Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
[INFO] PT KA Sulit Tingkatkan Layanan
#11
kalo dicari mana yang harus didahulukan, apakah pelayanan dulu atau penyesuaian tarif dulu? menurut saya pribadi akan sama dengan mencari jawaban duluan mana telur apa ayam...
saya setuju sama railfans yang mendorong PT KA untuk meningkatkan pelayanan dulu, tetapi saya juga mendukung PT KA yang meminta tarif yang rasional untuk meningkatkan pelayanan.
kalo sudah begini, mending jalan bareng saja...
sebagai ilustrasi, misalnya PT KA WAJIB meningkatkan pelayanan (gak usah muluk2 dulu) dimulai dari KETEPATAN WAKTU KEBERANGKATAN saja dulu...jika sudah 100% semua tepat waktu (kecuali ada Force Major), Pemerintah ganti yang harus menaikkan tarif (sekian persen dulu).
kemudian tahap kedua misalnya PT KA meningkatkan pelayanan dalam hal kenyamanan (gerbong ber-AC), begitu seterusnya...
Reply
#12
Di kampus saya dulu ada pepatah "Courtesy cost nothing but worth everything" atau artinya "Keramah tamahan itu gratis, tapi bisa menghasilkan uang".

Pelayanan itu sifatnya "intangible" sehingga otomatis tidak bisa dibeli dengan uang. Jadi kalau PT KA minta duit untuk peningkatan pelayanan, ya berarti mental maling di orang-orang PT KA masih ada.

Sekarang anda pilih mana nih:
-naik kendaraan yang fitur-fiturnya banyak dan canggih, tapi prama atau praminya melayani anda dengan ketus dan muka masam, terus perangkat-perangkatnya rusak karena nggak dirawat?

atau

-naik kendaraan yang nggak banyak fitur, tapi prama dan prami ramah, dan perhatian terhadap pengguna jasa sangat baik. Plus perangkat pelayanan terawat baik?

Cast your vote!
Reply
#13
(01-10-2010, 02:56 PM)bagus70 Wrote: Di kampus saya dulu ada pepatah "Courtesy cost nothing but worth everything" atau artinya "Keramah tamahan itu gratis, tapi bisa menghasilkan uang".

Pelayanan itu sifatnya "intangible" sehingga otomatis tidak bisa dibeli dengan uang. Jadi kalau PT KA minta duit untuk peningkatan pelayanan, ya berarti mental maling di orang-orang PT KA masih ada.

Sekarang anda pilih mana nih:
-naik kendaraan yang fitur-fiturnya banyak dan canggih, tapi prama atau praminya melayani anda dengan ketus dan muka masam, terus perangkat-perangkatnya rusak karena nggak dirawat?

atau

-naik kendaraan yang nggak banyak fitur, tapi prama dan prami ramah, dan perhatian terhadap pengguna jasa sangat baik. Plus perangkat pelayanan terawat baik?

Cast your vote!

nah!! maksud saya ya seperti ini kang...
pelayanan PT KA tidak harus dimaknai dengan (misal) gerbong AC semua, atau kursi penumpang yang empuk...
ketepatan waktu, keramahan praminya, kebersihan, dan ketersediaan air di toilet, menurut saya jika hal2 "remeh" ini bisa dipenuhi, untuk menaikkan tarif, pasti lebih mudah...
tapi ya jangan afgan...Ngakak
[Image: overstappen.png]
(01-10-2010, 02:12 PM)dedy vh Wrote: bagaimana mau meningkatkan pelayanan kalau biaya karcis dari jakarta ke bogor aja cuma 2500 perak,sebenarnya permerintah bukanya tidak mau menaikkan tarih hanya harus ada standar pelayanan minimumnya .

emangnya, selama ini belum ada standar minimal untuk pelayanan KA ya kang???
Reply
#14
(01-10-2010, 10:34 AM)tjcdes2009 Wrote: Harus nya untuk meningkatkan pelayanan jgn menunggu tarif naik.seperti bisnis naik tp pelayanannya jg blm maksimal. Jd kesimpulannya ambil hati pemerintah lah dengan cara meningkatkan pelayanan dan "tunjukan ini lo bukti dr kami kereta ekonomi dan kami ingin lebih baik jd mohon naikkan tarif". Jd klo dah terbukti pelayanannya ok, penumpang jg ga keberatan jika naik. dan pemerintah pasti menyetujui. yg penting jgn mengkambingkan manusia tp memanusiakan manusia itu lbh baik.

(01-10-2010, 02:56 PM)bagus70 Wrote: Di kampus saya dulu ada pepatah "Courtesy cost nothing but worth everything" atau artinya "Keramah tamahan itu gratis, tapi bisa menghasilkan uang".

Pelayanan itu sifatnya "intangible" sehingga otomatis tidak bisa dibeli dengan uang. Jadi kalau PT KA minta duit untuk peningkatan pelayanan, ya berarti mental maling di orang-orang PT KA masih ada.

Sekarang anda pilih mana nih:
-naik kendaraan yang fitur-fiturnya banyak dan canggih, tapi prama atau praminya melayani anda dengan ketus dan muka masam, terus perangkat-perangkatnya rusak karena nggak dirawat?

atau

-naik kendaraan yang nggak banyak fitur, tapi prama dan prami ramah, dan perhatian terhadap pengguna jasa sangat baik. Plus perangkat pelayanan terawat baik?

Cast your vote!

Saya setuju dengan usul-usul yang saya tulis di atas.
Aktif kembali setelah dibanned sama pak momod dan orang tua.
Reply
#15
(01-10-2010, 02:21 PM)bagus70 Wrote: Mestinya KRL Jakarta dibuat full Ac semua, terus tiketnya dibuat berdasar sistem jarak.

jadi inget taun 90-an Bogor-Cilebut tarifnya beda sama Bogor-Citayam

Selebihnya saya setuju sama usul yg positif
Plymouth PKC menuju hari kejayaannya dengan angkutan yang berbeda, yaitu BATUBARA

walau koleksi foto belon banyak
koleksi foto saya
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)