19-05-2011, 04:18 PM
menurut saya naik kereta ekonomi non ac bogor tidak rasional.
|
Penertiban Penumpang KRL di Stasiun Pasar Minggu Ricuh
|
|
19-05-2011, 04:18 PM
menurut saya naik kereta ekonomi non ac bogor tidak rasional.
19-05-2011, 07:37 PM
[spoiler]
(13-05-2011, 11:11 PM)masukangin Wrote: Saya sudah muak lihat kelakuan kambing / monyet biadab yg merusak. Terutama stelah PLH (termasuk menurut sya) di MRI.[/spoiler] Andai usul 1 dan 8 digabung, maka... Kabel LAA diturunkan saat memasuki viaduk... Cawang, contohnya... Kalau tengahnya disesuaikan untuk pantograf, para spiderman kopong masih bisa berlindung di balik pantograf. Kabel LAA-nya direndahkan serendah LAA di Sta. THB. Dan sebelum terowongan, dipasang taspat minimum 50 km/jam. Maka puaslah para atapers kopong layaknya krim yang diseka dari pisau... Nambah...
[spoiler] [/spoiler]
19-05-2011, 09:15 PM
(This post was last modified: 19-05-2011, 09:16 PM by Dana Komuter.)
Yang jelas :
+ + = ![]() Uploaded with ImageShack.us ![]() Nyawamu akan kunanti2kan di rangkaian KA wahai sobat...!
22-05-2011, 09:03 AM
ampun deh mas, sabtu sore 21 may 2011 jam 19.00 sore / malam dari kantor saya di depan stasiun Juanda
saya lihat KRL ekonomi non AC di atapnya dari gerbong depan sp belakang penuh dengan manusia keyenya penertiban tidak di indahkan oleh mereka ![]() bener mas penuh manusia dari depan sp belakang di atapnya ![]()
Jauh lebih happy naik kereta dari pd pesawat, ngak tau kenapa
Menunggu kebangkitan era transportasi Kereta Api seperti dulu ![]() BIS akap, pesawat, jalan tol merupakan pesaing terberat
22-05-2011, 05:52 PM
(22-05-2011, 09:03 AM)krisnasip Wrote: ampun deh mas, sabtu sore 21 may 2011 jam 19.00 sore / malam dari kantor saya di depan stasiun Juanda itulah realita yg ada. sampai kapanpun atau mungkin sampai kiamat, krl jabotabek begitu trus.
" R.I.P Bumi Geulis"[/i]
|
|
« Next Oldest | Next Newest »
|