Posts: 71
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
1
(07-12-2010, 11:55 AM)dtRAiNeR Wrote: (07-12-2010, 09:15 AM)Dana Komuter Wrote: Bukannya dulu kereta tidur dah pernah ada? Karena ada isu berita banyaknya pasangan seling**h makanya ditiadain deh...
Wah sayang juga kalo emang begitu, padahal di luar negeri, terutama Eropa, kereta tidur menjadi salah satu favorit masyarakat untuk melakukan perjalanan jauh selain dengan pesawat.
Mengapa? Karena kereta tidur memberi kenyamanan lebih yang tidak dapat ditandingi pesawat maupun bis cepat malam.
Apalagi dengan kebiasaan traveller di Indonesia yang lebih menyukai perjalanan KA jarak jauh di malam hari (Bima, Turangga dkk.), kereta tidur pasti akan menjadi pilihan utama mereka.
tp gak bisa ngebayangin mahalnya....
lg pula perjalanan kereta api di Indonesia paling lama 13jam-an
my Pesbuk
my Blog
Berjuang lulus UN dengan nilai terbaik
Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
Memang harga bakal lebih mahal, bahkan lebih dari tiket KA Premium (kalo ga salah Dwipangga Premium saja sudah Rp. 600.000,-), tapi kan kenyamanan kereta tidur jauh diatas kereta premium (menurut saya).
Soal lama perjalanan, ga masalah sih. Pengalaman saya naik KA di Rumania, perjalanan domestik, lamanya juga sekitar 12-13 jam tapi jumlah peminat gerbong tidur (couchette maupun sleeping car) banyak koq, dilihat dari stanformasi gerbong sleeping-couchette-passenger adalah 2:2:3. Makanya, menurut saya, apabila fasilitas kereta tidur, minimal tipe couchette, di Indonesia akan menarik perhatian night traveller di Indonesia.
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
(07-12-2010, 09:15 AM)Dana Komuter Wrote: @ Bagus70 > Bukannya dulu kereta tidur dah pernah ada? Karena ada isu berita banyaknya pasangan seling**h makanya ditiadain deh...
KA tidur memang pernah ada, tapi kan lebih baik kalau diadakan lagi.
Lagipula ngapain PT KA ikut mengurusi privasi penumpangnya?
Tidak pernah ada berita resmi mengenai gerbong KA dipakai selingkuhan, malah berita resmi bisa dibaca di bawah ini.
[spoiler]22 DESEMBER 1984
Pjka tanpa bima, pelni tanpa korting
PEMINAT kereta api Bima masih lumayan. Dari Stasiun Jakarta Kota, setiap hari, sekitar 140 orang bertolak menggunakan jasa angkutan ini ke beberapa kota di sebelah timur. Angka ini menggembirakan, mengingat jatah tempat duduk untuk Jakarta disediakan 160 buah. Secara kasar, hampir 90% tempat duduk Bima, yang berharga Rp 26.500 dan Rp 33.000 ribu, terjual cukup baik dari kota ini. Jadi, agak mengejutkan ketika, pekan lalu, direksi PJKA mengumumkan akan menghapus rangkaian Bima dari atas rel kereta api, mulai minggu ini. Sepuluh gerbong Biru Malam (Bima), yang sudah 17 tahun melayani trayek Jakarta-Surabaya pp itu, akan dimasukkan ke bengkel untuk dirombak," kata T. Hasan Basri, Humas PJKA. Tindakan itu tidak berkaitan dengan menurunnya penumpang. "Penggantian dengan kereta baru dilakukan untuk memenuhi permintaan masyarakat," tuturnya. Kabarnya, kereta buatan Belanda itu akan dimodifikasi menjadi kereta turis. Sebagai gantinya, PJKA akan menempatkan rangkaian kereta berwarna oranye buatan Rumania. Tapi kereta baru itu tak menyediakan tempat tidur seperti Bima. Di kereta ini hanya bisa dijumpai tempat duduk biasa yang bisa diatur sandarannya. Karena itu, setiap gerbong yang berpengatur udara ini bisa mengangkut penumpang lebih banyak. Sedangkan tarif akhirnya harus disesuaikan, untuk jarak Jakarta-Surabaya, misalnya, hampir Rp 19 ribu per orang. Makan malam seperti di Bima, ditiadakan. Direksi PJKA tampaknya ingin segera menyesuaikan diri dengan kenyataan pasar.
[/spoiler]
Menurut saya, sebaiknya di KA EXA malam mestinya ada 1-2 gerbong tidur demi kenyamanan penumpang, khususnya mereka yang manula.
