Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Transportasi Batu Bara Sawah Lunto
#21
jika melihat berita di sini, tambang dalam tanah batubara ombilin sawahlunto bakal beroperasi kembali bulan2 agustus ini.

pertanyaannya, apakah kereta batubara akan kembali beroperasi di divre 2 ? bagaimana kabar berita sebenarnya rekan2 rf sumbar?
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#22
(04-09-2011, 12:41 PM)ady_mcady Wrote: jika melihat berita di sini, tambang dalam tanah batubara ombilin sawahlunto bakal beroperasi kembali bulan2 agustus ini.

pertanyaannya, apakah kereta batubara akan kembali beroperasi di divre 2 ? bagaimana kabar berita sebenarnya rekan2 rf sumbar?

Untuk hal ini, sebenernya sudah ada rencana pengangkutan kembali batubara menggunakan KA sehubungan permintaan dari PT Semen Padang dg rute Padang Sibusuk-Indarung. Namun karena jalur Kayu Tanam-Sicincin masih terputus, rencana ini terpaksa ditunda dulu. Begitu pula bila ada permintaan dari PT Times Surya Energi di Sawahlunto yang baru-baru ini sudah menambang batu bara di kota arang tersebut. Kita tunggu saja realisasinya nanti...
Reply
#23
Quote:[spoiler=Jika Ada Komoditi, Kereta Api Sumbar Akan Kembali Aktif]

PT. Kereta Api Indonesia (Persero) merespons langkah Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno yang berencana akan mengaktifkan kembali jalur kereta api barang dari Sawahlunto-Padang yang ditutup September 2002 lalu. Saat ini jalur KA Penumpang masih beroperasi di lintas Padang Panjang – Sawahlunto, sementara untuk saat ini KA Barang tidak beroperasi, hal ini dikarenakan tidak beroperasinya PT Bukit Asam di Sawahlunto dalam memproduksi batubara. Jika terealisasi, maka hasil tambang dan perkebunan yang menjadi komoditi ekspor, diangkut menggunakan kereta api dari Stasiun Sawahlunto & Stasiun Muara Kalaban menuju pelabuhan Teluk Bayur.

Untuk mewujudkan itu, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) segera melakukan studi komprehensif dalam jangka waktu satu bulan, dan kemudian akan segera dipaparkan hasilnya. Hal ini ungkapkan saat pertemuan Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Ignasius Jonan dengan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dan jajarannya di auditorium Gubernur, Kamis (27/10).

Jonan menyampaikan, ”Apabila seluruh jalur kereta api aktif kembali, maka ketahanan jalan akan terjaga. Otomatis juga membantu pemerintah daerah dalam penghematan biaya perawatan jalan. Dilihat dari sisi ekonomi, hasil angkutan tambang yang ada saat ini sesuai laporan para pengusaha tambang, amat besar peluangnya bagi PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mengaktifkan kembali jalur kereta api,” paparnya.

Namun hal ini akan dikaji ulang sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) perlu melakukan perjanjian kerjasama dengan para pengusaha tambang yang akan menggunakan jasa kereta api. Seandainya kerjasama ini terwujud, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan memperbaiki sarana dan prasarana. Seperti perbaikan track yang ada, menyediakan gerbong, serta mendatangkan lokomotif untuk Divre 2 Sumbar”, tambah Jonan.

Irwan Prayitno menambahkan bahwa pihaknya berharap agar PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dapat mengaktifkan kembali jalur kereta api yang sudah lama tidak beroperasi. Saat ini struktur jalan darat seperti Solok-Padang sudah rusak parah, hal ini disebabkan (◣_◢)┌∩┐ yang membawa hasil tambang batu bara, minyak sawit (CPO), kelebihan muatan sehingga mengakibatkan rusaknya jalan.

“Dengan aktifnya kembali kereta api barang, berarti PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sudah membantu Pemprov Sumbar dalam penghematan biaya perawatan jalan,” tambah mantan Ketua Komisi X DPR RI ini. Menurut rencana, jalur KA Barang yang akan diaktifkan kembali adalah lintas Padang-Padang Panjang-Sawahlunto-Padang Sibusuk.
[/spoiler]
Reply
#24
mantab...
semoga aja dengan begini bisa meramaikan kembali perkeretaapian di DIVRE2....
toh di daerah lain pun ramenya sama angkutan barang
Tersenyuum
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Reply
#25
Sebenernya CPO itu harusnya diangkut pake KA dah, jgn pake truk. Akibatnya seperti diatas jalan2 di Sumbar banyak yang cepat rusak, padahal dulu klo dari Jakarta ke Padang jalanan di Propinsi Sumbar terhitung yang mulus dibandingkan propinsi laen....
Reply
#26
(31-07-2009, 11:24 PM)big bro Wrote:
(31-07-2009, 10:35 AM)m_ilhami Wrote: Saya baca Koran Tempo 30 Juli 2009, berita secuil, Gerbong batubara di Sawahlunto dikapalkan ke Sumatera selatan.
"daripada nganggur, mending dipakai cari duit" begitu kata direkturnya.

Jadi ???
Kado Bye Bye

pak jonan emang pikirannya cepet kalo berhubungan dengan keuntungan...
maklum orang perbankan.... Big Grin

Gerbong batu bara silakan di bawa ke Sumsel.....tapi gantinya datangkan KRDE/KRDH, atau Rail Bus ke kota Padang....
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)