Semboyan35 Indonesian Railfans
ka.SEMBRANI - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=5)
+--- Forum: Lintas Utara (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=14)
+--- Thread: ka.SEMBRANI (/showthread.php?tid=1170)



RE: ka.SEMBRANI - adityasu - 04-11-2011

(04-11-2011, 08:58 PM)arif96 Wrote:
(04-11-2011, 07:19 PM)adityasu Wrote: info dong sembrani dr jakarta akhir2 ini sampe surabaya pasar turi jam brp ya?

Sekitar jam 7 - 1/2 8 pagi Tersenyuum

waduh telatnya lumayan lama juga ya kalo misalnya nih saya ngejar ABA dr surabaya yg jam 8 keburu gak ya


RE: ka.SEMBRANI - Billy Dancing - 04-11-2011

(04-11-2011, 09:36 PM)adityasu Wrote:
(04-11-2011, 08:58 PM)arif96 Wrote:
(04-11-2011, 07:19 PM)adityasu Wrote: info dong sembrani dr jakarta akhir2 ini sampe surabaya pasar turi jam brp ya?

Sekitar jam 7 - 1/2 8 pagi Tersenyuum

waduh telatnya lumayan lama juga ya kalo misalnya nih saya ngejar ABA dr surabaya yg jam 8 keburu gak ya

Biasanya keburu, asal jangan megang tiket Ka 1 dulu, nanti kalau telat piye ? Hahaha...
Tapi, akhir-akhir ini udah mendingan kok, dateng antara 06:34-07:30 kata RF Daop 8. Seringnya sih pukul 06:55 katanya.


RE: ka.SEMBRANI - Gopar new image - 04-11-2011

Suka keburu sih
biasanya sembrani masuk gak lama ABA dilangsir ke jalur 1 tapi hoki2an Xie Xie





RE: ka.SEMBRANI - Kutukupret - 09-11-2011

maaf sebelumnya ,ane cuma mau tanya

crew restorasi sembrani akhir2 ini gimana gan?

di forum tetangga ada yg komplen Sedih

[spoiler=buka]
exia.meister;545726131 Wrote:Kejadiannya pada hari Jumat, 4 November 2011. Saya berencana pulang ke Tegal dengan menggunakan kereta. Saya sudah memesan tiket Cirebon Ekspres Eksekutif di kereta 1 dengan nomor kursi 6c. Pada Jumat pagi tiba-tiba saya ditelepon pihak PT. KAI. Mereka mengintruksikan agar saat saya tiba di stasiun (saya berangkat dari Stasiun Jatinegara) saya disuruh lapor ke posko di dalam stasiun. Satu jam sebelum keberangkatan saya tiba di stasiun jatinegara. Saya langsung ke posko seperti yg PT. KAI intruksikan. Nah disitu saya diberitahu bahwa ternyata ada kesalahan dalam penyediaan tiket. Jadi terdapat dua tiket untuk kursi yang sama. Alasan mereka karena sistem penjualan tiket yang baru. Jadi saya adalah pembeli kedua dari kursi kereta cireks tersebut. Solusi dari mereka adalah saya dipindahkan ke kereta Sembrani. Kejadian ini bukan hanya dialami oleh saya, jadi ada beberapa orang yang mengalami hal yang sama. Saya mulai emosi disitu, wajar karena saya tidak bersalah membeli tiket tersebut, kan mereka yang menjual tiketnya, saya hanya konsumen. Jadi kereta sembrani itu berangkat jam 19.30, padahal cireks berangkat pukul 18.30. Saya rugi waktu 1 jam. Dan parahnya, kereta sembrani tidak berhenti di stasiun jatinegara. Jadi saya disuruh ke stasiun gambir untuk menaiki sembrani. Emosi saya bertambah. Saya bilang ke mereka, bagaimana caranya saya bisa sampai gambir dan harus diantar!

