Semboyan35 Indonesian Railfans
Berita Umum Menyangkut Kereta Api - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Peron (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: PPKA (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=12)
+--- Thread: Berita Umum Menyangkut Kereta Api (/showthread.php?tid=1687)



RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - love_alisa - 22-09-2011

siapa blilang mahal??? PSE-ML naik Matarmaja dapet Rp51.000, apa gak murah tuh??? hehehehehe...

tapi kalo K1 dan K2 emang kayaknya kemahalan untuk sikon seperti sekarang ini... kalo saya pribadi pengennya semua dipotong 2x lipat, karena itu harga yg wajar... harga K1 sekarang, kalo dimahalin dikit, mestinya udah dapat harga yg sama dgn kereta api supercepat di China...


RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - Ken Aditya - 22-09-2011

Memang transportasi melalui kereta api lebih murah, berdasar perhitungan, seperti komentar di atas pemerintah kurang memperhatikan, lebih baik membangun jalan tol, karena banyak pihak yang akan mendapat nilai tambah, problematika seberapa pun jumlah tol bertambah, akan memacu masyarakat untuk memiliki kendaraan pribadi, pada akhirnya macet, pihak-pihak yang mendapat keuntungan antara lain industri otomotif, penambahan tempat pengisian BBM, mungkin banyak lagi. Jawa mempunyai kondisi infrastruktur paling baik di banding dengan pulau-pulau lainnya, sehingga industri paling banyak berlokasi di pulau ini, ketimpangan, sedang pulau lain yang mempunyai jalur kereta api hanya Sumatera, namun pelayanannya tidak sebaik di Jawa, proyek kereta api di Aceh pun hingga saat ini menurut saya belum jelas penyelesaiannya. Jika dari Banda Aceh-Bandar Lampung sudah terkoneksi, serta jembatan selat Sunda selesai, tak pelak lagi, mungkin industri lebih memilih Sumatera, di Jawa semakin sesak. Harapan juga untuk Kalimantan dan Sulawesi, serta Papua, semoga pembangunan rel kereta api segera terlaksana, karena manfaatnya lebih besar, terutama dalam distribusi barang. Distribusi yang cepat serta massal di angkutan darat hanyalah kereta api. Mohon koreksi dan pencerahannya.


RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - Joe_cn - 22-09-2011

(22-09-2011, 09:29 AM)love_alisa Wrote: siapa blilang mahal??? PSE-ML naik Matarmaja dapet Rp51.000, apa gak murah tuh??? hehehehehe...

tapi kalo K1 dan K2 emang kayaknya kemahalan untuk sikon seperti sekarang ini... kalo saya pribadi pengennya semua dipotong 2x lipat, karena itu harga yg wajar... harga K1 sekarang, kalo dimahalin dikit, mestinya udah dapat harga yg sama dgn kereta api supercepat di China...

Coba tanpa PSO mas, bisa mahal juga...


RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - mdnboy - 22-09-2011

ada yang demo nih, ceritanya..

Quote:
Pegawai PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Demo Kementerian ESDM, Tuntut BBM Bersubsidi


Jakarta - Pernah bertanya mengapa harga tiket KA Jakarta- Surabaya setara dengan tiket pesawat? Atau ongkos KA Jakarta-Yogyakarta lebih mahal ketimbang menggunakan kendaraan pribadi? Jawabannya disuarakan dalam aksi di Jakarta siang ini.

Puluhan pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) menggeruduk kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Mereka menuntut KA menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Akibat selama ini menggunakan BBM nonsubsidi, terpaksa PT. Kereta Api Indonesia (Persero) menaikkan tarif KA menjadi mahal dan berlipat.

"Kami sama-sama angkutan darat yang melayani masyarakat banyak. Tapi mengapa kami dilarang menggunakan BBM bersubsidi?," kata Ketua Serikat Pekerja PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Sri Nugroho dalam orasinya di kantor ESDM, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, (22/9/2011).

Mereka beralasan, dengan tingginya harga BBM nonsubsidi maka PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengeluarkan biaya produksi sangat tinggi. Terpaksa PT. Kereta Api Indonesia (Persero) membebankan biaya tersebut kepada pengguna jasa KA lewat harga tiket. Alhasil, masyarakat banyak yang beralih menggunakan angkutan pesawat atau mobil pribadi.

