![]() |
|
Komuter Lawang - Kepanjen. - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forum-5.html) +--- Forum: Penumpang Komuter (Commuterline, Jakarta MRT, LRT Jabodebek, LRT Jakarta) (https://www.semboyan35.com/forum-21.html) +--- Thread: Komuter Lawang - Kepanjen. (/thread-7180.html) |
RE: Komuter Lawang - Kepanjen. - Adi Sutjipto - 12-07-2012 Berikut ini, sedikit gambar tentang Komuter LW-KPN, berhubung sudah masuk di Media, monggo dinikmati saja gambar-gambarnya... [spoiler] Lepas Tasiun BMG setelah mendapat Perintah BH. [/spoiler] [spoiler] Saat melewati Fly Over Karanglo, JPL 60. [/spoiler] [spoiler] ![]() KLB NR dan persawahan. [/spoiler] [spoiler] Ambil Perintah BH. [/spoiler] [spoiler] Mulai meninggalkan Tasiun SGS setelah mendapat BH. [/spoiler] [spoiler] ![]() Menjelang sampai dilokasi, mendapat Semboyan 3. [/spoiler] [spoiler] ![]() Berhenti dititik aman, sebelum jembatan. [/spoiler] [spoiler] Ini dia Tokoh kita minggu ini ! [/spoiler] [spoiler] ![]() Ada yang sudah siap dengan Tripod segala... [/spoiler] [spoiler] Sudah tersambung dan siap didorong mundur kembali ke emplasement LW. [/spoiler] [spoiler] Mundur perlahan, langsung dikawal KDT ML, Pak Hariyanto. [/spoiler] [spoiler] Berhenti ... [/spoiler] [spoiler] Tawang Alun yang tertahan di Tasiun LW. [/spoiler] [spoiler] ![]() TA langsung berangkat mengejar keterlambatan, pukul 13.41 WIB. [/spoiler] [spoiler] Persiapan pindah jalur agar tidak mengganggu perjalanan yang lain. [/spoiler] [spoiler] ![]() Penataran arah Surabaya masuk dan segera melanjutkan perjalanannya dengan Masinis Mas Huda. [/spoiler] [spoiler] Sebagian Rf, ada Komuter dll yang ikut dari Sgu. [/spoiler] [spoiler] ![]() Mas Dhany Pepunk, yang selalu update posisi dengan Sang Reporter dengan posisi di Tasiun Malang saat itu. [/spoiler] [spoiler] Reporter yang akhirnya ikut juga didalam Komuter dengan jarak terpendek, mundur seratus meter ke Tasiun Lawang... [/spoiler][spoiler] ![]() Perintah BH untuk Lokpen NR saat mulai berangkat.[/spoiler] RE: Komuter Lawang - Kepanjen. - Gege - 12-07-2012 Mancap potonya... Jadi pingin berpetualang ke ML lage... Matur suwun pakde.... RE: Komuter Lawang - Kepanjen. - nurcahyoms - 12-07-2012 (12-07-2012, 07:25 PM)Adi Sutjipto Wrote: [spoiler] *****Pura2 wawancara****** "Bapak Kadaop X, mohon penjelasan, jadi C-KRDE Malang Raya ini apa masalahnya?" *****Pura2 menyodorkan mike ke Yang Terhormat Bapak Kadaop X******* "................. RE: Komuter Lawang - Kepanjen. - Gege - 12-07-2012 Cuman meluruskan berita ajah dari Mas Huda Logawa (pegawai organik PT. INKA Madiun).... Huda Logawa Wrote:kata tim yang ikut, begini ceritanya : Jadi bukan masalah teknis di mesin/mogok.... RE: Komuter Lawang - Kepanjen. - Adi Sutjipto - 12-07-2012 (12-07-2012, 08:19 PM)Gege Wrote: Cuman meluruskan berita ajah dari Mas Huda Logawa (pegawai organik PT. INKA Madiun)....[/spoiler] Sepertinya memang begitu, soalnya waktu saya tiba dilokasi, sempat ikutan waktu mundur kembali ke Tasiun LW, mesin bisa dinyalakan dengan mudah, ac juga dingin. Saat sudah dijalur satu di LW, nyala matinya juga, sepertinya kok fine-fine aja. Satu saja pertanyaan saya dalam hati, apakah tidak ada perhitungannya, untuk naik dengan gradient sekian, jumlah beban sekian, minimum dibutuhkan tenaga kuda sekian, koefisien gesek sekian, jadi kereta dapat maju tanpa selip atau tidak kuat jalan. Sehingga, untuk medan LW - KPN misalnya, jika ingin memakai jenis komuter apapun, minim harus yang dengan perhitungan angka angka sekian, sehingga, uji coba juga lebih dapat terealisasi dengan hambatan minimum. Tapi, saya kan hanya orang yang mengamati dari sisi luarnya saja...
