Semboyan35 Indonesian Railfans
Subway atau MRT buat Jakarta? - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=5)
+--- Forum: Kereta Komuter (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=21)
+--- Thread: Subway atau MRT buat Jakarta? (/showthread.php?tid=155)

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - morkies - 13-05-2011

Quote:Akan tetapi dalam tendernya terjadi perdebatan soal pemenang tender pembangunan proyek tsb, yaitu kisruh pembatalan perusahaan Jepang Nippon Koei sebagai pemenang tender.

Nippon Koei itu konsultan kan bukan kontraktor, yg jadi pembangun sih ky nya BUMN Karya. Itu juga biasanya di JO kan. Walau begitu kalau dibatalkan berarti desainnya mentah lagi dong.
Soal itu ada di pranala ini :

http://www.lkpp.go.id/v2/berita-detail.php?id=7339016862


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - peseg5 - 21-05-2011

http://www.beritajakarta.com/2008/id/berita_detail.asp?idwil=0&nNewsId=44699

40 Konsorsium Daftar Prakualifikasi Tender MRT

BERITAJAKARTA.COM — 19-05-2011 15:49
Prakualifikasi tender konstruksi fisik mass rapid transit (MRT) telah dibuka sejak 19 April dan akan berakhir pada 31 Mei mendatang. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 40 konsosium kontraktor telah mendaftarkan perusahaannya dan menyerahkan aplikasi permohonan untuk mengikuti tender yang akan berlangsung Juli mendatang. Sejauh ini, dari 40 kontraktor yang mendaftar berasal dari Jepang dan Indonesia.

Nantinya, aplikasi permohonan akan dievaluasi selama satu bulan atau sepanjang Juli 2011. Selanjutnya akan diumumkan konsosium yang berhasil lolos prakualifikasi dan memiliki peluang untuk mengikuti tender konstruksi fisik yang terdiri dari enam paket pengerjaan.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan, semua persiapan pengerjaan MRT Jakarta tetap sesuai dengan jadwal dan agenda yang sudah ditetapkan. “Saya terus memonitor. Sampai saat ini semua berjalan sesuai dengan rencana dan tidak tidak ada masalah,” ujar Fauzi Bowo, usai menerima PT MRT Jakarta di Balaikota, Kamis (19/5).

Diungkapkan Fauzi, saat ini sudah puluhan konsorsium kontraktor tertarik mengikuti tender konstruksi fisik MRT. Diharapkan dalam waktu dekat akan bisa ditentukan konsorsium yang lolos seleksi prakualifikasi tersebut. “Komitmen mempercepat pembangunan transportasi massal berbasis rel seperti MRT terus ditunjukan Pemprov DKI. PT MRT Jakarta pun telah mengumumkan pelaksanaan prakualifikasi tender melalui sejumlah media massa untuk menginformasikan enam paket konstruksi yang ditenderkan,” katanya.

PT MRT Jakarta menawarkan pembangunan fisik untuk bagian permukaan yang dibagi dalam tiga paket yaitu satu paket untuk pembangunan depot dan stasiun layang serta dua paket untuk pembangunan struktur dan stasiun layang.

Sedangkan prakualifikasi untuk bagian bawah tanah juga dibagi dalam tiga paket kesemuanya untuk pembangunan fisik terowongan dan ruang bawah tanah. Sehingga, total paket pengerjaan fisik yang ditawarkan ada enam paket. Seluruh kontraktor yang tertarik bisa menyerahkan aplikasi permohonannya mulai tanggal 19 April hingga 31 Mei.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tribudi Rahardjo menuturkan, 31 Mei merupakan batas terakhir penyerahan aplikasi permohonan mengikuti tender fisik dalam prakualifikasi tersebut. Setelah itu, PT MRT Jakarta akan mengevaluasi aplikasi yang diajukan konsorsium kontraktor selama tiga Minggu hingga satu bulan.

Para konsorsium yang lolos seleksi akan diberikan undangan mengikuti lelang dan diminta untuk menyerahkan proposal sesuai dengan persyaratan lelang. Proses tender konstruksi fisik akan dilaksanakan pada Juli mendatang. Diharapkan, konstruksi MRT Tahap I dapat dilaksanakan pada Juni 2012 dan rampung pada tahun 2016. “Setelah itu, akan dilanjutkan dengan pengadaan prakualifikasi untuk electrical mechanical (mekanisme daya listrik) dan rolling stock (kereta dan lokomotif). Sebelum pengerjaan fisik dimulai, Pemprov DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya akan melakukan manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran lalu lintasnya,” paparnya.

