![]() |
|
K3 Baru : Mewah tapi menyiksa - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Peron (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: PPKA (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=12) +--- Thread: K3 Baru : Mewah tapi menyiksa (/showthread.php?tid=9026) |
RE: K3 Baru : Mewah tapi menyiksa - basweey - 13-10-2016 K2 nya gopar ikutan kena ganti jadi K3 16? Kalo beneran berarti Gambir ada ekonomi ? RE: K3 Baru : Mewah tapi menyiksa - CC-201-23 - 14-10-2016 (13-10-2016, 08:09 AM)Ardhani Muhad Wrote:Sekarang Fajur-Senjut YK dan Mutsel bisa dipesan lagi sebagai K2(11-10-2016, 02:02 PM)Hungry Soul Wrote: Berhubung banjir protesnya sudah menyaingi arus yang sering menjebol bendung katulampa, sepertinya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mulai sadar dan waras... (13-10-2016, 03:47 PM)basweey Wrote: K2 nya gopar ikutan kena ganti jadi K3 16? Kalo beneran berarti Gambir ada ekonomi ?Setelah aling2 dihapus K3 Goparina jalan dinas kok :p RE: K3 Baru : Mewah tapi menyiksa - stasiunkastephanie - 15-10-2016 (14-10-2016, 12:45 PM)CC-201-23 Wrote: Sekarang Fajur-Senjut YK dan Mutsel bisa dipesan lagi sebagai K2 Kalo statement pertama emang bener, kalo Fajrut/Senjut YK ma Mutsel udah kembali ke K2, cuman kemarin waktu liat di KAI Access masih menggunakan kelas K3 subkelas C, P, Q, S, entah kalo sekarang apa udah ganti ke K2 subkelas B, K, N, O. Statement kedua, kata sapa Goparina bawa K3?? Ane ngecek di web barusan cuman bawa K1 ma K2 doank, berarti emang dicabut K3nya di BD... Tapi, yg menjadi pertanyaan, kemanakah K3 2016 nantinya setelah semua rangkaiannya dikembalikan lagi ke K2?? Prediksi ane, paling2 bakal menggantikan rangkaian full K3 PSO/non-PSO jarak dekat macam Ambarawa Ekspres, Maharani, Tegal Ekspres, Kamandaka, atau bahkan bisa jadi bakal menghidupkan kembali Tegal Arum. Cuman kita tunggu realisasinya...
RE: K3 Baru : Mewah tapi menyiksa - Henggar SP - 15-10-2016 (15-10-2016, 05:59 AM)stasiunkastephanie Wrote:(14-10-2016, 12:45 PM)CC-201-23 Wrote: Sekarang Fajur-Senjut YK dan Mutsel bisa dipesan lagi sebagai K2 Argo Parahyangan Harina yg hari senin aja jeng yg K3 nya dijual. Kalo pas weekend ttp dibawa tp ga dijual seat nya ![]() BACK TO TOPIC RE: K3 Baru : Mewah tapi menyiksa - d'tRAiNeR - 16-10-2016 (15-10-2016, 05:59 AM)stasiunkastephanie Wrote:(14-10-2016, 12:45 PM)CC-201-23 Wrote: Sekarang Fajur-Senjut YK dan Mutsel bisa dipesan lagi sebagai K2 yg udh balik jadi K2 baru Fajar/Senja Yogya, kalo Mutsel utk sementara waktu masih pake K3-16. entah kapan bakal balik jadi K2... di RTS, Fajar/Senja Yogya udh tertulis Bisnis lagi, sedangkan Mutsel masih Ekonomi... (15-10-2016, 05:59 AM)stasiunkastephanie Wrote: Tapi, yg menjadi pertanyaan, kemanakah K3 2016 nantinya setelah semua rangkaiannya dikembalikan lagi ke K2?? Prediksi ane, paling2 bakal menggantikan rangkaian full K3 PSO/non-PSO jarak dekat macam Ambarawa Ekspres, Maharani, Tegal Ekspres, Kamandaka, atau bahkan bisa jadi bakal menghidupkan kembali Tegal Arum. Cuman kita tunggu realisasinya... kalo liat di berita ini sih, katanya bakal buat kereta jarak menengah seperti GoPar, Cireks, Tegal Bahari, dan Sancaka. tapi apakah statusnya buat penambahan kapasitas atau ngegantiin kelas Bisnis, gak dijelasin sih. semoga aja sih cuma buat penambahan kapasitas aja, mengingat K3-16 "batch 1" ini udh dpt cap gak nyaman... RE: K3 Baru : Mewah tapi menyiksa - nino - 16-10-2016
