RE: Parahiyangan BUBAR..??? - kemal reza - 27-04-2010
(27-04-2010, 12:15 AM)Agung Wrote: skarang coba pikir dari struktur tanahnya dolo bro...........
yang kamu sebutin itu struktur tanahnya kuat dan tahan untuk dibajak dan digetarkan sampe berkali2.........nah sekarang......jalur ciganea dari dolo itu struktur tanahnya terkenal labil karena terletak di 2 lempeng pegunungan kapur yang berbeda sehingga rawan pergerakan tanah.....
skarang kenapa parahyangan harus ditutup karena memang ruginya besar sekali........
kita lihat realitanya saja dah......jangan hanya berpaku pada kira2......
kereta itu hanya ramenya pada waktu weekend saja yang hanya 3 hari........sedangkan pada 4 hari sisanya yaitu hari weekdays sangatlah menyakitkan.......dari 6 gerbong dibawanya, yang bisa terisi penumpang hanyalah 3-4 gerbong saja.....sedangkan sisanya kosong melompong.......dan itu terjadi di semua jadwal pemberangkatan yang mencapai 5x dalam sehari...........
jelas itu sangat memberatkan PT KA untuk meneruskan operasionalnya........karena biaya operasional KA itu ditentukan dengan penuh tidaknya penumpang yang ada dalam KA tersebut.........
kalo sepi kan jelas pendapatan menurun........sedangkan biaya operasional untuk menjalankan KA tersebut tetap.........
nah skarang coba pikir.....dengan pendapatan yang menurun lalu harus menambal biaya operasional yang tinggi apa itu gak rugi jatuhnya...........skarang bentuk perusahaan KA adalah Perseroan Terbatas (PT) yang notabene harus profit oriented untuk dapat terus menjalankan usahanya......dan yang bisa mendatangkan profit adalah produknya yaitu Kereta Api.......sekarang kalo kereta api itu merugi terus, apa harus dipertahankan selamanya...........jika kamu seorang direktur pasti akan langsung menutupnya......
coba deh pikir dari sudut pandang orang bisnis bukan dari sudut pandang orang awam dan railfans.......
sebab kereta api sekarang adalah suatu bisnis yang besar bukan lagi suatu bentuk pelayanan kepada masyarakat.....
saya sangat setuju dengan statement mas agung, karna notabene sebuah profit oriented itu emng sangat sensitif dengan dana dan segala macam bentuk uang..memang kalau weekdays lebih sedikit, tapi klo weekend okupansinya hampir 75%.. kita gak bisa berbuat apa2, krna kita hanya RF yg ingin melestarikan segala macam KA..
emng jika dibayangkan betapa mirisnya kehilangan salah satu KA lagi..
mohon diralah jika salah.. 
RE: Parahiyangan BUBAR..??? - Yoga Bagus - 27-04-2010
(27-04-2010, 12:15 AM)Agung Wrote: skarang coba pikir dari struktur tanahnya dolo bro...........
yang kamu sebutin itu struktur tanahnya kuat dan tahan untuk dibajak dan digetarkan sampe berkali2.........nah sekarang......jalur ciganea dari dolo itu struktur tanahnya terkenal labil karena terletak di 2 lempeng pegunungan kapur yang berbeda sehingga rawan pergerakan tanah.....
skarang kenapa parahyangan harus ditutup karena memang ruginya besar sekali........
kita lihat realitanya saja dah......jangan hanya berpaku pada kira2......
kereta itu hanya ramenya pada waktu weekend saja yang hanya 3 hari........sedangkan pada 4 hari sisanya yaitu hari weekdays sangatlah menyakitkan.......dari 6 gerbong dibawanya, yang bisa terisi penumpang hanyalah 3-4 gerbong saja.....sedangkan sisanya kosong melompong.......dan itu terjadi di semua jadwal pemberangkatan yang mencapai 5x dalam sehari...........
jelas itu sangat memberatkan PT KA untuk meneruskan operasionalnya........karena biaya operasional KA itu ditentukan dengan penuh tidaknya penumpang yang ada dalam KA tersebut.........
kalo sepi kan jelas pendapatan menurun........sedangkan biaya operasional untuk menjalankan KA tersebut tetap.........
nah skarang coba pikir.....dengan pendapatan yang menurun lalu harus menambal biaya operasional yang tinggi apa itu gak rugi jatuhnya...........skarang bentuk perusahaan KA adalah Perseroan Terbatas (PT) yang notabene harus profit oriented untuk dapat terus menjalankan usahanya......dan yang bisa mendatangkan profit adalah produknya yaitu Kereta Api.......sekarang kalo kereta api itu merugi terus, apa harus dipertahankan selamanya...........jika kamu seorang direktur pasti akan langsung menutupnya......
coba deh pikir dari sudut pandang orang bisnis bukan dari sudut pandang orang awam dan railfans.......
sebab kereta api sekarang adalah suatu bisnis yang besar bukan lagi suatu bentuk pelayanan kepada masyarakat.....
ya bener juga denk..
dari pada merugi total.