Posts: 326
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
4
Sedikit hrapan ttg Wi -fi
[spoiler]
Menanti Siraman Wi-Fi di Gerbong Kereta
RABU, 08 DESEMBER 2010 | 19:27 WIB
PT XL Axiata dan PT Kereta Api menjalin kerjasama
TEMPO Interaktif, Jakarta - Tak lama lagi pengguna kereta api bisa menikmati siraman hotspot di gerbong kereta. Kerjasama PT XL Axiata dan PT Kereta Api akan segera mewujudkan layanan itu.
Kerjasama itu ditandatangani di Jakarta pada hari ini. Penandatanganan dilakukan antara Direktur Commerce XL Joy Wahjudi dan Direktur Komersial PT KA Sulistyo Wimbo Hardjito.
Sebagai proyek awal, kedua perusahaan akan segera memasang router di gerbong kereta Argo Parahiyangan dan Argo Jati. Soal waktu tepatnya, belum disebutkan.
Sementara itu, kedua pihak juga menjajagi kemungkinan pengembangan konten Kereta Api Mobile Application (KABILA) untuk pelanggan XL.
Kerjasama kedua perusahaan juga akan berlanjut dengan penambahan dukungan sistem komunikasi yang berkualitas bagi PT KA dalam menjalankan operasionalnya sehari-hari. XL antara lain akan penambahan Multi Protocol Label Switching (MPLS) di unit-unit PT KA, yang saat ini sudah meliputi 140 lokasi. Sisanya kurang lebih 374 lokasi lagi.
Dengan sarana dan jaringan komunikasi yang memadai ini, PT KA akan dapat segera mengembangkan jaringan online antarstasiun dan kantor cabang, yang antara lain dapat dimanfaatkan bagi penyediaan layanan pemesanan dan pembayaran tiket secara elektonik.
Kerjasama kedua perusahaan sudah terjadi sejak tahun 1996. Pada saat itu XL menggelar jaringan dan infrastruktur berupa penanaman kabel optik dan menara telekomunikasi.
DEDDY SINAGA
[/spoiler]
sumber : http://tempointeraktif.com/hg/it/2010/12...85,id.html
ada tanggapan???
-siggy under construction at Balai Yasa-
Posts: 1,781
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
27
Bukannya New Argo Jati udah ada 'spot panas' nya ya? :p
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. 
Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
Akhirnya bakal muncul GoPar "New Image" dilengkapi hotspot (tinggal rangkaiannya juga diganti dengan New Image)...
Moga-moga per Januari 2011 fasilitas hotspot sudah dapat dinikmati pelanggan GoPar...
Posts: 71
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
1
amin....
jd nanti bisa internet-an
my Pesbuk
my Blog
Berjuang lulus UN dengan nilai terbaik
Posts: 154
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
0
(09-12-2010, 08:26 AM)dtRAiNeR Wrote: Akhirnya bakal muncul GoPar "New Image" dilengkapi hotspot (tinggal rangkaiannya juga diganti dengan New Image)...
Moga-moga per Januari 2011 fasilitas hotspot sudah dapat dinikmati pelanggan GoPar...
naek kreta sambil buka Semboyan 35,, krenn
Posts: 1,158
Threads: 0
Joined: Oct 2010
Reputation:
8
wah
klo bener GoPar bakal dipasang hotspot tambah mantap nih
bisa ngenet terus sepanjang perjalanan
gpp biar cm d KM juga
soale saya emg seringan nangkring di KM c

tpi klo gerbong goparna yang belang gmn??
KMna aja pake M2
apa iya ttp dipasangin hotspot?
cemasmodeon
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Posts: 129
Threads: 0
Joined: Oct 2010
Reputation:
1
(06-12-2010, 03:56 PM)Bangunkarta Wrote: fasilitas kelas-1 yang paling esensial adalah ketepatan waktu tempuh antara yang tertera di tiket dengan realisasi.... diharapkan K-1 itu selain cepat juga on-time... kalo ada keterlambatan, toleransinya adalah 15-25 menit (jangan sampai 30 menit) kecuali kalau ada kejadian alam/PLH... karena sekarang banyak yg kecewa, masa jaman Perumka aja JKT-SBY bisa 9 jam... lah ini malah molor..... selain itu tenggat waktu yang terlalu besar antara jadwal yang tertera di tiket dan realisasi bisa dianggap sebagai penipuan.... dan kesannya adalah kerjanya asal-asalan....
saya sangat setuju pendapat anda.. sbagai KA kelas 1 minimalkan keterlambatan, ataupun kalau hrs terlambat jgn smpai 10 menitan, krna kepercayaan penumpang KA atau kendaraan umum lainnya kan dibangun oleh ketepatan waktu transportasi tersebut.. pengguna KA kls 1 kan umumnya para pebisnis yang sibuk, jadi kalo telat kan mengurangi kepercayaan kpd alat transportasi tsb..
 CC20408
|