Akhirnya saya diantar salah seorang petugas sampai stasiun gambir dengan menaiki kereta parahyangan. Sesampai disitu tiket saya ditulisi gerbong 6 kursi 6c, itu adalah nomor kursi saya di sembrani. Saya diberi snack donat (mungkin ini salah satu bentuk permintaan maaf dari mereka) dan disuruh menunggu sampai sembrani berangkat. Karena waktu keberangkatan masih lama, saya sempatkan makan dulu.

Kereta sembrani berangkat. Gerbong 6 dipenuhi dengan orang-orang yang mengalami kejadian seperti saya. Sesaat setelah jalan, kami diberi 'suguhan' kopi hangat dari PT. KAI. Sungguh menghangatkan badan di malam yang penuh dengan emosi ini. Dan beberapa lama kemudian kami juga di'kasih' nasi dengan bistik sapi. Saya berpikir, mungkin ini bentuk permintaan maaf mereka karena kejadian double-ticket yang tentunya merugikan kami.

Disinilah parahnya. Saat saya sedang tidur, tiba-tiba dua petugas membangunkan saya dan menanyai saya apakah saya makan dan minum kopi tadi. Kontan saya jawab iya. Lalu mereka bilang, "semuanya 50.000 pak". Terkejut saya.

Saat mereka membagi kopi, mereka tidak menawarkan. Mereka langsung menaruh kopi tersebut ke pangkuan saya. Coba anda di posisi saya, pasti anda berpikiran kopi itu pemberian kan? Kan saya tidak pernah memesannya. Dan semua orang yang ada disitu pun diberi kopi semua. Otomatis semua juga mengira itu gratis kan??!

Sama juga dengan nasi bistik. Mereka langsung menaruhnya selayaknya mereka itu memberi. Jadi semua orang juga memakannya dengan lahap. Parahnya itu juga bayar!!!! Padahal kami tidak pernah memesannya!!! Dan dengan harga yang sangat mahal. 50.000!!!!!

Bukan hanya itu, ada kejadian lain lagi. Semua penumpang yang turun di Babakan dan Brebes, dipindahkan lagi ke cireks !! Jadi bisa dibilang mereka di'oper' dua kali! Terjadilah semacam protes dari mereka yang dipindahkan. Kami yang turun di Tegal tidak pindah lagi.

Dengan kejadian ini saya menyatakan rasa KECEWA terhadap pelayanan PT. KAI. Bukankah seharusnya mereka melayani kami dengan JUJUR!
Saya ingin semua orang di Indonesia tahu akan kejadian ini. Agar jika ada kejadian seperti ini lagi, mereka tidak akan memakan nasi bistik dan kopi itu lagi, sehingga tidak perlu membayar uang 50.000 untuk sesuatu yang tidak kita ingin/pesan.

Terima kasih buat agan/aganwati yang udah ngebaca. Saya cuma ingin meluapkan rasa kecewa saya.
[/spoiler]

SUMBER

mungkin anggapan ybs semua itu gratis/termasuk fasilitas atau mungkin sebagai balasan ata kekecewaan karna sudah di oper kereta,kesian juga yg ndak tau klo itu harusnya bayar ,mudah2an kejadian seperti ini tidak terulang lagi di sepur2 lain Pisss ahhh...







RE: ka.SEMBRANI - adinugroho - 09-11-2011

(09-11-2011, 10:42 AM)Kutukupret Wrote: maaf sebelumnya ,ane cuma mau tanya

crew restorasi sembrani akhir2 ini gimana gan?

