Ane pernah baca dari majalah Amanah (sekarang udah gak terbit lagi) kesaksian seorang penumpang yang ikut KA 225 yang naik dari stasiun Sudimara,
Dia naik di gerbong nomor 3, ketika itu kereta penuh sesak, bangku kapasitas 2
orang diisi 3 orang, saat kereta sudah mulai bergerak, dia heran, kenapa tidak
ada langsir seperti biasa..

, biasanya kereta ini langsir dulu menunggu
kereta di spoor 3, KA 225 melaju makin lama semakin cepat...
Desir-desiran angin dan goyangan gerbong membuat beberapa penumpang terkantuk.. Tiba-tiba...

terasa benturan yang luar biasa para penumpang
saling berjatuhan dan berusaha keluar melalui pintu, ada juga yang memecahkan
kaca jendela gerbong, beberapa menolong mereka yang pingsan
Ketika sampai diluar...Alangkah kagetnya dia

, melihat potongan kepala Manusia
Tanpa tubuh Yang berserakan di sekitar gerbong pertama...