![]() |
|
Pecinta Gajayana - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forum-5.html) +--- Forum: Lintas Selatan (https://www.semboyan35.com/forum-15.html) +--- Thread: Pecinta Gajayana (/thread-3584.html) Pages:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100
101
102
103
104
105
106
107
108
109
110
111
112
113
114
115
116
117
118
119
120
121
122
123
124
125
126
127
128
129
130
131
132
133
134
135
136
137
138
139
140
141
142
143
144
145
146
147
148
149
150
151
152
153
154
155
156
157
158
159
160
161
162
163
164
165
166
167
168
169
170
171
172
173
174
175
176
177
178
179
180
181
182
183
184
185
186
187
188
189
190
191
192
193
194
195
196
197
198
199
|
RE: Pecinta Gajayana - Mudiizjody - 12-10-2013 saya selalu monitoring gan , justru yg jarang telat yg pakai batik ungu , cmiw RE: Pecinta Gajayana - oke_sr - 20-10-2013 Tanggal 10 Oktober kemarin saya naik KA 32 dari Gambir ke Malang. Berikut catatan perjalanannya : 18.20 Berangkat dari Gambir tepat waktu 21.01-21.07 Cirebon 21.35-21.42 x Stasiun Ciledug 22.10-22.14 x Stasiun Songgom 23.19-23.24 Purwokerto 00.04-00.06 x dengan KA Ekse(lupa di stasiun mana) 00.25-00.30 x Kereta Ekse di Stasiun Gombong 00.42-00.43 Stasiun Sruweng(mungkin ketahan sinyal) 01.13-01.18 x K1 di salah satu stasiun kelas1/besar(jauh dari papan nama) 02.08-02.14 Yogyakarta (tertidur) ![]() 05.45-05.56 Kediri 06.27-06.31 Tulungagung 07.07-07.14 Blitar 07.40-07.41 Wlingi 08.32-08.36 Kepanjen 09.06 Malang Nyampe di Malang kecepeten 13 menit di Kepanjen silang dengan Maliboro Ekspress yang membawa 3K3AC - KMP2 - 3K1 - P. Disana KA 32 berangkat dulu menuju Malang dan disusul Malioboro beberapa saat kemudian untuk melanjutkan perjalanan menuju YogyaCatatan, beberapa kali silang di Stasiun kecil antara CN-PWT justru dengan KA Ekonomi. Baliknya tanggal 19 Oktober kemarin naik KA 31, di KA ini Gajayana membawa kereta makan yang memakai corak batik hijau gajah 15.00 berangkat dari Stasiun Malang 15.28-15.38 Kepanjen, terlihat KA Penataran menunggu silang dengan KA 31. 16.26-16.28 Wlingi 16.56-17.04 Blitar 17.41-17.44 Tulungagung 18.17-18.21 Kediri 19.15-19.25 Nganjuk, silang dengan KA Pasundan 19.5x-20.34 Madiun, ganti masinis sekaligus sempat mengalami PLB >20 menit karena masalah rem. Loko tak diganti. (selanjutnya tertidur hingga PWT) 01.16-01.12 Purwokerto (selanjutnya tertidur pulas hingga Cikampek) ![]() 05.04 ls di Stasiun CIkampek 05.20-05.36 berhenti beberapa ratus meter menjelang Stasiun Karawang 06.29 Jatinegara Telat hampir 50 menit, tapi kalau melihat adanya PLB yang lama di Madiun dan Karawang ya wajar sih. Catatan, sudah tidak terlihat lagi pedagang asongan di dalam Stasiun Blitar, Tulungagung dan Kediri. Kalau di Nganjuk sih masih ada. Oh ya, waktu balik ke Jakarta dari Malang naik KA 31, posisi duduk saya di kursi 1A, pojok bagian belakang kereta. Plus minusnya : Plus : 1. Lampu lebih temaram dibandingkan posisi tempat duduk yang lainnya, lebih nyaman bagi yang ingin tidur dengan keadaan minim cahaya 2. AC super dingin. Pakai selimut biru KA pun masih tembus(salah sendiri pake celana jins juga) 3. Lebih dekat ke toilet. Minus : 1. Njut-njutan karena kursi berada disekitar bogie, serasa naik bus kota bekas Jepang trayek 46 jurusan Grogol - Kmp Rambutan dulu. 2. Lebih bising, karena posisi tempat duduk dekat dengan bordes. 3. Jauh dari TV, posisi TV ada sekitar 15 meter didepan. Bisa lihat kebelakang dengan memutar kursi, namun karena saya berangkat sendiri dan ingin tempat duduk searah dengan perjalanan KA, jadinya posisi kursi membelakangi TV. RE: Pecinta Gajayana - Hebby AlWakit - 21-10-2013 Bahagianya aku yg pernah di Gajayana, bangganya aku menjadi anak dari seorang masinis Gajayana
