Semboyan35 Indonesian Railfans
Double Track WO-SDA - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forum-5.html)
+--- Forum: Armada Timur (https://www.semboyan35.com/forum-17.html)
+--- Thread: Double Track WO-SDA (/thread-3943.html)

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13


Double Track WO-SDA - Adolph - 14-04-2010

denger2 di media wacana pembangunan DT WO-SDA kembali diangkat ya,,
denger2 PT KA dah mulai menyoroti tanahnya di sepanjang jalur ini yg diduduki warga,,
ada yg mau berbagi info lebih lanjut?

Xie Xie


RE: Double Track WO-SDA - BB 30501 - 14-04-2010

(14-04-2010, 08:51 PM)Adolph Wrote: denger2 di media wacana pembangunan DT WO-SDA kembali diangkat ya,,
denger2 PT KA dah mulai menyoroti tanahnya di sepanjang jalur ini yg diduduki warga,,
ada yg mau berbagi info lebih lanjut?

Xie Xie

bneran nih.?
wah bagus tuh kaLo SB - SDA dibikin DT cz frekuensi KA di Lintas ini terbiLang padat


RE: Double Track WO-SDA - fun_plano - 15-04-2010

(14-04-2010, 09:48 PM)BB 30501 Wrote:
(14-04-2010, 08:51 PM)Adolph Wrote: denger2 di media wacana pembangunan DT WO-SDA kembali diangkat ya,,
denger2 PT KA dah mulai menyoroti tanahnya di sepanjang jalur ini yg diduduki warga,,
ada yg mau berbagi info lebih lanjut?

Xie Xie

bneran nih.?
wah bagus tuh kaLo SB - SDA dibikin DT cz frekuensi KA di Lintas ini terbiLang padat

Berita selengkapnya ada di SINI #131


RE: Double Track WO-SDA - Bangunkarta - 15-04-2010

(14-04-2010, 09:48 PM)BB 30501 Wrote: bneran nih.?
wah bagus tuh kaLo SB - SDA dibikin DT cz frekuensi KA di Lintas ini terbiLang padat

masa sih lintas WO-SDA padet? prasaan yang lebih padet kan lintas SGU-WO-JG-KTS ya... malah belum ada rencana tuh buat DT...

Sory OOT
mohon maaf sebelumnya.. apa ga terlalu mengada-ada ya... soalnya dari taon jebot ('90 an) sejak jaman saya SD media di jatim itu selalu bombastis dalam memberitakan perencanaan transportasi jatim yang spektakuler.. kaya: elevated rail surabaya (berita '96) system toll dalam kota SBY yg elevated (brita th '97) monorail SBY (brita th 2000) de.. el.. el... cuman kalo dipikir2 koq terlalu hyperbolik ya... selain itu secara proyeksi pemerintah kita selama ini (palagi Pemda) kan cuman jalan toll, perbanyakn mobil dan cenderung anti kereta... Bethe

masa sih lintas WO-SDA padet? kereta yang lewat: Muttim (4x perjalanan per hari), Logawa (2x trip/hari) Sritanjung (2x trip/hari) Penataran (12x/hari) Komuter (14x/hari) jadi totalnya ada 34 trip dalam 24 jam...

jalur WO-MR-KTS: kereta yg lewat: Argo Wilis (2x/hari) Bima (2x/hari) Turangga (2x/hari) Bangunkarta (2x/hari) Sancaka (4x/hari) Mutiara Selatan (2x/hari) Gaya Baru Malam (2x/hari) Pasundan (2x/hari) Logawa (2x/hari) Sritanjung (2x/hari) Rapih Dhoho (8x/hari) KRD kertosono (2x/hari) Komuter (8x/hari), berarti di lintas WO-MR-KTS ada 40 trip KA penumpang dalam 24 jam di lintasan ini...

jadi DT WO-SDA mungkin kalo dalam waktu dekat ini belum memungkinkan deh... bahkan kalo DT lintas selatan dibangun urutannya juga prioritasnya belakangan deh.. secara proyek2 yang diusahakan dilaksanakan cepat kan:
1. SLO-YK-KTA (udah terrealisasi)
2. PWT-PAT (uda terrealisasi)
3. Bumiayu-PPK (pengerasan tanah)
4. PAT-Bumiayu (pengerukan tanah miring)
5. CN-PPK (survey kondisi tanah)
6. SLO-MN (masih blueprint)
7. MN-KTS (masih cuman brita koran)
8. KTS-WO (masih cuma berita koran)
9. WO-SDA (uda di berita koran sejak jaman gw sekul th '90 an)

cuman sebagai RF dan warga jatim.. itu bukan cuman berita koran ajah, tapi uda jadi renstra yg dipikirkan matang2 dan bukan rencana hiperbolik.....
kan kalo misalnya proyeksi DT itu mao buat sistem perbaikan KA komuter surabaya-SDA dan sekitarnya..... itu berarti terobosan bagus dari Pemerintah yg juga memikirkan angkutan massal cepat.. bukan toll mulu..

kalo jalur itu "misalnya" biusa DT kan komuter lebih lancar.. lebih cepat (ga kaya sekarang.. kmuter koq SGU-SDA yg cuman 30an km nyampe ampir 1 jam) dan semoga kalo bisa diwujudjkan nantinya akan ada komuter express dan ekonomi di lintas itu....