RE: Parahiyangan BUBAR..??? - jadrians - 27-04-2010
Dah...hari ini resmi beroperasi Argo Parahyangan......
RE: Parahiyangan BUBAR..??? - shkvalz - 27-04-2010
Info baru neehhh.......Kabar gembira untuk semua penggemar KA Parahyangan.......
KA itu tidak dihapus seluruhnya.........masi akan jalan meskipun cuma 1x perjalanan saja.......mulai 28 april besok yang jalan setiap hari adalah KA 69/72, kemudian pada weekend ditambah KA 67/70 dan pada hari senin saja KA 63/66..........selain dari itu yang berjalan adalah KA Argo Parahyangan
    gara2 ulah rf kemarin kayaknya
RE: Parahiyangan BUBAR..??? - Agung - 27-04-2010
demikian bunti teleks dari kantor pusat yang menyatakan bahwa KA Parahyangan masi akan terus berjalan meskipun hanya 1-2x perjalanan saja
Telex OR/157 :
Setiap hari jumat tanggal 30 april s.d 28 mei
Setiap hari sabtu tanggal 1 mei s.d 29 mei
Setiap hari minggu tanggal 2 mei s.d 30 mei
dijalankan KLB 7063,berangkat BD 08.45 dan KLB 7064 berangkat GMR 13.30
Telex OR/158 :
Mulai Rabu 28 Aprli s.d Senin 31 Mei
dijalankan KLB 7067 berangkat BD 13.30 dan KLB 7068 berangkat GMR 17.40 (Argo Parahyangan)
Telex OR/159 :
Setiap hari Senin bulan mei Tanggal 3 s.d tanggal 31
dijalankan KLB 7065 berangkat BD 04.00 dan KLB 7066 berangkat GMR 08.30 (Argo Parahyangan)
RE: Parahiyangan BUBAR..??? - sepurku - 27-04-2010
(27-04-2010, 12:15 AM)Agung Wrote: skarang coba pikir dari struktur tanahnya dolo bro...........
yang kamu sebutin itu struktur tanahnya kuat dan tahan untuk dibajak dan digetarkan sampe berkali2.........nah sekarang......jalur ciganea dari dolo itu struktur tanahnya terkenal labil karena terletak di 2 lempeng pegunungan kapur yang berbeda sehingga rawan pergerakan tanah.....
skarang kenapa parahyangan harus ditutup karena memang ruginya besar sekali........
kita lihat realitanya saja dah......jangan hanya berpaku pada kira2......
kereta itu hanya ramenya pada waktu weekend saja yang hanya 3 hari........sedangkan pada 4 hari sisanya yaitu hari weekdays sangatlah menyakitkan.......dari 6 gerbong dibawanya, yang bisa terisi penumpang hanyalah 3-4 gerbong saja.....sedangkan sisanya kosong melompong.......dan itu terjadi di semua jadwal pemberangkatan yang mencapai 5x dalam sehari...........
jelas itu sangat memberatkan PT KA untuk meneruskan operasionalnya........karena biaya operasional KA itu ditentukan dengan penuh tidaknya penumpang yang ada dalam KA tersebut.........
kalo sepi kan jelas pendapatan menurun........sedangkan biaya operasional untuk menjalankan KA tersebut tetap.........
nah skarang coba pikir.....dengan pendapatan yang menurun lalu harus menambal biaya operasional yang tinggi apa itu gak rugi jatuhnya...........skarang bentuk perusahaan KA adalah Perseroan Terbatas (PT) yang notabene harus profit oriented untuk dapat terus menjalankan usahanya......dan yang bisa mendatangkan profit adalah produknya yaitu Kereta Api.......sekarang kalo kereta api itu merugi terus, apa harus dipertahankan selamanya...........jika kamu seorang direktur pasti akan langsung menutupnya......
coba deh pikir dari sudut pandang orang bisnis bukan dari sudut pandang orang awam dan railfans.......
sebab kereta api sekarang adalah suatu bisnis yang besar bukan lagi suatu bentuk pelayanan kepada masyarakat.....
