Semboyan35 Indonesian Railfans
Berita Umum Menyangkut Kereta Api - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Peron (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: PPKA (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=12)
+--- Thread: Berita Umum Menyangkut Kereta Api (/showthread.php?tid=1687)



RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - love_alisa - 24-10-2011




RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - Gregoriusparahyangan - 24-10-2011




RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - dany cristian - 24-10-2011

kompas Wrote:MTI: Perkeretapian Indonesia Menuju Kehancuran
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Forum Perkeretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia, Djoko Setijowarno, menilai kondisi perkeretapian lndonesia perlahan menuju kehancuran. Salah satunya ditandai dengan dana pemeliharaan prasarana (Infrastructure, Maintenance and Operation atau IMO) kereta api yang tidak dianggarkan.

"PSO (Public Service Obligation) kereta ekonomi (pun) dikurangi padahal pengguna meningkat," ungkap Djoko kepada Kompas.com via pesan teks, Senin ( 24/10/2011 ).

Kereta api juga tidak mendapat BBM (Bahan Bakar Minyak) bersubsidi. Bahkan, terang dia, angkutan barang kena PPn (Pajak Pertambahan Nilai) sebesar 10 persen.

Buruknya lagi, saat ini terdapat 348 unit kereta ekonomi dengan 47 persen dari jumlah tersebut tak layak operasi. Alias, usianya sudah di atas 30 tahun sehingga rawan keselamatan.

Sementara itu, Djoko menyebutkan, kondisi moda jalan raya, kecuali angkutan umum yang kian terpuruk, makin berjaya. Ini ditandai dengan tersedianya dana pemeliharaan jalan, mendapat BBM bersubsidi, tak ada PPn untuk angkutan barang. "(Jadi sebanyak) 89 persen BBM subsidi dinikmati transportasi darat. Sisanya, untuk transportasi air sebanyak 1 persen, rumah tangga 6 persen, usaha kecil 1 persen, perikanan 3 persen. Di mana dari jumlah itu 93 persen (dimanfaatkan) oleh kendaraan pribadi, yang terdiri dari sepeda motor 40 persen dan mobil pribadi sebesar 53 persen," sebut Djoko.

Jadi, ia menilai Kemenkeu dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tidak dapat diharapkan memulihkan transportasi massal, seperti mengalihkan BBM bersubsi kendaraan. "Sangat diperlukan political will dan komitmen dari Presiden atau Wakil Presiden," harap dia.
sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/10/24/14361748/MTI.Perkeretapian.Indonesia.Menuju.Kehancuran


RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - animaX - 24-10-2011

Quote:Digagalkan, Penyelundupan Puluhan Liter Ciu ke Surabaya


Solo, CyberNews. Upaya penyelundupan puluhan liter miras jenis ciu dengan modus memanfaatkan sarana Kereta Api (KA) dari Solo ke Surabaya, berhasil digagalkan petugas Polsek Laweyan, di Stasiun Purwosari, Senin (24/10) sekitar pukul 09.00.

Dari kejadian itu, petugas mengamankan satu orang tersangkanya, yakni Hariyanto (42), warga Desa Bangsri Gede, Kriwen, Sukoharjo, yang diduga sebagai pemilik puluhan liter miras tersebut. Puluhan liter miras itu berisi sebanyak 42 liter ciu yang sudah dikemas ke dalam sejumlah botol mineral dan lima jerrigen.

Kemasan itu oleh tersangka Hariyanto dibawa dan dimasukkan ke sebuah tas dan dua karung. Kapolsek Laweyan Kompol Subagyo didampingi Kanit Reskrim Laweyan AKP Waliyana menjelaskan, upaya penyelundupan miras yang dilakukan warga Sukoharjo ini dapat terungkap berkat adanya kecurigaan sejumlah petugas yang sedang berpatroli di Stasiun Purwosari.

Sejumlah petugas itu curiga dengan barang bawaan tas dan karung milik tersangka saat tengah membeli tiket di loket stasiun sekitar pukul 09.00. "Dari kecurigaan itu, kami lalu memeriksa sejumlah barang bawaan milik tersangka. Setelah dicek, ternyata memang berisi puluhan liter miras jenis ciu," ujar AKP Waliyana di Mapolsek Laweyan, Senin (24/10).

.....
.....

