![]() |
|
Berita Umum Menyangkut Kereta Api - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Peron (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: PPKA (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=12) +--- Thread: Berita Umum Menyangkut Kereta Api (/showthread.php?tid=1687) Pages:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100
101
102
103
104
105
106
107
108
109
110
111
112
113
114
115
116
117
118
119
120
121
122
123
124
125
126
127
128
129
130
131
132
133
134
135
136
137
138
139
140
141
142
143
144
145
146
147
148
149
150
151
152
153
154
155
156
157
158
159
160
161
162
163
164
165
166
167
168
169
170
171
172
173
174
175
176
177
178
179
180
181
182
183
184
185
186
187
188
189
190
191
192
193
194
195
196
197
198
199
200
201
202
203
204
205
206
207
208
209
210
211
212
213
214
215
216
217
218
219
220
221
222
223
224
225
226
227
228
229
230
231
232
233
234
235
236
237
238
|
RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - BAMBANG EKO - 01-04-2010 Mungkin Lok nya lagi ngambek kali ya Mas , kebiasaannya secara bersama - sama denga sodara sepupunya CC 203 24 bertugas untuk narik KA Super penting setingkat KLB R1 Kok trus dioperasikan untuk narik kuda ( Sembrani termasuk KA Satwa yg artinya kuda terbang kan > ).
Penyusutan Lokomotif - hedwigus - 03-04-2010 Penyusutan Lokomotif Quote:Dua anak menyaksikan rangkaian kereta api yang melintasi Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta, Jumat (2/4). Dalam kurun waktu 10 tahun dari tahun 2000 hingga 2009 jumlah Lokomotif dan Gerbong KA mengalami penyusutan dari 406 lokomotif menjadi 330 lokomotif serta gerbong kereta berkurang dari 6.823 unit hingga 3.376 unit, sehingga dalam kurun waktu lima tahun mendatang PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan menambah 150 lokomotif dan 2400 gerbong baru dengan investasi sekitar Rp 5 triliun. (ANTARA/Wahyu Putro A)Disiarkan: Sabtu, 3 April 2010 11:47 WIB RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - Semutsdt - 03-04-2010 Ini sembrani yg mogok di bojonegoro akhirnya datang LOKPEN CC20317 gambar ini di ambil di stasiun DUDUK sampean berjalan langsung di sepor lurus
RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - g10d - 09-04-2010 Tiket Terpadu Antar Moda, Naik KA Bisa Nyambung Bus dan Kapal
Nograhany Widhi K - detikNews ilustrasi Jakarta - Jika Anda mau ke Bandung terus ke Palembang atau Batam, kini tak perlu pusing ganti-ganti moda transportasi. Beli saja satu tiket, naik kereta api (KA) bisa langsung nyambung bus dan kapal. Tiket Terpadu Antar Moda (Titam), demikian program single ticketing online yang membuat tak perlu pusing memikirkan gonta-ganti moda transportasi itu. Ada 2 rute Titam yang diluncurkan yaitu rute reguler yang meliputi Bandung-Gambir-Tanjungkarang-Kertapati/Palembang. Dan rute nonreguler yaitu Bandung-Gambir-Tanjung Priok-Sekupang-Batam. Rute reguler misalnya. Dengan sekali membeli tiket KA Argo Gede dari Bandung, langsung mendapatkan tiket terusan untuk naik bus kemudian menyeberang di Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni dengan ferry menuju Lampung. Lalu lanjut naik KA menuju Palembang. Jadwalnya, setiap hari KA Argo Gede yang berangkat pukul 06.00 WIB menuju Stasiun Gambir, dan check in dengan bus Damri pukul 10.00 WIB menuju Tanjngkarang. Di Stasiun Tanjungkarang check in pukul 21.00 WIB menuju Kertapati, Palembang dengan KA Sriwijaya. Sedangkan rute nonreguler, yang melayani tiap hari Jumat saja berangkat dengan KA Argo Gede dari Bandung ke Gambir pukul 06.00 WIB. Kemudian dari Gambir naik bus Damri ke Pelabuhan Tanjung Priok check in pukul 09.00 WIB. Dari Tanjung Priok kemudian naik KM Kelud yang check in pukul 10.00 WIB menuju Sekupang/Batam. Tarifnya, dihitung dengan menjumlahkan tarif masing-masing moda transportasi. Ada diskon sebesar 10% selama masa promosi 9 April- 8 Juli 2010.
