Semboyan35 Indonesian Railfans
Tragedi Bintaro 19 Oktober 1987 - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=5)
+--- Forum: Peristiwa Luarbiasa dan PLH (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=40)
+--- Thread: Tragedi Bintaro 19 Oktober 1987 (/showthread.php?tid=876)

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45


RE: Tragedi Bintaro - wemsjunior - 04-06-2011

junior ikut komeng ya gan Ngeledek

ane belum lahir gan waktu kejadian ini gan, tp ane penasaran ma kejadiannya, soalnya banyak yg cerita Bingung

pas gabung disini, trus baca trit ini ane jadi merinding bacanya, ngeri jg yah kalo terjadi lg, apalagi kalo berada pas di TKP, wuih gak kebayang Nangis

sebenernya ane udh lama seneng KA gan, tapi baru tau ada forum ginian, jadi baru gabung deh Ngeledek

[sori om momod kalo OOT Eh iya lupa...]


RE: Tragedi Bintaro - pardjono - 04-06-2011

@ RF wemsjunior
Selamat bergabung. Tepuk Tangan Silahkan dilanjut, dijamin seru dan krasan. Top Banget



RE: Tragedi Bintaro - kikansha_otaku - 05-06-2011


bantuin benerin artikelnya donk:
http://en.wikipedia.org/wiki/Bintaro_train_crash




RE: Tragedi Bintaro - muhammad bilal - 05-06-2011

Nenek saya yg pergi ke tkp melihat ada anak kecil tanpa kepala di persambungan kereta,kepalanya di luar...hiiii seremm..


RE: Tragedi Bintaro - MrBlackSun - 16-06-2011

Tragedi inilah yang membuat silent rider seperti saya tergerak untuk posting setelah membaca dari awal mpe akhir.

Pelajaran yang bisa dipetik adalah jangan menyepelekan sesuatu.
Ada beberapa hal yang saya ingin komentari dari beberapa postingan yang saya anggap sebagai fakta kejadian :

1. Meskipun semua orang yang terkait dengan peristiwa ini semua bersalah, terutama Kambingers yang membuat kondisi lokomotif jadi buruk bagi psikologi pak Slamet, tapi yang saya sayangkan adalah pernyataan PPKA KBY Umriyadi.
Statemen dia membuat saya dongkol dan dialah satu-satunya petugas yang membuat saya menjadi benci, dikarenakan sikap arogan beliau "gw nggak salah, elu aja bla bla bla...". Sedangkan bagi pak djamhari dan pak slamet, saya lebih ke simpati yang mendalam tanpa rasa dongkol, dikarenakan meskipun mereka lalai, tapi sikap mereka yang masih manusiawi dan kebetulan saja takdir mereka yang sedang apes.

2. Seharusnya manajemen, petugas atau apalah, yang bertanggung jawab akan penuhnya lok pak Slamet memegang kunci pokok akan terjadinya perisitwa ini, setidaknya itu menurut saya. Sebab kondisi lok yang bonafit tentunya akan menyebabkan psikologi yang berbeda kepada pak Slamet, apalagi jam-jam tersebut adalah jam "grusa-grusu" bagi banyak orang.

3. Khusus untuk Setan Kambingers yang membisiki pak Slamet bahwa sinyal itu adalah sinyal berangkat. Jika dia adalah salah satu korban PLH (yang nyawanya hari itu ada kemungkinan 99% melayang karena ada di sekitaran lok) maka semoga Yang Maha Kuasa mengampuni dosa besar yang telah dilaksanakan. Namun jika dia ada di luar jalur KA atau bukan penumpang, maka dia pasti menanggung beban yang amat berat (jika dia masih seorang manusia, bukan setan) karena memeberikan "bisikan" yang menyesatkan pada pak Slamet. Derita pak Slamet barangkali menyebabkan kemungkinan beberapa kali pak Slamet lebih berangan-angan untuk mati saat kejadian daripada hidup. Tapi Yang di Atas berketentuan lain.

demikian wassalam. Bye Bye


RE: Tragedi Bintaro - Billy Dancing - 17-06-2011

Kasihan Pak Slamet.. Sad


RE: Tragedi Bintaro - Ken Aditya - 17-06-2011

Mengerikan luar biasa


RE: Tragedi Bintaro - wemsjunior - 17-08-2011

mengerikan, ane belum lahir waktu itu T.T


RE: Tragedi Bintaro - satria banyubiru - 06-10-2011

pak slamet pun di pecat tanpa pesangon dan sekarang jualan rokok di kios kecil dekat stasiun purwokerto dan masih sering memberikan nasihat kepada masinis2 yg masih bertugas agar selalu waspada dan bertanggung jawab pada saat tugas


RE: Tragedi Bintaro - r1zq1sbp - 07-10-2011

kasian... banget... jadi Sedih....