Semboyan35 Indonesian Railfans
Pecinta Gajayana - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=5)
+--- Forum: Lintas Selatan (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=15)
+--- Thread: Pecinta Gajayana (/showthread.php?tid=3584)



RE: Pecinta Gajayana - ardial - 20-01-2013

analogi ngawur yang impossibble buat gajayana.
Kalau melihat perkembangannya terlihat agak angin-anginan sampai Jakarta.
mungkin ada beberapa nubi yang minta 13:00, dikarenakan mau merebut pangsa pasar Bangunkarta+beberapa oknum yang justru memundurkan waktu berangkat Bangunkarta karena lintas utara mengalami progres DT terbesar yang mampu menyingkat waktu sekitar 82 menit.
apalagi meja layanan Selatan baru selesai saat liburan anak sekolah/bulan juni.
sepertinya gajayana untuk bulan april esok masih tetap angin2an masuk Jakarta
dan Tumbal dari kebijakan ini adalah almarhum senja singosari/majapahit yang mungkin dikembalikan ke waktu keberangkatan lama yaitu 14:00 dan sengaja begitu lepas SMT sudah dibelakang ABAL/Go green
tapi yang sedikit diberi kelonggaran adalah Matarmaja yang mungkin masih berangkat antara interval 14:30-15:10


RE: Pecinta Gajayana - CC-201-23 - 20-01-2013

(20-01-2013, 08:07 AM)ardial Wrote: analogi ngawur yang impossibble buat gajayana.
Kalau melihat perkembangannya terlihat agak angin-anginan sampai Jakarta.
mungkin ada beberapa nubi yang minta 13:00, dikarenakan mau merebut pangsa pasar Bangunkarta+beberapa oknum yang justru memundurkan waktu berangkat Bangunkarta karena lintas utara mengalami progres DT terbesar yang mampu menyingkat waktu sekitar 82 menit.
apalagi meja layanan Selatan baru selesai saat liburan anak sekolah/bulan juni.
sepertinya gajayana untuk bulan april esok masih tetap angin2an masuk Jakarta
dan Tumbal dari kebijakan ini adalah almarhum senja singosari/majapahit yang mungkin dikembalikan ke waktu keberangkatan lama yaitu 14:00 dan sengaja begitu lepas SMT sudah dibelakang ABAL/Go green
tapi yang sedikit diberi kelonggaran adalah Matarmaja yang mungkin masih berangkat antara interval 14:30-15:10

jadi sebaiknya nanti Gajayana ganjil tetap beragkat 13.45 ya enaknya??


RE: Pecinta Gajayana - Ahoed7023 - 20-01-2013

(20-01-2013, 08:07 AM)ardial Wrote: analogi ngawur yang impossibble buat gajayana.
Kalau melihat perkembangannya terlihat agak angin-anginan sampai Jakarta.
mungkin ada beberapa nubi yang minta 13:00, dikarenakan mau merebut pangsa pasar Bangunkarta+beberapa oknum yang justru memundurkan waktu berangkat Bangunkarta karena lintas utara mengalami progres DT terbesar yang mampu menyingkat waktu sekitar 82 menit.
apalagi meja layanan Selatan baru selesai saat liburan anak sekolah/bulan juni.
sepertinya gajayana untuk bulan april esok masih tetap angin2an masuk Jakarta
dan Tumbal dari kebijakan ini adalah almarhum senja singosari/majapahit yang mungkin dikembalikan ke waktu keberangkatan lama yaitu 14:00 dan sengaja begitu lepas SMT sudah dibelakang ABAL/Go green
tapi yang sedikit diberi kelonggaran adalah Matarmaja yang mungkin masih berangkat antara interval 14:30-15:10

sebenernya kalo ka 7023 bisa masuk jakarta diatas jam 6 itu kenapa ya? mungkin bagusnya faktor yang bikin dia rada ontime dimaksimalin aja.