di forum tetangga ada yg komplen Sedih

[spoiler=buka]
exia.meister;545726131 Wrote:Kejadiannya pada hari Jumat, 4 November 2011. Saya berencana pulang ke Tegal dengan menggunakan kereta. Saya sudah memesan tiket Cirebon Ekspres Eksekutif di kereta 1 dengan nomor kursi 6c. Pada Jumat pagi tiba-tiba saya ditelepon pihak PT. KAI. Mereka mengintruksikan agar saat saya tiba di stasiun (saya berangkat dari Stasiun Jatinegara) saya disuruh lapor ke posko di dalam stasiun. Satu jam sebelum keberangkatan saya tiba di stasiun jatinegara. Saya langsung ke posko seperti yg PT. KAI intruksikan. Nah disitu saya diberitahu bahwa ternyata ada kesalahan dalam penyediaan tiket. Jadi terdapat dua tiket untuk kursi yang sama. Alasan mereka karena sistem penjualan tiket yang baru. Jadi saya adalah pembeli kedua dari kursi kereta cireks tersebut. Solusi dari mereka adalah saya dipindahkan ke kereta Sembrani. Kejadian ini bukan hanya dialami oleh saya, jadi ada beberapa orang yang mengalami hal yang sama. Saya mulai emosi disitu, wajar karena saya tidak bersalah membeli tiket tersebut, kan mereka yang menjual tiketnya, saya hanya konsumen. Jadi kereta sembrani itu berangkat jam 19.30, padahal cireks berangkat pukul 18.30. Saya rugi waktu 1 jam. Dan parahnya, kereta sembrani tidak berhenti di stasiun jatinegara. Jadi saya disuruh ke stasiun gambir untuk menaiki sembrani. Emosi saya bertambah. Saya bilang ke mereka, bagaimana caranya saya bisa sampai gambir dan harus diantar!

Akhirnya saya diantar salah seorang petugas sampai stasiun gambir dengan menaiki kereta parahyangan. Sesampai disitu tiket saya ditulisi gerbong 6 kursi 6c, itu adalah nomor kursi saya di sembrani. Saya diberi snack donat (mungkin ini salah satu bentuk permintaan maaf dari mereka) dan disuruh menunggu sampai sembrani berangkat. Karena waktu keberangkatan masih lama, saya sempatkan makan dulu.

Kereta sembrani berangkat. Gerbong 6 dipenuhi dengan orang-orang yang mengalami kejadian seperti saya. Sesaat setelah jalan, kami diberi 'suguhan' kopi hangat dari PT. KAI. Sungguh menghangatkan badan di malam yang penuh dengan emosi ini. Dan beberapa lama kemudian kami juga di'kasih' nasi dengan bistik sapi. Saya berpikir, mungkin ini bentuk permintaan maaf mereka karena kejadian double-ticket yang tentunya merugikan kami.

Disinilah parahnya. Saat saya sedang tidur, tiba-tiba dua petugas membangunkan saya dan menanyai saya apakah saya makan dan minum kopi tadi. Kontan saya jawab iya. Lalu mereka bilang, "semuanya 50.000 pak". Terkejut saya.

Saat mereka membagi kopi, mereka tidak menawarkan. Mereka langsung menaruh kopi tersebut ke pangkuan saya. Coba anda di posisi saya, pasti anda berpikiran kopi itu pemberian kan? Kan saya tidak pernah memesannya. Dan semua orang yang ada disitu pun diberi kopi semua. Otomatis semua juga mengira itu gratis kan??!

Sama juga dengan nasi bistik. Mereka langsung menaruhnya selayaknya mereka itu memberi. Jadi semua orang juga memakannya dengan lahap. Parahnya itu juga bayar!!!! Padahal kami tidak pernah memesannya!!! Dan dengan harga yang sangat mahal. 50.000!!!!!

Bukan hanya itu, ada kejadian lain lagi. Semua penumpang yang turun di Babakan dan Brebes, dipindahkan lagi ke cireks !! Jadi bisa dibilang mereka di'oper' dua kali! Terjadilah semacam protes dari mereka yang dipindahkan. Kami yang turun di Tegal tidak pindah lagi.