Tarif Titam rute Bandung-Batam menggunakan kapal Pelni kelas ekonomi misalnya, bisa dibeli dengan harga Rp 300 ribu. Sementara bulan April, Pelni memberikan diskon 45% untuk kelas eksekutif sehingga tiket Titam menjadi Rp 510 ribu dan Mei - 8 Juli 2010, tarif Titam menjadi Rp 785 ribu.
Adapun tarif Titam rute Bandung-Tanjungkarang sebesar Rp 155 ribu dan rute Bandung-Palembang Rp 240 ribu. VP Public Relation PT KA Adi Suryatmini mengatakan pembelian tiket Titam tak harus dari Bandung. Jika berangkat dari Jakarta menuju Palembang atau Batam, juga bisa dilayani. "Asal minimal menggunakan dua moda transportasi," imbuh perempuan berjilbab ini saat peluncuran Titam di Stasiun Gambir, Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2010). Reservasi Titam bisa melalui call center PT KA 121 (dari telepon rumah) atau 021-21391121 (dari HP), bisa juga melalui loket khusus Titam di Stasiun Bandung dan Gambir. Sementara Dirut PT KA Ignasius Johan mengatakan penumpang tak perlu pusing membeli tiket berkali-kali dengan layanan ini. "Dengan adanya layanan Titam ini, maka masyarakat pengguna jasa tidak perlu mengurus pembelian tiket berkali-kalo setiap akan berganti moda transportasi, ujar Direktur Utama PT KA Ignasius Johan dalam sambutannya. Titam ini terwujud berkat kerjasama nota kesepahaman 4 BUMN Perhubungan yaitu PT KA, PT Indonesia Ferry, PT Pelni dan Perum Damri. Untuk provider sistem ticketing online bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia. Keempat BUMN itu berencana akan mengkaji dan mengembangkan rute Titam dari yang sudah ada sekarang. (nwk/anw) Sumber: Detik News Coba kalo dari Gambir ada kereta Exekutif, mungkin dari Gambir tidak naik Bus Damri tapi dilanjutkan naik Kereta Api ke Merak. Dari Merak baru naik Bus Damri ke Tanjungkarang. RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - bagus70 - 09-04-2010 Ada berita di koran Jawa Pos perihal double tracking di sepanjang jalan Ahmad Yani, Surabaya: [ Jum'at, 09 April 2010 ] Harap Masjid-Makam Tak Dibongkar WONOCOLO - Rencana pembangunan double track rel kereta di Jalan A. Yani masih terkendala. PT Kereta Api (KA) diharapkan tidak menggusur makam, masjid, dan sekolah. Namun, lahan tiga fasilitas umum itu merupakan milik PT KA. Harapan tersebut muncul dari Muhammad Adnan, imam Masjid A. Yani. Dia menjelaskan, masjid itu berdiri di atas tanah wakaf dan berada di bawah naungan Yayasan A. Yani. Awalnya, masjid tersebut hanya musala kecil. Lahannya pun sudah disertifikatkan. "Sertifikat tanahnya atas nama yayasan," jelas pria yang menjadi imam sejak 1972 itu. Di lokasi tersebut juga terdapat makam Islam. PT KA perlu memikirkannya. Adnan berharap agar PT KA turun langsung ke lapangan. Jika memang lahan itu terkena proyek, harus ada jalan keluar. Ketua RW 1 Kelurahan Siwalankerto Bakri mengatakan, sampai sekarang warga belum mendapatkan penjelasan dari PT KA. Mereka belum tahu semua bangunan akan terkena gusur atau tidak, terutama sekolah, masjid, dan makam. "Semuanya harus jelas dulu," katanya. Plh Kahumas PT KA Daops VIII Herry Winarno mengatakan, lahan masjid, sekolah, dan