Posts: 4,518
Threads: 0
Joined: Jan 2008
Reputation:
35
05-10-2010, 05:39 PM
(This post was last modified: 05-10-2010, 05:45 PM by Agung.)
(05-10-2010, 03:53 PM)JaY Wrote: Woi Bro, OOT bentar ya. Untuk kereta penumpang itu masih berlaku BBM Subsidi sedangkan untuk rangkaian barang semisal Babaranjang itu pake BBM Industri. Sebenarnya g adil juga karena truk2 yang membawa batubara juga memakai BBM Subsidi.
Pokoknya sudah banyak ketidakadilan yang dialami oleh perkeretaapian kita, pemerintahnya juga begitu, mereka masih menganut sistem Orba kayaknya. Selama ini ditjen perkeretapiaan hanya membetulkan prasarana aja tanpa mengubah kebijakan di sarana.
Mengapa kereta mahal ? Mungkin
1. Masih ada PPn
2. Perawatan susah (khusus gerbong Anggrek)
3. Cepet kalo uda DT atau DDT
4. Pemerintah g pro kereta (hanya ngomong thok)
kata siapa KA penumpang pake BBM Subsidi, semua bahan bakar lok itu pake BBM Industri semua......
yg disubsidi itu cuma KA Ekonomi saja dalam bentuk PSO......bukan dalam soal BBM......
(05-10-2010, 04:16 PM)ouilevio Wrote: gmn kabar gerbong ABA yg lg PA?
masih mangkrak blom ada pengerjaan........mungkin taun depan baru dikerjain
Posts: 688
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
6
jiah,masihh di INKA yak?
CC20411 oh C20411
Posts: 4,518
Threads: 0
Joined: Jan 2008
Reputation:
35
(05-10-2010, 07:33 PM)alastuwa Wrote: jiah,masihh di INKA yak?
1 set mangkrak di INKA, 2 set mangkrak di BY SGU
Posts: 846
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
3
(05-10-2010, 03:53 PM)JaY Wrote: Woi Bro, OOT bentar ya. Untuk kereta penumpang itu masih berlaku BBM Subsidi sedangkan untuk rangkaian barang semisal Babaranjang itu pake BBM Industri. Sebenarnya g adil juga karena truk2 yang membawa batubara juga memakai BBM Subsidi.
Pokoknya sudah banyak ketidakadilan yang dialami oleh perkeretaapian kita, pemerintahnya juga begitu, mereka masih menganut sistem Orba kayaknya. Selama ini ditjen perkeretapiaan hanya membetulkan prasarana aja tanpa mengubah kebijakan di sarana.
Mengapa kereta mahal ? Mungkin
1. Masih ada PPn
2. Perawatan susah (khusus gerbong Anggrek)
3. Cepet kalo uda DT atau DDT
4. Pemerintah g pro kereta (hanya ngomong thok)
mungkin kah manajemen PT. Kereta Api Indonesia (Persero) di ganti sama Rf yg lebih sayang dan peduli terhadap KA ???
saya pribadi cukup ironi dan sedih melihat ketidak adilan ini.
Train is never death for my life specially KA Lodaya
Posts: 451
Threads: 0
Joined: Jan 2008
Reputation:
1
07-10-2010, 04:36 PM
(This post was last modified: 07-10-2010, 04:39 PM by b777.)
Yg. penting adalah sasaran/target kerja yg jelas. Kalo targetnya adalah pelayanan dan keselamatan, mau nggak mau pemerintah sebagai shareholder harus mengalokasi dana yg lebih besar lagi ke sektor perkeretaapian. Dalam kasus rangkaian jenis Anggrek, perlu perhatian ekstra dari segi perawatan karena teknologi yg dipakainya, dan ini demi kenyamanan/pelayanan yg lebih.
Posts: 3,962
Threads: 0
Joined: Feb 2010
Reputation:
47
(05-10-2010, 05:39 PM)Agung Wrote: (05-10-2010, 04:16 PM)ouilevio Wrote: gmn kabar gerbong ABA yg lg PA?
masih mangkrak blom ada pengerjaan........mungkin taun depan baru dikerjain
(06-10-2010, 01:31 AM)Agung Wrote: (05-10-2010, 07:33 PM)alastuwa Wrote: jiah,masihh di INKA yak?
