![]() |
|
All About Penataran Ekspress - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forum-5.html) +--- Forum: Armada Timur (https://www.semboyan35.com/forum-17.html) +--- Thread: All About Penataran Ekspress (/thread-8335.html) |
RE: All About Penataran Ekspress - CC-201-23 - 18-11-2013 (18-11-2013, 04:47 AM)DiasWU Wrote:(13-11-2013, 04:22 AM)mszams Wrote:(13-11-2013, 12:39 AM)Logawa_ATB Wrote:(11-11-2013, 07:54 AM)mszams Wrote: Kalaupun nanti trek BG-ML sudah bagus, apakah KA sudah bisa jalan cepat? soalnya BG-ML itu berupa medan pegunungan dengan banyak tanjakan/turunan curam dan belokan tajam. RE: All About Penataran Ekspress - Logawa_ATB - 19-11-2013 (18-11-2013, 04:47 AM)DiasWU Wrote: IMHO KA Ekspress jarak dekat Daop 8 rata-rata gatot karena type penumpang sendiri dan juga sarana dan prasarananya. Type penumpang di sekitaran Daop 7-8-9 itu rata-rata cost sensitive, mengutamakan harga dibanding kualitas. Mana yang murah itulah yang bakal dipilih, malah kalo bisa gratis juga hajar, kualitas dan kenyamanan dsb no. 2, 3 atau ke sekian. Sarana dan prasarana di Daop 8, terutama rel di petak Surabaya - Malang - Blitar juga parah, masih ada yang R33 bantalan beton, sehingga KA jalannya cuma 40km/j. Kalo tidak salah sejak upgrade rel di petak BL - KTS, waktu tempuh KA Rapih Dhoho lebih cepat daripada KA Penataran, walaupun rute yang dilalui Dhoho lebih rame. Wah, kalo rata2 cost sensitive, cukup riskan jg ya kalo mau buka bisnis kuliner di Jawa Timur...? Mau buka bisnis makanan kyk rujak cingur, soto ambengan atau lontong kupang dgn menyewa ruko harus bersaing keras dgn warung2 di pinggir jalan atau lapak2 tipe amigos (agak minggir got sedikit). Lha sing penting wareg koq...
RE: All About Penataran Ekspress - toerangga - 20-11-2013 Saya baru bener-bener rela bayar 20ribu ML-SGU di K3 begitu kalau benar-benar terpaksa butuh cepet nyampe pusat kota. Kalo nggak buru-buru sih mending naik bis yang kursinya bisa recline. Sekarang bayangkan kalau ternyata dia suka telat, nggak bakalan pernah jadi pilihan saya deh kereta ini. Menurut saya sih rute ML-SGU ini, terutama kalau menarget konsumen menengah ke atas, yang harus diperhatikan adalah: 1. On time performance 2. Fasilitas (kenapa nggak sekalian K1?) 3. Frequency (semakin banyak jam pemberangkatan semakin banyak yang mempertimbangkan beralih naik KA daripada bis) Kalo 3 itu tidak diperhatikan ya siap-siap aja berakhir mengenaskan seperti yang sudah-sudah. Untuk apa bayar mahal kalo pelayanannya hampir sama seperti Penataran. RE: All About Penataran Ekspress - gustav - 21-11-2013 (18-11-2013, 04:47 AM)DiasWU Wrote: IMHO KA Ekspress jarak dekat Daop 8 rata-rata gatot karena type penumpang sendiri dan juga sarana dan prasarananya. Type penumpang di sekitaran Daop 7-8-9 itu rata-rata cost sensitive, mengutamakan harga dibanding kualitas. Mana yang murah itulah yang bakal dipilih, malah kalo bisa gratis juga hajar, kualitas dan kenyamanan dsb no. 2, 3 atau ke sekian. Sarana dan prasarana di Daop 8, terutama rel di petak Surabaya - Malang - Blitar juga parah, masih ada yang R33 bantalan beton, sehingga KA jalannya cuma 40km/j. Kalo tidak salah sejak upgrade rel di petak BL - KTS, waktu tempuh KA Rapih Dhoho lebih cepat daripada KA Penataran, walaupun rute yang dilalui Dhoho lebih rame.nggak juga om, yang penting adalah value for money, apakah suatu harga sebanding dengan yang didapatkan. Toh nyatanya penerbangan di sby juga ramai sekali, produk2 premium di sby juga ada pasarnya sendiri, dan juga mayoritas arus sby-mlg adalah pemilik kendaraan pribadi yang kuat beli mobil/motor dan bensin untuk sby-mlg ![]() ane rasa penex tiketnya dinaikkan sedikit (mungkin jadi 30 ribu) tapi K-1 mungkin bisa bersaing, tentu dengan perbedaan waktu tempuh dan ketepatan waktu yang signifikan, just IMHO ![]() btw dulu sby-mlg bisa ditempuh dalam 90, bahkan 80 menit lo ![]() (19-11-2013, 11:55 PM)Logawa_ATB Wrote: Wah, kalo rata2 cost sensitive, cukup riskan jg ya kalo mau buka bisnis kuliner di Jawa Timur...? Mau buka bisnis makanan kyk rujak cingur, soto ambengan atau lontong kupang dgn menyewa ruko harus bersaing keras dgn warung2 di pinggir jalan atau lapak2 tipe amigos (agak minggir got sedikit). Lha sing penting wareg koq... di sby sepengetahuan ane kalo kita buka kuliner mahal dikit asal berkualitas masih bisa laris kok
RE: All About Penataran Ekspress - Logawa_ATB - 22-11-2013 (21-11-2013, 01:56 PM)gustav Wrote: nggak juga om, Kalo harga 30ribu dpt K1 ya sekalian saja unit Komersial Daop 8 pasang spanduk peluncuran Penataran Ekspress di depan terminal & agen2 travel di SB & ML. Ditambah dgn bahasa provokatif, "Sejuk, Nyaman, Lega Tidak Cuma Satu Tempat..."
