Semboyan35 Indonesian Railfans
Stasiun2 Yang Hampir Terlupakan Sebagai Saksi Sejarah - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forum-5.html)
+--- Forum: Depo dan Stasiun (https://www.semboyan35.com/forum-30.html)
+--- Thread: Stasiun2 Yang Hampir Terlupakan Sebagai Saksi Sejarah (/thread-5746.html)

Pages: 1 2 3


RE: Stasiun2 Yang Hampir Terlupakan Sebagai Saksi Sejarah - POERWOKERTO +75M - 08-05-2011

(08-05-2011, 07:34 PM)cc 204 18 Wrote: Jangan lupakan Stasiun Bondowoso
Tmpt dimana para pejuang yang ditangkap Belanda dinaikkan gerbong yang dikenal Gerbong Maut
Di Stasiun itulah smua cerita pilu para pejuang bermula

Kalo gak baca MKA, sy gak bakal tau cerita bondowoso. Sayang sutradara n produser indonesia termasuk pemerintah dan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) gak ada yg mampu bikin filmnya.


RE: Stasiun2 Yang Hampir Terlupakan Sebagai Saksi Sejarah - Dana Komuter - 08-05-2011

Bukan gak ada pastinya, tapi blom ada minat dan terpikir segimana skenario yang pantes. Soalnya hari gini masih film2 bertemakan cinta dg bumbu religi dan sesekali lawakan dg judul2 gak mutu banget. Huaaaa.....hik..hik
@ fun_plano > Nampaknya dulu kawan2 RF pernah juga yah ngusulin supaya jgn dihancurin cuma karena alasan komersil dg dibangunnya 'Kere Pour' (plesetan) itu. Tapi yah... itu.... gak digubris. Bethe
Stasiun Banjar dan Garut (sudah almarhum) :
Stasiun di mana konon alm. Charlie Chaplin dalam kunjungannya di Indonesia pd. th. 1930-an atas permintaan pemerintah Hindia Belanda pernah menaiki rangkaian KA penumpang dan menikmati indahnya alam Bumi Parahyangan kala itu. Sayang sulit nyari fotonya.
Sedih



RE: Stasiun2 Yang Hampir Terlupakan Sebagai Saksi Sejarah - POERWOKERTO +75M - 08-05-2011

(08-05-2011, 10:35 PM)Dana Komuter Wrote: Bukan gak ada pastinya, tapi blom ada minat dan terpikir segimana skenario yang pantes. Soalnya hari gini masih film2 bertemakan cinta dg bumbu religi dan sesekali lawakan dg judul2 gak mutu banget. Huaaaa.....hik..hik
@ fun_plano > Nampaknya dulu kawan2 RF pernah juga yah ngusulin supaya jgn dihancurin cuma karena alasan komersil dg dibangunnya 'Kere Pour' (plesetan) itu. Tapi yah... itu.... gak digubris. Bethe
Stasiun Banjar dan Garut (sudah almarhum) :
Stasiun di mana konon alm. Charlie Chaplin dalam kunjungannya di Indonesia pd. th. 1930-an atas permintaan pemerintah Hindia Belanda pernah menaiki rangkaian KA penumpang dan menikmati indahnya alam Bumi Parahyangan kala itu. Sayang sulit nyari fotonya.
Sedih

Saksi sejarah dan sumber sejarah lainnya kan banyak. Cuma tipikal film indonesia emang asli ngebosenin (kalo gak mau dibilang payah) di kereta api aja bnyk hal yg bs di filmkan (berbasis sejarah ya tp bukan dokumenter) kayaknya musti minta tolong om sy nih, om spielberg. Kalo ada foto om chaplin pas naik kereta bagus tuh. Cari kemana ya??? Apa semua stasiun di java n sumatra punya sejarah tersendiri (yg dilupain)??? Kalo bunker yg di st. Tjp tuh ceritanya gimana???


