Semboyan35 Indonesian Railfans
Subway atau MRT buat Jakarta? - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=5)
+--- Forum: Kereta Komuter (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=21)
+--- Thread: Subway atau MRT buat Jakarta? (/showthread.php?tid=155)

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - Alex J - 25-12-2010

Ada yang punya blue print atau apa yah planning nya ngga? minta donk. saya ngumpulin kliping tentang transportasi masal di web bataviacityhall.blogspot.com . Kebutuhan blue print ini antara lain untuk: tinggi dan lebar konstruksi untuk jalur kereta, beserta ketebalannya juga. mungkin pakai beton, kekuatan K berapa? K-225 atau lebih kuat lagi? Terus stasiun yg di bawah tanah ukurannya seberapa? bagaimana cara pembangunannya? seberapa luas opening di atas permukaan tanahnya? sbg warga jakarta, saya concern sekali dengan segala hal yang mengkontribusikan kemacetan. jadi kepikiran bagaimana caranya untuk menekan kemacetan. subway sudah barang tentu salah satu caranya.


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - zulfahmi - 25-01-2011




[Image: 4840032370_b006baa4a4.jpg]:tukang gebet: proyek MRT tahap I akan dibangun di atas median jalan dan underground (membuat terowongan). Pembangunan MRT di atas median jalan dilakukan mulai dari ruas Lebak Bulus-Senayan (9,85 km). Sedangkan MRT yang dibangun menembus tanah (underground) dimulai dari Senayan ke Dukuh Atas (4,45 km).

Untuk mengangkut penumpang pengguna MRT, Dephub berencana membangun sembilan stasiun yang terletak di atas tanah dan tiga stasiun bawah tanah. Lokasi sembilan stasiun "layang" itu ada di Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, Sisingamangaraja, Senayan, dan Istora.

Sedangkan tiga stasiun bawah tanah berlokasi di Bendungan Hilir, Setiabudi, dan Dukuh Atas. Depot sebagai tempat mangkal kereta nantinya akan dibangun di Terminal Lebak Bulus.

Sebagian besar pembangunan MRT dilakukan di atas tanah (elevated). Pembangunan ini dilakukan untuk menghemat pembebasan lahan. Pembebasan lahan untuk proyek MRT tahap I diperkirakan 0,65 hektar. Pembebasan lahan antara lain digunakan untuk stasiun dan jalan masuk.

MRT yang dibangun di Jakarta rencananya akan terintegrasi dengan moda angkutan lain, seperti monorel, busway, dan kereta api Jabotabek. MRT dan monorel direncanakan terintegrasi di Senayan, Setiabudi, dan Dukuh Atas. Sedangkan MRT tahap II (Dukuh Atas- Kampung Bandan) akan terintegrasi dengan busway koridor II (Pulo Gadung-Harmoni).

MRT juga akan terintegrasi dengan kereta api Jabotabek di Dukuh Atas. Sedangkan di daerah Fatmawati dan Semanggi, MRT akan terintegrasi dengan jalan tol. MRT juga akan terintegrasi dengan bus dan angkutan kota di Terminal Blok M dan Lebak Bulus.



[Image: 97024_maket-mrt-jakarta_300_225.jpg]


[Image: overstappen.png]
Ngiler ada yang tahu bentuk keretanya kaya gimana?




RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - Kyoshu - 26-01-2011

Sepertinya sekarang MRT lebih Update beritanya di Vivanews ,mulai tender ini ! (ayo realisasi) Big Grin -> http://wap.vivanews.com/news/read/201310-lelang-konstruksi-mrt-segera-dimulai

note : silahkan buka sendiri ,soalnya gk bisa dibawa (copas) berita ke thread ini ,lagi OL lewat Hp


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - Dana Komuter - 26-01-2011

Maryadie | Selasa, 25 Januari 2011, 11:07 WIB

VIVAnews - Pembangunan jalan layang non tol Blok M-Cipete selain untuk mengatasi kemacetan di kawasan itu, juga untuk mengantisipasi kemacetan akibat pembangunan mass rapid transit (MRT). Pemerintah DKI Jakarta akan membangun moda angkutan massal ini selama lima tahun.

Proyek pembangunan akan dimulai Januari 2012 - Oktober 2016. Selama itu juga akan memperparah kemacetan Jakarta, khususnya di jalur proyek pembangunan MRT berlangsung seperti Fatmawati.