RE: Pecinta Gajayana - Illia - 22-01-2013

(20-01-2013, 08:07 AM)ardial Wrote: analogi ngawur yang impossibble buat gajayana.
Kalau melihat perkembangannya terlihat agak angin-anginan sampai Jakarta.
mungkin ada beberapa nubi yang minta 13:00, dikarenakan mau merebut pangsa pasar Bangunkarta+beberapa oknum yang justru memundurkan waktu berangkat Bangunkarta karena lintas utara mengalami progres DT terbesar yang mampu menyingkat waktu sekitar 82 menit.
apalagi meja layanan Selatan baru selesai saat liburan anak sekolah/bulan juni.
sepertinya gajayana untuk bulan april esok masih tetap angin2an masuk Jakarta
dan Tumbal dari kebijakan ini adalah almarhum senja singosari/majapahit yang mungkin dikembalikan ke waktu keberangkatan lama yaitu 14:00 dan sengaja begitu lepas SMT sudah dibelakang ABAL/Go green
tapi yang sedikit diberi kelonggaran adalah Matarmaja yang mungkin masih berangkat antara interval 14:30-15:10

Wek ga apa lah...yang penting gajayana berangkat belakangan masuk JNG lebih duluan wakakakaka Ngakak .
Biar sepurnya ga angin2an suru minum obat masuk angin dulu...maklum sekarang kan musim ujan :v

Kalau majapahit makin ngodonk gara2 Gajayana itu uda bawaan orok. Emang jadwal dia kudu ngalah ama kereta yang lebih mahal dan potensial :v


RE: Pecinta Gajayana - bramoy - 24-01-2013

(20-01-2013, 10:31 AM)Ahoed7023 Wrote:
(20-01-2013, 08:07 AM)ardial Wrote: analogi ngawur yang impossibble buat gajayana.
Kalau melihat perkembangannya terlihat agak angin-anginan sampai Jakarta.
mungkin ada beberapa nubi yang minta 13:00, dikarenakan mau merebut pangsa pasar Bangunkarta+beberapa oknum yang justru memundurkan waktu berangkat Bangunkarta karena lintas utara mengalami progres DT terbesar yang mampu menyingkat waktu sekitar 82 menit.
apalagi meja layanan Selatan baru selesai saat liburan anak sekolah/bulan juni.
sepertinya gajayana untuk bulan april esok masih tetap angin2an masuk Jakarta
dan Tumbal dari kebijakan ini adalah almarhum senja singosari/majapahit yang mungkin dikembalikan ke waktu keberangkatan lama yaitu 14:00 dan sengaja begitu lepas SMT sudah dibelakang ABAL/Go green
tapi yang sedikit diberi kelonggaran adalah Matarmaja yang mungkin masih berangkat antara interval 14:30-15:10

sebenernya kalo ka 7023 bisa masuk jakarta diatas jam 6 itu kenapa ya? mungkin bagusnya faktor yang bikin dia rada ontime dimaksimalin aja.

Brangkat jam 13.45 pun tetep susah nyampe jakarta jam 5 pagi, banyak halangan di petak Kertosono - Solo. Sampe sekarang jadwal 7023 belum ada evaluasi, pdahal sudah salah kaprah, tau tuh pejabatnya pernah turun ke lapang ato kagak.

Pling asyik Gajayana-nya dibagi 2, satu lewat selatan satunya utara, kalo DT udah jadi pasti lebih cpet lewat utara ga Mlg - Sby 2 jam sisanya 8.5 jam .


RE: Pecinta Gajayana - CC-201-23 - 24-01-2013

(24-01-2013, 12:49 AM)bramoy Wrote:
(20-01-2013, 10:31 AM)Ahoed7023 Wrote:
(20-01-2013, 08:07 AM)ardial Wrote: analogi ngawur yang impossibble buat gajayana.
Kalau melihat perkembangannya terlihat agak angin-anginan sampai Jakarta.
mungkin ada beberapa nubi yang minta 13:00, dikarenakan mau merebut pangsa pasar Bangunkarta+beberapa oknum yang justru memundurkan waktu berangkat Bangunkarta karena lintas utara mengalami progres DT terbesar yang mampu menyingkat waktu sekitar 82 menit.
apalagi meja layanan Selatan baru selesai saat liburan anak sekolah/bulan juni.
sepertinya gajayana untuk bulan april esok masih tetap angin2an masuk Jakarta
dan Tumbal dari kebijakan ini adalah almarhum senja singosari/majapahit yang mungkin dikembalikan ke waktu keberangkatan lama yaitu 14:00 dan sengaja begitu lepas SMT sudah dibelakang ABAL/Go green
tapi yang sedikit diberi kelonggaran adalah Matarmaja yang mungkin masih berangkat antara interval 14:30-15:10

sebenernya kalo ka 7023 bisa masuk jakarta diatas jam 6 itu kenapa ya? mungkin bagusnya faktor yang bikin dia rada ontime dimaksimalin aja.