RE: Stasiun2 Yang Hampir Terlupakan Sebagai Saksi Sejarah - mutiara17 - 09-05-2011

(03-05-2011, 07:42 PM)POERWOKERTO +75M Wrote: 1. Setasiun Jogjakarta: tempat start awal 2 lok (CC 5019 dan C 2812) diberangkatkan ke Poerwokerto untuk menarik rangkaian kereta api dalam film KERETA API TERAKHIR.

2. Setasiun Poerwokerto: tempat pemberangkatan 5 rangkaian kereta api terakhir menuju Jogjakarta.

3. Setasiun Kebasen: kereta api dan stasiun jadi sasaran tembakan senapan mesin pesawat cocor merah Londo. Rel arah Kroja di bom dan putus.

4. Setasiun Kroja: kereta api dan stasiun termasuk pasar ditembaki senapan mesin dan di bom pesawat cocor merah Londo. Kata KS Kroja :"Pasar kok di bom. Mereka kan rakjat tak bersalah" KS. Kroja terluka kena serpihan.

5. Setasiun Soempjoeh: harusnya kereta api ke 5 (yg terakhir dari PWT) berhenti disini tapi tidak jadi, cuma lwt aja. Aksi KS nya kocak.

6. Setasiun Idjo: kereta api dan stasiun ditembaki dan di bom. KS Idjo gugur saat bertugas terkena ledakan bom di stasiun. Asisten masinis gugur saat memindahkan wesel.

Semua setasiun ini ada dalam film Kereta Api Terakhir. Semoga tidak OOT Bye Bye

bagus gan filmnya tpi nglihat diyoutube hehee
Back on Topic lagi dah


RE: Stasiun2 Yang Hampir Terlupakan Sebagai Saksi Sejarah - ady_mcady - 09-05-2011

ini sejarah tentang apakah? apa sejarah perjuangan negri ini? atau sejarah perkereta apian?

yang bikin saya geli, sejarah versinya mas dana isinya plh semua. hehehe...


RE: Stasiun2 Yang Hampir Terlupakan Sebagai Saksi Sejarah - mutiara17 - 09-05-2011

(09-05-2011, 09:37 AM)ady_mcady Wrote: ini sejarah tentang apakah? apa sejarah perjuangan negri ini? atau sejarah perkereta apian?

yang bikin saya geli, sejarah versinya mas dana isinya plh semua. hehehe...

mungkin dua2nya ya maz... sejarah perjuangan n sejarah Keretanya dulu biar kita tahu kereta tsb yang berjuang mbawa penumpang ntu dgn slmt... yang bikin terharu pas KS.a Ijo mengangkat tangan n Ass Masinis yang memindahkan wesel..jadiSedih
NgakakNgakak Siilahkan dilanjutkan nontonnya


RE: Stasiun2 Yang Hampir Terlupakan Sebagai Saksi Sejarah - POERWOKERTO +75M - 09-05-2011

ST. GAMBIR juga ada cerita sejarahnya kan? yg sy inget (kalo gak salah) peserta Konferensi Asia Afrika 1955 naik KA dari stasiun ini. Ka ditarik lok CC 200. Apa ada cerita2 lain yg terlupakan dari GAMBIR??? 2 hal yg tidak bisa saya lupakan adalah, LENYAPNYA BANGUNAN KLASIK ST. GAMBIR demi pembangunan lintas layang, gak ada bekasnya poool. Itu harga untuk sebuah modernisasi yg salah kaprah.