JUSTRU karena kita BERPIKIR DGN CARA BISNIS YG PROGRESIF, utk siap bersaing memberi pelyanan terbaik. Bukan bisnis konservatif, yg menyerah pada keadaan, dengan mnegasihani diri tergilas oleh persaingan dengan moda transport lain. Managemen KAI seketika akan jd bagian dari masalah bukan solusi. (baca berita kasus dugaan korup top manajemen KAI)
Ada beberapa langkah solusi supaya KA parahyangan gak sampe dilikuidasi :
1. perbaiki kondisi fisik gerbong penumpang, sampai servisnya, ketepatan waktu departure n arrival;
2. beri subsidi bbm utk KA. Persaingan KA dgn travel gak fair, krn travel jelas BBMnya pake subsidi;
3. panjangkan start parahyangan di stasiun yg dkt dgn pusat bisnis n dekat dgn perpindahan moda transport; seperti serpong, keb lama, tnh abang, sudirman, tangerang;
4. jadikan K2 semua, kalo perlu K2 plus yg pake AC.
Masih banyak solusi2 lain yg bisa ditambahkan.
Kalo masalah geologi silakan tanya saja ke ahlinya, labil mana kondisi ciganea, dgn bumiayu-purwokerto. Karena keduanya sama2 rawan longsor.
TAPIIII, jalur bumiayu -purwokerto teuteup salah satu jalur tersibuk di jawa (malah trafficnya makin bertambah, karena servis n manajemen dari DAOP PWK n YK kreatif n bagus bgt.)
Jelas alasan geologis bukan pada konteksnya utk membenarkan penutupan parahyangan.
Kalo argo Parhayangan itu kayaknya cuman pelipur lara. Silakan sambutlah dgn gembira, dgn mengikuti skema logika konservatif manajemen KAI era skrg.
Ok, PT katanya memang harus mendatangkan profit. Sekarang aku tanya: kalo gitu kenapa KRD bdg-cjr-lpg, pdl-cicalengka, pwk-cbt gak ditutup saja sekalian, cos jelas2 merugi, n bikin tanah labil d daerah rawan longsor?
Lagian kalo buka jalur BD-MLG kenapa gak dari dulu? Pdhl jalur ini potensial bgt. Terkesan manajemen KAI gali lubang tutup lubang. mungkin pikir mereka, "Drpd gerbong paray nganggur mending dibuat ke jurusan lain."
Tp harus siap2 bersaing dgn brand bus malam ternama yg memberi pelayanan unggulan utk jurusan yg sama, dgn waktu tempuh lebih singkat. Jgn sampe MALABAR nanti senasib dgn Paray or Priangan, terus mengasihani diri dgn nyalahin bus malam or alasan jalur rawan longsor (?!).
RE: Parahiyangan BUBAR..??? - Agung - 27-04-2010
ya....saya terima usulan anda.......sangat bagus sekali menurut saya.............
sekarang saya coba tantang anda.....jika anda berani.....silakan datang ke kantor pusat PT KA di bandung dan utarakan usulan anda agar bisa menjadi kenyataan........
jangan cuma berkoar di forum atau milis, tapi langsung saja utarakan pada pemberi keputusan di dalam tubuh PT KA.........hujat saja mereka dan beri mereka pelajaran karena keputusan mereka sangatlah bodoh dan terlalu banyak alasan dengan menutup perjalanan KA Parahyangan ini........
kalo misalnya para pemberi keputusan itu mengelak dengan alasan yang tidak relevan dan terlalu dibuat2......lawan saja dengan alasanmu yang memang sudah valid dan terbukti.......
jangan kira yang marah dengan penghapusan KA Parahyangan ini hanya anda seorang saja.......saya sendiri juga marah dan kesal sekali dengan direksi sekarang karena seenakperutnya sendiri dalam menghapus KA tanpa alasan yang benar2 valid.......namun apa daya saya......saya cuma railfans biasa yang cuma bisa meratapi saja dan membiarkan KA2 itu terhapus dengan tenang......
RE: Parahiyangan BUBAR..??? - Yoga Bagus - 27-04-2010
mau di apakan lg..
Parahyangan sudah terlanjur di Hapus...