Brangkat jam 13.45 pun tetep susah nyampe jakarta jam 5 pagi, banyak halangan di petak Kertosono - Solo. Sampe sekarang jadwal 7023 belum ada evaluasi, pdahal sudah salah kaprah, tau tuh pejabatnya pernah turun ke lapang ato kagak.

Pling asyik Gajayana-nya dibagi 2, satu lewat selatan satunya utara, kalo DT udah jadi pasti lebih cpet lewat utara ga Mlg - Sby 2 jam sisanya 8.5 jam .

Kalo berangkat 13.00 masih bisa gak?
Kalo ada yg pengen lewat Surabaya, berarti nanti loknya harus pake CC 204, soalnya daerah Bangil-Malang itu nanjak tajam loh...


RE: Pecinta Gajayana - Hungry Soul - 24-01-2013

ITu taunya jadwal Gajayana salah kaprah bagaimana tuh? Bingung bukannya sekarang udah bagus ya daripada Gajayana yang masih berangkat sore dari Malang, soalnya orang kantoran di Jakarta masih bisa ngejar jam absen kantor kan .... Bukannya denger-denger perubahan Gajayana jadi 13.45 itu juga permintaan konsumen sendiri?

Dan itu lagi, ndak usah lah diutak-atik pake lewat utara atau terbang ke atas langit .... udah bener lewat BL - TA - KD - KTS aja ... di Surabaya Kereta eksekutif udah banyak, yang ke Jakarta ada ABA, Sembrani, Gumarang, Bima, yang ke Bandung ada Argo Wilis, Turangga .... ndak usah lah ditambah-tambahin dan ngutak-atik Gajayana lagi ... biarkan jalur kantong nan sepi itu mendapatkan hak dilewatin KA Eksekutif .... Ngiler


RE: Pecinta Gajayana - Andrew_CN - 24-01-2013

(24-01-2013, 04:14 AM)CC-201-23 Wrote:
(24-01-2013, 12:49 AM)bramoy Wrote:
(20-01-2013, 10:31 AM)Ahoed7023 Wrote:
(20-01-2013, 08:07 AM)ardial Wrote: analogi ngawur yang impossibble buat gajayana.
Kalau melihat perkembangannya terlihat agak angin-anginan sampai Jakarta.
mungkin ada beberapa nubi yang minta 13:00, dikarenakan mau merebut pangsa pasar Bangunkarta+beberapa oknum yang justru memundurkan waktu berangkat Bangunkarta karena lintas utara mengalami progres DT terbesar yang mampu menyingkat waktu sekitar 82 menit.
apalagi meja layanan Selatan baru selesai saat liburan anak sekolah/bulan juni.
sepertinya gajayana untuk bulan april esok masih tetap angin2an masuk Jakarta
dan Tumbal dari kebijakan ini adalah almarhum senja singosari/majapahit yang mungkin dikembalikan ke waktu keberangkatan lama yaitu 14:00 dan sengaja begitu lepas SMT sudah dibelakang ABAL/Go green
tapi yang sedikit diberi kelonggaran adalah Matarmaja yang mungkin masih berangkat antara interval 14:30-15:10

sebenernya kalo ka 7023 bisa masuk jakarta diatas jam 6 itu kenapa ya? mungkin bagusnya faktor yang bikin dia rada ontime dimaksimalin aja.

Brangkat jam 13.45 pun tetep susah nyampe jakarta jam 5 pagi, banyak halangan di petak Kertosono - Solo. Sampe sekarang jadwal 7023 belum ada evaluasi, pdahal sudah salah kaprah, tau tuh pejabatnya pernah turun ke lapang ato kagak.

Pling asyik Gajayana-nya dibagi 2, satu lewat selatan satunya utara, kalo DT udah jadi pasti lebih cpet lewat utara ga Mlg - Sby 2 jam sisanya 8.5 jam .

Kalo berangkat 13.00 masih bisa gak?
Kalo ada yg pengen lewat Surabaya, berarti nanti loknya harus pake CC 204, soalnya daerah Bangil-Malang itu nanjak tajam loh...