RE: K3 Baru : Mewah tapi menyiksa - Dana Komuter - 03-12-2016 Belakangan di Facebook byk yg posting segala Matiara Selatan dan Argo Parahyangan dipakelah K3nya ini... Yg jd pertanyaan, apakah di Gopar dan MutSel sdh termasuk yg sdh selesai diperbaikin yah joknya? Gak sesempit sebelum dibawa kembali ke INKA Madiun... RE: K3 Baru : Mewah tapi menyiksa - BAMBANG EKO - 04-12-2016 (03-12-2016, 04:52 PM)Quote:Dana Komuter Wrote:Belakangan di Facebook byk yg posting segala Matiara Selatan dan Argo Parahyangan dipakelah K3nya ini... Yg jd pertanyaan, apakah di Gopar dan MutSel sdh termasuk yg sdh selesai diperbaikin yah joknya? Gak sesempit sebelum dibawa kembali ke INKA Madiun... Quote:Dana KomuterBelakangan di Facebook byk yg posting segala Matiara Selatan dan Argo Parahyangan dipakelah K3nya ini... Yg jd pertanyaan, apakah di Gopar dan MutSel sdh termasuk yg sdh selesai diperbaikin yah joknya? Gak sesempit sebelum dibawa kembali ke INKA Madiun... Dari pantauan beberapa hari terlihat rangkaian KA Argo Parahyangan yang membawa 4 K1 - M1 - 4 K3 terihat jelas tingkat keterisian penumpang lebih banyak di K1 dari pada K3 , Apakah ini dapat merupakan indikasi bahwa K3 kurang diminati btw karena sering terlihat dari 4 K3 yang di bawa sedikit sekali penumpangnya . RE: K3 Baru : Mewah tapi menyiksa - ardial - 05-12-2016 (04-12-2016, 04:02 PM)BAMBANG EKO Wrote:(03-12-2016, 04:52 PM) Quote:Dana KomuterBelakangan di Facebook byk yg posting segala Matiara Selatan dan Argo Parahyangan dipakelah K3nya ini... Yg jd pertanyaan, apakah di Gopar dan MutSel sdh termasuk yg sdh selesai diperbaikin yah joknya? Gak sesempit sebelum dibawa kembali ke INKA Madiun... Dari pantauan beberapa hari terlihat rangkaian KA Argo Parahyangan yang membawa 4 K1 - M1 - 4 K3 terihat jelas tingkat keterisian penumpang lebih banyak di K1 dari pada K3 , Apakah ini dapat merupakan indikasi bahwa K3 kurang diminati btw karena sering terlihat dari 4 K3 yang di bawa sedikit sekali penumpangnya . Masalahnya Harga ekonomi dan Eksekutif bedanya ga sampai 100 Ribu wajar orang Milih eksa Pakde. Biar Profit perusahaannya RE: K3 Baru : Mewah tapi menyiksa - d'tRAiNeR - 10-12-2016 Quote:quoted from BAMBANG EKO: Quote:quoted from ardial: sebenernya sih bukan supaya perusahaannya lebih untung, tapi justru penumpangnya yg lebih untung. dgn harga tiket ekonominya GoPar yg flat 80 ribu, lalu eksekutifnya tersedia dari 100-120 ribu, penumpang akan cenderung memilih eksekutif dulu, selama tiketnya masih tersedia. rata-rata yg menjadikan ekonomi sebagai pilihan pertama itu yg memang cari tiket yg lebih murah atau yg masih penasaran dgn kereta ekonomi barunya GoPar, baru sisanya ya yg "terpaksa" beli tiket ekonomi krn kehabisan tiket eksekutif tapi males pilih moda transportasi lain... dari pengalaman sebulan terakhir naik GoPar yg ekonomi, baru dua kali kebagian di kereta yg penuh penumpangnya, itupun yg pertama krn berangkat Minggu sore (KA 25) dan yg kedua berangkan Jumat pagi kemarin (KA 22) menjelang long weekend, jadi ya memang di saat sedang tingginya jumlah pengguna kereta api. sedangkan kalo di hari kerja biasa, eksekutif memang lebih banyak penumpangnya, kalo naik di ekonomi bebas milih tempat duduk saat kereta sudah berangkat, apalagi buat mereka yg ternyata kebagian tempat duduk yg berlawanan arah dgn laju kereta (jalan mundur)... |