Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
antara CC204 dan CC203
#41
(26-11-2010, 02:41 AM)Logawa_exp Wrote:
(25-11-2010, 10:15 PM)wecede Wrote: menanggapi kata dari kang bieb yg 203 tu kekuatan klo 204 kecepatan. brati klo 203 cocok e narik eko or bis tp klo 204 narik eks, apalagi kapasitas yg biasa d bawa kn lebih beratan yg eko dari pda yg eks.,.,dan eko sll ngalah jika eks lg mau lewat..

hmmm, tapi ada yang pernah bahas kalo pada suatu Uji Coba, CC204 bisa mengeluarkan daya lebih besar dari CC203...entah emang karena kondisinya yang masih baru atau mesinnya yang sudag komputerisasi...
BingungBingung

sepertinya CC 204 karena sudah berkomputer mas, jadi tenaga bisa sampe 1988hp. Trus apa dalam uji coba tersebut daya traksi loko CC 203 tak sampai 2000hp??Bingung
Reply
#42
kalau gk salah baca dari mana gtu...Mikir Dulu
lebih kuat cc 204 dari pada cc 203...
cc 204xx (gk apal) pernah ujicoba buat narik kutojaya selatan relasi pasarsenen-kiaracondong
pas ditanjakan sengaja diberentiin... trus di jalanin lagi tetep stabil..
pokok'a hasil'a memuasgan...CeriaCeria
so strong man.Mimisan
RF agengrahadian, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Reply
#43
(26-11-2010, 07:58 PM)agengrahadian Wrote: kalau gk salah baca dari mana gtu...Mikir Dulu
lebih kuat cc 204 dari pada cc 203...
cc 204xx (gk apal) pernah ujicoba buat narik kutojaya selatan relasi pasarsenen-kiaracondong
pas ditanjakan sengaja diberentiin... trus di jalanin lagi tetep stabil..
pokok'a hasil'a memuasgan...CeriaCeria
so strong man.Mimisan

bukan Pasarsenen mas, tapi dari Kutoarjo...hehe
CC 204 lebih kuat di tanjakan karena pembakaran dan tenaganya diatur oleh komputer mas... hehe. jadi lebih irit dan tenaga lebih

CMIIW
Reply
#44
(25-11-2010, 10:15 PM)wecede Wrote: menanggapi kata dari kang bieb yg 203 tu kekuatan klo 204 kecepatan. brati klo 203 cocok e narik eko or bis tp klo 204 narik eks, apalagi kapasitas yg biasa d bawa kn lebih beratan yg eko dari pda yg eks.,.,dan eko sll ngalah jika eks lg mau lewat..

sedikit koreksi neh bos, setau ane kalo CC203 itu bagus kecepatannya sedangkan CC204 itu bagus ditenaga, jadi kalo CC204 itu habitatnya di daerah pegunungan (lintas selatan) sedangkan CC203 itu habitatnya di daerah datar (lintas utara). monggo kalo salah dikoreksi juga yah agan-agan Semboyan 35
Reply
#45
(26-11-2010, 08:55 PM)Narendro Anindito Wrote:
(26-11-2010, 07:58 PM)agengrahadian Wrote: kalau gk salah baca dari mana gtu...Mikir Dulu
lebih kuat cc 204 dari pada cc 203...
cc 204xx (gk apal) pernah ujicoba buat narik kutojaya selatan relasi pasarsenen-kiaracondong
pas ditanjakan sengaja diberentiin... trus di jalanin lagi tetep stabil..
pokok'a hasil'a memuasgan...CeriaCeria
so strong man.Mimisan

bukan Pasarsenen mas, tapi dari Kutoarjo...hehe
CC 204 lebih kuat di tanjakan karena pembakaran dan tenaganya diatur oleh komputer mas... hehe. jadi lebih irit dan tenaga lebih

CMIIW

thx buat koreksi'a... lupa..
tadi malem dah ngantuk bgt
RF agengrahadian, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Reply
#46
(27-11-2010, 10:48 AM)CC_20413 Wrote:
(25-11-2010, 10:15 PM)wecede Wrote: menanggapi kata dari kang bieb yg 203 tu kekuatan klo 204 kecepatan. brati klo 203 cocok e narik eko or bis tp klo 204 narik eks, apalagi kapasitas yg biasa d bawa kn lebih beratan yg eko dari pda yg eks.,.,dan eko sll ngalah jika eks lg mau lewat..

sedikit koreksi neh bos, setau ane kalo CC203 itu bagus kecepatannya sedangkan CC204 itu bagus ditenaga, jadi kalo CC204 itu habitatnya di daerah pegunungan (lintas selatan) sedangkan CC203 itu habitatnya di daerah datar (lintas utara). monggo kalo salah dikoreksi juga yah agan-agan Semboyan 35

setahu saya CC 203 itu bagus akselerasinya, tp kalo CC 204 unggul saat sudah kecepatan tinggi... notch 3 ato 4 bisa 100 km/h...
Reply
#47
(04-10-2008, 05:27 PM)pinguin Wrote: Ada yg punya data teknis lengkap CC203 n 204? kaya yang di sini

Terima kasih.... :mrgreen:

Apakah spesifikasi CC 203 dan CC 204 itu begini (hampir mirip-mirip dengan CC 201):

a. CC 203
- Dimensi
1. Lebar sepur (track gauge): 1.067 mm
2. Panjang body: 14.135 mm
3. Jarak antara alat perangkai: 15.214 mm
4. Lebar badan (bodi): 2.642 mm
5. Tinggi maksimum: 3.636 mm
6. Jarak gandar: 3.304 mm
7. Jarak antar pivot: 7.680 mm
8. Diameter roda penggerak: 914 mm
9. Tinggi alat perangkai: 770 mm