Ngakak
Masi ada aja ya ternyata yg berpikiran bodo sesimpel itu, bnernya uda pernah merasakan jalur utara ato liat teorinya jalur utara malem hari blom ya? Koq dg yakinnya gt lho beri solusi aneh
Ngakak

Wong operator aja ogah kalo bikin kayak gt dg repotnya rangkean musti masuk sampe SDT dl yg sgitu pas2annya, musti langsir lok dia lg dg menghambat kluarnya lokkes KA 71 & lok slesai dines sewuan yg mau masuk, blom lg kmungkinan saling membunuh okupansi antara dia dg KA 35, atur ulang perka buat silang susul yg sangat ga gampang, musti pikirin dr mana rangkean buat oprasiinnya, blom lg soal cost nya.

Smentara dr realita lapka anggrek aja yg bilangnya diunggulkan perjalannya dg kenyam utaan skrang tiap lari ngos2an dg lawan silang susulnya brangkat SBI jam 8 buntut2nya ttp aja masuk GMR baru antara jam 6.00-6.30an kalo lg normalnya bgt, itu 10-10,5 jam, kalo ditambah 2,5 jam lg klo on time buat SDT-ML & masi ditambah lg stengah jam itungan kasarnya buat langsir lok, total skitar 13,5 jam, ga beda jauh bgt sama yg dr slatan. Perhitungin jg ATA-SMC yg ga musim ujan aja air laut naek membanjiri sta tiap 2 bulan skali yg otomatis akan mempengaruhi perka jd lebi lamban. Jgnkan bicara kalo DT udah beroperasi spenuhnya ditaun brapa, bla bla bla kayak salah satu member sini, skarang liat aja proyek DT petak KNS-KRP yg ga ujan tp banjir, longsor, bahkan tiang jembatan ambruk krn buangan aer dr daerah wonosobo (pdhl itu smua blom pernah terjadi sblomnya sampe pengerjaan proyek DT yg seenaknya aja)

Dr sudut pandang penumpang dg harga sgitu yg naek dr tengah jalan macem SMT, CN, PK jlas bakal milih sembrani & gumarang yg lebi murah cukup jauh (inget klo skrang harga fluktuatif & ga ada bates tengah, terlebih tujuan akhirnya yg ente bilang gajayana utara itu lebi jauh jaraknya dr pd gumarang & sembrani yg cuma sampe SBÍ, jlas klo toh ada harga tengah akan lebi mahal si gajayana utara, uda gitupun penumpang harus dibawa masuk ke kawasan kumuh & sbenernya bukan untuk umum yaitu SDT, harus terganggu kenyamanannya disana untuk puter bangku atau mreka akan jalan mundur, smentara toh demand penumpang jalur utara buat JAK-SM (& sbaliknya uda terakomodasi dg 12 KA yg ada K1nya tiap hari) gajayana ksana malah cuma akan kalah rebutan penumpang sama 12 KA itu, terlebih sbenernya gajayana dibutuhkannya sbnernya sama penumpang yg bertujuan di DAOP 5 & DAOP 6, yg tujuannya DAOP 8 selatan atopun DAOP 1 penuh2nya jg cuma 60-65% kalo dirata2, emank slaen gajayana KA apalagi yg menghubungkan ML ma PWT?
Jadi, apa sbnernya yg worthy buat membawa gajayana ke jalur utara?
Kalo toh emank ada potensi penumpang minta adanya K1 tersendiri relasi SMT-ML, jlas mreka ga akan milih gajayana yg nyampe SMTnya aja dah tengah malem & jlas bukan yg repot2 kudu lewat SDT yg mreka mau (operator aja boro2 mau) klo lewat SDT mah mending pada pilih rajawali, gumarang, sembrani, atau anggrek sambung travel aja skalian karuan. Kalo toh demand SMT-ML tinggi pasti dikasinya rangkean tersendiri kayak morex, operator jg ga bodo krn dg rangkean tersendiri mreka lebi banyak mengeruk untung drpd kudu buang2 HSD buat gajayana utara tp penumpang cuma stenga jalan.

(24-01-2013, 02:23 PM)Hungry Soul Wrote: ITu taunya jadwal Gajayana salah kaprah bagaimana tuh? Bingung bukannya sekarang udah bagus ya daripada Gajayana yang masih berangkat sore dari Malang, soalnya orang kantoran di Jakarta masih bisa ngejar jam absen kantor kan .... Bukannya denger-denger perubahan Gajayana jadi 13.45 itu juga permintaan konsumen sendiri?

