19-07-2012, 02:59 PM
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kali ini saya akan memposting TR paling pertama saya tentang pengalaman pertama naik KRL. Sebelumnya maaf jika fotonya kurang karena HP dititipin ama Ibu dan rute yang saya lalui memang rawan copet, jadi jarang moto 
Kenapa pertama? Meskipun sudah setahun di Jakarta, baru 2 kali saya naik KRL dan bahkan perjalanan kali ini sebenarnya yang kedua. Kemaren sempat dari Tebet ke Kalibata tapi gak bisa foto akibat kondisi yang penuh sesak. Langsung mulai ah
Bagian 1/3: KBY-THB
Perjalanan kali ini terwujud karena kebetulan kendaraan pribadi yang biasa saya pakai dipakai supir untuk mengantar Kakak PKL di Coca-Cola Cibitung dan yang satunya dibawa Ayah ke Bandara sehingga akhirnya Senin lalu (16/7) saya memutuskan untuk pulang naik KRL dengan dijemput Ibu terlebih dahulu di sekolah setelah aktifitas sekolah selesai jam 16:00, dengan tujuan Stasiun Tebet karena saya sendiri tinggalnya memang di Tebet.
Setelah singgah sejenak di CK dekat sekolah, Saya dan Ibu saya pergi dari Sekolah ke Stasiun Kebayoran dengan menggunakan Bajaj dan ternyata setibanya di Stasiun saya sudah disambut KA Lokalan jurusan RK yang baru saja berhenti di KBY, tapi saya baru sempat memotreknya dengan HP ketika KA tersebut mulai bergerak meninggalkan KBY
[spoiler=K3 meninggalkan KBY]
[/spoiler]
[Spoiler=K3 meninggalkan KBY lagi]
[/spoiler]
Itu K3-nya punya si RaJa apa lokalan PSE-RK yah?
Setelah selang 10 menitan ternyata datang KCJ dari PLM jurusan PRP. Sudah diupload
Ternyata JPL-nya masih dua nada yah. Mirip ama sebagian besar JPL arah PRP (Kecuali Permata Hijau ama Pasar Bintaro) yang masih kena LAA. Gak kayak jalur LAA lain di DKI yang udah make suara standar khas Jakarta.
Dan akhirnya pada jam 17:00, setelah 30-an menit menunggu, akhirnya KRL Commuter Line tujuan Tanah Abang datang juga. Akan tetapi saya tidak sempat memotrek KA-nya, tetapi bentuknya mirip ama yang di video atas cuman warnanya hijau-kuning. Mungkin 8000 ato gak 5000
Perjalanan ke THB ditempuh hanya dalam waktu 9 menit dan itupun ditambah dengan pemberhentian di PLM sesuai jadwal. Dan cukup menakjubkan, didalam rangkaian ternyata keadaan tidak penuh sesak, dan AC-nya juga dingin sehingga saya pun berani untuk memotrek dari dalam
[spoiler=Interior KRL 8000]
[/spoiler]
[spoiler=Blok A Tanah Abang dari kejauhan]
[/spoiler]
Didekat Pejompongan KRL yang saya tumpangi bersilangan dengan Banten Ekspres ditarik dengan CC201xx, akan tetapi saya tidak menyiapkan HP sehingga gagal memotrek momen tersebut
Akhirnya saya pun sampai di THB jam 17:09. Kami pun langsung turun untuk kemudian transit
Bersambung... Nggak muat gambarnya kalau langsung semuanya sekaligus

Kenapa pertama? Meskipun sudah setahun di Jakarta, baru 2 kali saya naik KRL dan bahkan perjalanan kali ini sebenarnya yang kedua. Kemaren sempat dari Tebet ke Kalibata tapi gak bisa foto akibat kondisi yang penuh sesak. Langsung mulai ah
Bagian 1/3: KBY-THB
Perjalanan kali ini terwujud karena kebetulan kendaraan pribadi yang biasa saya pakai dipakai supir untuk mengantar Kakak PKL di Coca-Cola Cibitung dan yang satunya dibawa Ayah ke Bandara sehingga akhirnya Senin lalu (16/7) saya memutuskan untuk pulang naik KRL dengan dijemput Ibu terlebih dahulu di sekolah setelah aktifitas sekolah selesai jam 16:00, dengan tujuan Stasiun Tebet karena saya sendiri tinggalnya memang di Tebet.
Setelah singgah sejenak di CK dekat sekolah, Saya dan Ibu saya pergi dari Sekolah ke Stasiun Kebayoran dengan menggunakan Bajaj dan ternyata setibanya di Stasiun saya sudah disambut KA Lokalan jurusan RK yang baru saja berhenti di KBY, tapi saya baru sempat memotreknya dengan HP ketika KA tersebut mulai bergerak meninggalkan KBY
[spoiler=K3 meninggalkan KBY]
[/spoiler][Spoiler=K3 meninggalkan KBY lagi]
[/spoiler]Itu K3-nya punya si RaJa apa lokalan PSE-RK yah?
Setelah selang 10 menitan ternyata datang KCJ dari PLM jurusan PRP. Sudah diupload
Ternyata JPL-nya masih dua nada yah. Mirip ama sebagian besar JPL arah PRP (Kecuali Permata Hijau ama Pasar Bintaro) yang masih kena LAA. Gak kayak jalur LAA lain di DKI yang udah make suara standar khas Jakarta.
Dan akhirnya pada jam 17:00, setelah 30-an menit menunggu, akhirnya KRL Commuter Line tujuan Tanah Abang datang juga. Akan tetapi saya tidak sempat memotrek KA-nya, tetapi bentuknya mirip ama yang di video atas cuman warnanya hijau-kuning. Mungkin 8000 ato gak 5000
Perjalanan ke THB ditempuh hanya dalam waktu 9 menit dan itupun ditambah dengan pemberhentian di PLM sesuai jadwal. Dan cukup menakjubkan, didalam rangkaian ternyata keadaan tidak penuh sesak, dan AC-nya juga dingin sehingga saya pun berani untuk memotrek dari dalam
[spoiler=Interior KRL 8000]
[/spoiler][spoiler=Blok A Tanah Abang dari kejauhan]
[/spoiler]Didekat Pejompongan KRL yang saya tumpangi bersilangan dengan Banten Ekspres ditarik dengan CC201xx, akan tetapi saya tidak menyiapkan HP sehingga gagal memotrek momen tersebut
Akhirnya saya pun sampai di THB jam 17:09. Kami pun langsung turun untuk kemudian transit
Bersambung... Nggak muat gambarnya kalau langsung semuanya sekaligus




[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]

[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]