Semboyan35 Indonesian Railfans
Banyak KRL tidak Layak - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forum-5.html)
+--- Forum: Penumpang Komuter (Commuterline, Jakarta MRT, LRT Jabodebek, LRT Jakarta) (https://www.semboyan35.com/forum-21.html)
+--- Thread: Banyak KRL tidak Layak (/thread-5335.html)

Pages: 1 2 3 4 5 6 7


RE: Banyak KRL tidak Layak - bonbon - 27-03-2012

[spoiler]
(26-03-2012, 08:22 PM)tomrys Wrote:
(26-03-2012, 02:46 PM)eling Wrote: namanya juga barang bekas mas....hehehe....
(25-03-2012, 05:45 PM)Dana Komuter Wrote: Update terkini :
[Image: 15i6hxj.jpg]
Seri yang ini 6267 ACnya amat sangat tidak dingin... Kami kepanasan utk sekaliber koridor Serpong - Tn. Abang...

Ironisnya... kalau saja aku naik bbrp menit sebelumnya bisa menikmati dinginnya AC di serie 7100 tuh... Sayang sekali....

barang bekas ny udah lama lagi..
[/spoiler]
terima saja dengan ikhlas & syukuri apa adanya, ngacung telunjuk siapa saja hayooo yg paling setuju KRL bekas Ngakak


RE: Banyak KRL tidak Layak - Naufal 88 - 16-06-2012

Menurut saya ini masalahnya mengapa KRL tidak layak:

1. Jalur kereta komuterr dan kereta jarak jauh masih digabung.
2. KRL sekarang banyak berhenti dan harus mengalah dengan Kereta antar kota
3. KRL datang setiap waktu diatas 5 menit...Kayaknya sih KRL datang setiap 8 atau 10 menit sehingga rangkaiannya di setiap gerbong penuh...tidak seperti di negara maju...seperti Jepang...krl di jepang datang setiap dua menit
4. Kepenuhan orang
5. Perjalanan belum nyaman....suara rel masih terdengar sewaktu perjalanan didalam kereta
6. Belum ada MRT...kalau mrt sudah ada, saya yakin KRL akan jauh lebih layak dipakai
7. Keterlambatan meninbulkan korban yg banyak
8. Jumlah krl belum cukup banyak
9. Mungkin jumlah kecelakaan masih banyak
10. Harga belum terjangkau



8.

[Image: 113303_kereta-di-dipo-krl-depok_300_225.jpg]

Ini KRL paling layak bagi saya....ACnya dingin banget....Pas naik ini hari minggu perjalanan dari Jakarta sampai Bekasi cuma 25 menit


RE: Banyak KRL tidak Layak - Maulana Malik - 17-06-2012

Seri TM6000 & TM7000 emang ACnya adem puolll Top Banget Calon AC yang sauna sih JR203, pernah naik, ga berasa ACnya Sakit


RE: Banyak KRL tidak Layak - tomrys - 18-06-2012

(17-06-2012, 03:57 PM)Maulana Malik Wrote: Seri TM6000 & TM7000 emang ACnya adem puolll Top Banget Calon AC yang sauna sih JR203, pernah naik, ga berasa ACnya Sakit

kalo TM sih..barang akhir..ya masih kerawat

JR kan tipe nya emang banyak kipas..


RE: Banyak KRL tidak Layak - Java Jongen - 20-06-2012

pertama kalinya naik KRL dapat yang JR....panas, mana penuh lagi...udah gitu jendela juga sampai dibuka....Prameks patric lebih dingin...


RE: Banyak KRL tidak Layak - Dana Komuter - 21-06-2012

(16-06-2012, 03:45 PM)Naufal 88 Wrote: Menurut saya ini masalahnya mengapa KRL tidak layak:

1. Jalur kereta komuterr dan kereta jarak jauh masih digabung.
2. KRL sekarang banyak berhenti dan harus mengalah dengan Kereta antar kota
3. KRL datang setiap waktu diatas 5 menit...Kayaknya sih KRL datang setiap 8 atau 10 menit sehingga rangkaiannya di setiap gerbong penuh...tidak seperti di negara maju...seperti Jepang...krl di jepang datang setiap dua menit
4. Kepenuhan orang
5. Perjalanan belum nyaman....suara rel masih terdengar sewaktu perjalanan didalam kereta
6. Belum ada MRT...kalau mrt sudah ada, saya yakin KRL akan jauh lebih layak dipakai
7. Keterlambatan meninbulkan korban yg banyak
8. Jumlah krl belum cukup banyak
9. Mungkin jumlah kecelakaan masih banyak
10. Harga belum terjangkau



8.

