Posts: 82
Threads: 0
Joined: Nov 2013
Reputation:
1
(11-07-2014, 09:16 PM)gerbong maud... Wrote: (09-07-2014, 02:57 PM)putrafajar Wrote: Maaf nih, cuma sekedar share doang nih. Di Daop 9 rel sebenarnya ada beberapa rel yang non aktif, akan tetapi sampai sekarang kurang ada informasinya. Contohnya di wilayah banyuwangi ada bekas rel yang menuju ke arah selatan tepatnya ke arah alas purwo. Mungkin dulunya buat angkut kayu. Samapi sekarang bekas rel dan jembatan masih bisa dilihat dibeberapa tempat.
mungkin yg anda maksud jalur rogojampi-benculuk ya.????
kayanya sih gitu yang dimaksud rogojampi-benculuk, soalnya di alas purwo ga ada bekas rel sama sekali.
Posts: 12
Threads: 0
Joined: May 2012
Reputation:
1
(11-06-2014, 11:28 AM)Harry84 Wrote: mau tanya, ada yang tau ga untuk jalur Tasikmalaya - Singaparna? Kata Ibu saya dulu pas waktu masih beliau masih SD (ga tau tahun Berapa) Â jalur tersebut masih aktif dengan loko uap. sekarang cuman ada patok Tanah Milik Perumka nya aja, dan bekas jembatanya dipake jalur pipa PDAM. Mohon Pencerahannya.
Sebenarnya jalur tersebut sudah ada dari tahun 1911, sampai 1960 masih aktif sampai Singaparna, tapi tahun 1970 yang aktif tinggal sampai padayungan saja, dan sekarang....sudah mati total, bahkan di dalam kota tasik, ada bagian jalur yang sudah ditimpa Mayasari Plaza...
Posts: 658
Threads: 0
Joined: Mar 2013
Reputation:
4
(07-12-2014, 06:03 PM)dealka97 Wrote: (11-06-2014, 11:28 AM)Harry84 Wrote: mau tanya, ada yang tau ga untuk jalur Tasikmalaya - Singaparna? Kata Ibu saya dulu pas waktu masih beliau masih SD (ga tau tahun Berapa) Â jalur tersebut masih aktif dengan loko uap. sekarang cuman ada patok Tanah Milik Perumka nya aja, dan bekas jembatanya dipake jalur pipa PDAM. Mohon Pencerahannya.
Sebenarnya jalur tersebut sudah ada dari tahun 1911, sampai 1960 masih aktif sampai Singaparna, tapi tahun 1970 yang aktif tinggal sampai padayungan saja, dan sekarang....sudah mati total, bahkan di dalam kota tasik, ada bagian jalur yang sudah ditimpa Mayasari Plaza...

kata orang sekitar stasiun tsm, dulu kereta yang lewat situ kereta kuik (atau kwong, lupa) dan cuma angkut barang (batu kalo gak salah). gang deket stasiun tsm (yang mentok di deket tower telkom) itu dulu jalur rel, bahkan kalu lihat dari bendungan cimulu jembatannya tipikal jembatan KA
kata nenek saya yang rumahnya di cihideung balong, dulu rel KA-nya menyusur jalan margaluyu, di sebelah selatannya ada sungai kecil. sekarang jadi pemukiman....
masih menunggu ada K1/K2 Jakarta-TSM
Posts: 1
Threads: 0
Joined: Dec 2014
Waw... Trimakasih info nya
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
(11-07-2014, 11:53 PM)Darfian_R Wrote: Wah, gak ada lintas mati di dalem kota jakartanya, tuh? 
