Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Pengalaman Pertama naik KRL
#1
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kali ini saya akan memposting TR paling pertama saya tentang pengalaman pertama naik KRL. Sebelumnya maaf jika fotonya kurang karena HP dititipin ama Ibu dan rute yang saya lalui memang rawan copet, jadi jarang moto Xie Xie

Kenapa pertama? Meskipun sudah setahun di Jakarta, baru 2 kali saya naik KRL dan bahkan perjalanan kali ini sebenarnya yang kedua. Kemaren sempat dari Tebet ke Kalibata tapi gak bisa foto akibat kondisi yang penuh sesak. Langsung mulai ah

Bagian 1/3: KBY-THB

Perjalanan kali ini terwujud karena kebetulan kendaraan pribadi yang biasa saya pakai dipakai supir untuk mengantar Kakak PKL di Coca-Cola Cibitung dan yang satunya dibawa Ayah ke Bandara sehingga akhirnya Senin lalu (16/7) saya memutuskan untuk pulang naik KRL dengan dijemput Ibu terlebih dahulu di sekolah setelah aktifitas sekolah selesai jam 16:00, dengan tujuan Stasiun Tebet karena saya sendiri tinggalnya memang di Tebet.

Setelah singgah sejenak di CK dekat sekolah, Saya dan Ibu saya pergi dari Sekolah ke Stasiun Kebayoran dengan menggunakan Bajaj dan ternyata setibanya di Stasiun saya sudah disambut KA Lokalan jurusan RK yang baru saja berhenti di KBY, tapi saya baru sempat memotreknya dengan HP ketika KA tersebut mulai bergerak meninggalkan KBY

[spoiler=K3 meninggalkan KBY]
[Image: KebayoranLama-20120716-01606.jpg][/spoiler]

[Spoiler=K3 meninggalkan KBY lagi]
[Image: IMG-20120716-01605.jpg][/spoiler]

Itu K3-nya punya si RaJa apa lokalan PSE-RK yah?

Setelah selang 10 menitan ternyata datang KCJ dari PLM jurusan PRP. Sudah diupload



Ternyata JPL-nya masih dua nada yah. Mirip ama sebagian besar JPL arah PRP (Kecuali Permata Hijau ama Pasar Bintaro) yang masih kena LAA. Gak kayak jalur LAA lain di DKI yang udah make suara standar khas Jakarta.

Dan akhirnya pada jam 17:00, setelah 30-an menit menunggu, akhirnya KRL Commuter Line tujuan Tanah Abang datang juga. Akan tetapi saya tidak sempat memotrek KA-nya, tetapi bentuknya mirip ama yang di video atas cuman warnanya hijau-kuning. Mungkin 8000 ato gak 5000

Perjalanan ke THB ditempuh hanya dalam waktu 9 menit dan itupun ditambah dengan pemberhentian di PLM sesuai jadwal. Dan cukup menakjubkan, didalam rangkaian ternyata keadaan tidak penuh sesak, dan AC-nya juga dingin sehingga saya pun berani untuk memotrek dari dalam

[spoiler=Interior KRL 8000]
[Image: KebayoranLama-20120716-01610.jpg][/spoiler]

[spoiler=Blok A Tanah Abang dari kejauhan]
[Image: IMG-20120716-01612.jpg][/spoiler]

Didekat Pejompongan KRL yang saya tumpangi bersilangan dengan Banten Ekspres ditarik dengan CC201xx, akan tetapi saya tidak menyiapkan HP sehingga gagal memotrek momen tersebut

Akhirnya saya pun sampai di THB jam 17:09. Kami pun langsung turun untuk kemudian transit

Bersambung... Nggak muat gambarnya kalau langsung semuanya sekaligus

Reply
#2
Sepertinya Menarik...