1 set mangkrak di INKA, 2 set mangkrak di BY SGU
Wajar si, secara PT. Kereta Api Indonesia (Persero) pada awalnya ga da niat sama skli buat rombak boggie K9 ini ato sama skli melakukan retrofit apapun pada rangkaian asli argo bromo anggrek ini meskipun uda beberapa kli anjlok & terguling (baca: keras kpala a.k.a mbatu) tau2 terguling terakhir kli sampe mengundang amarah menhub yg bgitu membara sampe membanish rangkaian yg d juluki sbagai bendera dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero), alhasil PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yg ga punya dalih untuk menjawab amarah menhub terpaksa mengaku & menyetujui apa yg staff depo & qtaan RF bilang bahwa boggie K9 rawan anjlok, kurang bgitu cocok lagi d track indo & menarik rangkaian itu kembali k INKA untuk melakukan penyesuaian boggie sperti amanat menhub.
dengan bgini kan ga cuma PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yg dadakan menyiasati bagaimana exisstensi argo bromo anggrek ini stelah muncul amanat sperti itu dari menhub, INKA juga menerima rangkaian anggrek untuk dsesuaikan itu juga dadakan juga, blom ada plan, tenaga ahli yg mampu dengan bner2 sigap & terbiasa menggubah boggie secanggih K9 ini d indo, blue print rancangan baru boggie K9 yg mo d modifpun juga rasanya masi smpet d buat, jadi ya bukan sesuatu yg mengherankan lah klo pengerjaannya aja baru taun dpan & siap operasinya lagi entah brapa taun lagi, karna ini uda bukan soal spele lagi dengan menhub yg mengawasi scara langsung
(07-10-2010, 02:29 PM)gerryrockygelardy Wrote: (05-10-2010, 03:53 PM)JaY Wrote: Woi Bro, OOT bentar ya. Untuk kereta penumpang itu masih berlaku BBM Subsidi sedangkan untuk rangkaian barang semisal Babaranjang itu pake BBM Industri. Sebenarnya g adil juga karena truk2 yang membawa batubara juga memakai BBM Subsidi.
Pokoknya sudah banyak ketidakadilan yang dialami oleh perkeretaapian kita, pemerintahnya juga begitu, mereka masih menganut sistem Orba kayaknya. Selama ini ditjen perkeretapiaan hanya membetulkan prasarana aja tanpa mengubah kebijakan di sarana.
Mengapa kereta mahal ? Mungkin
1. Masih ada PPn
2. Perawatan susah (khusus gerbong Anggrek)
3. Cepet kalo uda DT atau DDT
4. Pemerintah g pro kereta (hanya ngomong thok)
mungkin kah manajemen PT. Kereta Api (Persero) di ganti sama Rf yg lebih sayang dan peduli terhadap KA ???
saya pribadi cukup ironi dan sedih melihat ketidak adilan ini.
mungkin aja koq klo dirut & dirjen bner2 menanggapi serius aspirasi dari para RF & kdepannya banyak RF yg legally mendaftar & kterima d PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sndiri.
menyibak asal usul kpemimpinan Bp Ign Jonan & Bp Wimbo yg notabene d rekrut dari perusahaan lain pada awalnya (mreka bukan berasal dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sndiri) klo d pelajari dari pendapet RF yg mengerti & hsil dari penyimpulan sndiri (opini) itu bnernya perekrutan dirut & wakil dirut dari luar itu sbenernya untuk memperbaiki manajemen PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yg saat itu yg sedang hancur, namun kdepannya hingga skarang PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tampaknya malah keilangan pemimpin yg bner2 ahli dalem teknis & perjalanannya, sehingga skarang klo qta liat sbenernya bagian manajemennya (terutama pemasaran & kerjasama dengan instansi laen sperti pembayaran lewat atm & penjualan ticket melalui kantor pos) itu lebi baek ato sebuah inovasi mreka dari yg sblomnya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) cenderung ga berbuat apa2 dulunya, tapi skarang klo d liat justru scara kasat mata untuk d lapangan lebi banyak yg terbengkalai & proyek2nya bner2 lambat ato malah ga jalan sama skli klo blom ada tegoran dari atasan ato dari PLH.
