Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
bener mas warteg. melihat struktur wooden tressel yang meliuk2 panjang itu kayak gak percaya saja kalo jalur dengan medan sulit begini ternyata bisa dibangun jalur kereta api.
pemerintah kita berani gak ya bikin kayak begini di papua ?

(02-10-2014, 10:33 PM)Warteg Wrote:
![[Image: le-pont-de-la-riviere-kwai-2-03.jpg?a=b]](http://0.thumbs.beta.scribol.com/4/sites/default/files/images/le-pont-de-la-riviere-kwai-2-03.jpg?a=b)
![[Image: 800px-Thailand_Burma_Railway_Bridge.jpg?a=b]](http://0.thumbs.beta.scribol.com/4/sites/default/files/images/800px-Thailand_Burma_Railway_Bridge.jpg?a=b)
---------------------------------------------------------------
(26-04-2009, 08:08 AM)Guest Wrote: Kalau Anda dengar soundtrack film "The Bridge On The River Kwai" ... Anda akan tahu bahwa ternyata itu dipakai Iklan BODREKS tempo doeloe...
ja benar sekali.
tapi yang paling menarik itu saat proses pembangunan jembatannya. kalo lihat filmnya itu insinyur dari tentara jepang sudah pada galau dan stress berat karena setiap memulai membuat struktur pondasi jembatan selalu ambruk. hal ini akibat struktur tanah yang lembek sehingga membuat pondasi ambles terus. padahal kalau sampai lewat deadline rel belum sambung ke seberang (burma), taruhannya harakiri.
akhirnya begitu tahu diantara para tawanan inggris ada yang ahli teknik/insinyur, dimanfaatkanlah oleh jepang untuk membangunnya. atas saran insinyur inggris itu, jalur diubah untuk mencari struktur tanah yang lebih keras untuk buat awalan pondasi jembatan. setelah menyusuri tebing akhirnya ketemu tanah bebatuan yang cukup mantap, maka dibangunlah jembatan disitu dengan konstruksi kayu (wooden bridge).
sayang diakhir film jembatan disabotase oleh sekutu. endingnya ada rangkaian kereta yang terjun bebas masuk sungai sesaat ketika jembatannya hancur dibom.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"