Lanjutkan TR-Nya... Big Grin
Make yourself usefull to other.
Reply
#3
kalo yg ada atapersnya itu mah pasti langsam, tapi saya ga tau startnya dari PSE atau JAKK, yg jelas ssih ke arah RK Xie Xie
kalau mau di add monggo, ga di add/follow juga ora popo Ngeledek

Reply
#4
(20-07-2012, 09:17 AM)Maulana Malik Wrote: kalo yg ada atapersnya itu mah pasti langsam, tapi saya ga tau startnya dari PSE atau JAKK, yg jelas ssih ke arah RK Xie Xie

kl liat jam nya itu antara ka 296 jakk-rk dan ka 298 pse-rk brapho, tp kemungkinan besar ka 298 ber pse 15.50
JOGJA! JOGJA! TETAP ISTIMEWA, ISTIMEWA NEGRI NYA, ISTIMEWA ORANG NYA

"JOGJA HIP-HOP FOUNDATION"

FACEBOOK

TWITTER

POSTIMAGE

Reply
#5
(19-07-2012, 03:07 PM)Alifiardi Aditya M Wrote: Sepertinya Menarik...

Lanjutkan TR-Nya... Big Grin
Matur nuwun Mas Xie Xie. Ini mau ngelanjutin

Bagian 2/3: Singgah sejenak di THB

Selagi transit di THB kami pun langsung pergi ke loket penjualan tiket di THB untuk kemudian membeli tiket KRL Commuter Line jurusan Depok (Karena tujuan saya di Tebet). Iseng-iseng, saya menyempatkan diri untuk memotrek di THB

[spoiler=Loket penjualan tiket]
[Image: IMG-20120716-01614.jpg][/spoiler]

[spoiler=Stasiun Tanahabang]
[Image: Palmerah-20120716-01617.jpg][/spoiler]

[spoiler=K3 sedang menunggu dijalur 4]
[Image: Palmerah-20120716-01615.jpg][/spoiler]

Kira-kira K3 itu punya Bengawan ya? Nggak tau saya? Nyengir

Pada jam 17:30, akhirnya KRL tujuan Depok yang ditunggu pun datang juga di jalur 3. Dan kali ini, seperti yang sudah saya duga, keadaan KRL sangatlah penuh sesak, Saya dan Ibu pun akhirnya berdiri sepanjang perjalanan ke Tebet. Untung saja pendingin ruangan (Yang ternyata adalah kipas angin tapi dinginnya kayak AC) berfungsi dengan baik sehingga kami berdua tidak tersiksa didalam. Tak lama kemudian (Palingan < 3 menit) sudah ngacir lagi KRL-nya

Bersambung...

Maaf bagian 2 ini singakt banget, terpaksa dipecah lagi ternyata bagiannya, soale gambarnya banyak, ngelebihin batas maksimal 6. Dan maaf gak ada gambar KRL yang kearah Tebet pas di THB soalnya buru-buru naiknya. Cuman pas turun sempat moto. Insyaallah diposting di part 3

Reply
#6
Nah, kalo yg di jalur 4 pas masih antara jam 12 siang sampe stgh 5 sore (CMIIW) itu baru ka Rangkas Jaya. Begawan mah brngktnya malem, jadi masih bobo di jalur simpen
kalau mau di add monggo, ga di add/follow juga ora popo Ngeledek

Reply
#7
(21-07-2012, 10:24 AM)Maulana Malik Wrote: Nah, kalo yg di jalur 4 pas masih antara jam 12 siang sampe stgh 5 sore (CMIIW) itu baru ka Rangkas Jaya. Begawan mah brngktnya malem, jadi masih bobo di jalur simpen
Saya disitu udah jam 17:15-an lebih. Apa jadwalnya molor? Soalnya KCJ751 aja baru nyampe jam 17:09 (Gak tau juga nih. Cuman ngeliatin jadwal di situsnya KCJ)

Ama emangnya RaJa bawa KMP-3? Jaraknya kan gak terlalu jauh

Reply
#8
berarti itu bengawan udh di langsir, gak mungkin raja sore jalan telat, kan waktu istirahat nya panjang banget?
JOGJA! JOGJA! TETAP ISTIMEWA, ISTIMEWA NEGRI NYA, ISTIMEWA ORANG NYA

"JOGJA HIP-HOP FOUNDATION"