makam itu adalah aset PT KA. Sampai sekarang belum pernah ada pelepasan lahan tersebut. Herry siap membahas masalah itu dengan warga dan mencari solusi terbaik. (lum/c8/roz) RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - bagus70 - 11-04-2010 Dari Jawa Pos lagi: [ Sabtu, 10 April 2010 ] PT Kereta Api Bangun Kembali Stasiun Semut PABEAN CANTIAN - PT Kereta Api (PT KA) bakal merekonstruksi Stasiun Kota atau yang biasa disebut dengan Stasiun Semut. Saat ini, hampir 75 persen bangunan cagar budaya tipe A itu rusak. Tidak hanya dibangun menjadi bagus, stasiun itu bakal dihidupkan kembali. Executive Vice President (EVP) PT KA Daop 8 Supardi menyatakan, proyek tersebut akan ditangani tim cagar budaya PT KA pusat. Menurut rencana, bangunan yang saat ini hanya utuh bagian depan itu akan direkonstruksi sesuai dengan bentuk aslinya. Yakni, saat stasiun tersebut beroperasi pada zaman kemerdekaan. ''Mulai bentuk hingga detail ukuran bangunan akan dibangun sama persis,'' ujarnya. Menurut Supardi, saat ini pihaknya getol mencari arsip lama mengenai wajah Stasiun Semut tempo dulu. Meski ditangani tim pusat, stasiun di kawasan daop 8 itu membuat instansi di Jalan Gubeng Masjid tersebut ikut turun tangan. Selain itu, pihaknya tengah menyiapkan detail gambar untuk diserahkan ke tim cagar budaya. ''Karena termasuk tipe A, harus dikembalikan ke wujud aslinya,'' katanya. Lebih lanjut Supardi menjelaskan, persetujuan dari tim cagar budaya itu juga menuntut PT KA untuk mendapat izin mendirikan bangunan (IMB) stasiun tersebut. Nah, IMB itu, menurut Supardi, akan menjadi pintu masuk rekonstruksi bangunan. Tim baru bisa menyusun rencana anggaran biaya setelah IMB turun. Begitu juga cepat lambatnya pelaksanaan rekonstruksi. Supardi memastikan, rencana PT KA itu serius. Sebab, niat PT KA untuk merekonstruksi bangunan tersebut tidak akan disampaikan jika belum memiliki rencana matang. Selain itu, pembangunan ulang termasuk bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap rusaknya bangunan. ''Pembiayaan juga murni dari PT KA. Bagaimanapun kami harus menghormati perda cagar budaya,'' tandasnya. Sementara itu, Humas PT KA Daop 8 Herry Winarno menyatakan, pembangunan dipastikan tidak akan terkendala. Apalagi, tanah tersebut merupakan milik PT KA. Sebab, masih ada bekas stasiun dan rel kereta yang masih aktif. ''Saat pembangunan berlangsung, tanah yang dijadikan parkir mobil di depan Pasar Atum akan ditertibkan juga,'' urainya. (dim/c13/hud) Dari Solo Putri Hingga Paes Ageng Polres Sidoarjo Luncurkan Pelayanan Samsat Keliling * Sekitar 80 Persen Atribut Kampanye yang Melanggar Bersihkan * Polres Sidoarjo Luncurkan Pelayanan Samsat Keliling * Pemprov Perketat Pengiriman TKI ke Malaysia * Wakil Wali Kota Arif Afandi Sandang Gelar Magister Sains (MSi) * Dari Solo Putri hingga Paes Ageng * Hanya Cukup sampai Mei * Janji Perketat Syarat Poligami * Coblosan Dua Putaran Telan Rp 65 Miliar * Tunjangan Khusus untuk Guru Honorer * Upaya Tri Rismaharini Berdayakan Ibu-Ibu Kampung * Segera Dibayar, Siap Membongkar * Akses Bakal Pasar Hayati Diplengseng * Karcis Parkir Sumber Kebocoran PAD * Karnaval Kartini Cilik * Akhir Bulan, Bebas PKL * Pakai High Heels, Biasakan Stretching * Mengenal Karawitan Bareng Orang Tua * Tiada Pejudi, Pagupon pun Jadi * Cuci Tangan di Wastafel Setelah Habisi Korban * Dokter Anak Harus Humble * Bawa Sengketa Merek Semen ke Kompolnas HALAMAN KEMARIN * Survei Election Aid dan Avant Garde Risma-Bambang Diposisi Teratas * KPU Surabaya Cek Kesiapan Logistik untuk Pilwali * Panitia Unas Selesaikan Pemindaian Terhadap Lembar Jawab Ujian * Pesta Pernikahan dengan Tema Tertentu * Rokok juga Bisa Picu Penularan HIV/AIDS * Pemprov Minta ILO Bentuk Tim Independen * Peradi Dukung Langkah Naen * KBPPP Tegaskan Netral * Bikin Sentra Khusus Pedagang Kaki Lima * Janji Perhatikan PNS RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - animaX - 13-04-2010 Proyek Underpass Telan Dana Rp 20 M Selasa, 13/04/2010 09:00 WIB - dya/cka BALAIKOTAâ€â€Untuk menekan tingkat kemacetan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo mengajukan usulan pengadaan dua underpass ke Kementrian Perhubungan RI. Diharapkan, pembangunan sarana jalan layang persilangan antara jalan kendaraan dengan rel kereta api itu bisa terlaksana pada tahun 2011 mendatang. Kepala Dishub Kota Solo, Yosca Herman Soedrajat menyebutkan, dua titik yang akan dibangun underpass tersebut adalah perlintasan rel kereta api di Kota Barat dan kawasan Pasar Nongko yang dinilai mendesak untuk segera diberi jalan keluar permasalahan kemacetannya. Di Kota Solo sendiri, Yosca menyebutkan, terjadi kemacetan lalu lintas yang cukup tinggi di 8 titik simpang jalan dan 8 titik sebidang (rel kereta api, red). “Kami sudah mengajukan ke Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, untuk satu underpass biaya Rp 10 miliar. Jadi kita mengajukan Rp 20 miliar,†ujarnya, Jumat (9/4). Lebih lanjut, Yosca menerangkan, berdasarkan kajian nonteknis, ditemukan fakta bahwa pembangunan underpass ini lebih mudah dilakukan, baik dari sisi pengerjaan maupun pembiayaan. “Dibandingkan dengan pengadaan fly over, pengadaan underpass ini akan lebih mudah dan murah. Karena kalau fly over dibutuhkan lahan yang luas dan panjang. Biayanya pun akan lebih besar dibanding pembangunan underpass,†terang dia. Di sisi lain, Dishub juga mengajukan renovasi viaduct (rel kereta api di atas jalan raya, red) Ngemplak, Gilingan yang dinilai terlalu rendah, sehingga tidak bisa dilalui oleh bus ber-AC atau truk-truk yang tinggi. Dua jenis kendaraan itu pun terpaksa dialihkan melalui Jalan Walter Monginsidi, yang menurut Yosca, justru menimbulkan titik kemacetan baru. “Nantinya viaduct itu akan ditinggikan menjadi empat meter. Kalau sekarang kan baru 3,7 meter. Selain itu juga kita lebarkan (jalannya) menjadi 5 atau 6 meter. Yang sekarang itu, lebarnya hanya 3 meter,†papar Yosca. Kajian Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Solo, Honda Hendarto kepada wartawan di Gedung Dewan mengatakan perlu pengkajian serius terkait rencana pembangunan underpass. Diungkapkan jika waktu satu tahun untuk melakukan pengkajian terbilang terlalu singkat. Oleh