maksudnya bekas jalur2 trem? kemungkinan besar karena aset2 BVM (bataviasche veerkers maatschappij; operator trem batavia) tidak termasuk kedalam aset DKA >>KAI. dulu BVM dinasionalisasi menjadi PPD (BVM dengan PPD secara bahasa maknanya sama). dan PPD dimiliki oleh pemprov DKI.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 359
Threads: 0
Joined: May 2008
Reputation:
4
(02-05-2009, 12:00 AM)Lukman Wrote: Salam Railfans,
setelah beberapa hari rehat karena kesibukan diklat yang padat, saat ini saya ingin mengetengahkan data mengenai lintas mati seluruh pulau jawa. hampir semua lintas mati yang pernah ada dan beroperasi di pulau jawa ada disini. berikut ini adalah datanya:
Daop I Â Â [255,235 KM] :
1) Mencakup Lintas Rangkasbitung-Labuan (KM 0+000 Â sampai dengan KM 56+477 );
2) Mencakup Lintas  Cilegon-Anyerkidul (KM 10+850 sampai dengan KM 20+900);
3) Mencakup Lintas Saketi-Bayah (KM 0+000 sampai dengan KM 89+350);
4) Mencakup Lintas Karawang-Rengasdengklok (KM 0+000 sampai dengan KM 20+845);
5) Mencakup Lintas Karawang-Wadas (KM 0+000 sampai dengan KM 18+360);
6) Mencakup Lintas Cikampek-Wadas (KM 0+000 sampai dengan KM 15+850);
7) Mencakup Lintas Cikampek-Cilamaya (KM 0+000 sampai dengan KM 27+119);
8) Mencakup Lintas Cigading-Anyerkidul (KM 3+762 sampai dengan KM 20+649);
Daop II : [200,358 KM]
9) Lintas Cibangkonglor – Dayeuhkolot – Soreang – Ciwidey dari KM.4+564 sampai dengan  KM 40+396;
10) Lintas Sepur Simpang Cibangkonglor-Kavaleri;
11) Lintas Dayeuhkolot – Majalaya  KM 11 +708 sampai dengan KM  29+222;
12) Lintas Rancaekek – Tanjungsari dari KM 0+000 sampai dengan KM 11+250;
13) Lintas Cibatu – Garut – Cikajang dari KM 0+000 sampai dengan KM  47+214
14) Lintas Banjar – Pangandaran – Cijulang dari KM 0+000  sampai dengan KM 82+160 ;
15) Lintas Tasikmalaya – Indihiang – Pirusa dari KM 0+000 sampai dengan KM 5+400.
Daop III : [69,924 KM]
16) Lintas  Cirebon-Kadipaten  dari KM  0+000 sampai dengan KM  48+824;
17) Lintas Cirebon–Cirebonpelabuhan dari KM.0+000 s.d. KM  2+300;
18) Lintas  Cirebonprujakan-Kegiren dari KM 0+000 s.d. KM 0+750;
19) Lintas Jatibarang-Indramayu dari KM .0+700 sampai dengan KM .18+752.
Daop IV : [519,83 KM]
20) Mencakup Lintas Yogyakarta-Ambarawa, sebagai Batas Wilayah Daerah Operasi 4 Semarang dengan Daerah Operasi 6 Yogyakarta ditetapkan pada KM 70+300 antara Grabagmerbabu-Gemawang Lintas Yogyakarta-Ambarawa (KM 70+300 sampai dengan KM 83+440);
21) Mencakup Lintas Kedungjati-Ambarawa (KM 0+000 sampai dengan KM 36+700); Â Â Â
22) Mencakup Lintas Kaliwungu-Kendal-Kalibodri (KM 0+000 sampai dengan KM 17+600);
23) Mencakup Lintas Semarang-Demak-Kudus-Pati-Juana-Rembang-Lasem-Jatirogo (KM 0+000 sampai dengan KM 155+688);
24) Mencakup Lintas  Juana -Tayu (KM 0+000 sampai dengan KM 24+554);
25) Mencakup Lintas Kudus-Mayong-Bakalan (KM.0+000 sampai dengan KM 18+000);
26) Mencakup Lintas Demak-Purwodadi-Wirosari-Kunduran-Ngawen-Blora (KM 0+000 sampai dengan KM 104+200);
27) Mencakup Lintas Rembang -Blora-Cepu (KM 0+000 sampai dengan KM 72+100);
28) Mencakup Lintas Bojonegoro-Jatirogo (KM 0+000 sampai dengan KM 48+918);
29) Mencakup Lintas Wirosari-Kradenan (KM 0+000 sampai dengan KM 11+100);
30) Mencakup Lintas Purwodadi-Ngrombo (KM 0+000 sampai dengan KM 7+733);
31) Mencakup Lintas Kudus-Mayong-Bakalan (KM 0+000 sampai dengan KM 23+700).
Daop V : [96,706 KM]
32) Lintas  Purwokertotimur-Wonosobo KM 29+200 sampai dengan KM  119+225;
33) Lintas Banjarsari-Purbalingga KM 0+000 sampai dengan  KM 6+681.
