Semboyan35 Indonesian Railfans
Berita Umum Menyangkut Kereta Api - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Peron (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: PPKA (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=12)
+--- Thread: Berita Umum Menyangkut Kereta Api (/showthread.php?tid=1687)



RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - Joe_cn - 13-09-2011

(13-09-2011, 07:51 AM)Eko Budy Santoso Wrote: KAbar Gembira buat pencinta KA Matarmaja dan KA Kertajaya ... semoga terwujud dengan proses yang lancar
[spoiler]
2012, Kereta Api Ekonomi Dilengkapi AC
KA Ekonomi tersebut di antaranya Matarmaja dan Kertajaya.
Senin, 12 September 2011, 23:49 WIB
Antique, Dwifantya Aquina
VIVAnews - PT Kereta Api Indonesia (persero) akan menambah fasilitas pendingin pada sejumlah kereta api kelas ekonomi pada 2012 mendatang.

Menurut Direktur Komersil PT. Kereta Api (Persero), Sulistyo Wimbo Harjito, KA Ekonomi tersebut di antaranya Matarmaja (Jakarta-Blitar-Malang) dan Kertajaya (Jakarta-Surabaya Pasar Turi).

"Tahun depan rencananya KA Ekonomi Matarmaja dan Kertajaya akan dilengkapi AC, namun jumlah rangkaiannya berapa belum bisa dipastikan. Itu wewenang Dirjen Perkeretapian Kementerian Perhubungan," kata Wimbo di gedung JRC, Juanda, Jakarta, Senin 12 September 2011.

Begitu pula terkait dengan penentuan tarif tiketnya nanti, menurut Wimbo, hal tersebut bukanlah kebijakan PT. Kereta Api (Persero), melainkan Kemenhub.

Seperti diketahui, dalam satu rangkaian Kereta Matarmaja terdiri dari 10 kereta kelas Ekonomi plus satu kereta makan (restorasi) dengan jumlah tempat duduk sebanyak 1.060 penumpang dan toleransi kapasitas angkut 1.590 penumpang. Sementara itu, interval tarif tiketnya sebesar Rp28.000-Rp55.000.

Sedangkan, Kereta Kertajaya baik jumlah rangkaian maupun kapasitas penumpang sama dengan Matarmaja. Hanya berbeda pada nilai tarif tiketnya yakni antara Rp28.000-Rp47.000.

Saat ini, sudah ada dua kereta kelas Ekonomi AC yang beroperasi yaitu KA Bogowonto jurusan Stasiun Pasar Senen-Stasiuan Kutoarjo yang diluncurkan pada tahun 2010 dan KA Gajah Wong jurusan Stasiun Pasar Senen-Stasiun Lempuyangan yang baru diluncurkan pada bulan lalu saat arus mudik Lebaran 2011.

Tarif tiket KA Bogowonto dibanderol Rp70.000 per orang, sedangkan tiket KA Gajah Wong sebesar Rp120.000 per orang. Nilai ini dua kali lipat tarif ekonomi tanpa AC. (umi)
• VIVAnews
[/spoiler]
Bener memang, kalo menurut saya juga kereta2 k-3 yang perlu diberi fasilitas pendingin ruangan adalah k-3 yang mempunyai rute yang sangat jauh.



RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - ojat_bk - 13-09-2011




RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - dany cristian - 13-09-2011




RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - Joe_cn - 13-09-2011

(13-09-2011, 11:30 AM)ojat_bk Wrote:
(13-09-2011, 10:33 AM)Joe_cn Wrote: Bener memang, kalo menurut saya juga kereta2 k-3 yang perlu diberi fasilitas pendingin ruangan adalah k-3 yang mempunyai rute yang sangat jauh.

Sebenarnya sangat bagus program pengadaan K3 AC ini. Tapi kl dilihat apakah tarif yang ditetapkan tdk memberatkan masyarakat? Gajahwong aja tarifnya 120 rb. Bgmn dgn Matar dan Kerta nanti jika sdah K3 AC? Bisa2 hampir menyentuh 200rb... Xie XieXie Xie

Kayaknya Matar k-3 tanpa Ac akan terus tetap berjalan ya seperti Bogo dengan Progo, dan Kutut dengan bogowontonya mas.



RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - UnionExpress - 13-09-2011

2014, Jalur Utara Jawa Seluruhnya Double Track

Jalur Rel pantai utara Pulau Jawa saat ini yang menghubungkan Jakarta dan Surabaya, hanya sebagian yang memiliki jalur ganda. Pada tahun 2014 nanti, jalur sepanjang 830 km semuanya akan menjadi double track atau jalur ganda. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono ketika inspeksi kesiapan jalur ganda di Stasiun Semarang Tawang, Selasa (5/7). Dalam inspeksi ini, Wamenhub didampingi oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian, Tundjung Inderawan serta beberapa perwakilan dari instansi terkait.

“Kita tadi melihat, bagaimana langkah-langkah yang mesti kami lakukan, khususnya dalam mempercepat double tracking di pantai utara pulau jawa, antara Cirebon – Semarang, Semarang – Surabaya, agar 2013 semuanya sudah kita selesaikan, sehingga 2014 sudah beroperasi dengan pola double track,” tutur Bambang sesaat setelah turun dari Kereta Api Inspeksi (KAIS) Wijayakusuma. Bambang menjelaskan, dengan adanya pola double track ini diharapkan bisa meningkatkan kapasitas kereta api di jalur utara Jawa, baik untuk membawa penumpang maupun mengangkut barang. “Kita juga ingin membagi beban jalan, karena saat ini, angkutan barang 90 persennya menggunakan jalan raya,” terangnya.

