Posts: 2,178
Threads: 0
Joined: Feb 2009
Reputation:
32
Dulu memang pernah ada mas jalur ke stasiun merak urak. ini salah satu cerita dari mantan pegawai DKA yg dulu adalah masinis ka BABAT-TUBAN. beliau telah wafat 15tahun yg lalu. Pada waktu itu memang belanda mau merencanakan jalur ka atau membikin jalur penyambung antara lasem tuban tapi ada hal yg tidak bisa dipikir nalar sehat. Pokoknya setiap akan dipasang rel selalu amblas tanahnya dan akhirnya disambung dng melewati jalur ke merak urak tapi tetep aja kek gitu dan akhirnya pembangunan tersebut cuman sampai merak urak dan itupun belum pernah dijadikan jalur reguler karena waktu uji coba trek tersebut ada hal2 mistik yg tak bisa dilalui kereta dan sampai disitu akhirnya merak urak jadi jalur mati yg paling muda umurnya. Soal kebenarannya hanya tuhan yg tahu.
Posts: 2,178
Threads: 0
Joined: Feb 2009
Reputation:
32
Bener lasem merupakan jalur yg menuju rembang semarang dan menuju ke jatirogo
Posts: 3,218
Threads: 0
Joined: Jun 2008
Reputation:
44
wah jembatanne panjang-panjang dan kayaknya pemandangan alamnya bagus euy..
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
Melihat postingannya , tanpa terasa hati menjadi terharu , alangkah indahnya persepuran jaman dulu , kenapa ya kok bisa mati , jawabnya tentu mudah , semudah membalik tangan , jawaban yang paling standar adalah karena rugi , nah kenapa rugi , jawaban mungkin tak semudah pertanyaan pertama , tapi yg jelas karena banyak saingan , tapi itu bukan jawaban yg jujur , jawaban yg diharapkan adalah karena pemerintah kurang peduli terhadap angkutan kereta api , pengelolaan yang setengah hati , managemen yg " bocor " disana-sini buktinya adalah foto2 yg sudah tersaji, tetap semangat Cak Semut , lanjutkan perjuanganmu melalui postinganmu kami selalu bersamamu.
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
04-01-2010, 05:26 PM
(This post was last modified: 04-01-2010, 05:27 PM by BAMBANG EKO.)
Mungkin kalo jembatan ini pakai baut biasa bukan pakai keling sudah " Raib " kali ya Cak , mengenaskan sekali nasib sepur lintas cabang , padahal kalo mau bersabar Pemerintah / Dephub / Hubdar / PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mempertahankan hidupnya lintas cabang ini sekarang bisa dilayani KRDI walaupun harus " Tombok " kan buat rakyat juga . Biasanya Jembatan atau bangunan rangka baja yg menggunakan keling cenderung aman dari tangan " kreatif " , kenapa ya ?
Posts: 2,178
Threads: 0
Joined: Feb 2009
Reputation:
32
Bener kang bambang padahal rel nya dah raib semua kecuali yg berada di wilayah babat masih utuh semua kalo gambar jembatan plumpang itu sudah mulai masuk area hutan jati yg berjarak sekitar 5km