Daop VI : [91,74 KM]
34) Mencakup Lintas Yogyakarta-Ambarawa, ( KM 0+000 sampai dengan KM 70+300), Â sebagai Batas Wilayah Daerah Operasi 6 Yogyakarta dengan Daerah Operasi 4 Semarang ditetapkan pada KM 70+300 antara Grabagmerbabu-Gemawang Lintas Yogyakarta-Ambarawa; Â Â Â
35) Mencakup Lintas Yogyakarta-Palbapang (KM 0+000 sampai dengan KM 14+900);
36) Mencakup Lintas Purwosari-Kartosura (KM 5+840 sampai dengan KM Â 12+319);
Daop VII : [363,959 KM]
37) Lintas Jombang-Pare-Kediri (KM Â 0+000 Â sampai dengan KM 49+522); Â Â Â Â
38) Lintas Jombangkota-Babat  (KM 0+000  sampai dengan KM 70+220);    Â
39) Lintas Madiun-Ponorogo-Slahung (KM 0+360 sampai dengan KM 58+345); Â Â Â Â
40) Lintas Papar-Pare (KM Â 0+000 sampai dengan KM 15+300); Â Â Â Â
41) Lintas  Pare-Pohsete  (KM  0+000 .sampai dengan KM 12+811);    Â
42) Lintas Pare-Konto  (KM 0+000  sampai dengan KM 9+895);    Â
43) Lintas Pulorejo-Kandangan (KM 0+000 sampai dengan KM 12+982); Â Â Â Â
44) Lintas  Krian-Ploso  (KM  26+536  sampai dengan KM 45+000);    Â
45) Lintas Gurah-Kuwarasan  (KM  0+000 sampai dengan KM 9+448);    Â
46) Lintas Pesantren-Wates (KM 4+950 sampai dengan KM 18+582);. Â Â Â Â
47) Lintas Brenggolo-Jengkol (KM 0+718 Â sampai dengan KM 10+289); Â Â Â Â
48) Lintas Tulungagung-Tugu (KM Â 0+000 Â sampai dengan KM 48+375);
49) Lintas Ponorogo-Badekan (KM 0+000 sampai dengan KM 48+535).
  Â
Daop VIII : [718,209 KM]
50) Lintas Babat-Tuban (KM 0+000 sampai dengan KM 37+948);
51) Lintas Jombang-Babat, antara Nguwok-Babat (KM Â 70+220 sampai dengan KM 71+431);
52) Lintas Sumari-Gresik (KM 0+000 sampai dengan KM 14+879);
53) Lintas Kandangan-Pasargresik, antara Indro-Pasargresik (KM 9+773 sampai dengan KM 13+665);
54) Wilayah  antara Tanjungperak-Jembatan Merah (4,965 KM);
55) Wilayah antara Wonokromo-Jembatan Merah (8,400 KM);
56)  Wilayah  antara Jl.Raya Gubeng-Jl.Pang.Sudirman (2,000 KM);
57) Wilayah  antara  Sawahan-Tunjungan  (2,800 KM);
58) Wilayah antara  Ujung-Krian, dari KM 0+000 sampai dengan KM 37+657 (37+657 KM);
59) Lintas Kamal-Kalianget (di Pulau Madura) dari KM 0+000 sampai dengan KM 177+000;
60) Lintas Kamal-Bangkalan-Tanah Merah (di Pulau Madura) antara-Telang-Bangkalan-Tanah Merah, dari  KM 5+700 sampai dengan KM 35+835 (30,135 KM);
61) Lintas Wates-Mojokerto-Ngoro, dari KM 0+000 sampai dengan KM 36+363 (36,363 KM);
62) Lintas Porong-Mojosari-Mojokerto, dari KM 0+000 sampai dengan KM 36.216 (36,216 KM);
63) Lintas Japanan-Bangil, dari KM 1+680 sampai dengan KM 24+765 (23+085 KM);
64) Lintas Bangsal-Pugeran, dari KM 0+000 sampai dengan KM 15+385 (15+385 KM);
65) Lintas Sidoarjo-Tulangan-Tarik, dari KM 25+510 sampai dengan KM 47+657 (22,147 KM);
66) Lintas Krian-Gempolkerep-Ploso, dari KM 0+000 sampai dengan KM 45+542 (45+542 KM);
67) Lintas Malangjagalan-Gondanglegi-Dampit, dari KM 0+000 sampai dengan KM 36+900 (36,900 KM);
68) Lintas Malangjagalan-Singosari, dari KM 0+000 sampai dengan KM 12+100 (12,100 KM);
69) Lintas Blimbing-Tumpang, dari KM 0+000 sampai dengan KM 16+675 (16,675 KM);
70) Lintas Singosari-Malang-Gondanglegi, dari KM,0+000 sampai dengan KM 34+500 (34,500 KM);
71) Lintas Kepanjen-Dampit, dari KM 0+000 sampai dengan KM 31+100 (31,100 KM);
72) Lintas Brongkal-Dinoyo dari KM 0+000 sampai dengan KM 7+300 (7,300 KM).