RE: Double Track WO-SDA - hilmi.irawan - 15-04-2010

Mau pake tanahnya siapa ??? WO-SDA pake double track ????!!! Mau makan Jalan A. Yani ???

Jalan A. Yani aja udah kagak nampung kendaraan bermotor ????!!! Trus gek piye ???


RE: Double Track WO-SDA - bagus70 - 15-04-2010

Sebagai catatan, di jaman Belanda jalur Wonokromo-Porong itu aslinya double track. Tapi begitu Jepang datang, dijadikan single track. Bekas pondasi jembatan KA jalur kedua bisa dilihat di sisi jembatan KA yang ada, seperti di perlintasan KA Jemursari.


RE: Double Track WO-SDA - fun_plano - 15-04-2010

(15-04-2010, 09:22 AM)Bangunkarta Wrote:
(14-04-2010, 09:48 PM)BB 30501 Wrote: bneran nih.?
wah bagus tuh kaLo SB - SDA dibikin DT cz frekuensi KA di Lintas ini terbiLang padat

masa sih lintas WO-SDA padet? prasaan yang lebih padet kan lintas SGU-WO-JG-KTS ya... malah belum ada rencana tuh buat DT...

Sory OOT
mohon maaf sebelumnya.. apa ga terlalu mengada-ada ya... soalnya dari taon jebot ('90 an) sejak jaman saya SD media di jatim itu selalu bombastis dalam memberitakan perencanaan transportasi jatim yang spektakuler.. kaya: elevated rail surabaya (berita '96) system toll dalam kota SBY yg elevated (brita th '97) monorail SBY (brita th 2000) de.. el.. el... cuman kalo dipikir2 koq terlalu hyperbolik ya... selain itu secara proyeksi pemerintah kita selama ini (palagi Pemda) kan cuman jalan toll, perbanyakn mobil dan cenderung anti kereta... Bethe

masa sih lintas WO-SDA padet? kereta yang lewat: Muttim (4x perjalanan per hari), Logawa (2x trip/hari) Sritanjung (2x trip/hari) Penataran (12x/hari) Komuter (14x/hari) jadi totalnya ada 34 trip dalam 24 jam...

jalur WO-MR-KTS: kereta yg lewat: Argo Wilis (2x/hari) Bima (2x/hari) Turangga (2x/hari) Bangunkarta (2x/hari) Sancaka (4x/hari) Mutiara Selatan (2x/hari) Gaya Baru Malam (2x/hari) Pasundan (2x/hari) Logawa (2x/hari) Sritanjung (2x/hari) Rapih Dhoho (8x/hari) KRD kertosono (2x/hari) Komuter (8x/hari), berarti di lintas WO-MR-KTS ada 40 trip KA penumpang dalam 24 jam di lintasan ini...

jadi DT WO-SDA mungkin kalo dalam waktu dekat ini belum memungkinkan deh... bahkan kalo DT lintas selatan dibangun urutannya juga prioritasnya belakangan deh.. secara proyek2 yang diusahakan dilaksanakan cepat kan:
1. SLO-YK-KTA (udah terrealisasi)
2. PWT-PAT (uda terrealisasi)
3. Bumiayu-PPK (pengerasan tanah)
4. PAT-Bumiayu (pengerukan tanah miring)
5. CN-PPK (survey kondisi tanah)
6. SLO-MN (masih blueprint)
7. MN-KTS (masih cuman brita koran)
8. KTS-WO (masih cuma berita koran)
9. WO-SDA (uda di berita koran sejak jaman gw sekul th '90 an)

cuman sebagai RF dan warga jatim.. itu bukan cuman berita koran ajah, tapi uda jadi renstra yg dipikirkan matang2 dan bukan rencana hiperbolik.....
kan kalo misalnya proyeksi DT itu mao buat sistem perbaikan KA komuter surabaya-SDA dan sekitarnya..... itu berarti terobosan bagus dari Pemerintah yg juga memikirkan angkutan massal cepat.. bukan toll mulu..

kalo jalur itu "misalnya" biusa DT kan komuter lebih lancar.. lebih cepat (ga kaya sekarang.. kmuter koq SGU-SDA yg cuman 30an km nyampe ampir 1 jam) dan semoga kalo bisa diwujudjkan nantinya akan ada komuter express dan ekonomi di lintas itu....

