Semboyan35 Indonesian Railfans
Subway atau MRT buat Jakarta? - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=5)
+--- Forum: Kereta Komuter (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=21)
+--- Thread: Subway atau MRT buat Jakarta? (/showthread.php?tid=155)

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - ady_mcady - 14-02-2011

^

maaf, maksudnya mas bagus apa ya? saya belum mudheng. hehehe... Xie Xie


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - Kyoshu - 25-02-2011

Kan MRT yg mau dibangun

ada pengganti dari stadion lebak bulus untuk depo nya nih http://m.kompas.com/news/read/data/2011.02.24.08353124


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - m_ilhami - 25-02-2011

Asik juga, nonton bola tidak jauh dari stasiun MRT.


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - nikmuracell - 25-02-2011

SUB WAY ...... MRT ...... BUS WAY ....................




[Image: njnjn%253Blj%2Bc.jpg]


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - m_ilhami - 25-02-2011

@nikmuracell jago photoshop euy..ajarin donk
jk


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - nikmuracell - 25-02-2011




RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - ady_mcady - 25-02-2011

harap maklum. negeri ini baru melek transportasi massal belakangan ini saja. jadi ketika bikin proyek2 macam busway, subway, monorel, dll, hasilnya mengecewakan.

tapi setidaknya, ada niat baik untuk membangun sistem trasportasi massal itu sudah baik.

coba bayangkan saja seandainya sampai saat ini busway tidak ada! mau apa jakarta mengatasi masalah macet? bikin tol lagi? yang penting itu jalan dulu buswaynya. nanti bertahap diperbaiki. syukur2 suatu saat bisa diganti railbus, lrt, atau subway.


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - gilang pratama - 20-03-2011

jadi juga walau dilanda gempa..
detikcom - Jakarta, Pemerintah Jepang memastikan, pembangunan proyek-proyek besarnya di Indonesia
terus berjalan. Salah satunya adalah proyek
Metropolitam Priority Areas (MPA). "Meskipun terjadi gempa dan tsunamai, Jepang tetap
menjalankan proyek MPA dengan baik," ujar Wakil
Menteri Luar Negeri Jepang Makiko Kikuta saat ditemui di Hotel Borobudur usai bertemu Menko Perekonomian Hatta Rajasa,
Jakarta, Kamis (17/3/2011). Menanggapi hal tersebut, Hatta menyatakan keyakinan atas komitmen Jepang
tersebut. Karena Jepang cukup mampu dan kuat untuk mendanai perbaikan
negaranya pasca gempa dan tsunami, tanpa perlu menarik modalnya dari
negara lain. "Mereka akan tetap berkomitmen, dan Jepang terlalu kuat untuk kolaps karena
tsunami ini. Mereka salah satu negara yang kuat dan kaya. Justru dalam
keadaan seperti ini saya melihat keyakinan bahwa Jepang meningkatkan
investasinya di luar," ujar Hatta pada kesempatan yang sama. Dari pertemuan tersebut, Hatta menyebutkan terdapat 3 agenda yang telah
ditetapkan dengan Jepang. Pertama, penetapan proyek-proyek mendesak (fast-
track projects). Yang termasuk ke dalam proyek-proyek tersebut adalah: Pelabuhan Internasional: memperluas Pelabuhan Tanjung Priok dan membangun
pelabuhan internasional baru.
Pengembangan Area Industri di Timur Jakarta: Smart Community dan
peningkatan jaringan jalan di area industri Timur Jakarta.
Pembangunan MRT dan peningkatan Jabodetabek Commuter Railway System
Pembangunan jalan di Jabodetabek. Bandara dan Infrastruktur Perhubungan: Pembangunan jalur kereta api ke
bandara Soekarno-Hatta dan memperpanjang lintasan bandara Soekarno Hatta.
Persediaan air bersih dan sistem limbah di kawasan Metropolitan.
Pengelolaan pembuangan limbah.
Pengelolaan banjir dengan memperbaiki pompa di Pluit.
Tenaga Listrik/Infrastruktur energi:pembangunan Transmisi Jawa-Sumatera, Indramayu coal-fired power plant, Banten coal-fired power plant, gas-fired
power plant and Floating Storage Regasification Unit (FSRU), dan Rajamandala
Hydroelectric Power Plant.
Kedua, lanjut Hatta, Indonesia dan Jepang sepakat untuk menyelesaikan studi
masterplan MPA dalam satu tahun ini. Dalam masterplan tersebut, Hatta menyatakan tidak hanya substansi dari
proyek MPA melainkan juga skema pembiayaan yang rencananya akan dibiayai
lebih banyak oleh pihak swasta Indonesia dan Jepang. "Kami sepakat studi masterplan tentang MPA akan mulai Mei ini diperkirakan 1
tahun dan di dalamnya tidak hanya berkaitan substansi tapi juga skema
pembiayaan. Jadi intinya skema PPP yang melibatkan lebih banyak swasta
Jepang dan Indonesia, Jepang katanya akan menggunakan dana ODE," ujarnya. Ketiga, Hatta menyebutkan Jepang dan Indonesia menyepakati pertemuan
tingkat tinggi pada bulan Maret ini. "Pertemuan tersebut terkait peraturan-peraturan baru Indonesia yang perlu
dipromosikan mengenai perpajakan, pabean, foreign direct investment,
investasi, dan semua yang menyukseskan program MPA ini. Nanti tidak hanya
pejabat Indonesia tapi juga dari Jepang dan Kadin," ujarnya. Sedangkan pertemuan kedua, lanjut Hatta, akan dilakukan pada kuartal II-2011
guna melihat progress report dari masterplan MPA tersebut dan quick win
projek mana yang bisa dilakukan dengan cepat. Meskipun belum memastikan jumlah investasi yang diperlukan untuk
menyelesaikan proyek tersebut, Hatta memperkirakan jumlah investasi
tersebut akan lebih dari US$ 20 miliar. "Total investasi akan kita bahas mulai bulan Mei ini masterplan-nya. Dari
sejumlah fast track project itu. Besar sekali. Investasi jepang itu 5 besar di
Indonesia," katanya.