"Akibatnya, macet di mana-mana. Karena tarif kereta api tidak kompetitif dengan moda angkutan lain. Jika tarif kereta api murah, maka masyarakat lebih banyak yang kembali menggunakan kereta api," bebernya.

Selain itu, kebijakan BBM nonsubsidi juga membuat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ditinggal pelanggan. Pengusaha beralih ke moda transportasi yang lebih murah seperti truk dan kontainer. Hal ini seperti yang terjadi di jalur Sumatera dan Jawa yang menjadi tulang punggung angkutan minyak dan hasil perkebunan.

"Karennya, kondisi jalan raya cepat rusak, polusi kendaraan dan kemacetan di berbagai titik jalan utama," teriak Sri yang disambut tepuk tangan oleh massa.

Setelah sempat berorasi selama 30 menit, aksi damai ini diterima Humas Kementerian ESDM. Berbeda dengan aksi demo pada umumnya, para pegawai PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ini beraksi dengan tertib, tanpa spanduk ataupun papan tuntutan.

"Kami meminta menteri ESDM membolehkan kereta api menggunakan BBM Bersubsidi. Jika tidak, kami akan mogok massal," cetus Sri.

(asp/lrn)

Sumber


RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - Ken Aditya - 22-09-2011

Selain kereta api ada moda angkutan darat pengguna bbm non subsidi?


RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - CC 203 20 - 22-09-2011

(22-09-2011, 02:06 PM)mdnboy Wrote: ada yang demo nih, ceritanya..

Quote:
Pegawai PT. Kereta Api (Persero) Demo Kementerian ESDM, Tuntut BBM Bersubsidi


Jakarta - Pernah bertanya mengapa harga tiket KA Jakarta- Surabaya setara dengan tiket pesawat? Atau ongkos KA Jakarta-Yogyakarta lebih mahal ketimbang menggunakan kendaraan pribadi? Jawabannya disuarakan dalam aksi di Jakarta siang ini.

Puluhan pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) menggeruduk kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Mereka menuntut KA menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Akibat selama ini menggunakan BBM nonsubsidi, terpaksa PT. Kereta Api (Persero) menaikkan tarif KA menjadi mahal dan berlipat.

"Kami sama-sama angkutan darat yang melayani masyarakat banyak. Tapi mengapa kami dilarang menggunakan BBM bersubsidi?," kata Ketua Serikat Pekerja PT. Kereta Api (Persero), Sri Nugroho dalam orasinya di kantor ESDM, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, (22/9/2011).

Mereka beralasan, dengan tingginya harga BBM nonsubsidi maka PT. Kereta Api (Persero) mengeluarkan biaya produksi sangat tinggi. Terpaksa PT. Kereta Api (Persero) membebankan biaya tersebut kepada pengguna jasa KA lewat harga tiket. Alhasil, masyarakat banyak yang beralih menggunakan angkutan pesawat atau mobil pribadi.

"Akibatnya, macet di mana-mana. Karena tarif kereta api tidak kompetitif dengan moda angkutan lain. Jika tarif kereta api murah, maka masyarakat lebih banyak yang kembali menggunakan kereta api," bebernya.

Selain itu, kebijakan BBM nonsubsidi juga membuat PT. Kereta Api (Persero) ditinggal pelanggan. Pengusaha beralih ke moda transportasi yang lebih murah seperti truk dan kontainer. Hal ini seperti yang terjadi di jalur Sumatera dan Jawa yang menjadi tulang punggung angkutan minyak dan hasil perkebunan.

"Karennya, kondisi jalan raya cepat rusak, polusi kendaraan dan kemacetan di berbagai titik jalan utama," teriak Sri yang disambut tepuk tangan oleh massa.

Setelah sempat berorasi selama 30 menit, aksi damai ini diterima Humas Kementerian ESDM. Berbeda dengan aksi demo pada umumnya, para pegawai PT. Kereta Api (Persero) ini beraksi dengan tertib, tanpa spanduk ataupun papan tuntutan.

"Kami meminta menteri ESDM membolehkan kereta api menggunakan BBM Bersubsidi. Jika tidak, kami akan mogok massal," cetus Sri.