Pembongkaran bangunan di sekitar jalur ini paling lama tanggal 22 April ini. Lebih dari itu akan digusur secara paksa oleh Satpol PP. Hal ini juga ditayangkan di TITIK TENGAH METRO TV beberapa hari yang lalu (ane lupa kapan tepatnya) dengan nara sumber pak kahumas DAOP 8. Penertiban tersebut dilakukan untuk DT dan penertiban sempadan rel. Denger2 kenapa lebih prioritas karena sejalan dengan adanya pembangunan Frontage Road di jalan A. Yani.


RE: Double Track WO-SDA - Adolph - 15-04-2010

(15-04-2010, 09:22 AM)Bangunkarta Wrote:
(14-04-2010, 09:48 PM)BB 30501 Wrote: bneran nih.?
wah bagus tuh kaLo SB - SDA dibikin DT cz frekuensi KA di Lintas ini terbiLang padat

masa sih lintas WO-SDA padet? prasaan yang lebih padet kan lintas SGU-WO-JG-KTS ya... malah belum ada rencana tuh buat DT...

Sory OOT
mohon maaf sebelumnya.. apa ga terlalu mengada-ada ya... soalnya dari taon jebot ('90 an) sejak jaman saya SD media di jatim itu selalu bombastis dalam memberitakan perencanaan transportasi jatim yang spektakuler.. kaya: elevated rail surabaya (berita '96) system toll dalam kota SBY yg elevated (brita th '97) monorail SBY (brita th 2000) de.. el.. el... cuman kalo dipikir2 koq terlalu hyperbolik ya... selain itu secara proyeksi pemerintah kita selama ini (palagi Pemda) kan cuman jalan toll, perbanyakn mobil dan cenderung anti kereta... Bethe

masa sih lintas WO-SDA padet? kereta yang lewat: Muttim (4x perjalanan per hari), Logawa (2x trip/hari) Sritanjung (2x trip/hari) Penataran (12x/hari) Komuter (14x/hari) jadi totalnya ada 34 trip dalam 24 jam...

jalur WO-MR-KTS: kereta yg lewat: Argo Wilis (2x/hari) Bima (2x/hari) Turangga (2x/hari) Bangunkarta (2x/hari) Sancaka (4x/hari) Mutiara Selatan (2x/hari) Gaya Baru Malam (2x/hari) Pasundan (2x/hari) Logawa (2x/hari) Sritanjung (2x/hari) Rapih Dhoho (8x/hari) KRD kertosono (2x/hari) Komuter (8x/hari), berarti di lintas WO-MR-KTS ada 40 trip KA penumpang dalam 24 jam di lintasan ini...

jadi DT WO-SDA mungkin kalo dalam waktu dekat ini belum memungkinkan deh... bahkan kalo DT lintas selatan dibangun urutannya juga prioritasnya belakangan deh.. secara proyek2 yang diusahakan dilaksanakan cepat kan:
1. SLO-YK-KTA (udah terrealisasi)
2. PWT-PAT (uda terrealisasi)
3. Bumiayu-PPK (pengerasan tanah)
4. PAT-Bumiayu (pengerukan tanah miring)
5. CN-PPK (survey kondisi tanah)
6. SLO-MN (masih blueprint)
7. MN-KTS (masih cuman brita koran)
8. KTS-WO (masih cuma berita koran)
9. WO-SDA (uda di berita koran sejak jaman gw sekul th '90 an)

cuman sebagai RF dan warga jatim.. itu bukan cuman berita koran ajah, tapi uda jadi renstra yg dipikirkan matang2 dan bukan rencana hiperbolik.....
kan kalo misalnya proyeksi DT itu mao buat sistem perbaikan KA komuter surabaya-SDA dan sekitarnya..... itu berarti terobosan bagus dari Pemerintah yg juga memikirkan angkutan massal cepat.. bukan toll mulu..

kalo jalur itu "misalnya" biusa DT kan komuter lebih lancar.. lebih cepat (ga kaya sekarang.. kmuter koq SGU-SDA yg cuman 30an km nyampe ampir 1 jam) dan semoga kalo bisa diwujudjkan nantinya akan ada komuter express dan ekonomi di lintas itu....



