![]() |
|
Adakah sisa-sisa jalur Solo-Boyolali?? - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Hobby (https://www.semboyan35.com/forum-6.html) +--- Forum: Mblusukan (https://www.semboyan35.com/forum-24.html) +--- Thread: Adakah sisa-sisa jalur Solo-Boyolali?? (/thread-3208.html) |
RE: Adakah sisa-sisa jalur Solo-Boyolali?? - enrico - 30-05-2012 (28-05-2012, 02:39 PM)Maulana Malik Wrote: Ini kira2 dimana ya? sumber gambarnya di forum bismania itu diperempatan Kartosuro, masih nyembul dikit relnya ![]() kayaknya kalo jalur solo-boyolali dihidupkan lg yg jadi masalah relnya 90% udah ketutup sama jalan raya, jd kalo mw dihidupkan harus geser relnya alias bikin jalur br RE: Adakah sisa-sisa jalur Solo-Boyolali?? - fajarwe - 30-05-2012 (28-05-2012, 09:32 PM)kuli bangunan Wrote: Ya kl memang jalur solo - boyolali mau dihidupkan lagi ya mau ga mau harus gusur rmh2 yg ada di jalur tsb...toh itu tanah punya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ya warga yg nempati ya harus mau pindah...tapi ya itulah Indonesia...bikin bangunan di tanah yg bukan haknya...giliran suruh pindah minta ganti rugi... Nunggu Pakgede Joko wi naik jadi Presiden Republik Ini, Insya Alloh jalur ini di aktifkan kembali
RE: Adakah sisa-sisa jalur Solo-Boyolali?? - gusferrail - 11-06-2012 (08-09-2011, 01:02 AM)Toentang Wrote: depan RM Madukoro ada gang ke utara, masuk sekitar 50 m ada rel membelah jalan kampung itu rel lori atau rel kereta (di peta lingkaran bawah), kalau menurut peta di atas rel itu sampai St. Gembongan. RE: Adakah sisa-sisa jalur Solo-Boyolali?? - ferial - 11-10-2012 (28-05-2012, 05:01 PM)Handika Irawan Wrote:(17-01-2011, 08:51 PM)eko winarno Wrote:(17-01-2011, 07:35 PM)gusferrail Wrote: Melihat prnytaan Joko Wi di TATV, "Railbus akan mnghbungkan wngri, skh, klten, sragen & boyolali". mas handika ini bisa aja sekarang bangunannya dah ilang sama sekali malah jadi gedung serbaguna namanya Panti Marhaen plus depannya ada patung Bung Karno. nanti deh kalo saya pulang saya ambilken picnya. btw bekas tasiyun itu skrg deket di kediaman bupati boyolali (maaf oot), jaraknya kurang lebih cuman 50 meter saja.
RE: Adakah sisa-sisa jalur Solo-Boyolali?? - gusferrail - 15-10-2012 Sekarang banyak plakat menunjukkan tanah milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero) di sepanjang jalur Purwosari - Gembongan - Kartasura - Boyolali, dan Gembongan - PG Colomadu. Berikut yang saya lihat : 1. Pabelan, sebelah timur Puskesmas Kartasura (Jalur Purwosari - Gembongan) 2. Gembongan, sebelah timur RM Mbok Sarun sekitar 50m (Jalur Purwosari - Gembongan) 3. Gembongan, sebelah barat perempatan gembongan (Jalur Gembongan - Kartasura) 4. Gembongan, sebelah selatan perempatan Gembongan sekitar 50m arah ke Eks PG (Jalur Gembongan - PG Colomadu) 5. Singopuran, sebelah barat Perumahan Shafira (Jalur Gembongan - PG Colomadu) 6. Paulan (sepertinya desa Paulan), Colomadu, lurus saja dari plakat Singopuran (Jalur Gembongan - PG Colomadu) 7. Kartasura, eks Stasiun Kartasura, Sate Kambing Pak Bagong (Jalur Kartasura - Boyolali) 8. Polres Boyolali ada gang ke barat, Mojosongo (Jalur Kartasura - Boyolali) 9. Gardu PLN Mojosongo sebelah timurnya, ini tembus jika melewati gang dari Polres Boyolali (Jalur Kartasura - Boyolali) Mungkin masih ada lagi tapi belum menemukan, terutama tanah eks Stasiun Boyolali, Halte Banyudono dan eks Stasiun Bangak
RE: Adakah sisa-sisa jalur Solo-Boyolali?? - Danar_arief92 - 07-04-2014 (08-09-2011, 01:02 AM)Toentang Wrote: Jalur Boyolali-Kartosuro kemungkinan dibongkar pada masa Jepang. Sehingga sangat sulit ditemui bekas-bekasnya. Kalau Kartosuro-Purwosari masih ada beberapa bekasnya. bang dapet petanya ini dari mana??? kalo ada link.nya mau dong.... hehe
RE: Adakah sisa-sisa jalur Solo-Boyolali?? - stasiunkastephanie - 07-04-2014 (07-04-2014, 10:40 AM)Danar_arief92 Wrote: bang dapet petanya ini dari mana??? Coba masuk ke trit ini aja, siapa tau ada peta2 jadul yg bisa dipake sbg. referensi mblusukan...
RE: Adakah sisa-sisa jalur Solo-Boyolali?? - Hendra20409 - 07-04-2014 Waaaawwhh.. Kartosuro mah daerah rumah ane tuh
tepatnya di peta kedua dengan nama "Waroengwatoe". Dulu persis banget di belakang rumah ane masih ada lori pengangkut tebu ke PG. Colomadu. Kalo ga salah beroperasi terakhir tahun 94. Sekarang sih semenjak PG tersebut ditutup, bekas lorinya udah ga ada, ketutup aspal. Nah, kalo bekas rel Boyolali-Solo di beberapa titik masih terlihat. Tapi sebagian besar emang udah ketutup aspal maupun trotoar. Yg masih keliatan biasanya rel yg ngelewatin perempatan/lampu merah yg mungkin mengakibatkan aspal tersebut ga awet jadi sering terkikis, jadi keliatan tuh bekas relnya |