Seperti diketahui, berdasarkan pengumuman pembukaan prakualifikasi tender, PT MRT Jakarta membagi paket pekerjaan fisik proyek MRT menjadi enam paket. Paket tersebut terbagi dalam tiga paket fisik permukaan tanah dan tiga paket fisik bawah tanah. Tiga paket fisik permukaan tanah tersebut yaitu cp 101 yang dimulai dari depo Lebakbulus hingga Fatmawati. Paket kedua yaitu cp 102 untuk pekerjaan fisik dari Blok M hingga Al-Azhar, dan paket ketiga cp 103 dari Patung Pemuda hingga Senayan. Untuk paket fisik bawah tanah, PT MRT Jakarta membagi paket pekerjaan fisik cp 104 dari Senayan sampai Istora, paket cp 105 dari Setiabudi hingga Bendunganhilir, dan paket cp 106 mulai dari Dukuhatas hingga Bundaran HI.

Reporter: lenny | Editor: erik

All pictures credit to: Ampelio

Blok M




[Image: blokmstation.jpg]


Blok A




[Image: blokastation.jpg]


Tipikal Stasiun




[Image: standardelevatedstation.jpg]


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - ady_mcady - 23-05-2011

kecuali blok m yang pakai 2 buah island platform, jadi semua stasiun layang pakai side platform ya? mirip seperti jalur layang mri-jakk.

cuma itu yang di st. fatmawati, alamak! tinggi banget yak? berapa meter kira2? itu nanti naik mrt serasa mau naik kereta gantung yang di tmii/ancol...

Xie Xie


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - MatAREMAja - 03-06-2011

(21-05-2011, 11:43 PM)peseg5 Wrote: [spoiler=http://www.beritajakarta.com/2008/id/berita_detail.asp?idwil=0&nNewsId=44699

40 Konsorsium Daftar Prakualifikasi Tender MRT ]

BERITAJAKARTA.COM — 19-05-2011 15:49
Prakualifikasi tender konstruksi fisik mass rapid transit (MRT) telah dibuka sejak 19 April dan akan berakhir pada 31 Mei mendatang. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 40 konsosium kontraktor telah mendaftarkan perusahaannya dan menyerahkan aplikasi permohonan untuk mengikuti tender yang akan berlangsung Juli mendatang. Sejauh ini, dari 40 kontraktor yang mendaftar berasal dari Jepang dan Indonesia.

Nantinya, aplikasi permohonan akan dievaluasi selama satu bulan atau sepanjang Juli 2011. Selanjutnya akan diumumkan konsosium yang berhasil lolos prakualifikasi dan memiliki peluang untuk mengikuti tender konstruksi fisik yang terdiri dari enam paket pengerjaan.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan, semua persiapan pengerjaan MRT Jakarta tetap sesuai dengan jadwal dan agenda yang sudah ditetapkan. “Saya terus memonitor. Sampai saat ini semua berjalan sesuai dengan rencana dan tidak tidak ada masalah,” ujar Fauzi Bowo, usai menerima PT MRT Jakarta di Balaikota, Kamis (19/5).

Diungkapkan Fauzi, saat ini sudah puluhan konsorsium kontraktor tertarik mengikuti tender konstruksi fisik MRT. Diharapkan dalam waktu dekat akan bisa ditentukan konsorsium yang lolos seleksi prakualifikasi tersebut. “Komitmen mempercepat pembangunan transportasi massal berbasis rel seperti MRT terus ditunjukan Pemprov DKI. PT MRT Jakarta pun telah mengumumkan pelaksanaan prakualifikasi tender melalui sejumlah media massa untuk menginformasikan enam paket konstruksi yang ditenderkan,” katanya.

PT MRT Jakarta menawarkan pembangunan fisik untuk bagian permukaan yang dibagi dalam tiga paket yaitu satu paket untuk pembangunan depot dan stasiun layang serta dua paket untuk pembangunan struktur dan stasiun layang.

Sedangkan prakualifikasi untuk bagian bawah tanah juga dibagi dalam tiga paket kesemuanya untuk pembangunan fisik terowongan dan ruang bawah tanah. Sehingga, total paket pengerjaan fisik yang ditawarkan ada enam paket. Seluruh kontraktor yang tertarik bisa menyerahkan aplikasi permohonannya mulai tanggal 19 April hingga 31 Mei.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tribudi Rahardjo menuturkan, 31 Mei merupakan batas terakhir penyerahan aplikasi permohonan mengikuti tender fisik dalam prakualifikasi tersebut. Setelah itu, PT MRT Jakarta akan mengevaluasi aplikasi yang diajukan konsorsium kontraktor selama tiga Minggu hingga satu bulan.