saya mau membahas beberapa hal,,ya memang wacana soal DT disini dah ada berkali2 tapi ga ada satupun yg terealisasi,,tidak ada satu inchi pun DT yg dibangun sampai2 sya berkali2 kecewa Sakitn geregetan karenanya, sampai2 mengubah pandangan saya tentang kereta api di sby dari yg dulunya idealis, menjadi lebih realis + pesimistis, karena itu di posting saya di atas tadi saya katakan " wacana yg kembali diangkat ", karena mank wacana ini dah berkali2 diangkat tapi ga ada realisasinya sedikit pun sampai hari ini

kedua, jalur ini sekarang mank ga terlalu padat, tapi justru itu,, jika dilihat dari arus interaksi sby-sda, jalur ini extreemly sepi n kurang ada manfaatnya untuk mengakomodir arus interaksi surabaya,, saya rutin melewati melakukan perjalanan sby-sda dngan motor, n hampir selalu terkena kemacetan lalu lintas ( kecuali saat tengah malam ).. Saya sering geregetan ketika terjebak kemacetan di A.Yani menoleh ke jalur KA di sebelahnya,teramat kontras,, jalan raya demikian padat n sibuk, eh jalur KA di sebelahnya "enak-enakan" aja, seakan-akan jalur KA ini demikian " santai " dan bermalas-malasan" sementara jalan raya yg merupakan " rekannya" dan para penglaju sby-sda harus menanggung beban yg semakin berat,,sehingga dpat disimpulkan, jalur KA ini tidak memberi kontribusi yg signifikan terhadap solusi problematika kepadatan arus interaksi sby sbgai kota induk dngan sda sbgai salah satu satelitnya,, mengapa? , kesimpulkannya, jalur ini das sein-nya jauh lebih sepi dari das sollen-nya,,sehingga terjadi gap yg besar antara kebutuhan dgan yg tersedia di lapangan, akibatnya, beban yg seharusnya bisa ditanggung jalur KA ( jika dioptimalkan, termasuk DT ) dilimpahkan ke jalan A.Yani,, ga heran, jalan ini kian hari kian padat, bahkan ada prediksi, bisa2 kecepatan lintas rata2 A.Yani akan tinggal 0 km/jam..begitulah ironi yg terjadi antara jalan A.Yani dengan jalur Sby-Sda.
yg jelas, menurutku jalur ka SBY-sda, n juga komuternya perlu direvolusi klo ga mau jalur ini membusuk, karena biosa aja, jlaur ini yg bakal ada di tengah jalan klo frontage road jadi akan bernasib sama dengan jalur KA yg dulu juga ada ditengah jalan ( mendiang trem ), klo jalur KA sby-sda, tidak memberi kontribusi apa2, n mlah memperparah kemacetan sby-sda..


RE: Double Track WO-SDA - fun_plano - 16-04-2010

Hal di atas udah terjadi berkali2 dan ga hanya DT SB-SDA aja...wacana2 pengaktifan jalur2 mati juga sering tertunda. Mungkin PT.KA memiliki alasan tertentu.

Masalah DT ini memang bener bikin gregetan, dari dulu sampai sekarang gak ada realisasinya. Banyak isu yang beredar pembangunan DT ini dilakukan agar lahan PT. KA tidak termakan oleh proyek frontage road yang sedang dibangun sekarang, isu laen juga yang disebutkan mas Adolph di atas, agar mengurangi kemacetan jalan A.Yani dengan mengoptimalkan KA. Walaupun kita sangsi..paling tidak kita sedikit mendukung langkah awal PT.KA untuk melakukan penertiban sepanjang jalur SB-SDA 22 April mendatang.

Kita juga harus memaklumi kenapa jalur DT mulai 'akan' digarap sekarang. Kita tahu beberapa bulan kebelakang DAOP 8 sudah melakukan proyek besar2an seperti penggantian bantalan rel dari BG-ML, membuat shortcut SBI-SB, penguatan dan perbaikan landasan rel di Porong (akibat lumpur LAPINDO), mengaktifkan jalur SDA-Tarik (termasuk perbaikan stasiun2nya), pemugaran beberapa stasiun (seperti SDA dan BG), elektrifisasi sinyal BG, belum lagi memperbaiki armada seperti PLH Penataran atau kerusakan Arek Surokerto kemaren, semua dilakukan rentang 2009-2010. Dan kalo dihitung2 dananya sangat-sangat besar sekali. Jadi mengapa DT baru akan dilakasanakan ya karena bertahap...jadi jangan pesimis dulu. DAOP 8 sudah bekerja sangat baik menurut ane dengan melihat proyek2 di atas. Kita juga harus memonitor apakah penertiban untuk DT tanggal 22 April nanti akan berjalan dengan baik.


RE: Double Track WO-SDA - Adolph - 16-04-2010

memang tak ada salahnya berharap,,tapi juga harus tetap waspada dengan harapan trsebut,,