(asp/lrn)

Sumber


Itu karena KA kan bukan otomotif,, liat aja pemerintah terutama SiBuaYa itu kan lebih menganakemaskan OTOMOTIF Red Bull


RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - UnionExpress - 22-09-2011

Makassar Dahului DKI

MAKASSAR, KOMPAS - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kota Makassar serta Pemerintah Kabupaten Maros dan Gowa akan segera memiliki jalur rel ringan (monorel) untuk mengatasi kemacetan. Pembangunan akan dilakukan PT Hadji Kalla yang menginvestasikan dana sebesar Rp 4 triliun untuk monorel sepanjang 34,3 kilometer.

Sebagai perbandingan, Pemprov DKI Jakarta sebetulnya telah mendirikan tiang-tiang monorel sejak enam tahun lalu, tetapi proyek itu telantar.

Direktur Pengembangan PT Hadji Kalla, Solihin Kalla, Senin (25/7), mengatakan, pembangunan monorel dibagi dalam tiga tahap, yakni rute Terminal Daya-Pasar Sentral (14,1 km), Terminal Daya-Bandara Sultan Hasanuddin (8,1 km), dan lingkar dalam Kota Makassar (12,1 km).

”Pembangunan tahap pertama akan dimulai setelah studi kelayakan selesai tahun depan,” kata Solihin seusai penandatanganan kesepakatan dengan Pemprov Sulsel, Pemkot Makassar, Pemkab Maros, dan Gowa. Hadir juga mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan istri.

Menurut Solihin, pembangunan tahap pertama diperkirakan menelan biaya Rp 2 triliun untuk pengerjaan tiang fondasi rel dan pembuatan kereta monorel oleh PT Bukaka Teknik Utama. Kelak, satu rangkaian kereta monorel terdiri atas tiga gerbong berkapasitas 276-329 orang.

Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengatakan, moda transportasi monorel cocok untuk kota metropolitan yang mulai terjangkit kemacetan. Kemacetan antara lain disebabkan pertumbuhan jumlah warga pengguna angkutan umum.

Di kota berpenduduk 1,5 juta jiwa ini, jumlah pengguna angkutan umum per hari terus meningkat dari 516.000 orang pada 2007 menjadi 600.000 orang pada tahun lalu. Pertumbuhan itu tidak sebanding dengan 4.000 angkutan umum yang menjadi satu-satunya moda transportasi publik di Makassar.

Jusuf Kalla berpendapat, biaya pembangunan moda transportasi monorel relatif lebih murah dibandingkan dengan busway dan kereta bawah tanah. Monorel nyaris tidak membutuhkan pembebasan lahan karena fondasi hanya menggunakan median jalan ukuran 1 x 1 meter persegi.

Rel kereta api

Sementara itu, pembangunan rel kereta api antara Puruk Cahu di Kabupaten Murung Raya dan Bangkuang di Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, ditargetkan dimulai pada awal tahun 2012. Jalur sepanjang sekitar 185 km itu akan digunakan untuk mengangkut batu bara. Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang di Palangkaraya mengatakan, proses pembangunan sudah tahap request for proposal. (RIZ/BAY)

Sumber: http://megapolitan.kompas.com/read/2011/07/26/03453069/Makassar.Dahului.DKI

Uhuyy... bentar lagi di Makassar ada monorail loh... selamat yah untuk kota makassar....


RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - Ken Aditya - 22-09-2011

Semoga sukses, ga terlantar kayak Jakarta, semoga kota-kota besar lain di Indonesia segera menyusul.


RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - love_alisa - 22-09-2011

sepertinya di Makassar difokuskan untuk angkutan wisata deh, bukan untuk angkutan massal...

saya pernah donlot rencana tata ruang transportasi kota Makassar, cuma udah gak tau kemana...

anyway, tetap saja menurut saya monorel bukanlah solusi masalah kemacetan...


RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - Ken Aditya - 22-09-2011

Seiring dengan peningkatan teknologi, pelayanan pasti semakin baik, ada beberapa hal kayaknya, sekarang mobilisasi jarak dekat saja sudah pake motor, ketika mau jalan kaki saja, tidak dapat merasa aman di kota-kota besar, sehingga kebutuhan kendaraan semakin tinggi, dan mungkin faktor tata kota juga, kompleks, masih banyak lagi, mohon koreksi.