Bukti nyatanya dapet d liat sndiri dari PLH PTA sabut subuh kmaren saat Bp Ign Jonan d wawancarai oleh presenter m**ro tv yg lebi menjurus dalem masalah teknis sederhana bagaimana & apa yg menyebabkan PLH itu terjadi, dia berluang kali menyerahkan smuanya kpada KNKT dengan nada yg gugup, ga tau mau jawab apa (karna ga ngerti), nada suara yg miris dengan kondisi sekitar, meski itu tindakan yg bijak memang supaya kdepannya ga terlalu banyak opini yg terdengar sblom KNKT menyimpulkan (ato kdepannya d bandingkan dengan ksimpulan asli KNKT lebi kuat opini orang2 & membuat image perusahaanya makin jlek) tapi klo dia mengerti seharusnya lebi banyak penjelasan yg Jonan bisa ungkapkan sbenernya tanpa takut salah
mungkin klo menurut gw knapa tampaknya rangkaian asli anggrek yg uda ga cocok lagi dengan track d indo ini meski uda anjlok & terguling bbrapa kli tapi tetep d biarkan aja justru dari kepemimpinan mreka justru membalas fakta itu dengan keyakinan mreka bahwa boggie K9 (rangkaian argo bromo anggrek) itu adalah rangkaian yg paling nyaman d indonesia padahal qta bisa liat sndiri brapa bobrolnya uda image itu d khalayak penumpang awam, itu karna mreka ga mengerti sama skli soal teknisnya, ajdi mreka cuek2 aja & sangat d sayangkan mreka tampaknya jarang skli terjun k lapangan, dalem ksus ini adalah orang2 depo terkait yg menanggani rangkaian anggrek & denger apa komentar mreka terhadap rangkaian ini, sehingga para pemimpin ini uda dasarnya buta, malah makin menyesatkan diri.
Skli lagi, ini hanya opini & hsil denger2an pribadi aja
CMIIW & jangan terlalu jauh melenceng dari topik lagi
:p
Posts: 3,218
Threads: 0
Joined: Jun 2008
Reputation:
44
pake rangkaian lama sering bermasalah, eh pake rangkaian pinjeman masalah juga.....gerbong baru PA lagi yang PLH...
Posts: 249
Threads: 0
Joined: Aug 2009
Reputation:
3
Hari selasa 5 Oktober kemarin aku liat di petak BBG-ATA masih belang...kayanya pake argo lawu tapi ada 2 stripping satwanya tapi SLO smua tulisanya, kemungkinan yang satwa punya taksaka...bener2 ABA (Argo Belang Anggrek)
Posts: 341
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Meskipun belang2 dan aneh, but Argo Bromo Anggrek still never die (≖᷆︵︣≖) the end.
Yah, kita ketahui semenjak banyaknya accident yang menimpa, tetapi Argo Bromo Anggrek ya tetaplah Argo Bromo Anggrek. Sudah saatnya untuk bertransformasi lagi. Sekedar diketahui, saya ada data taspat tahun 1996 dimana kecepatan MINIMAL kereta di jalur Pantura adalah 80-90 km/jam selebihnya 100-110 km/jam. Sedangkan tahun 2010 ini, taspat yang berlaku hanya sampai 100 km/jam itu pun hanya berlaku di jalur tertentu saja. Sekedar contoh, tahun 1996 jalur SBI - Bbt, taspatnya 100 km/jam sekarang hanya 80 km/jam. Kalo begini terus ABA kapan bisa maju. Semenjak banyak kecelakaan, masinis jadi enggan gas pol lokonya pdahal penumpang berharap bisa berangkat setelah matahari terbenam dan sampai sebelum matahari terbit begitu pula dengan yang pagi hai. Bisa berangkat saat matahari terbit bisa sampai sebelum matahari tenggelam. Itulah yang diharapkan dari Argo Bromo Anggrek.
Posts: 526
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
5
Kangeen ma gerbong ABA yg seperti ini...kemaren pas hunting di SMC nemu yg ginian...kl yg ABA nya terkapar dimana ya??
..:::: We Are Familly ::::..
|