Ia menambahkan di beberapa titik sudah dilakukan pengerjaan double track antara Cirebon dan Semarang. “Kita sudah melihat pengerjaan fisik, dan saya kira secara bertahap semuanya akan kita selesaikan, insya Allah dalam dua tahun anggaran dengan pola multi years yang nantinya pada 2014 bisa digunakan,” ujarnya.

Senada dengan Wamenhub, Tundjung mengemukakan pola pendanaan multi years lewat APBN akan digunakan dalam pembiayaan pembangunan double track ini. “Secara total yang dibutuhkan untuk menyelesaikan double track ini sekitar 9 trilyun. Untuk tahun ini kita diberikan 2.8 trilyun,” ujar Tundjung.

Saat ini jalur rel antara Jakarta – Semarang yang sudah double track baru beberapa bagian. Jakarta – Cirebon sudah memiliki double track, Cirebon – Brebes masih single track, Brebes – Petarukan sudah double track, Petarukan – Semarang sedang dalam proses pengerjaan fisik, dan Semarang – Surabaya masih single track. Dengan adanya double track ini, selain bisa meningkatkan jumlah perjalanan kereta api, juga bisa meningkatkan keselamatan. (Humaska)

Sumber: http://www.bumn.go.id/keretaapi/galeri/indonesia-2014-jalur-utara-jawa-seluruhnya-double-track/


RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - Warteg - 13-09-2011

^^..........
Yang penting dananya jangan dikorupsi NgikikNgikik


RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - UnionExpress - 14-09-2011

PENDAPATAN PT. Kereta Api Indonesia (Persero)
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tak banyak raup untung selama momen mudik Lebaran 2011

JAKARTA. Selama momen mudik dan Lebaran 2011, PT Kereta Api Indonesia (PT. Kereta Api Indonesia (Persero)) tak banyak dapat untung.

Terhitung dari masa angkutan Lebaran yang di tetapkan selama 20 hari, mulai dari 23 Agustus - 11 September 2011, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) membukukan pendapatan sebesar Rp 209 miliar. Jumlah itu tak banyak naik di bandingkan tahun lalu yang pendapatannya berjumlah Rp 207 miliar.

Penurunan pendapatan ini lantaran selama pelaksanaan angkutan Lebaran tahun 2011, ada penurunan volume penumpang. Dari masa angkutan yang ditetapkan selama 20 hari tercatat sebanyak 2.555.314 penumpang yang menggunakan angkutan kereta api. Turun 20,59% dari jumlah penumpang tahun lalu yang mencapai 3.081.532 penumpang.

Jumlah kereta api yang di operasikan pun juga berkurang. Pasalnya ada penurunan gerbong eksekutif dan bisnis. “Ada 3% penurunan di kelas eksekutif yang disebabkan 34 gerbong masih dalam perbaikan di Inka (PT Industri Kereta Api ) dan ada 4% gerbong yang kelas bisnis yang digunakan untuk gerbong barang,” Kata Ignatius Jonan, Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero).

Total jumlah Kereta Api yang dioperasikan untuk angkutan Lebaran sebanyak 226 unit yang terdiri dari 198 KA reguler dan 28 KA tambahan Lebaran.

Meski jumlahnya menurun, namun animo masyarakat menggunakan angkutan kereta api tetap tinggi. Untuk itu PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengupayakan penambahan 230 unit atau 23 rangkaian dengan kapasitas angkut 25.000 orang untuk meningkatkan kapasitas angkutan Lebaran 2012. "Kami sudah usulkan pada komisi V DPR agar kereta kelas K3 atau kelas bisnis ditambah," Kata Jonan.

PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga sedang menyiapkan dua kereta ekonomi yang akan diperbarui menjadi kereta ekonomi AC. “Kita sedang menyiapkan Kereta Kertajaya dan Matarmaja yang di harapkan pada pertengahan tahun 2012 sudah bisa beroperasi,” Tambah Jonan.

Menurut Aditya Dwi Laksana, Wakil Ketua Forum Perkeretaapian Masyarakat Transportasi, ada perbedaan mengenai pelaksanaan angkutan perkeretaapian, yakni pada kapasitas angkut penumpang yang semakin menurun. “Ada pembatasan kapasitas sehingga secara keseluruhan menurun,” kata Aditya.

Dampaknya, pengguna jasa mendapatkan tingkat pelayanan yang lebih bagus, Tapi banyak juga yang tidak terangkut. Aditya juga mengemukakan jika PT. Kereta Api Indonesia (Persero) harusnya merevitalisasi angkutan Lebaran serta memberi anggaran lebih bagi perkeretaapian untuk penambahan sarana dan armada. “Namun secara umum saya memberikan apresiasi karena zero accident.” Kata Aditya.

Sumber: http://industri.kontan.co.id/v2/read/1315911238/77325/PT-KAI-tak-banyak-raup-untung-selama-momen-mudik-Lebaran-2011


RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - dany cristian - 14-09-2011




RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - sonyazis - 14-09-2011




RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - codinda31 - 15-09-2011