karena itu, Komisi III mengimbau agar Dishub tidak tergesa-gesa merealisasikannya meski mendapatkan dana hibah dari pusat. "Jika memang bermanfaat untuk masyarakat kami setuju saja. Tetapi memang harus dibarengi dengan kajian mendalam sebelumnya," tegas Honda. Hal senada diungkapkan Anggota Komisi III, Hartanti. Dikatakan, pengkajian memang diperlukan agar pengalokasian anggaran untuk realisasi pembangunan tidak sia-sia. Namun demikian, diakuinya jika wacana pembangunan underpass belum pernah disampaikan kepada Komisi III sebelumnya. (dya/cka) Sumber: Harian Joglosemar RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - Narendro Anindito - 16-04-2010 Tadi di Indosiar ada berita KA Tawang Jaya tabrak Truk, Di perlintasan tanpa palang sebelum masuk stasiun Pekalongan. Akibatnya perjalanan KA di jalur Utara lumpuh selama 3 jam. CMIIW RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - Narendro Anindito - 17-04-2010 (16-04-2010, 03:43 PM)Narendro Anindito Wrote: Tadi di Indosiar ada berita KA Tawang Jaya tabrak Truk, Di perlintasan tanpa palang sebelum masuk stasiun Pekalongan. Akibatnya perjalanan KA di jalur Utara lumpuh selama 3 jam.ini yg saya maksud.... (17-04-2010, 07:56 AM)D30180 Wrote:(17-04-2010, 07:32 AM)BAMBANG EKO Wrote:walah ternyata CC20152 yg abis nabrak (â—£_â—¢)┌∩┠di pekalongan dipake Cireks... RE: Berita Umum Menyangkut Kereta Api - CC-201-23 - 21-04-2010 Rabu, 21 April 2010 | 14:12 WIB KOMPAS.com  Selamat jalan “Parahyanganâ€Â, demikian kalimat itu meluncur dari mulut banyak orang. Tentu orang ini begitu terikat dengan “Parahyanganâ€Â. Parahyangan di sini maksudnya bukan Tatar Sunda Parahyangan, melainkan Kereta Api Parahyangan jurusan Jakarta-Bandung PP. Dalam waktu kurang dari dua pekan lagi, jalur Jakarta-Bandung yang sudah lebih dari 40 tahun lalu dilayani KA Parahyangan akan ditutup total. Sejak Tol Cipularang dibuka sekitar lima tahun lalu, KA Parahyangan makin tenggelam. Meski harga tiket bisnis sudah didiskon hingga Rp 20.000, lebih banyak gerbong kosong yang harus jadi tanggungan PT Kereta Api (Persero) yang merugi hingga Rp 36 miliar per tahun. Maka dari itu, PT KA pun tetap melihat jalur ini tak lagi menguntungkan sehingga perlu ditutup. Tol Cipularang dan menjamurnya travel Jakarta-Bandung PP yang makin menjemput calon pelanggan, dengan waktu tempuh yang makin pendek, menjadi idola baru komuter Jakarta-Bandung dan Bandung-Jakarta. “Padahal dari sisi harga, lebih mahal dibandingkan kereta,†ujar Ketua Indonesian Railway Preservation Society (IRPS) Aditya Dwi Laksana, menjawab Warta Kota, beberapa waktu lalu. Aditya tentu menyayangkan keputusan PT KA yang langsung menghentikan pengoperasian kereta legendaris tersebut. “(KA) Parahyangan itu punya historis sendiri. Kereta itu mengalami masa jaya pada akhir 1980-an dan awal tahun 1990-an, sampai ada Tol Cipularang. Setelah itu, yang saya lihat, sudah ada berbagai langkah yang diambil pihak direksi, sampai mendiskon harga tiket bisnis secara besar-besaran. Namun, tetap saja, hal itu tidak mencapai okupansi yang diperlukan untuk menutup biaya operasi. Harusnya