Kepala Dinas Perhubungan DKI, Udar Pristono, kepada VIVAnews.com berharap pembangunan jalan layang baru bisa rampung sesuai jadwal. Jalan ini mulai dibangun tahun ini dan akan selesai dalam waktu dua tahun. "Kami telah memperhitungkan, saat jalan ini selesai, proyek MRT dimulai," katanya.

Sebab, kata dia, jalan baru bisa dimanfaatkan sebagai jalur alternatif jika terjadi kemacetan saat pembangunan MRT.

Selain itu, dia mengaku, telah menyiapkan manajemen lalulintas dengan memperbaiki bahu jalan di sepanjang Jalan Fatmawati Jakarta Selatan.
“Kami melakukan perbaikan bahu jalan dan memperlebar jalan selebar tiga meter di sepanjang Jalan Fatmawati,” ujar Pristono.

Selain itu, Dishub DKI juga akan mengatur jam kerja proyek MRT agar tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas terutama di jam-jam sibuk.

Presiden Direktur PT MRT Jakarta, Tribudi Rahardjo mengatakan, problem kemacetan di tiap-tiap jalan di mana dibangun jalur MRT "hanya" akan terjadi selama kurun waktu dua tahun saja. Kemacetan, khususnya akan terjadi pada pembangunan jalur layang MRT yang terletak mulai dari Lebak Bulus - Al Azhar. Sebab, di kawasan ini juga akan berlangsung pembangunan jalur atas yakni pembuatan rel MRT dengan bentuk fly over.

"Nanti Dishub DKI akan melakukan traffic management saat pembangunan MRT. Pembangunan dilakukan pada jam-jam tertentu, misalnya mulai jam 10 malam sampai 4 pagi," ungkap dia.

http://wap.vivanews.com/news/read/201168-flyover-blok-m-cipete-antisipasi-macet-mrt
--------------
Paling nantinya diundur lagi... Batal dilanjutin meski gundukan tanahnya udah diurukin. Yang ada keterbengkalaiannya itu membawa penataan kota gak karuan. Yang paling fatal yah kalau gundukan tanahnya entah mungkin bisa bikin banjir dan para pejalan kaki gak leluasa mengingat ruas Jl. Fatmawati khan dah terlanjur sempit.


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - Kyoshu - 26-01-2011

Ya begitulah ,masalah pemerintah ,saia hanya warga dan pelajar ,tender katanya mulai tahun lalu ,elahhh ,baru sekarang mulai

sekarang mulai banyak dibangun jalur layang ,seperti " jalur layang non Tol Casablanca" ,kalau ini pasti jadi ,karena menyangkut tidak seimbangnya antara kendaraan dan luas jalan raya. (jika selesai ,akan menjadi pengalih lalu lintas kendaraan saat pembangunan fisik MRT).

Lahh ,jalur DDT MRI-CKR dekat rumah saia belum selesai gara-gara pembebasan lahan [sekarang kondisi tanah untuk lalu lalang kendaraan jadi becek saat hujan ,pokoknya rusak , Xp]

semoga saja jika jalur layang non tol Casablanca selesai dibuat , proyek pembangunan fisik MRT dimulaii !! Big Grin okehh


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - zulfahmi - 26-01-2011

MRT Bakal Gusur Stadion Lebak Bulus
Bingung
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Tata Ruang DKI Jakarta, Wiriatmoko, mengungkapkan, Stadion Lebak Bulus akan segera digusur untuk kemudian dialihfungsikan menjadi jalur Mass Rapid Transportation (MRT). Penggusuran akan dilakukan pada tahun 2011 ini dan saat ini Dinas Olahraga tengah mencari lahan penggantinya.

"Benar, tahun 2011 ini. Akan digunakan MRT, penunjang sarana MRT. Tahun 2011 akan segera dikosongkan, 2012 paling tidak sudah harus ada tanah penggantinya," ujar Wiriatmoko, Rabu (9/2/2011), di Balai Kota, Jakarta.

Wiriatmoko menjelaskan, tanah pengganti Stadion Lebak Bulus masih dicari di sekitar Jakarta Selatan. Tidak hanya stadion, Pemprov DKI juga berencana akan membangun kolam renang dan squash di tanah baru tersebut.

"Tanah pengganti ini nanti yang bayar Pemprov," ujarnya.

Wiriatmoko mengatakan, kemungkinan tanah pengganti berada di Jalan TB Simatupang. "Tapi masih sedang kami kaji, kajiannya kan harus komprehensif," katanya.