Dengan kejadian ini saya menyatakan rasa KECEWA terhadap pelayanan PT. KAI. Bukankah seharusnya mereka melayani kami dengan JUJUR!
Saya ingin semua orang di Indonesia tahu akan kejadian ini. Agar jika ada kejadian seperti ini lagi, mereka tidak akan memakan nasi bistik dan kopi itu lagi, sehingga tidak perlu membayar uang 50.000 untuk sesuatu yang tidak kita ingin/pesan.

Terima kasih buat agan/aganwati yang udah ngebaca. Saya cuma ingin meluapkan rasa kecewa saya.
[/spoiler]

SUMBER

mungkin anggapan ybs semua itu gratis/termasuk fasilitas atau mungkin sebagai balasan ata kekecewaan karna sudah di oper kereta,kesian juga yg ndak tau klo itu harusnya bayar ,mudah2an kejadian seperti ini tidak terulang lagi di sepur2 lain Pisss ahhh...

Sori OOT tapi perlu: Adik saya pernah mengalami kejadian serupa waktu naik ABA GMR-SMT beberapa waktu lalu, tiba2 disodori bistik & teh hangat sama prami, dipikirnya gratis (maklum adik saya biasa naik kereta bersayap hehe). Akhirnya ditagih Rp 35.000. Adik saya sempat bersetigang waktu ditagih & akhirnya telpon saya. Saya kasih tau bayar aja tapi minta bonnya, di bon itu ada no SMS customer complain. Lalu adik saya SMS & bilang merasa dijebak. Akhirnya petugas Restorka yg lain datang & minta maaf lalu mengembalikan uang Rp 35.000 ke adik saya.


RE: ka.SEMBRANI - Andrew_CN - 09-11-2011

(09-11-2011, 01:25 PM)adinugroho Wrote:
(09-11-2011, 10:42 AM)Kutukupret Wrote: maaf sebelumnya ,ane cuma mau tanya

crew restorasi sembrani akhir2 ini gimana gan?

di forum tetangga ada yg komplen Sedih

[spoiler=buka]
exia.meister;545726131 Wrote:Kejadiannya pada hari Jumat, 4 November 2011. Saya berencana pulang ke Tegal dengan menggunakan kereta. Saya sudah memesan tiket Cirebon Ekspres Eksekutif di kereta 1 dengan nomor kursi 6c. Pada Jumat pagi tiba-tiba saya ditelepon pihak PT. KAI. Mereka mengintruksikan agar saat saya tiba di stasiun (saya berangkat dari Stasiun Jatinegara) saya disuruh lapor ke posko di dalam stasiun. Satu jam sebelum keberangkatan saya tiba di stasiun jatinegara. Saya langsung ke posko seperti yg PT. KAI intruksikan. Nah disitu saya diberitahu bahwa ternyata ada kesalahan dalam penyediaan tiket. Jadi terdapat dua tiket untuk kursi yang sama. Alasan mereka karena sistem penjualan tiket yang baru. Jadi saya adalah pembeli kedua dari kursi kereta cireks tersebut. Solusi dari mereka adalah saya dipindahkan ke kereta Sembrani. Kejadian ini bukan hanya dialami oleh saya, jadi ada beberapa orang yang mengalami hal yang sama. Saya mulai emosi disitu, wajar karena saya tidak bersalah membeli tiket tersebut, kan mereka yang menjual tiketnya, saya hanya konsumen. Jadi kereta sembrani itu berangkat jam 19.30, padahal cireks berangkat pukul 18.30. Saya rugi waktu 1 jam. Dan parahnya, kereta sembrani tidak berhenti di stasiun jatinegara. Jadi saya disuruh ke stasiun gambir untuk menaiki sembrani. Emosi saya bertambah. Saya bilang ke mereka, bagaimana caranya saya bisa sampai gambir dan harus diantar!