RE: Komuter Lawang - Kepanjen. - ztptopik - 12-07-2012 (12-07-2012, 08:19 PM)Gege Wrote: Cuman meluruskan berita ajah dari Mas Huda Logawa (pegawai organik PT. INKA Madiun).... bener sekali. kmrn mesin baik2 saja. untuk pernyataan yg terlalu curam sepertinya perlu ditinjau lagi. soalnya pada petak SN-LW yg lebih curam, juga dilakukan grad start dan lmyn lancar. faktor yg berbeda dari petak SN-LW dan lokasi anjlok adalah tambahan penumpang dari dishub dan ditjen malang yg naik di LW. kira2 total dengan penumpang dari SGU sekitar 50% kapasitas kereta. kmrn juga sempat diceritakan PK KLB CKRDE yg jadi penyebabnya adalah proses pengganjalan yg tidak sempurna karena pengganjalan dilakukan tidak pada satu as yg sama (tidak sejajar) sehingga muncul efek ungkit ketika kereta berjalan mundur. RE: Komuter Lawang - Kepanjen. - Adi Sutjipto - 12-07-2012 (12-07-2012, 07:47 PM)nurcahyoms Wrote:(12-07-2012, 07:25 PM)Adi Sutjipto Wrote: [spoiler] *****Pura2 mau mengeluarkan mic, ini yang menakutkan...******
RE: Komuter Lawang - Kepanjen. - nurcahyoms - 14-07-2012 (12-07-2012, 09:38 PM)Adi Sutjipto Wrote: *****Pura2 mau mengeluarkan mic, ini yang menakutkan...****** Aduh. Mati aku!!! ![]() Ya sudah, dari postingnya Pak Kadaop dan beberepa anak buahnya, jelas sudah kalau C-KRDE ini ada masalah dengan pengganjalan rodanya. Tapi gimana ya??? Kalau nggak kuat nanjak apa nggak bisa dibilang mogok juga? Sepertinya C-KRDE ini kalau pakai kecepatan awal (biasa diistilahkan awalan) akan kuat menanjak karena masih punya momentum yang bisa dimanfaatkan sebagai gaya dorong tambahan. Nah, kalau tanpa kecepatan awal maka dorongan ke depan sepenuhnya bergantung pada tracktive effort mesin. Ini masalahnya, seperti yang telah disinggung Pak Kadaop X, kalau hasil test-nya begini, berarti dengan hati bersih, niat ikhlas, dan sikap jujur musti diakui: (1) C-KRDE tidak layak diaplikasikan pada jalur menanjak. (2) C-KRDE sebaiknya dijalankan hanya pada lintasan datar. Bukan berarti lintas Malang Raya tidak boleh dapat kereta komuter, tapi alangkah baiknya jika kereta yang dipakai buat Malang Raya sudah diperhitungkan kekuatannya. Salam kami Nurcahyo ******* RE: Komuter Lawang - Kepanjen. - kuli bangunan - 15-07-2012 Mungkin pas jalurnya menanjak terlalu curam harus ada lokomotif penolongnya...ya ane kira simbah bb juga dah cukup... RE: Komuter Lawang - Kepanjen. - CC-201-23 - 15-07-2012 (15-07-2012, 11:11 AM)kuli bangunan Wrote: Mungkin pas jalurnya menanjak terlalu curam harus ada lokomotif penolongnya...ya ane kira simbah bb juga dah cukup... Yakin cukup? selama ini, si BB paling cuma sering dipake bwt langsiran... |