan, krna kepercayaan penumpang KA atau kendaraan umum lainnya kan dibangun oleh ketepatan waktu transportasi tersebut.. pengguna KA kls 1 kan umumnya para pebisnis yang sibuk, jadi kalo telat kan mengurangi kepercayaan kpd alat transportasi tsb..
![[Image: people.gif]](http://i964.photobucket.com/albums/ae124/dlimas/people.gif)
[spoiler= BRAKE.Emergency use only]
YAHOO!
nikimura.cellular
[/spoiler]
Posts: 890
Threads: 0
Joined: Nov 2010
Reputation:
17
11-12-2010, 03:35 PM
(This post was last modified: 11-12-2010, 03:48 PM by nikmuracell.)
[spoiler= BRAKE.Emergency use only]
YAHOO!
nikimura.cellular
[/spoiler]
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Untungnya, sewaktu makanan tuslah ditiadakan, hal tersebut tidak dibarengi larangan membawa makanan sendiri. Jadi untuk urusan itu kita bisa berimprovisasi.
Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
Benar mas RF bagus70, saya juga termasuk penumpang yang sering bawa bekal sendiri sejak fasilitas free snack ditiadakan...
BTT, baru saja saya baca thread mengenai Argo Wilis dan ada RF yang sempat mengangkat topik seputar gerbong Special yang pernah ada di KA Argo Bromo JS-950, KA (alm.) Mutiara Utara, KA Argo Wilis, KA Argo Bromo Anggrek. Posisi kursi pada gerbong Special adalah 2-1, jadi kalo ada 13 baris per gerbong kayak K1 sekarang, kapasitas 1 gerbong Special adalah 39 tempat duduk.
Bagaimana menurut teman RF sekalian, kalau fasilitas Special Class diaktifkan kembali di K1 yang okupansinya baik-baik saja sekarang ini?
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
(13-12-2010, 11:24 AM)dtRAiNeR Wrote: Bagaimana menurut teman RF sekalian, kalau fasilitas Special Class diaktifkan kembali di K1 yang okupansinya baik-baik saja sekarang ini?
Itu dan gerbong tidur. Masing-masing satu gerbong.
Hmmm.....kalau melihat apa yang selama ini terjadi, yang menjadi batu sandungan peningkatan kualitas pelayanan KA adalah sifat beberapa oknum pejabat PT KA yang tidak mau suah payah, dan mau untung sebesar-besarnya tanpa pengorbanan.
Ditambah sifat bagian tehnik yang menganggap tugas mereka bukan pelayanan.
Sifat-sifat seperti inilah yang menyebabkan kenapa eXA spesial, KA tidur, TV tengah gerbong lenyap semua....
Not to mention, karpet di kelas EXA.
Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
Kalau boleh sedikit OOT :
Knapa koq kebanyakan rangkaian KA yg digandeng antara K1 dg K2 punay ketreta Makan yg gak berAC? Alias buat yg kesannya K2 banget yah? Padahal khan KA itu hotel berjalan. Yang namanya hotel harus difasilitasi juga di antaranya dengan restoran dg berbagai kategori. Ada bar, buffet, yg beneran restoran dan restoran khusus pr tamu hotel yg menginap. Kalau di K1 yg tercampur dg K2 aja gak punya restoran alias kereta Makan yg BerAC, gimana mrk yg pada mau santap pagi, siang dan malem (kalo perlu sore juga) di kereta Makan dg kenikmatan udara yg sejuk?
Pernah naik KA Parahyangan (sbl jadi Gopar) sbg penumpang Klas Eksekutif mengajak sang keponakan yg maunya makan nasgor di kereta Makan. Terasa bgt gerahnya krn selain cuma tersedia kursi bbrp doank mejanya letter L trus deket bgt dg dapurnya yg pada sibuk masak. Dah gitu berisik krn suara mesin generatornya juga. Mohon juga jadinya dipisah kereta Makan antara K1 dg K2 di mana restorasinya ada di tengah2 antara kedua kereta Makan dg beda klas.
Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
Bener juga sih pendapatnya RF Dana Komuter, tapi melihat kondisi penumpang K1 (pengalaman selama naik GoPar) yang ga mau repot beranjak dari kursinya, kelihatannya sudah tidak diperlukan lagi sebuah "kereta makan" yang sesungguhnya, justru malahan lebih diperlukan "kereta dapur". Apalagi dengan tersedianya meja makan lipat di tiap kursi (kalo saya sih saat pergi bareng keluarga mejanya suka dipakai buat main kartu) jumlah penumpang yang memilih untuk minta pesanan diantarkan langsung ke tempat duduk mereka lebih banyak dibandingkan yang benar-benar ingin merasakan makan di kereta makan (seperti keponakan mas RF Dana Komuter)...
Posts: 326
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
4
Yang spesial klas itu kaya gimana???
pelayanannya???
maklum nyubi
-siggy under construction at Balai Yasa-
|