( Muhammad Nurhafid / CN26 / JBSM )

petugas keamanan perlu terus mengontrol barang bawaan penumpang yg mencurigakan soalnya tidak sekali ini saja, sudah beberapa kali utk kejadian di Solo
berita yg lalu ini dan ini



RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - fahrizal - 25-10-2011

(24-10-2011, 09:47 PM)animaX Wrote:
Quote:Digagalkan, Penyelundupan Puluhan Liter Ciu ke Surabaya


Solo, CyberNews. Upaya penyelundupan puluhan liter miras jenis ciu dengan modus memanfaatkan sarana Kereta Api (KA) dari Solo ke Surabaya, berhasil digagalkan petugas Polsek Laweyan, di Stasiun Purwosari, Senin (24/10) sekitar pukul 09.00.

Dari kejadian itu, petugas mengamankan satu orang tersangkanya, yakni Hariyanto (42), warga Desa Bangsri Gede, Kriwen, Sukoharjo, yang diduga sebagai pemilik puluhan liter miras tersebut. Puluhan liter miras itu berisi sebanyak 42 liter ciu yang sudah dikemas ke dalam sejumlah botol mineral dan lima jerrigen.

Kemasan itu oleh tersangka Hariyanto dibawa dan dimasukkan ke sebuah tas dan dua karung. Kapolsek Laweyan Kompol Subagyo didampingi Kanit Reskrim Laweyan AKP Waliyana menjelaskan, upaya penyelundupan miras yang dilakukan warga Sukoharjo ini dapat terungkap berkat adanya kecurigaan sejumlah petugas yang sedang berpatroli di Stasiun Purwosari.

Sejumlah petugas itu curiga dengan barang bawaan tas dan karung milik tersangka saat tengah membeli tiket di loket stasiun sekitar pukul 09.00. "Dari kecurigaan itu, kami lalu memeriksa sejumlah barang bawaan milik tersangka. Setelah dicek, ternyata memang berisi puluhan liter miras jenis ciu," ujar AKP Waliyana di Mapolsek Laweyan, Senin (24/10).

.....
.....

( Muhammad Nurhafid / CN26 / JBSM )

petugas keamanan perlu terus mengontrol barang bawaan penumpang yg mencurigakan soalnya tidak sekali ini saja, sudah beberapa kali utk kejadian di Solo
berita yg lalu ini dan ini
wahhh...aya pikir ciu /tuak...itu sebagai pengganti BBM.....menjadi gasohol....
di sukabumi dll sudah ada kend bermotor yg pakai bmm dicampur alkohol...HeranHeran




RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - animaX - 25-10-2011

Selasa, 25 Oktober 2011
TRANSPORTASI
Menguji Pemerintah di Proyek Rel KA Ganda


Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono punya tanggung jawab besar. Dengan Surat Keputusan Menko Perekonomian Nomor 39 Tahun 2011, Wamenhub diberi tugas memimpin Tim Koordinasi Percepatan Pembangunan Jalur Ganda Kereta Api Lintas Utara Jawa.

Jalur ganda KA lintas utara jelas pekerjaan serius. Masih harus digandakan jalur rel Cirebon-Brebes (62 kilometer), Pekalongan-Semarang (90 km), dan Semarang-Bojonegoro-Surabaya (280 km). Dengan target selesai pada tahun 2013/2014, kalau terealisasi, Wamenhub mirip Bandung Bondowoso.

Betapa tidak! Jalur kereta ”double-double track” antara Manggarai-Cikarang lebih dari 10 tahun tidak tuntas, meski panjangnya hanya 32 km. Jalur kereta api bandara sepanjang 33 km juga tak kunjung direalisasikan, malah terus ditender.

Andai proyek jalur ganda tuntas tahun 2013/2014, juga dipastikan lebih cepat diresmikan daripada Tol Trans-Jawa. Pengangkutan barang di Pulau Jawa pun dapat terdistribusi ke angkutan kereta, dengan harapan menjaga keawetan jalan-jalan negara kita, yang sekian lama dihancurkan oleh truk-truk.

Prasarana rel memang sangat penting dan mendesak dibangun, terutama karena PT Kereta Api Indonesia, satu-satunya operator perkeretaapian, sangat agresif. Telah dipesan 100 lokomotif senilai Rp 2,25 triliun dan 1.200 gerbong barang.

Dengan investasi baru sarana, apabila tahun 2010 ada 52 frekuensi kereta per hari antara Stasiun Pekalongan dan Semarang Poncol, maka tahun 2014 diprediksi melintas 124 kereta per hari. Ini jadi masalah, sebab kapasitas lintas rel tunggal hanya 55-106 kereta per hari. Nah, dengan rel ganda kapasitasnya menjadi 200 kereta per hari sehingga menghindarkan ”kemacetan” di jalur rel dan perjalanan kereta lebih aman.

