![]() |
|
Adakah Rinja Ulah Manusia di Sumatera? - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=5) +--- Forum: Sumatera (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=18) +--- Thread: Adakah Rinja Ulah Manusia di Sumatera? (/showthread.php?tid=5292) |
RE: Adakah Rinja Ulah Manusia di Sumatera? - anyuut - 19-11-2011 (08-10-2011, 12:09 PM)Fajar Utama Yk Wrote: disamping pelemparan batu, adakah gangguan lain yg berarti, misal pedagang yg rese, todong, dan semua kejahatan di gerbong. kalau dari pengalaman saya, belum pernah mengalami hal seperti itu. Hanya saja dulu banyak sekali pengamen. Sampe2 uang koin 500 perak 10 biji abis. RE: Adakah Rinja Ulah Manusia di Sumatera? - Ken Aditya - 20-11-2011 Di Kompas pernah di bahas dengan judul Melaju di atas Rel Tanpa Kait, antara Tanjung Karang dan Palembang, diperkirakan sebanyak 10.000 pengait rel hilang, yang terbanyak antara kota.. hingga Palembang (maaf lupa) beritanya mungkin setahun yang lalu, keterangan dalam liputan perjalanan tersebut. Laju kereta Limex ya? Maksimal 60 km/jam, serta goyangan kereta terasa banget, tidak seperti di Jawa yang lebih nyaman. Saya tidak tahu goyangan tersebut pengaruh kait atau faktor-faktor yang lain. Mungkin ada koreksi. RE: Adakah Rinja Ulah Manusia di Sumatera? - ajuy - 20-11-2011 Ken Aditya: mungkin kota yang dimaksud Prabumulih. Iya, saya pernah menumpang K1 Limeks yang suspensinya keras dan pada saat pengereman tubuh terasa tersentak ke depan. Mungkin akibat rel yang jarang di maintenance MTT dan kurangnya persediaan bogie baru di BY Lahat RE: Adakah Rinja Ulah Manusia di Sumatera? - anyuut - 20-11-2011 itu mah biasa. Lebih asik kalo ada goncangan seperti itu apalagi kalau hentakan ke kanan langsng ke kiri. Rasa mengantuk jadi hilang RE: Adakah Rinja Ulah Manusia di Sumatera? - hadi_rajabasa - 21-01-2012 (20-11-2011, 06:54 AM)Ken Aditya Wrote: Di Kompas pernah di bahas dengan judul Melaju di atas Rel Tanpa Kait, antara Tanjung Karang dan Palembang, diperkirakan sebanyak 10.000 pengait rel hilang, yang terbanyak antara kota.. hingga Palembang (maaf lupa) beritanya mungkin setahun yang lalu, keterangan dalam liputan perjalanan tersebut. Laju kereta Limex ya? Maksimal 60 km/jam, serta goyangan kereta terasa banget, tidak seperti di Jawa yang lebih nyaman. Saya tidak tahu goyangan tersebut pengaruh kait atau faktor-faktor yang lain. Mungkin ada koreksi. mas, guncangan atau goyangang limex yg begitu keras di sebabkan karena di sana rel khusus untuk babaranjang dan lebih tinggi bantalannya coba deh di bandingin tinggi bantalan di jawa RE: Adakah Rinja Ulah Manusia di Sumatera? - Muhammad Dhafin Khomsah - 21-01-2012 Denger2 semua lok di divre 3 dikasih teralis tuh karena operasinya 'mblusuk' ke hutan2 biar gak ada binatang buas yg masuk (CMIIW) RE: Adakah Rinja Ulah Manusia di Sumatera? - bayucool - 22-01-2012 (21-01-2012, 11:09 PM)hadi_rajabasa Wrote: mas, guncangan atau goyangang limex yg begitu keras di sebabkan karena di sana rel khusus untuk babaranjang dan lebih tinggi bantalannya coba deh di bandingin tinggi bantalan di jawa karena rel(khusus)untuk babaranjang?bukankah rel yg digunakan jalur babaranjang itu justru lebih kuat untuk menahan tekanan gandar CC202 yg lebih besar dari CC series yg laen?yang notabene pasti relnya ukurannya juga lebih besar..harusnya goncangan juga makin minim donk bukan malah makin keras RE: Adakah Rinja Ulah Manusia di Sumatera? - raditya204 - 07-02-2012 (09-10-2011, 06:09 AM)Dana Komuter Wrote: Buat menghidupkan forum 'negeri' Andalas yg kian terasingkan nih : di binjai cuma ada 1 perlintasan yg berpalang, kok gak ada denger beritanyah yak kemaren?
RE: Adakah Rinja Ulah Manusia di Sumatera? - Joe_cn - 07-02-2012 Protes para pedagang kemaren merupakan rinja juga kan ya? Kayanya protes seperti itu baru pertama kali ya di sana? RE: Adakah Rinja Ulah Manusia di Sumatera? - raditya204 - 07-02-2012 (07-02-2012, 05:44 PM)Joe_cn Wrote: Protes para pedagang kemaren merupakan rinja juga kan ya? iya mas, baru sekali ini kalo gak salah sih. perjalanan kereta nggak terganggu karena mereka protesnya sm kepala stasiun tebing tinggi (CMIIW). gak sampai mblokir lalu lintas KA. di stasiun tebing tinggi inilah pusatnya para pedagang, jd klo kereta dr r.prapat kearah medan mereka naik dr sini turun di perbaungan, lubuk pakam. saya pernah naik di lok, dr kisaran ke medan sampai stasiun tebing tinggi ada pedagang yg ngasihin keripik gitu ke mass gantiin ongkos mereka sampai l.pakam |