FACEBOOK

TWITTER

POSTIMAGE

Reply
#9
Bagian 3/3: THB-TEB dan Penutup

Di Stasiun Sudirman, keadaan diperparah dengan banyaknya karyawan kantoran yang masuk ke rangkaian KRL dan hanya sedikit yang turun, sehingga meskipun PKD di Stasiun sudah teriak "TURUN! TURUN!" tapi tidak digubris. Alhasil KRL pun terpaksa jalan dengan keadaan pintu terbuka. Tentu saja ini bukan hal yang baik, mengingat ini kelas KCJ (Labelnya aja KL1 kok) dan ada pendingin udara didalam. Keadaan lebih parah di MRI, karena banyak yang turun (Dan kebanyakan transit lagi untuk mengambil arah BKS atau JAKK), namun lebih banyak lagi yang naik. Alhasil keadaan makin parah sampai-sampai kami berdua sudah rasanya kayak barang dagangan yang dijejalkan kedalam truk kontainter

Akhirnya jam 17:46 kami sampai di Stasiun Tebet, Saya meraih tangan Ibu saya dan kemudian langsung turun ke Peron begitu KRL berhenti dan pintu terbuka. Dibenak saya masih terngiang cerita tentang anak SMP yang meninggal akibat terperosok ke celah antara KRL dan Peron sehingga kami pun turun dengan sangat hati-hati tapi cepat agar bisa keluar sebelum KRL berjalan lagi, terlebih banyak penumpang yang tidak pernah mau mengalah sebentar untuk mendahulukan yang turun. Kami pun segera meninggalkan stasiun untuk kemudian mengambil Bajaj ke rumah, mengakhiri perjalanan singkat dengan KRL selama 92 menit.

Hebatnya, tiketnya ternyata tidak dicek oleh petugas yang ada dipintu keluar Stasiun. Alhasil bisa deh dijadiin koleksi. Lumayan buat kenangan Playboy

Ini nih foto KRL yang saya tumpangi

[spoiler=KRL THB-DPK]
[Image: IMG-20120716-01621.jpg][/spoiler]

Lihat saja orang-orang sampai pada bergelantungan dipintu, jadi bisa anda bayangkan bagaimana keadaan didalam. Belum lagi kalau andai saja saya naik KL3. Pasti lebih nggak karuan. Akibat sesaknya sampai segitunya saya tidak berani sama sekali mengambil HP untuk memotrek dari dalam

[spoiler=Selamat jalan, selamat sore, semoga selamat sampai tujuan!~]
[Image: IMG-20120716-01622.jpg][/spoiler]

2 menit kemudian KRL yang saya tumpangi pun kemudian meninggalkan stasiun Tebet. Hebatnya kamera HP saya justru memfokuskan diri ke cewek yang didepan

Pelajaran yang bisa saya ambil adalah meskipun KRL unggul dalam hal kecepatan, namun headwaynya masih kelamaan (20 menitan. Gila nggak?!), dan dalam jam sibuk, KRL bahkan yang kelas CL (KL1) sudah tidak karuan penuhnya. Gini-gini mau naikin tarif DAN menghapuskan KL3 sehingga orang-orang kecil otomatis dipaksa naik KCJ yang 3x lipat lebih mahal. Semoga KCJ bisa menjadikan keadaan seperti ini yang sudah pasti terjadi tiap hari agar bisa jadi evaluasi.

Dan sayang sekali mungkin ini menjadi perjalanan KRL dari KBY yang terakhir karena hari ini Ayah saya kembali sehingga sudah ada kendaraan yang bisa dipakai untuk menjemput saya di sekolah. Selain itu, ada juga faktor keamanan dan kenyamanan karena waktu perjalanan ini saya memakai tas selempangan yang lebih ringan namun biasanya memakai tas punggung yang bisa terisi sampai 10+ buku pelajaran (Terlebih jurusan IPA tebal semua bukunya) dan faktor tepar (Saya sampai rumah langsung tidur dari habis maghrib sampe jam 9 malam!). Semoga saja dilain kesempatan masih bisa naik KRL yang lain...

Yah demikian trip report saya kali ini. Mohon maaf jika kualitas terutama dalam hal gambar masih kurang Xie Xie

Ketinggalan:

[spoiler=Tiket buat berdua ama Ibu]
[Image: Tebet-20120719-01663.jpg][/spoiler]

Barusan difoto tangal 19 kemaren. Aslinya nih tiket udah 3 hari lamanya Ngakak

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)