Akhirnya saya diantar salah seorang petugas sampai stasiun gambir dengan menaiki kereta parahyangan. Sesampai disitu tiket saya ditulisi gerbong 6 kursi 6c, itu adalah nomor kursi saya di sembrani. Saya diberi snack donat (mungkin ini salah satu bentuk permintaan maaf dari mereka) dan disuruh menunggu sampai sembrani berangkat. Karena waktu keberangkatan masih lama, saya sempatkan makan dulu.

Kereta sembrani berangkat. Gerbong 6 dipenuhi dengan orang-orang yang mengalami kejadian seperti saya. Sesaat setelah jalan, kami diberi 'suguhan' kopi hangat dari PT. KAI. Sungguh menghangatkan badan di malam yang penuh dengan emosi ini. Dan beberapa lama kemudian kami juga di'kasih' nasi dengan bistik sapi. Saya berpikir, mungkin ini bentuk permintaan maaf mereka karena kejadian double-ticket yang tentunya merugikan kami.

Disinilah parahnya. Saat saya sedang tidur, tiba-tiba dua petugas membangunkan saya dan menanyai saya apakah saya makan dan minum kopi tadi. Kontan saya jawab iya. Lalu mereka bilang, "semuanya 50.000 pak". Terkejut saya.

Saat mereka membagi kopi, mereka tidak menawarkan. Mereka langsung menaruh kopi tersebut ke pangkuan saya. Coba anda di posisi saya, pasti anda berpikiran kopi itu pemberian kan? Kan saya tidak pernah memesannya. Dan semua orang yang ada disitu pun diberi kopi semua. Otomatis semua juga mengira itu gratis kan??!

Sama juga dengan nasi bistik. Mereka langsung menaruhnya selayaknya mereka itu memberi. Jadi semua orang juga memakannya dengan lahap. Parahnya itu juga bayar!!!! Padahal kami tidak pernah memesannya!!! Dan dengan harga yang sangat mahal. 50.000!!!!!

Bukan hanya itu, ada kejadian lain lagi. Semua penumpang yang turun di Babakan dan Brebes, dipindahkan lagi ke cireks !! Jadi bisa dibilang mereka di'oper' dua kali! Terjadilah semacam protes dari mereka yang dipindahkan. Kami yang turun di Tegal tidak pindah lagi.

Dengan kejadian ini saya menyatakan rasa KECEWA terhadap pelayanan PT. KAI. Bukankah seharusnya mereka melayani kami dengan JUJUR!
Saya ingin semua orang di Indonesia tahu akan kejadian ini. Agar jika ada kejadian seperti ini lagi, mereka tidak akan memakan nasi bistik dan kopi itu lagi, sehingga tidak perlu membayar uang 50.000 untuk sesuatu yang tidak kita ingin/pesan.

Terima kasih buat agan/aganwati yang udah ngebaca. Saya cuma ingin meluapkan rasa kecewa saya.
[/spoiler]

SUMBER

mungkin anggapan ybs semua itu gratis/termasuk fasilitas atau mungkin sebagai balasan ata kekecewaan karna sudah di oper kereta,kesian juga yg ndak tau klo itu harusnya bayar ,mudah2an kejadian seperti ini tidak terulang lagi di sepur2 lain Pisss ahhh...

Sori OOT tapi perlu: Adik saya pernah mengalami kejadian serupa waktu naik ABA GMR-SMT beberapa waktu lalu, tiba2 disodori bistik & teh hangat sama prami, dipikirnya gratis (maklum adik saya biasa naik kereta bersayap hehe). Akhirnya ditagih Rp 35.000. Adik saya sempat bersetigang waktu ditagih & akhirnya telpon saya. Saya kasih tau bayar aja tapi minta bonnya, di bon itu ada no SMS customer complain. Lalu adik saya SMS & bilang merasa dijebak. Akhirnya petugas Restorka yg lain datang & minta maaf lalu mengembalikan uang Rp 35.000 ke adik saya.