RE: Parahiyangan BUBAR..??? - fun_plano - 28-04-2010
(27-04-2010, 05:21 PM)Agung Wrote: [spoiler]
(27-04-2010, 05:00 PM)sepurku Wrote: (27-04-2010, 12:15 AM)Agung Wrote: skarang coba pikir dari struktur tanahnya dolo bro...........
yang kamu sebutin itu struktur tanahnya kuat dan tahan untuk dibajak dan digetarkan sampe berkali2.........nah sekarang......jalur ciganea dari dolo itu struktur tanahnya terkenal labil karena terletak di 2 lempeng pegunungan kapur yang berbeda sehingga rawan pergerakan tanah.....
skarang kenapa parahyangan harus ditutup karena memang ruginya besar sekali........
kita lihat realitanya saja dah......jangan hanya berpaku pada kira2......
kereta itu hanya ramenya pada waktu weekend saja yang hanya 3 hari........sedangkan pada 4 hari sisanya yaitu hari weekdays sangatlah menyakitkan.......dari 6 gerbong dibawanya, yang bisa terisi penumpang hanyalah 3-4 gerbong saja.....sedangkan sisanya kosong melompong.......dan itu terjadi di semua jadwal pemberangkatan yang mencapai 5x dalam sehari...........
jelas itu sangat memberatkan PT KA untuk meneruskan operasionalnya........karena biaya operasional KA itu ditentukan dengan penuh tidaknya penumpang yang ada dalam KA tersebut.........
kalo sepi kan jelas pendapatan menurun........sedangkan biaya operasional untuk menjalankan KA tersebut tetap.........
nah skarang coba pikir.....dengan pendapatan yang menurun lalu harus menambal biaya operasional yang tinggi apa itu gak rugi jatuhnya...........skarang bentuk perusahaan KA adalah Perseroan Terbatas (PT) yang notabene harus profit oriented untuk dapat terus menjalankan usahanya......dan yang bisa mendatangkan profit adalah produknya yaitu Kereta Api.......sekarang kalo kereta api itu merugi terus, apa harus dipertahankan selamanya...........jika kamu seorang direktur pasti akan langsung menutupnya......
coba deh pikir dari sudut pandang orang bisnis bukan dari sudut pandang orang awam dan railfans.......
sebab kereta api sekarang adalah suatu bisnis yang besar bukan lagi suatu bentuk pelayanan kepada masyarakat.....
JUSTRU karena kita BERPIKIR DGN CARA BISNIS YG PROGRESIF, utk siap bersaing memberi pelyanan terbaik. Bukan bisnis konservatif, yg menyerah pada keadaan, dengan mnegasihani diri tergilas oleh persaingan dengan moda transport lain. Managemen KAI seketika akan jd bagian dari masalah bukan solusi. (baca berita kasus dugaan korup top manajemen KAI)
Ada beberapa langkah solusi supaya KA parahyangan gak sampe dilikuidasi :
1. perbaiki kondisi fisik gerbong penumpang, sampai servisnya, ketepatan waktu departure n arrival;
2. beri subsidi bbm utk KA. Persaingan KA dgn travel gak fair, krn travel jelas BBMnya pake subsidi;
3. panjangkan start parahyangan di stasiun yg dkt dgn pusat bisnis n dekat dgn perpindahan moda transport; seperti serpong, keb lama, tnh abang, sudirman, tangerang;
4. jadikan K2 semua, kalo perlu K2 plus yg pake AC.
Masih banyak solusi2 lain yg bisa ditambahkan.
Kalo masalah geologi silakan tanya saja ke ahlinya, labil mana kondisi ciganea, dgn bumiayu-purwokerto. Karena keduanya sama2 rawan longsor.
TAPIIII, jalur bumiayu -purwokerto teuteup salah satu jalur tersibuk di jawa (malah trafficnya makin bertambah, karena servis n manajemen dari DAOP PWK n YK kreatif n bagus bgt.)
Jelas alasan geologis bukan pada konteksnya utk membenarkan penutupan parahyangan.
Kalo argo Parhayangan itu kayaknya cuman pelipur lara. Silakan sambutlah dgn gembira, dgn mengikuti skema logika konservatif manajemen KAI era skrg.
Ok, PT katanya memang harus mendatangkan profit. Sekarang aku tanya: kalo gitu kenapa KRD bdg-cjr-lpg, pdl-cicalengka, pwk-cbt gak ditutup saja sekalian, cos jelas2 merugi, n bikin tanah labil d daerah rawan longsor?