Â
Daop IX : [177,426 KM]
73) Lintas Jati- Paiton  (KM 0+000 sampai dengan KM 36+000);
74) Lintas Klakah-Pasirian (KM 0+000 sampai dengan KM 36+200);
75) Lintas Lumajang-Rambipuji (KM 17+718 sampai dengan KM 76+908);
76) Lintas Balung-Ambulu (KM 0+000 sampai dengan KM 13+801);
77) Lintas Rogojampi-Benculuk (KM 0+000 sampai dengan KM 17+900);
78) Lintas Kabat- Banyuwangilama (KM 76+557 sampai dengan KM 86+200);
79) Lintas Situbondo- Panji (KM 0+000 sampai dengan KM 4+692);
Moderator's Note : Post dipindah dan dijadikan Sticky karena info yang berharga. Trims.
Total : 79 Lintas Tak Operasi ( 2493,387 KM --- 2500 KM)
dari seluruh lintas tersebut ada yang masih menyisakan bekas peninggalannya baik rel, wesel, jembatan, sepur simpang terowongan, emplasemen, stasiun, sinyal, dipo, dan lain2, tetapi lebih banyak yang sidah hilang tak berbekas dan tertimbun tanah (bahkan sudah berdiri bangunan di atasnya! ). jalur2 tersebut memiliki aneka latar belakang dan alasan yang membuat mereka ditutup, dan faktor ekonomi karena kalah bersaing dengan moda angkutan lain adalah yang paling dominan. saat ini, tugas berat PT. Kereta Api (Persero) adalah menjaga dan memanfaatkan aset2 peninggalan tersebut agar dapat di jaga dan di selamatkan atau bahkan dimanfaatkan sebagai pendapatan tambahan. sambil terus berharap agar suatu saat ditemukan formulasi jitu untuk kembali menghidupkan lintas2 mati tersebut dan kembali mengapungkan kejayaan kereta api. mari kita dukung dan doakan ......
wassalam
Gege Wrote:Moderator's Note : Post dipindah dan dijadikan Sticky karena info yang berharga. Trims.
 Sidoarjo-Tulangan-Tarik baru saja dihidupkan kembali, Ambarawa-Kedungjati sudah dalam proses aktivasi, Jalur trem dalam kota Surabaya (semoga) dimulai pembangunan fisiknya awal 2015. Jalur yang paling digadang2 segera diaktifkan seperti Semarang-Blora, Jombang-Babat-Tuban, Banjar-Pangandaran malah gak ada kabar dimulai pembangunan fisiknya bahkan sekedar MOU aja gak adaÂ
Posts: 12
Threads: 0
Joined: May 2012
Reputation:
1
mau nambahin, buat liat peta Belanda, disini ada Jalur Tasik-Singaparna, peta tahun 1943, langsung aja ----->>>
http://maps.library.leiden.edu/cgi-bin/i...=706#focus
Posts: 65
Threads: 0
Joined: Aug 2009
Reputation:
0
(09-12-2014, 07:02 PM)dealka97 Wrote: mau nambahin, buat liat peta Belanda, disini ada Jalur Tasik-Singaparna, peta tahun 1943, langsung aja ----->>>
http://maps.library.leiden.edu/cgi-bin/i...=706#focus
Kebetulan di tempat saya di LIPI tepatnya di perpustakaan, kami punya hardcopy khusus atlas Netherlands Indies lengkap dengan jalur keretanya seperti yang di posting dealka97... sma persis...
Posts: 2
Threads: 0
Joined: May 2013
Reputation:
0
Misi om,
Bagi agan-agan yang waktunya kosong, mungkin bisa membantu saya mengembangkan artikel Wikipedia berikut
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Jalur_ke..._Indonesia
Segala suntingan yang bermanfaat sangatlah dihargai
Terima kasih
|