Para konsorsium yang lolos seleksi akan diberikan undangan mengikuti lelang dan diminta untuk menyerahkan proposal sesuai dengan persyaratan lelang. Proses tender konstruksi fisik akan dilaksanakan pada Juli mendatang. Diharapkan, konstruksi MRT Tahap I dapat dilaksanakan pada Juni 2012 dan rampung pada tahun 2016. “Setelah itu, akan dilanjutkan dengan pengadaan prakualifikasi untuk electrical mechanical (mekanisme daya listrik) dan rolling stock (kereta dan lokomotif). Sebelum pengerjaan fisik dimulai, Pemprov DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya akan melakukan manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran lalu lintasnya,” paparnya.

Seperti diketahui, berdasarkan pengumuman pembukaan prakualifikasi tender, PT MRT Jakarta membagi paket pekerjaan fisik proyek MRT menjadi enam paket. Paket tersebut terbagi dalam tiga paket fisik permukaan tanah dan tiga paket fisik bawah tanah. Tiga paket fisik permukaan tanah tersebut yaitu cp 101 yang dimulai dari depo Lebakbulus hingga Fatmawati. Paket kedua yaitu cp 102 untuk pekerjaan fisik dari Blok M hingga Al-Azhar, dan paket ketiga cp 103 dari Patung Pemuda hingga Senayan. Untuk paket fisik bawah tanah, PT MRT Jakarta membagi paket pekerjaan fisik cp 104 dari Senayan sampai Istora, paket cp 105 dari Setiabudi hingga Bendunganhilir, dan paket cp 106 mulai dari Dukuhatas hingga Bundaran HI.

Reporter: lenny | Editor: erik

All pictures credit to: Ampelio

Blok M




[Image: blokmstation.jpg]


Blok A




[Image: blokastation.jpg]


Tipikal Stasiun




[Image: standardelevatedstation.jpg][/spoiler]

mas urusin dulu penggantian stadion Lebak Bulus

UU Sisornas, penggusuran/pembongkaran sarana olahraga br boleh dlakukan setelah ada penggantian sarana olahraga sejenis dan setara dengan sarana olahraga yang dibongkar

g tw klo pemprov mau hantam kromo lagi


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - ady_mcady - 03-06-2011

(03-06-2011, 10:34 PM)MatAREMAja Wrote: mas urusin dulu penggantian stadion Lebak Bulus

UU Sisornas, penggusuran/pembongkaran sarana olahraga br boleh dlakukan setelah ada penggantian sarana olahraga sejenis dan setara dengan sarana olahraga yang dibongkar

g tw klo pemprov mau hantam kromo lagi

persija kalo main di lebakbulus malah bikin macet dan sering rusuh. lha kapasitas cuma 12ribu tapi the jakk yang dateng 40ribu. lha sudah pasti sisanya ada diluar yang bikin suasana jadi crowded.

sudah bener itu main di senayan. bisa masuk semua. kalo masih ada diluar area sgbk sangat luas jadi tidak mengganggu lalulintas.

itu juga kalo dapet ijin polisi. banyakan gak dapet ijin sekarang mas gara2 sering rusuh.





RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - MatAREMAja - 04-06-2011

(03-06-2011, 11:07 PM)ady_mcady Wrote:
(03-06-2011, 10:34 PM)MatAREMAja Wrote: mas urusin dulu penggantian stadion Lebak Bulus

UU Sisornas, penggusuran/pembongkaran sarana olahraga br boleh dlakukan setelah ada penggantian sarana olahraga sejenis dan setara dengan sarana olahraga yang dibongkar

g tw klo pemprov mau hantam kromo lagi

persija kalo main di lebakbulus malah bikin macet dan sering rusuh. lha kapasitas cuma 12ribu tapi the jakk yang dateng 40ribu. lha sudah pasti sisanya ada diluar yang bikin suasana jadi crowded.

sudah bener itu main di senayan. bisa masuk semua. kalo masih ada diluar area sgbk sangat luas jadi tidak mengganggu lalulintas.

itu juga kalo dapet ijin polisi. banyakan gak dapet ijin sekarang mas gara2 sering rusuh.

aku g ngurus Persija mas...bukan anak Jak meski lahir dan besar d Jakarta (hati dan jiwa ttp bwt Malang)

tp klo dlm pembangunan sudah gada ketaatan hukum dari pemerintahnya, jgn heran klo warganya juga niru (contohnya aja naik k atap)



RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - peseg5 - 04-06-2011

Credit to: Ampelio




[Image: dukuhatasstation.jpg]




[Image: dukuhatasstation1.jpg]