[spoiler][Image: 113303_kereta-di-dipo-krl-depok_300_225.jpg][/spoiler]

Ini KRL paling layak bagi saya....ACnya dingin banget....Pas naik ini hari minggu perjalanan dari Jakarta sampai Bekasi cuma 25 menit
Tapi kalo dah seperti ini gimana donk???Bingung
Minggu, 17 Juni 2012 | 13:37 WIB
40 KRL Ekonomi Diganti AC, Harga Karcis Naik
Palmerah, Wartakotalive.com
Penumpang kereta rel listrik (KRL) di lintasan Jabodetabek tidak lama lagi bisa merasa nyaman, karena Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan akan "memensiunkan" 40 kereta ekonomi non AC dalam waktu dekat. Seluruh kereta itu akan diganti kereta AC jenis HFW buatan PT INKA.

Direktur Keselamatan Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian di Kementrian Perhubungan Hermanto Dwiatmoko menuturkan hal ini dilakukan lantaran kereta ekonomi tak ber-AC itu merupakan salah satu penyebab penumpang naik ke atap. "Coba lihat, di kereta AC tidak ada penumpang yang naik di atap kan. Makanya, sudah harus dihilangkan kereta ekonomi tak ber-AC ini,"ujarnya, kemarin.
Hermanto menambahkan, ada 40 unit kereta HFW yang tengah diuji coba dan siap disertifikasi. Nantinya, apabila 40 unit kereta ini dipakai, maka akan ada 40 unit kereta ekonomi 'pensiun'. "Jadi, nanti semua kereta ekonomi juga ber-AC,"ujarnya. Penggantian kereta ekonomi non AC itu diakui Hermanto akan berpengaruh terhadap tarif. Pihaknya akan membahas masalah itu bersama PT. Kereta Api Indonesia (Persero). "Mungkin nanti harganya akan dinaikkan sedikit, tetapi tidak akan sama dengan harga kereta AC," kata Hermanto.

Interval waktu
Dirjen Perkeretaapian juga sedang menyiapkan langkah untuk memperbaiki interval waktu kedatangan kereta api menjadi lebih rapat, yaitu menjadi tiga menit. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan pengguna kereta api.

Senior Manager Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops I Jakarta, Mateta Rihalulhaq mengatakan untuk mewujudkan rencana itu ada sejumlah kendala yang dihadapi. Di antaranya terkait masalah perlintasan sebidang antara rel kereta dengan jalan raya di Jakarta yang jumlahnya mencapai 500 lebih. "Jakarta bakal macet, karena pintu perlintasan lebih sering menutup,"ujarnya. Jalan keluar untuk mengatasi masalah itu kata Mateta dengan membangun flyover ada underpass di setiap perlintasan. Akan tetapi, kewenangan untuk membangun infrastruktur itu bukan berada di tangan PT. Kereta Api Indonesia (Persero), melainkan di Dinas Pekerjaan Umum DKI.

Hermanto menuturkan pihaknya akan mendorong pembangunan flyover maupun underpass di setiap perlintasan sebidang. "Itu pasti mengurangi angka kemacetan maupun kecelakaan," katanya. BK/m2

Sumber :
http://www.wartakotalive.com/read/news/86594

--------------
1. Yang harus dikorbanin tarif perjalanan... Apa ntar jadi Rp 20.000 per penumpang yah???
2. Entahlah apa pintu kereta bisa ketutup semuanya atau kebuka karena kelebihan kapasitas muatan di jam2 sibuk?
3. Terjadi berebut masuk dan keluar gak di beberapa stasiun terutama stasiun transit?
Bethe


RE: Banyak KRL tidak Layak - BuGe780 - 21-06-2012

(21-06-2012, 05:48 AM)Dana Komuter Wrote:
(16-06-2012, 03:45 PM)Naufal 88 Wrote: Menurut saya ini masalahnya mengapa KRL tidak layak:

1. Jalur kereta komuterr dan kereta jarak jauh masih digabung.
2. KRL sekarang banyak berhenti dan harus mengalah dengan Kereta antar kota
3. KRL datang setiap waktu diatas 5 menit...Kayaknya sih KRL datang setiap 8 atau 10 menit sehingga rangkaiannya di setiap gerbong penuh...tidak seperti di negara maju...seperti Jepang...krl di jepang datang setiap dua menit
4. Kepenuhan orang
5. Perjalanan belum nyaman....suara rel masih terdengar sewaktu perjalanan didalam kereta
6. Belum ada MRT...kalau mrt sudah ada, saya yakin KRL akan jauh lebih layak dipakai
7. Keterlambatan meninbulkan korban yg banyak
8. Jumlah krl belum cukup banyak
9. Mungkin jumlah kecelakaan masih banyak
10. Harga belum terjangkau



8.

[spoiler][Image: 113303_kereta-di-dipo-krl-depok_300_225.jpg][/spoiler]

Ini KRL paling layak bagi saya....ACnya dingin banget....Pas naik ini hari minggu perjalanan dari Jakarta sampai Bekasi cuma 25 menit
Tapi kalo dah seperti ini gimana donk???Bingung
Minggu, 17 Juni 2012 | 13:37 WIB
40 KRL Ekonomi Diganti AC, Harga Karcis Naik
Palmerah, Wartakotalive.com
Penumpang kereta rel listrik (KRL) di lintasan Jabodetabek tidak lama lagi bisa merasa nyaman, karena Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan akan "memensiunkan" 40 kereta ekonomi non AC dalam waktu dekat. Seluruh kereta itu akan diganti kereta AC jenis HFW buatan PT INKA.