diidentifikasi brarti pada saat awal2 jalan ada 2 kemungkinan:
~ di K1 6 itu suara dari sound system terlalu kecil sampe ga kedengeran sama penumpang
~ penumpang uda punya mindset info & entertainment dari KATV yg disiarkan ga da yg penting karna cuma itu2 aja
karna kalo emank orang itu denger ato liat info yg ada di KATV, pasti dia ngerti ada pengumuman soal tuslah yg uda ga dibagiin scara gratis lagi tepat pada saat2 awal si prama prami lagi membagikan jebakan batman itu.
tapi 1 yg jlas dari keluhan forum tetangga itu bahwa dia bukan bner2 RF ato pengguna rutin K1, karna ini kan hal klasik yg uda terjadi trus menerus dalem kurun waktu lebih dari 1,5 taun, RF aja musthail kayaknya kalo masi ada yg ga tau & pengumuman nya itu juga masi ada disiarin koq sampe skarang di tiap KA satwa & argo.

masalah yg paling klasik dari KM ya memank sperti ini, khususnya (maaf kata aja kalo gw jujur yak) crew reska DAOP VIII, ga cuma sembrani & anggrek aja, tapi hal serupa juga pernah kejadian di bima, bahkan coba tilik di trit mutsel saat crew reska sana menghargai handuk anget goceng/seat.
kalo wilis selamet dari jebakan batman karna pengelola nya reska DAOP II.

masalah ini bnernya kalo gw tilik si percuma diaduin lewat kapten KA doank, karna hal ini uda menjamur bagi smua crew reska DAOP VIII & mreka berpikir kalo ga bgitu dagangan mreka ga laku. Mreka merasa aman slama ini dari kantor pusat ga menegor walopun penumpang memank complain jadi ya mreka lakukan jebakan ini terus & terus. kalo mau bner2 berantas jebakan ini sbenernya si ya butuh samperin langsung ke kantor pusat reska DAOP VIII nya, karna kalo strategi menghindari jebakan sperti ini cuma dengan menyebarkan via media massa uda terbukti slama 1,5 taun lebih ini ga mempan bagi pihak sana.
perusahaan yg terus berkembang pasti jujur dengan komplain costumer baik bawahan & atasannya, tapi sayangnya kalo dari mata gw sendiri jujur aja mreka bukan type anak perusahaan yg bner2 mau berkembang (hal ini khusus diarahkan ke reska DAOP VIII, no offense buat DAOP & DIVRE laennya) gw bukan orang yg fanatik dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) & anak2 perusahaannya, so I do mean what I say


RE: ka.SEMBRANI - Gopar new image - 09-11-2011

reska DAOP VIII emang gila kalo jualan makanan
lagi naek ABA jus dijual 20k padahal di gopar cum 7k kalo gak salah Bethe
sepertinya kelakuan kayak gini mesti dilaporin ke kantor pusat deh



RE: ka.SEMBRANI - codinda31 - 10-11-2011

Tanya donk, rencana saya mau ke naik KA 36.. berenti normal di bekasi ga?


RE: ka.SEMBRANI - Andrew_CN - 10-11-2011

(10-11-2011, 08:05 PM)codinda31 Wrote: Tanya donk, rencana saya mau ke naik KA 36.. berenti normal di bekasi ga?

sembrani mah kayaknya dari jaman lahirnya sampe skarang ga da yg brenti normal BKS kang KA 35 atopun 36nya


RE: ka.SEMBRANI - codinda31 - 11-11-2011

(10-11-2011, 11:27 PM)Andrew_CN Wrote:
(10-11-2011, 08:05 PM)codinda31 Wrote: Tanya donk, rencana saya mau ke naik KA 36.. berenti normal di bekasi ga?

sembrani mah kayaknya dari jaman lahirnya sampe skarang ga da yg brenti normal BKS kang KA 35 atopun 36nya

makasih kang Andrew, maklumlah jarang naik lintas utara.Sedih