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - Kyoshu - 08-04-2011

belum di bangun yang utara - selatan ,udah rencana yang timur - barat
Quote: Studi MRT Koridor Timur
dan Barat Dibahas » Mass Rapid Transit Eko Priliawito, Dwifantya Aquina | Jum'at, 8 April 2011, 14:46 WIB VIVAnews - Belum lagi mega proyek Mass Rapid Transit (MRT)
tahap I (Lebakbulus-Bundaran
HI) dimulai, Pemerintah DKI
Jakarta bersama dengan Japan
International Cooperation
Agency (JICA) Kohara Motofumi sudah membahas MRT koridor
timur-barat. Menurut Gubernur DKI Jakarta
Fauzi Bowo, kajian awal terkait
koridor ini telah dilakukan
Jepang sebagai peminjam modal.
Kajian ini dilakukan karena
kebutuhan pada koridor itu dianggap sangat tinggi. "Sejak awal kita meminta supaya
tidak hanya timur dan barat di
wilayah Jakarta saja. Jadi ini
akan mengikutsertakan bagian
barat Balaraja, Tangerang dan
Timur Cikarang, Bekasi," ujar Fauzi Bowo di Balaikota DKI
Jakarta, Jumat 8 April 2011. Menurut Fauzi, pertemuan
lanjutan pemprov dengan JICA
akan diselenggarakan akhir April
nanti bersama dengan
Departemen Keuangan dan
Kementerian Perhubungan. Diharapkan, pola koridor timur
barat tidak jauh berbeda
dengan pola yang sekarang
dilakukan untuk pembangunan
MRT tahap pertama. "Rutenya belum bisa dikatakan
secara pasti, tapi kita tentu
memperhitungkan kawasan yang
padat. Panjang rutenya 80 km
lebih, masalah biaya belum tahu,"
katanya. Sementara itu, Deputi Gubernur
DKI Bidang Transportasi,
Soetanto Hoesodo menegaskan,
studi terkait rute timur barat
MRT tak perlu menunggu
pembangunan MRT tahap I selesai. "Studi sampai satu tahun,
harapannya tahun depan
selesai, karena kelebihan dari
fase ini bukan hanya melibatkan
satu pemda tapi tiga pemda
(DKI, Tangerang, Bekasi)," jelasnya. Seperti yang diketahui, MRT
yang berbasis rel rencananya
akan membentang sekitar 110,3
kilometer. Terdiri dari Koridor
Selatan – Utara (Koridor Lebak Bulus - Kampung Bandan)
sepanjang 23,3 kilometer dan
Koridor Timur – Barat sepanjang 87 kilometer. Pembangunan Koridor Selatan-
Utara dari Lebak Bulus – Kampung Bandan dilakukan
dalam dua tahap. Tahap I akan
dibangun terlebih dahulu
menghubungkan Lebak Bulus
sampai dengan Bundaran Hotel
Indonesia, sepanjang 15,2 kilometer dengan 13 stasiun.
Tujuh stasiun layang dan enam
stasiun bawah tanah. MRT
ditargetkan mulai beroperasi
pada akhir 2016. Tahap II akan melanjutkan jalur
Selatan-Utara dari Bundaran
Hotel Indonesa ke Kampung
Bandan sepanjang 8,1 kilometer
yang akan mulai dibangun
sebelum tahap I beroperasi dan ditargetkan beroperasi 2018,
dipercepat dari target awal
2020. Untuk tahap ini studi
kelayakannya sudah selesai. Sementara itu, koridor barat
dan timur saat ini sedang dalam
tahap pra studi kelayakan.
Koridor ini ditargetkan paling
lambat beroperasi pada 2024 -
2027.



RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - tomrys - 08-04-2011

jadi pengen tau deh,sebenernya siapa yg mencetuskan konsep di Lebak Bulus trek nya diatas dan di sekitar Bundaran HI trek ny dibikin Underground...??

Soalnya pengen tanya ke orang nya:
SITU LULUSAN UNIVERSITAS MANA??
BUKAN DI INDONESIA YA???

kenapa saya bertanya demikian sinisnya..??

perhatikan
LEBAK BULUS = Layang
BUNDARAN HI = Underground

Seperti yang kita tahu, kontur tanah di Jakarta semakin ke selatan semakin tinggi. Dari Lebak Bulus ke Bundaran HI itu hitungan nya turunan.
Nah,mengapa yg kontur tanahnya lebih tinggi dibangun layang???
mengapa yang tanahnya lebih rendah dibangun underground?? buat gaya-gayaan???

Bundaran HI,Sudirman dan sekitarnya saja hujan sedikit sekarang banjir..
belum lagi kontur tanah menurun gara-gara bangunan bertingkat yg menyedot air tanah.
kalo dibikin Underground...

mau bikin KUBURAN MASSAL??????????