- Massa
1. Massa kosong: 78 ton
2. Massa siap: 84 ton
3. Massa adhesi: 84 ton

- Motor diesel
1. Jenis motor: GE 7FDL 8, 8 silinder
2. Sistem siklus: 4 langkah, dilengkapi dengan turbocharger
3. Daya mesin: 2.150 HP
4. Daya ke generator/converter: 1.825 HP

- Motor traksi/generator
1. Jumlah motor traksi: 6
2. Jenis motor: GE-761, arus searah (DC)
3. Gear ratio: 90:21
4. Jenis generator: GT-581, arus searah (DC)

- Kinerja
1 Kecepatan maksimum: 120 km/jam
2 Gaya tarik maksimum: (adhesi) 17.640 kgf
3 Kecepatan minimum kontinu: 24 km/jam
4 Jari-jari lengkung terkecil: 56.7 m

- Kapasitas
1. Bahan bakar: 3.028 liter
2. Minyak pelumas: 984 liter
3. Air pendingin: 684 liter
4. Pasir: 509 liter

- Lain-lain
1. Sistem rem: udara tekan, dinamik, parkir
2. Jenis kompresor: WBO (Westinghouse), Gardner Denver
3. Konfigurasi bogie: C-C

b. CC 204 (batch I)

- Dimensi
1. Lebar sepur (track gauge): 1.067 mm
2. Panjang body: 14.134 mm
3. Jarak antara alat perangkai: 15.214 mm
4. Lebar badan (bodi): 2.642 mm
5. Tinggi maksimum: 3.636 mm
6. Jarak gandar: 3.304 mm
7. Jarak antar pivot: 7.680 mm
8. Diameter roda penggerak: 914 mm
9. Tinggi alat perangkai: 770 mm

- Massa
1. Massa kosong: 78 ton
2. Massa siap: 84 ton
3. Massa adhesi: 84 ton

- Motor diesel
1. Jenis motor: GE 7FDL 8, 8 silinder
2. Sistem siklus: 4 langkah, dilengkapi dengan turbocharger
3. Daya mesin: 1.950 HP
4. Daya ke generator/converter: 1.825 HP

- Motor traksi/generator
1. Jumlah motor traksi: 6
2. Jenis motor: GE-761, arus searah (DC)
3. Gear ratio: 90:21
4. Jenis generator: GT-581, arus searah (DC)

- Kinerja
1 Kecepatan maksimum: 120 km/jam
2 Gaya tarik maksimum: (adhesi) 17.640 kgf
3 Kecepatan minimum kontinu: 24 km/jam
4 Jari-jari lengkung terkecil: 56.7 m

- Kapasitas
1. Bahan bakar: 3.028 liter
2. Minyak pelumas: 984 liter
3. Air pendingin: 684 liter
4. Pasir: 500 liter

- Lain-lain
1. Sistem rem: udara tekan, dinamik, parkir
2. Jenis kompresor: WBO, Gardner Denver
3. Konfigurasi bogie: C-C

c. CC 204 (batch II)

- Dimensi
1. Lebar sepur (track gauge): 1.067 mm
2. Panjang body: 14.135 mm
3. Jarak antara alat perangkai: 15.214 mm
4. Lebar badan (bodi): 2.642 mm
5. Tinggi maksimum: 3.636 mm
6. Jarak gandar: 3.304 mm
7. Jarak antar pivot: 7.680 mm
8. Diameter roda penggerak: 914 mm
9. Tinggi alat perangkai: 770 mm

- Massa
1. Massa kosong: 78 ton
2. Massa siap: 84 ton
3. Massa adhesi: 84 ton

- Motor diesel
1. Jenis motor: GE 7FDL 8, 8 silinder
2. Sistem siklus: 4 langkah, dilengkapi dengan turbocharger
3. Daya mesin: 1.950 HP
4. Daya ke generator/converter: 1.825 HP

- Motor traksi/generator
1. Jumlah motor traksi: 6
2. Jenis motor: GE-761, arus searah (DC)
3. Gear ratio: 90:21
4. Jenis generator: GT-581, arus searah (DC)

- Kinerja
1 Kecepatan maksimum: 120 km/jam
2 Gaya tarik maksimum: (adhesi) 17.640 kgf
3 Kecepatan minimum kontinu: 24 km/jam
4 Jari-jari lengkung terkecil: 56.7 m

- Kapasitas
1. Bahan bakar: 3.028 liter
2. Minyak pelumas: 984 liter
3. Air pendingin: 684 liter
4. Pasir: 509 liter

- Lain-lain
1. Sistem rem: udara tekan, dinamik, parkir
2. Jenis kompresor: WBO (Westinghouse), Gardner Denver
3. Konfigurasi bogie: C-C

CMIIW.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
#48
(06-12-2009, 11:05 PM)payzo_bangunkarta Wrote:
(06-12-2009, 09:30 AM)Kurnianto Wrote: Kalo liat dari jauh cara bedain 203 sama 204 yg sama sama idung miring gmna mas? Saya suka keliru..

klo cc 203 hampir semua di hidungnya ada logo dephubnya....trus kalo cc 204 hidung miring gak ada logo dephub kecuali cc 20408...
ada yg tau selain logo???NgakakNgakakNgakak

kan ada nomor di tiap loko..biasanya di samping kabin depan belakang,tinggal baca
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)