RE: Pecinta Gajayana - santowa - 21-10-2013 dulu waktu awal gajayana ada smpe taun 2005 an masi nyaman bgt,..baru brgkt dr ML dpt teh anget gratis, trs dilanjutin mkan malem gratis kira2 da smpe kediri... sekarang mah sepi melompong...uda mahal tiketnye, gak dpt apa2 lg gan... mending naek matarmaja aja gan skrg..iirit
RE: Pecinta Gajayana - see_204XX - 22-10-2013 (21-10-2013, 12:25 PM)santowa Wrote: dulu waktu awal gajayana ada smpe taun 2005 an masi nyaman bgt,..baru brgkt dr ML dpt teh anget gratis, trs dilanjutin mkan malem gratis kira2 da smpe kediri... Masa gratis, om...? Baru tau saya...
RE: Pecinta Gajayana - Hungry Soul - 22-10-2013 (22-10-2013, 10:08 AM)see_204XX Wrote:(21-10-2013, 12:25 PM)santowa Wrote: dulu waktu awal gajayana ada smpe taun 2005 an masi nyaman bgt,..baru brgkt dr ML dpt teh anget gratis, trs dilanjutin mkan malem gratis kira2 da smpe kediri... Kan dulu masih dapet service makan dan minum Om .... istilah ndeso nya apa sih .... Tuslah ya?
RE: Pecinta Gajayana - spoor_hunter - 22-10-2013 Tuslah yang paling sering saya rasakan ketika jamannya perumka dan PT.KA (persero) semenjak di pegang sama PT.KAI yang sekarang ini -_- tuslah tersebut hilang di telan bumi. tetapi ada satu hal yang membuat saya salut dari PT.sepur sekarang. sebagai gantinya tuslah. saya sudah mencicipi berbagai kereta dari kelas rakyat jelata sampai kelas rakyat atas :p ya pasti tahu kan apa pengganti tuslah tersebut ![]() [spoiler]Tuslah = momoan tiap bulan[/spoiler] RE: Pecinta Gajayana - yharto - 22-10-2013 Kalo ingat tuslah gajayana jaman dulu yang paling diingat ya tahunya yg ukurannya cukup menyedihkan, tebal g sampe 3 mm RE: Pecinta Gajayana - oke_sr - 22-10-2013 (22-10-2013, 02:42 PM)yharto Wrote: Kalo ingat tuslah gajayana jaman dulu yang paling diingat ya tahunya yg ukurannya cukup menyedihkan, tebal g sampe 3 mm atau lauknya yang seukuran jempol kaki atau porsi nasinya yang seukuran beberapa sendok, buahnya yang seringnya pisang dengan ukuran tak lebih dari 10-12cm. Kalau saya sih makan segitu pasti habis. Sengaja menahan lapar dari Malang hingga dibagikannya tuslah makan itu.
RE: Pecinta Gajayana - yharto - 22-10-2013 (22-10-2013, 05:10 PM)oke_sr Wrote:(22-10-2013, 02:42 PM)yharto Wrote: Kalo ingat tuslah gajayana jaman dulu yang paling diingat ya tahunya yg ukurannya cukup menyedihkan, tebal g sampe 3 mm Masih mending waktu msh 3 kelas, ekse, bisnis plus & bisnis, yg bisnis dpt roti 1 buah plus 1 botol aqua 600 ml. Sesudah jd single class, kalo stlh brkt dr malang dpt teh manis anget 1 cangkir, kalo dr jakarta, teh dibagikan pada pagi hari. Iya betul, makan malam dibagikan setelah brkt dr kediri, krn Gajayana br akan berhenti normal di MN jd cukup waktu bagi prami & prama u bagikan makan sampe mengumpulkan lg piring kosong. Karena porsi yg seuprit ya persiapan dgn beli pecel di blitar u nambah porsi. |