paling tidak 80 persen okupansi, tetapi ini hanya 50 persen. Jadi, direksi menetapkan untuk menutup jalur itu, diganti KA Argo Gede,†paparnya. Tentu saja penggemar KA Parahyangan tetap ada. Maka dari itu, sebaiknya PT KA tidak menutup secara total, tapi bertahap, misalnya dengan mengurangi frekuensi. Jika awalnya lima kali sehari, misalnya, maka kini menjadi hanya tiga kali. Bisa pula dengan hanya mengoperasikannya pada akhir pekan (Jumat, Sabtu, dan Minggu) serta Senin ketika jumlah orang ke Bandung dan Jakarta biasanya meningkat. Terkait keberadaan Tol Cipularang, menurut Aditya, sebenarnya yang terkena dampak tak hanya KA Parahyangan, tapi juga bus antarkota Jakarta-Bandung. Pembangunan jalan tol seperti Cipularang, menghubungkan kota, pada akhirnya juga akan menambah kisah jalur kereta api yang mati. “Ini akan memperlihatkan bahwa transportasi yang di negara maju makin berkembang, di Indonesia makin banyak yang mati. Moda itu kalah oleh moda lain karena pembangunan jalur dan jalan yang tidak mempertimbangkan jalur transportasi kereta api yang sudah ada sejak zaman Belanda,†tutur Aditya. Demikianlah jika pemerintah tak punya political will dalam upaya mengembangkan moda transportasi ramah lingkungan, massal, dan terjangkau kantong masyarakat. Padahal tak lama berselang, PT KA, dalam hal ini divisi Pelestarian Benda dan Aset Bersejarah, baru saja memperkenalkan pada khalayak tentang wisata sejarah sepanjang jalur Jakarta-Bandung menggunakan KA Parahyangan. “Memang, wisata itu bisa diganti oleh KA Argo Gede, tapi secara finansial kan tidak tergantikan. Harga tiket Parahyangan dan Argo Gede kan berbeda jauh,†tambah Aditya. Harapan pengguna kereta api tentu saja bahwa jalur kereta api dan kereta api-nya bisa bertambah maju dan berkembang, bukannya malah makin banyak kisah memilukan, yaitu jalur mati dan stasiun mati. Tengok saja, sudah berapa banyak jalur dan stasiun mati karena PT KA merugi gara-gara masyarakat tergila-gila pada moda lain, kendaraan umum, yang bisa menaikkan dan menurunkan penumpang seenaknya? Di beberapa daerah, moda itu bahkan jadi biang kemacetan. Pada tahun 1980-an, kereta api di Pulau Jawa mulai ditinggalkan penumpang dengan masuknya colt, begitu penumpang menyebut. Padahal maksudnya angkutan umum atau angkutan kota (angkot). Hanya, pada tahun 1980-an, entah siapa yang memasok mobil bermerek Colt ke pelosok Jawa, mengubah pola masyarakat dalam bertransportasi dan itu tak hanya terjadi di Pulau Jawa. Maka dari itu, satu demi satu, layanan kereta api pun dihentikan, jalur pun jadi dead railway, dan demikian pula stasiun. Di otak warga desa, colt adalah angkutan modern yang lebih enak. Padahal, di negara maju mana pun di dunia ini, transportasi modern itu adalah kereta api; bukan colt, bukan angkot, bukan metromini, bukan kopaja, bukan bus yang semuanya sudah tak laik jalan karena menyebarkan asap gelap. Tindakan ini sangat tidak Go Green dan juga bikin jalanan di desa makin padat dengan akibat udara jadi makin kotor. http://www1.kompas.com/readkotatua/xml/2010/04/21/1412287/Satu.Lagi.Layanan.KA.Harus.Mati-12 |