Dan itu lagi, ndak usah lah diutak-atik pake lewat utara atau terbang ke atas langit .... udah bener lewat BL - TA - KD - KTS aja ... di Surabaya Kereta eksekutif udah banyak, yang ke Jakarta ada ABA, Sembrani, Gumarang, Bima, yang ke Bandung ada Argo Wilis, Turangga .... ndak usah lah ditambah-tambahin dan ngutak-atik Gajayana lagi ... biarkan jalur kantong nan sepi itu mendapatkan hak dilewatin KA Eksekutif .... Ngiler

Ngakak
Bumi gonjang (•︡益︠•)
Langit kelap kelap
Uwong makin ra jlas!!
Kawkawkawkawk
Ngeledek

2013 tp masi aja ada yg ngalor ngidul wetan ngulon ngepostnya tanpa ngidak bumi :v

Kalo toh mau coba hal baru macemnya gajayana ato majapahit brangkatnya pagi atau KA tersendiri buat menghubungkan SMT-ML itu masi masuk akal lha ya buat dipertimbangkan, lha ini jagad sepur wae wis amburadhul malah ngejake rebutan penumpang koyok angkot
Wes, hebat lah pokone 1-2 bek dirute :v


RE: Pecinta Gajayana - Hungry Soul - 24-01-2013

(24-01-2013, 02:40 PM)Andrew_CN Wrote: Ngakak
Bumi gonjang (•︡益︠•)
Langit kelap kelap
Uwong makin ra jlas!!
Kawkawkawkawk
Ngeledek

2013 tp masi aja ada yg ngalor ngidul wetan ngulon ngepostnya tanpa ngidak bumi :v

Kalo toh mau coba hal baru macemnya gajayana ato majapahit brangkatnya pagi atau KA tersendiri buat menghubungkan SMT-ML itu masi masuk akal lha ya buat dipertimbangkan, lha ini jagad sepur wae wis amburadhul malah ngejake rebutan penumpang koyok angkot
Wes, hebat lah pokone 1-2 bek dirute :v

Ntar lama-lama saya usul juga nih, Brantas berangkat dari KD ke BL - ML - SB trus lewat utara,, trus di Semarang puter lok belok ke Solo, terus ke Jakarta lewat Bandung .... :v

Aya-aya wae lah ini usulnya .... Gajayana Utara, Gajayana Selatan .... ya udah usul sekalian deh Brantas utara dan Brantas selatan ..... Nyengir

Lempar Loko


RE: Pecinta Gajayana - aditnugie - 24-01-2013

(24-01-2013, 07:18 PM)Hungry Soul Wrote:
(24-01-2013, 02:40 PM)Andrew_CN Wrote: Ngakak
Bumi gonjang (•︡益︠•)
Langit kelap kelap
Uwong makin ra jlas!!
Kawkawkawkawk
Ngeledek

2013 tp masi aja ada yg ngalor ngidul wetan ngulon ngepostnya tanpa ngidak bumi :v

Kalo toh mau coba hal baru macemnya gajayana ato majapahit brangkatnya pagi atau KA tersendiri buat menghubungkan SMT-ML itu masi masuk akal lha ya buat dipertimbangkan, lha ini jagad sepur wae wis amburadhul malah ngejake rebutan penumpang koyok angkot
Wes, hebat lah pokone 1-2 bek dirute :v

Ntar lama-lama saya usul juga nih, Brantas berangkat dari KD ke BL - ML - SB trus lewat utara,, trus di Semarang puter lok belok ke Solo, terus ke Jakarta lewat Bandung .... :v

Aya-aya wae lah ini usulnya .... Gajayana Utara, Gajayana Selatan .... ya udah usul sekalian deh Brantas utara dan Brantas selatan ..... Nyengir

Lempar Loko

Menurut ane Gajayana biarkan saja lewat jalur selatan. Dengan jadwal 7023 saat ini menurut ane juga pas bisa untuk membackup penumpang DAOP 6 dari SLO dan YK yang kalo weekend dan long weekend demandnya lumayan tinggi. Secara masuk DAOP 6 dari ML juga tidak terlalu malam.