Direktur Keselamatan Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian di Kementrian Perhubungan Hermanto Dwiatmoko menuturkan hal ini dilakukan lantaran kereta ekonomi tak ber-AC itu merupakan salah satu penyebab penumpang naik ke atap. "Coba lihat, di kereta AC tidak ada penumpang yang naik di atap kan. Makanya, sudah harus dihilangkan kereta ekonomi tak ber-AC ini,"ujarnya, kemarin.
Hermanto menambahkan, ada 40 unit kereta HFW yang tengah diuji coba dan siap disertifikasi. Nantinya, apabila 40 unit kereta ini dipakai, maka akan ada 40 unit kereta ekonomi 'pensiun'. "Jadi, nanti semua kereta ekonomi juga ber-AC,"ujarnya. Penggantian kereta ekonomi non AC itu diakui Hermanto akan berpengaruh terhadap tarif. Pihaknya akan membahas masalah itu bersama PT. Kereta Api Indonesia (Persero). "Mungkin nanti harganya akan dinaikkan sedikit, tetapi tidak akan sama dengan harga kereta AC," kata Hermanto.

Interval waktu
Dirjen Perkeretaapian juga sedang menyiapkan langkah untuk memperbaiki interval waktu kedatangan kereta api menjadi lebih rapat, yaitu menjadi tiga menit. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan pengguna kereta api.

Senior Manager Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops I Jakarta, Mateta Rihalulhaq mengatakan untuk mewujudkan rencana itu ada sejumlah kendala yang dihadapi. Di antaranya terkait masalah perlintasan sebidang antara rel kereta dengan jalan raya di Jakarta yang jumlahnya mencapai 500 lebih. "Jakarta bakal macet, karena pintu perlintasan lebih sering menutup,"ujarnya. Jalan keluar untuk mengatasi masalah itu kata Mateta dengan membangun flyover ada underpass di setiap perlintasan. Akan tetapi, kewenangan untuk membangun infrastruktur itu bukan berada di tangan PT. Kereta Api Indonesia (Persero), melainkan di Dinas Pekerjaan Umum DKI.

Hermanto menuturkan pihaknya akan mendorong pembangunan flyover maupun underpass di setiap perlintasan sebidang. "Itu pasti mengurangi angka kemacetan maupun kecelakaan," katanya. BK/m2

Sumber :
http://www.wartakotalive.com/read/news/86594

--------------
1. Yang harus dikorbanin tarif perjalanan... Apa ntar jadi Rp 20.000 per penumpang yah???
2. Entahlah apa pintu kereta bisa ketutup semuanya atau kebuka karena kelebihan kapasitas muatan di jam2 sibuk?
3. Terjadi berebut masuk dan keluar gak di beberapa stasiun terutama stasiun transit?
Bethe

wah wartawannya salah tuh masa KRL HFW ralat ah KRL KFW mas wartawan


RE: Banyak KRL tidak Layak - megaloblast - 21-06-2012

Ada atapers kok nyalahin karena ka nya ekonomi Bethe


RE: Banyak KRL tidak Layak - masukangin - 21-06-2012

(16-06-2012, 03:45 PM)Naufal 88 Wrote: Menurut saya ini masalahnya mengapa KRL tidak layak:

1. Jalur kereta komuterr dan kereta jarak jauh masih digabung.
2. KRL sekarang banyak berhenti dan harus mengalah dengan Kereta antar kota
3. KRL datang setiap waktu diatas 5 menit...Kayaknya sih KRL datang setiap 8 atau 10 menit sehingga rangkaiannya di setiap gerbong penuh...tidak seperti di negara maju...seperti Jepang...krl di jepang datang setiap dua menit
4. Kepenuhan orang
5. Perjalanan belum nyaman....suara rel masih terdengar sewaktu perjalanan didalam kereta
6. Belum ada MRT...kalau mrt sudah ada, saya yakin KRL akan jauh lebih layak dipakai
7. Keterlambatan meninbulkan korban yg banyak
8. Jumlah krl belum cukup banyak
9. Mungkin jumlah kecelakaan masih banyak
10. Harga belum terjangkau



8.

[spoiler][Image: 113303_kereta-di-dipo-krl-depok_300_225.jpg][/spoiler]

Ini KRL paling layak bagi saya....ACnya dingin banget....Pas naik ini hari minggu perjalanan dari Jakarta sampai Bekasi cuma 25 menit

seri 6000 batch 2. lahiran tahun 1971. lebih tua dari rheos mild.. tapi jauh lebih mulus.
sumber masalah bukan di unit krlnya... tapi di penumpangnya yang ga bisa diatur. coba tertib macam di luar negeri sana... rheos mild yang katanya ga layak pasti masih tetap mulus...


RE: Banyak KRL tidak Layak - BuGe780 - 21-06-2012

Japun dicompare sama Indonesia....waduh...