ST. PASARSENEN dalam buku biografi SOEKARNO, PENJAMBOENG LIDAH RAKJAT INDONESIA karangan CINDY ADAMS tahun 1966, Bung Karno bercerita bahwa dia sering curi2 keluar dari Istana Merdeka untuk ngilangin jenuh dan liat kehidupan rakyatnya, tempat yg dia pilih adalah salah satunya ST. PASARSENEN. Bung Karno ditemani ajudannya dengan berpakaian preman (nyamar jd rakyat jelata) jalan2 ke PSE trs makan sate ayam disana smbl liat rakyatnya. Pas lg bicara sm ajudannya ternyata ada yg mengenali suara Bung Karno, "itu suara bapak, itu suara bapak" dan ramailah tempat itu. Setelah beramah tamah, Bung Karno dan ajudannya pulang ke istana. Keesokan harinya Bung Karno menerima surat dari para pengawal Tjakrabirawa. Isinya kurang lebih mereka meminta agar lain kali jika mau keluar hendaknya Bung Karno bilang kepada pengawal agar mereka tidak bingung mencari dan bisa mengawal. Sejak itu bung Karno tidak lagi menyelinap keluar karena kasihan nanti pengawalnya kebingungan, padahal Bung Karno hanya ingin melihat rakyatnya dari dekat tanpa formalitas.Wah jd OOT neh Bye Bye


RE: Stasiun2 Yang Hampir Terlupakan Sebagai Saksi Sejarah - Dana Komuter - 11-05-2011

(09-05-2011, 09:37 AM)ady_mcady Wrote: ini sejarah tentang apakah? apa sejarah perjuangan negri ini? atau sejarah perkereta apian?

yang bikin saya geli, sejarah versinya mas dana isinya plh semua. hehehe...

Yah mencakup dua2nya mas...Playboy
Tapi itu mungkin kebetulan saja aku komentarnya ttg plh...


RE: Stasiun2 Yang Hampir Terlupakan Sebagai Saksi Sejarah - cc 204 18 - 15-05-2011

(09-05-2011, 11:01 AM)POERWOKERTO +75M Wrote: ST. GAMBIR juga ada cerita sejarahnya kan? yg sy inget (kalo gak salah) peserta Konferensi Asia Afrika 1955 naik KA dari stasiun ini. Ka ditarik lok CC 200. Apa ada cerita2 lain yg terlupakan dari GAMBIR??? 2 hal yg tidak bisa saya lupakan adalah, LENYAPNYA BANGUNAN KLASIK ST. GAMBIR demi pembangunan lintas layang, gak ada bekasnya poool. Itu harga untuk sebuah modernisasi yg salah kaprah.

ST. PASARSENEN dalam buku biografi SOEKARNO, PENJAMBOENG LIDAH RAKJAT INDONESIA karangan CINDY ADAMS tahun 1966, Bung Karno bercerita bahwa dia sering curi2 keluar dari Istana Merdeka untuk ngilangin jenuh dan liat kehidupan rakyatnya, tempat yg dia pilih adalah salah satunya ST. PASARSENEN. Bung Karno ditemani ajudannya dengan berpakaian preman (nyamar jd rakyat jelata) jalan2 ke PSE trs makan sate ayam disana smbl liat rakyatnya. Pas lg bicara sm ajudannya ternyata ada yg mengenali suara Bung Karno, "itu suara bapak, itu suara bapak" dan ramailah tempat itu. Setelah beramah tamah, Bung Karno dan ajudannya pulang ke istana. Keesokan harinya Bung Karno menerima surat dari para pengawal Tjakrabirawa. Isinya kurang lebih mereka meminta agar lain kali jika mau keluar hendaknya Bung Karno bilang kepada pengawal agar mereka tidak bingung mencari dan bisa mengawal. Sejak itu bung Karno tidak lagi menyelinap keluar karena kasihan nanti pengawalnya kebingungan, padahal Bung Karno hanya ingin melihat rakyatnya dari dekat tanpa formalitas.Wah jd OOT neh Bye Bye

Hmm, andai presiden kt kyk gt
Lbeh baik ke topic aja deh


RE: Stasiun2 Yang Hampir Terlupakan Sebagai Saksi Sejarah - dwipangga - 15-05-2011

Sta Cisurupan di Garut, Pernah jd kantor pusat KA.....