RE: All About Penataran Ekspress - Aliph Gajayana - 22-11-2013 kemarin saat mencoba penataran ekspres ini , pada jam keberangkatan terakhir yakni pada KA 7113 dari SGU pukul 17.45 , okupansi sekitar 70% , sempat saya bertanya-tanya sama penumpang sebelah saya kenapa memilih penataran ekspres. menurut beliau , Penglaju dari Lawang dulunya kesusahan untuk mengejar waktu karena KA 362 (yang dari malang pukul 04.30 yang sekarang menjadi 05.30 (362a)) suka terlambat dan tiketnya sudah habis , nah , dengan di luncurkannya penataran ekspres ini mungkin banyak sektor yang melihat karena okupansinya yang sepi .. padahal di jam 7110 ML-SGU pk 04.25 dan 7113 SGU-ML 17.45 sangat banyak sekali yang memilih penataran ekspres , karena jamnya yang sangat ideal , untuk keberangkatan lain dirasa cukup membantu untuk sektor pariwisata saja , namun okupansinya masih belum menggembirakan seperti ka barat yang laris manis .. (KA Pangrango) kalau di lihat di website dan sisa kursi memang kalau di H-7 s/d H-1 belum banyak yang beli , namun ketika Hari H sisanya bisa sampai 100an , pernah dikala itu pula sisa kursinya tinggal 2 digit . saya rasa hanya beberapa perubahan jadwal saja yang perlu dilakukan oleh Operator , agar penataran ekspres ini bisa bertahan lama .. *eman eman stikernya :v RE: All About Penataran Ekspress - gustav - 22-11-2013 ^^mau sejauh apa lagi perubahan jadwalnya? kita lihat sendiri, bahkan pada prime time pun (7110 & 7113) penex masih juga tidak mampu untuk memenuhi seluruh kapasitasnya....sebagai perbandingan, pangrango pada jam siang hari saja okupansinya masih bisa 100% masalah terbesar dari penex I think adalah terletak pada value for money nya serta mungkin juga pada karakter masyarakat jalur yang dilayaninya dimana KA bukanlah pilihan yang populer dibanding roda ban, selama ini berapa persen sih yang naik KA sby-mlg? dari total penglaju sby-mlg.. just IMHO
RE: All About Penataran Ekspress - ma2d_iwag - 24-11-2013 Kenapa sih seakan akan membandingkannya Penataran Ekspres ini sama Pangrango? Kalau mau membandingkan, coba liat sejarah Kalimaya.. Apa dulu bisa langsung ramai? Tidak kan? Tapi masih bisa survive sampai sekarang. Kalau mau membandingkan, lihat juga Tegal Ekspres dan Krakatau. Terlebih Tegal Ekspres yang masih 700an di detik2 terakhir pemberangkatannya. Jadi Saya rasa PT.KAI sudah pintar kok menangani masalah okupansi ini..
RE: All About Penataran Ekspress - agung_raphi_dhoho - 25-11-2013 (24-11-2013, 09:26 PM)ma2d_iwag Wrote: Kenapa sih seakan akan membandingkannya Penataran Ekspres ini sama Pangrango? Hhahha. . Setuju deh sama kamu!! ![]() Semua sudah punya pangsa pasar sendiri". .
RE: All About Penataran Ekspress - gustav - 27-11-2013 (24-11-2013, 09:26 PM)ma2d_iwag Wrote: Kenapa sih seakan akan membandingkannya Penataran Ekspres ini sama Pangrango? ada yang salah dengan membandingkan yang lebih sukses? kalo mau maju ya harusnya mbandingin itu sama yang lebih baik, bukan sama yang lebih gagal atau sama2 gagal. apalagi pangrango ini satu generasi sama penex tapi prestasinya kayak langit dan bumi, apalagi ini KA komersil yg tujuannya untuk mengeruk laba n kalo merugi terus terusan ya sayonara
|