Pekan lalu, menggandeng Deputi Bidang Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah Badan Pertanahan Nasional (BPN), Wamenhub meninjau lintas Surabaya-Semarang. Di Bojonegoro, Jawa Timur, kereta api khusus itu langsir, Wamenhub memersuasi Wakil Bupati Bojonegoro mempercepat pembebasan lahan untuk rel ganda.

Yang harus dipahami, proyek ini bukanlah proyek Direktorat Jenderal Perkeretaapian, bukan sekadar proyek Kementerian Perhubungan, atau tanggung jawab Wamenhub. Pemerintah, atau tegasnya citra pemerintah, diuji dalam proyek ini sehingga harus bahu-membahu menyukseskannya.

Sebab harus dipahami, proyek ini tidaklah serumit, misalnya, pembangunan Terminal Kalibaru Utara di Tanjung Priok yang harus meributkan investor mana yang berhak membangunnya; atau tidak serumit mendesain Bandara Internasional Soekarno- Hatta belum lagi mencari sumber pendanaannya.

Inilah proyek pemerintah seutuhnya. Pemerintah akan diuji sejauh mana kemauan, kemampuan, dan komitmennya. Oleh karena proyek ini sudah dijamin oleh dana APBN, sudah siap dibangun oleh kontraktor BUMN kelas dunia seperti Wijaya Karya, Adhi Karya, dan Hutama Karya. Tinggal kinerja pemda dalam membebaskan lahan.

Ingat, apabila proyek ini gagal diimplementasikan sesuai jadwal, jangan berharap banyak untuk membangun infrastruktur dengan kerja sama pemerintah-swasta.

(HARYO DAMARDONO)

"Sumber Berita"
http://cetak.kompas.com/read/2011/10/25/05213752/menguji.pemerintah.di.proyek.rel.ka.ganda



RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - pardjono - 25-10-2011

Quote:[spoiler=Tarif Kargo Kereta Api Segera Dievaluasi]

SURABAYA - PT. Kereta Api Indonesia (Persero) merencanakan untuk mengevaluasi tarif sewa gerbong barang yang dikenakan kepada perusahaan ekspedisi rekanan PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Pasalnya tuntutan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk transportasi kian naik, sedangkan hingga saat ini belum ada penyesuaian tarif.

"Sampai saat ini sewa gerbong barang untuk rekanan ekspedisi belum kita naikkan. Tapi seiring terus naiknya harga minyak dunia, dan sudah diterapkannya fuel surcharge untuk angkutan barang, kami akan melakukan evaluasi harga," ungkap Executive Vice President (EVP) Freight Marketing and Sales PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Rustam Harahap.

Dia menyebutkan, pihaknya kini sedang mengusulkan kepada pemerintah agar KA barang diperbolehkan menggunakan bahan bakar bersubsidi. Selama ini, KA barang memakai bahan bakar industri. "Kalau bisa menggunakan bahan bakar bersubsidi, maka biaya operasional kargo bisa ditekan. Sehingga jadi tidak perlu ada kenaikan tarif sewa," tuturnya.

Rustam menambahkan, beban tambahan bahan bakar atau fuel surcharge untuk angkutan kargo kereta api telah diterapkan sejak April 2011 lalu, namun masih belum berimbas pada kenaikan biaya pengiriman perusahaan ekspedisi.

Fuel Surcharge tersebut sebesar Rp.14,- hingga Rp.28,- per ton per kilometer. Sementara tarif kargo KA yang dikenakan pada end user saat ini masih bertahan dengan tarif lama di kisaran Rp.1.000,- sampai Rp.3.500,- per kilometer, tergantung dengan jarak dan jenis layanannya.

Saat ini, ekspedisi rekanan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang menyewa jasa KA barang mencapai 27 perusahaan. Pengangkutan kargo oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sendiri menggunakan 124 KA barang, dan setiap tahun mengangkut sedikitnya 45 juta ton. Komposisi angkutan barang paling besar adalah komoditas batubara sebanyak 33 persen.

Untuk mendukung sektor pengangkutan, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan tambah 82 kereta pada 2012. Sebanyak 54 kereta akan beroperasi di Jawa, sisanya sebesar 28 kereta dijalankan di Sumatera.

"Kalau kontribusi kargo tak signifikan dibanding penumpang, kisaran 6-10 persen dari total pendapatan. Namun, kami yakin potensi bisnis pengangkutan akan cerah. Oleh karena itu kami tambah rangkaian gerbongnya," paparnya.
[/spoiler]



RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - paidikage - 25-10-2011

http://www.jpnn.com/read/2011/10/25/106583/Pekerja-PT-KA-Jawa-Sumatera-Ancam-Mogok-Kerja-
kapan sih pemerintah mau memperhatikan nasib kereta api?


RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - pardjono - 26-10-2011

Quote:[spoiler=Karyawan PT KA Ancam Mogok Kerja]

JAKARTA--MICOM: Serikat Pekerja PT Kereta Api (SPKA) menilai pemerintah bersikap tidak adil kepada kereta api dan mengancam akan mogok kerja secara massal mulai 6 Desember mendatang.

"SPKA pada rapat hari ini telah memutuskan, jika pemerintah tetap bersikap tidak adil hingga 6 Desember 2011, maka pekerja PT KA se-Jawa dan Sumatera akan melakukan mogok kerja secara massal," kata Ketua SPKA, Sri Nugroho di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (25/10).

Sri Nugroho menjelaskan hal itu setelah pengurus PT KA melakukan audiensi dengan Komisi VI DPR RI yang diterima oleh Wakil Ketua Komisi VI, Aria Bima.

Sri Nugroho menjelaskan, perlakuan tidak adil itu lantaran KA angkutan barang tidak mendapatkan subsisi BBM, padahal sesuai Perpres 6 Tahun 2009 trasportasi KA termasuk yang mendapat subsidi BBM.

Nugroho menuding, Kementrian ESDM telah memangkas jatah subsidi BBM untuk PT KA angkutan barang.

Menurut dia, PT KA harus membeli bahan bakar solar dengan solar dengan harga tanpa subsidi yakni Rp9.000 per liter, sedangkan sedangkan moda transportasi lainnya membeli solar dengan harga disubsidi yakni Rp4.500 per liter.

Karena harga bahan bakarnya sudah mahal, kata dia, sehingga PT KA terpaksa menerapkan tarif tinggi agar tidak rugi, tapi risikonya menjadi tidak kompetitif.

"Banyak mitra PT KA yakni perusahaan kargo yang pindah ke moda transportasi lainnya," kata dia.

Nugroho menambahkan, pekerja PT KA sudah melakukan unjuk rasa dan telah mengirimkan surat kepada Menteri ESDM tapi belum mendapat tanggapan.

Jika pemerintah tetap tak mendengar protes dari PT KA, katanya, maka pekerja PT KA se-Jawa dan Sumatera akan melakukan kerja mulai 6 Desember 2011.

Ia menilai, pemerintah tidak serius menangani persoalan moda transportasi KA.

Karena tidak ada perhatian dari pemerintah, kata dia, maka operasional KA barang mengalami kerugian, sejak Maret 2011.

Wakil Ketua Komisi VI DPR, Arya Bima yang menerima para pekerja PTKA, menyatakan menampung masukan dan keluhan yang disampaikan para pekerja PT KA guna di bahas di tingkat komisi.
[/spoiler]



RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - andya nur - 26-10-2011

Tuntut Penurunan Tarif Bahan Bakar
Protes Pegawai PT Kereta Api Ancam Mogok
Anita Yossihara | Agus Mulyadi | Selasa, 25 Oktober 2011 | 17:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pegawai PT Kereta Api Indonesia mengancam mogok bekerja, jika sampai dengan 6 Desember, pemerintah tak memenuhi tuntutan penurunan tarif bahan bakar minyak industri.

"Rencananya, kami akan mogok kerja dari 6 Desember sampai akhir Desember," kata Ketua Serikat Pekerja PT Kereta Api Indonesia, Sri Nugroho, dalam jumpa wartawan di Ruang Wartawan DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/10/2011).

Aksi mogok itu merupakan langkah terakhir, jika pemerintah tidak juga memenuhi tuntutan mereka. Salah satu tuntutannya adalah penurunan harga BBM untuk kereta angkutan barang.

Saat ini, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dikenai harga Rp 9.000 per liter untuk membeli solar, sama dengan harga industri. Sementara truk angkutan barang tetap dikenakan harga subsidi sebesar Rp 4.500 per liter.

Mereka menganggap pemerintah berlaku tidak adil kepada PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Para pekerja meminta pemerintah memberlakukan harga solar subsidi untuk PT. Kereta Api Indonesia (Persero), yakni sebesar Rp 4.500 per liter.

"BBM ini menyangkut keberlangsungan hidup PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Kalau BBM tinggi, biaya operasional akan tinggi, dan ini akan berdampak pada hidup pegawai," ujar Sri Nugroho.

Pekerja juga meminta pemerintah menanggung seluruh biaya pemeliharaan infrastruktur yang mencapai lebih dari Rp 1 triliun per tahun.

Para pekerja memberi waktu kepada pemerintah hingga 6 Desember, untuk memenuhi tuntutannya. Jika tidak juga dipenuhi, mereka akan mogok kerja.