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - MatAREMAja - 04-06-2011

(04-06-2011, 02:07 AM)peseg5 Wrote: [spoiler=Credit to: Ampelio
]



[Image: dukuhatasstation.jpg]




[Image: dukuhatasstation1.jpg][/spoiler]

wah mas Peseg5 Kahumas JMRT dtg kmbali

sukses dh

jgn lupa aja niy negara (seharusnya) berdasarkan hukum...bukan cm berdasarkan modial


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - ady_mcady - 04-06-2011

Quote:http://www.beritajakarta.com/2008/id/berita_detail.asp?idwil=0&nNewsId=44700

Pengganti Stadion Lebakbulus di Kawasan Bintaro



BERITAJAKARTA.COM — 19-05-2011 16:11
Setelah melewati berbagai kajian studi dari sejumlah lokasi yang diajukan sebagai pengganti Stadion Lebakbulus, Pemprov DKI Jakarta akhirnya telah menemukan lokasi yang tepat untuk membangun pengganti Stadion Lebakbulus. Lokasi itu terdapat di kawasan Bintaro atau tepatnya di lahan yang menuju jalan tol Bintaro. Rencananya, lahan itu akan dibebaskan pada tahun ini juga. Seperti diketahui, bangunan Stadion Lebakbulus saat ini rencananya akan digusur untuk perluasan pembangunan depo dan stasiun mass rapid transit (MRT).

“Lokasi pengganti Stadion Lebakbulus, pilihannya sudah ada. Lokasi yang dipilih ke arah jalan tol Bintaro,” ujar Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta, di Balaikota, Kamis (19/5).

Dipilihnya kawasan Bintaro, kata Fauzi, karena letaknya sangat strategis dibandingkan dengan lokasi lain yang sebelumnya telah diajukan. Bahkan, dilihat dari segi arsitektur kota, lokasi lahan di kawasan Bintaro itu lebih baik dibanding lokasi Stadion Lebakbulus saat ini. Adapun luas lahannya mencapai sekitar 6-7 hektar.

Sementara itu, Dirut PT MRT Jakarta, Tribudi Rahardjo mengapresiasi komitmen Gubernur DKI Jakarta dalam melakukan pembebasan lahan terkait pembangunan MRT. “Gubernur memiliki komitmen tinggi untuk melakukan percepatan pembebasan lahan. Untuk itu, kami yakin seluruh tanah sudah dibebaskan sebelum konstruksi dibangun pada triwulan pertama tahun 2012,” kata Tribudi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) DKI Jakarta, Sarwo Handayani, menyatakan, pihaknya juga tengah melakukan pembebasan lahan yang akan dilalui MRT Lebakbulus-Bundaran HI, khususnya di sepanjang Jl Fatmawati. Sebanyak 282 bidang tanah perlu dibebaskan untuk pembangunan MRT di koridor ini. Adapun dana yang dianggarkan untuk pembebasan lahan itu sebesar Rp 580 miliar.

Seperti diketahui, perluasan stasiun pusat dan depo MRT Lebakbulus rencananya akan dilakukan pada tahun 2012. Pembangunan itu akan menggusur Stadion Lebakbulus yang terdapat tepat di antara pusat perbelanjaan Poins Square dan Terminal Lebakbulus. "Dana itu hanya untuk pembebasan lahan. Sementara pembangunan deponya akan dilakukan pada 2012 mendatang. Karena pembangunan MRT ini menggunakan dana multiyears," tambahnya.

Pembangunan MRT tahap pertama dilakukan dengan membangun rel yang membentang dari Lebakbulus hingga Bundaran HI sepanjang 15,5 kilometer yang terdiri dari 10,5 kilometer di permukaan tanah serta 5 kilometer di bawah tanah.



Reporter: lenny | Editor: erik



RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - peseg5 - 04-06-2011

(04-06-2011, 02:51 AM)MatAREMAja Wrote: wah mas Peseg5 Kahumas JMRT dtg kmbali

sukses dh

jgn lupa aja niy negara (seharusnya) berdasarkan hukum...bukan cm berdasarkan modial

Jangan bilang saya kahumas dong, saya bukan kahumas JMRT. Dan saya tidak enak dengan kahumas 'asli' nya....hehehe

Cuman sharing aja, ada (sekali lagi ada) kemungkinan rute Selatannya bisa diperpanjang ke arah Ciputat atau bahkan hingga Parung. Tapi itu mungkin tidak terwujud dalam proyek yang sekarang akan berjalan (Lebak Bulus - Bunderan HI).

Credit to: Ampelio




[Image: typologyzones.jpg]