Lagian kalo buka jalur BD-MLG kenapa gak dari dulu? Pdhl jalur ini potensial bgt. Terkesan manajemen KAI gali lubang tutup lubang. mungkin pikir mereka, "Drpd gerbong paray nganggur mending dibuat ke jurusan lain."
Tp harus siap2 bersaing dgn brand bus malam ternama yg memberi pelayanan unggulan utk jurusan yg sama, dgn waktu tempuh lebih singkat. Jgn sampe MALABAR nanti senasib dgn Paray or Priangan, terus mengasihani diri dgn nyalahin bus malam or alasan jalur rawan longsor (?!).
ya....saya terima usulan anda.......sangat bagus sekali menurut saya.............
sekarang saya coba tantang anda.....jika anda berani.....silakan datang ke kantor pusat PT KA di bandung dan utarakan usulan anda agar bisa menjadi kenyataan........
jangan cuma berkoar di forum atau milis, tapi langsung saja utarakan pada pemberi keputusan di dalam tubuh PT KA.........hujat saja mereka dan beri mereka pelajaran karena keputusan mereka sangatlah bodoh dan terlalu banyak alasan dengan menutup perjalanan KA Parahyangan ini........
kalo misalnya para pemberi keputusan itu mengelak dengan alasan yang tidak relevan dan terlalu dibuat2......lawan saja dengan alasanmu yang memang sudah valid dan terbukti.......
jangan kira yang marah dengan penghapusan KA Parahyangan ini hanya anda seorang saja.......saya sendiri juga marah dan kesal sekali dengan direksi sekarang karena seenakperutnya sendiri dalam menghapus KA tanpa alasan yang benar2 valid.......namun apa daya saya......saya cuma railfans biasa yang cuma bisa meratapi saja dan membiarkan KA2 itu terhapus dengan tenang......[/spoiler]
Sudah...sudah...ane cuma usul...kalo menyampaikan pendapat sebaiknya disertai data-data yang valid, kalo rangkaian merugi berapa kerugiannya. Kalo geologi yang rawan longsor, tolong disebutin penyebab longsor, jenis tanah, kelerengan berapa % dan lain sebagainya dengan data2 yang valid di lapangan. Kita sebagai RF cuma bisa memonitoring kegiatan PT.KA. Untuk penambahan gerbong, perpanjangan rute, dan laen sebagainya harus ada survey dulu yang dilakukan oleh konsultan dan konsultan tersebut ditunjuk langsung oleh PT.KA melalui lelang (karena PT.KA adalah BUMN). Kalo data2 di lapangan sudah valid...baru kita boleh mengutarakan pendapat dan jangan hanya disini, kalo bisa diutarakan ke PT.KA (seperti berkonsultasi dengan KS atau kadaop atau petinggi2 KA yang lain). Kita jangan menghujat PT.KA adalah perusahaan yang mencari keuntungan semata, karena memang itulah alasan dasar sebuah perusahaan didirikan (profit oriented), ditambah lagi investasi di bidang KA sangat mahaaaaaalllll sekali. Coba hitung sebagai contoh penggantian bantalan dan rel per km berapa? Perbaikan gerbong dan lok berapa (dalam satu rangkaian)? sedangkan PT.KA mengurusi perkeretaapian dari ujung utara sumatera hingga ujung timur jawa. Kalo ga ada peran swasta ya PT.KA ngos2an lho...ini sekedar pendapat ane dari berbagai sisi. Kalo ada salah mohon maaf dan dikoreksi. Lagian Parahyangan ga bubar kan...malah naek kelas menjadi argo, walaupun agak aneh sebenernya (argo ada K2nya) hehehe....
RE: Parahiyangan BUBAR..??? - sepur21 - 28-04-2010
kalau menurut saya yang bubar itu Argo Gede .... mungkin PT KA malu kalau mau bilang menghapus KA sekelas Argo .... jadinya dia bilang parahyangan dihapuskan ...... lalu dengan alasan merespon permintaan masyarakat akhirnya dilebur jadi Argo Parahyangan yang sebenarnya gak beda ama parahyangan paling kereta K1 nya aja pakai bekas Argo Gede, harusnya namanya New Parahyangan tidak usah pakai Argo, malah nambah beban saja. Karena dengan embel2 Argo, PT KA harus bisa memberikan layanan standar kelas Argo ..... pihak Dephub saja belum mendapat laporan kajian kenapa PT KA menjalankan Argo Parahyangan dan membubarkan Argo Gede ....
lihat pesan dari Bieb di FB, bulan Mei ini KA Parahyangan masih ada yang dijalankan .....
|