Dikatakan, proyek MRT terdiri dari Koridor Selatan - Utara (Koridor Lebak Bulus - Kampung Bandan) sepanjang 23,3 kilometer dan Koridor Timur - Barat sepanjang 87 kilometer. Pembangunan Koridor Selatan-Utara dari Lebak Bulus - Kampung Bandan dilakukan dalam 2 tahap.

Tahap I akan dibangun terlebih dahulu menghubungkan Lebak Bulus sampai dengan Bundaran HI sepanjang 15,2 kilometer dengan 13 stasiun (7 stasiun layang dan 6 stasiun bawah tanah) ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2016.

Tahap II akan melanjutkan jalur Selatan-Utara dari Bundaran HI ke Kampung Bandan sepanjang 8,1 kilometer yang akan mulai dibangun sebelum tahap I beroperasi dan ditargetkan beroperasi 2018, dipercepat dari target awal 2020. Untuk tahap ini studi kelayakannya sudah selesai.

Koridor Barat-Timur saat ini sedang dalam tahap pre-feasibility study. Koridor ini ditargetkan paling lambat beroperasi pada 2024- 2027.



RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - Kyoshu - 10-02-2011

Masih nunggu surat balasan dari Jepang nya -> http://wap.vivanews.com/news/read/203962-mrt--jakarta-tunggu-respon-jica


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - d'tRAiNeR - 11-02-2011

Desain Konstruksi MRT Tahap I Rampung

Kompas - Desain Konstruksi MRT Tahap I Rampung
Wrote:
JAKARTA, KOMPAS.com -
Untuk mempercepat
pembangunan sarana
transportasi massal mass
rapid transit (MRT), Pemprov
DKI telah menyelesaikan
koreksi terhadap basic engineering design
(BED) atau desain dasar konstruksi MRT
tahap I dengan rute Lebak Bulus- Hotel
Indonesia (HI) yang telah rampung dibuat
PT Nippon Koei. Hasil koreksian itu telah
diserahkan kembali kepada perusahaan
tersebut untuk disempurnakan kembali.
Diharapkan penyempurnaan BED rampung
pada akhir Januari, sehingga pada Februari
2011 bisa dilaksanakan pembuatan tender
dokumen dan pelaksanaan pra kualifikasi
tender konstruksi fisik.
Gubernur DKI Fauzi Bowo mengatakan,
pihaknya optimis penyempurnaan BED MRT
berdasarkan hasil koreksian dapat
rampung akhir Januari ini.
“Targetnya BED harus final pada akhir
Januari ini. Saya sudah sampaikan opini
terhadap BED MRT dan hal apa saja yang
harus disempurnakan, ” kata Fauzi Bowo
di Balai Kota, Selasa (25/1/2011).
Gubernur menambahkan, yang menjadi
catatan koreksian BED, di antaranya
rangkaian gerbong kereta yang digunakan
berjumlah enam atau delapan gerbong.
Dia juga meminta diterangkan kerugian
dan keuntungan jika menggunakan
rangkaian enam gerbong atau delapan
gerbong.
Selain itu, dia juga mempertanyakan
panjang stasiun MRT apakah dari awal
pembangunan fisiknya disesuaikan untuk
enam gerbong atau delapan gerbong
kereta.
“Semua opini yang saya ajukan terkait
pertanyaan teknis. Apa yang saya ajukan
sudah dijawab. Jadi sebagian besar sudah
diselesaikan oleh pihak konsultan BED, ”
ujarnya.
Karena itu, Fauzi menegaskan proses
persiapan administrasi pembangunan MRT
telah mendekati proses akhir. Setelah BED
rampung disempurnakan, maka langsung
dibuat tender dokumen, dengan membagi
pengerjaan pembangunan fisik MRT dalam
beberapa paket tender dokumen.
“Februari, kami akan buatkan tender
dokumen untuk pengerjaan fisik MRT
tahap I, termasuk pelaksanaan pra
kualifikasi tender. Saya tegaskan, semua
jadwalnya masih dalam jadwal yang telah
ditetapkan, ” kata Fauzi.
Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tribudi
Rahardjo, menerangkan, saat ini draf final
report basic engineering design (desain
dasar) MRT koridor selatan –utara tahap I
(Lebak Bulus–HI) telah selesai. Laporan
akhir desain dasar ini sedang dalam proses
review dan finalisasi untuk kemudian
direvisi dan mendapat persetujuan
Kementerian Perhubungan.
“Laporan akhir desain dasar ini kemudian
akan ditindaklanjuti dengan proses lelang
konstruksi yang diawali proses
prakualifikasi, ” kata Tribudi.
Prakualifikasi lelang dilakukan untuk
menyaring perusahaan-perusahaan baik
domestik dan mancanegara yang berminat
melakukan pengerjaan fisik MRT koridor
selatan-utara tahap I tersebut.
Diperkirakan prakualifikasi lelang akan
membutuhkan waktu dua hingga tiga
bulan, kemudian akan dilanjutkan dengan
pelaksanaan lelang konstruksi.
“Proses prakualifikasi ini diharapkan
dapat dilaksanakan secepatnya sehingga
lelang konstruksi dapat dilaksanakan pada
pertengahan 2011. Pembangunan fisik
MRT Jakarta Selatan – utara tahap I
ditargetkan dapat terlaksana pada 2012
dan beroperasi pada akhir 2016, ”
ungkapnya.
Menurutnya, untuk proses pembebasan
lahan dilakukan oleh Pemprov DKI.
Pembebasan lahan ini dilakukan oleh Dinas
Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum
DKI. Dinas Perhubungan DKI melakukan
pembebasan lahan di kawasan depo.
Sedangkan Dinas Pekerjaan Umum
melakukan pembebasan lahan di
sepanjang koridor MRT. Pembebasan tanah
dilakukan di wilayah Jakarta Selatan.
Saat ini, total tanah yang sudah
dibebaskan sebanyak 30 bidang. Masih ada
252 bidang yang belum dicapai
kesepakatan harga. Namun demikian,
pembebasan lahan ditargetkan akan
rampung pada akhir 2011.



RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - bornneo68 - 11-02-2011

(26-01-2011, 04:22 PM)zulfahmi Wrote: [spoiler=MRT Bakal Gusur Stadion Lebak Bulus]
Bingung
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Tata Ruang DKI Jakarta, Wiriatmoko, mengungkapkan, Stadion Lebak Bulus akan segera digusur untuk kemudian dialihfungsikan menjadi jalur Mass Rapid Transportation (MRT). Penggusuran akan dilakukan pada tahun 2011 ini dan saat ini Dinas Olahraga tengah mencari lahan penggantinya.

"Benar, tahun 2011 ini. Akan digunakan MRT, penunjang sarana MRT. Tahun 2011 akan segera dikosongkan, 2012 paling tidak sudah harus ada tanah penggantinya," ujar Wiriatmoko, Rabu (9/2/2011), di Balai Kota, Jakarta.

Wiriatmoko menjelaskan, tanah pengganti Stadion Lebak Bulus masih dicari di sekitar Jakarta Selatan. Tidak hanya stadion, Pemprov DKI juga berencana akan membangun kolam renang dan squash di tanah baru tersebut.

"Tanah pengganti ini nanti yang bayar Pemprov," ujarnya.

Wiriatmoko mengatakan, kemungkinan tanah pengganti berada di Jalan TB Simatupang. "Tapi masih sedang kami kaji, kajiannya kan harus komprehensif," katanya.

Dikatakan, proyek MRT terdiri dari Koridor Selatan - Utara (Koridor Lebak Bulus - Kampung Bandan) sepanjang 23,3 kilometer dan Koridor Timur - Barat sepanjang 87 kilometer. Pembangunan Koridor Selatan-Utara dari Lebak Bulus - Kampung Bandan dilakukan dalam 2 tahap.

Tahap I akan dibangun terlebih dahulu menghubungkan Lebak Bulus sampai dengan Bundaran HI sepanjang 15,2 kilometer dengan 13 stasiun (7 stasiun layang dan 6 stasiun bawah tanah) ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2016.

Tahap II akan melanjutkan jalur Selatan-Utara dari Bundaran HI ke Kampung Bandan sepanjang 8,1 kilometer yang akan mulai dibangun sebelum tahap I beroperasi dan ditargetkan beroperasi 2018, dipercepat dari target awal 2020. Untuk tahap ini studi kelayakannya sudah selesai.

Koridor Barat-Timur saat ini sedang dalam tahap pre-feasibility study. Koridor ini ditargetkan paling lambat beroperasi pada 2024- 2027.[/spoiler]


Mmmmmm ...... ternyata masih lama .....
sabar .... masih harus berdesak - desakan 5 tahun lagi .....Sedih


RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - ady_mcady - 11-02-2011

untungnya stadion lebakbulus sudah punya pemda. jadi agak gampang membebaskannya.

paling2 yang agak meradang ya klub bola dan suporternya. Ngeledek