RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - Charles - 26-05-2010
RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - ady_mcady - 27-05-2010
@charles, trims atas koreksinya.
btw, benarkah kalo mrt koridor 2 itu berakhir di kampung bandan? jadi bukan di kota.
[spoiler]
Quote:http://www.poskota.co.id/metro/2010/04/27/mrt-dukuh-atas-kota-dibangun-2016
MRT Dukuh Atas-Kota Dibangun 2016
Selasa, 27 April 2010 - 14:58 WIB
| More
JAKARTA (Pos Kota) – Untuk melanjutkan pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) jurusan Dukuh Atas-Kota, Pemprov DKI minta bantuan biaya dari pemerintah pusat. Rencananya moda angkutan massal tersebut dibangun setelah rute Lebak Bulus-Dukuh Atas rampung dibangun pada 2016.
Meskipun sumber pembiayaan masih tetap bersumber pada pinjaman dari Japan International Cooperation Agency (JICA), yang juga membiayai rute koridor I MRT, namun kata Gubernur DKI, Fauzi Bowo, dirinya berharap pemerintah pusat aemberi porsi yang sama pada pembiayaan MRT jurusan ini. Dengan perhitungan 52% ditanggung pemerintah pusat, dan 48% dibebankan pada Pemprov DKI.
Lebih lanjut Fauzi mengaku, telah menyampaikan hal ini pada Metrei Keuangan, Sri Mulyani. “Pembangunan MRT koridor ini juga diharapkan dapat terbangun secara sinergis sehingga mampu menjangkau seluruh wilayah mulai dari wilayah utara ke selatan dan barat ke timur,†ujar Fauzi di Balaikota, kemarin.
Terkait rencana pembangunan fisik, koridor II MRT dengan rute Dukuh Atas-Kota ini akan dibangun sepanjang 8,9 kilometer, dengan sembilan stasiun dibangun. Dari sembilan stasiun itu, delapan diantaranya dibangun di bawah tanah, dan satu diantaranya yakni di Kampung Bandan dibangun di atas permukaan tanah.
Diperkirakan, dana untuk pembangunan MRT tahap II ini lebih besar dibandingkan tahap I. pasalnya, pembangunan akan difokuskan di bawah tanah yang tidak memakan biaya sedikit dalam pelaksanannya.
Saat ini, rencana pembangunan MRT tahap II sudah memasuki tahap feasibility study. Selanjutnya, Pemprov DKI akan menyiapkan kajian analisis dan dampak lingkungan (Amdal) lanjutan, yang sebelumnya sudah dilaksanakan sebelum tahap pre feasibility study. Dalam perkembangan lain, rencana pembangunan MRT tahap III dengan rute Balaraja –Cikarang (West-East), Gubernur mengatakan belum memasuki tahap prefeasibility. Terkait sumber pembiayaan, katanya masih terbuka bisa dari pinjaman JICA, atau dari sumber lainnya.(guruh/B)
[/spoiler]
tanggung amat kalo cuma nyampe kampung bandan. teruskan sedikit lagi 1 km keutara sampai deh di dufan. dijamin ramai nanti yang naik mrt. apalagi kalo sebelumnya melewati kawasan perdagangan mangga dua. klop.
RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - bonbon - 27-05-2010
hehehehe, thp 1 aje msh belom jelas kapan operasi (ngeliat ngebangunnya aja jg blom), udeh ancang2 tahap 2 dan 3 ..foke...foke...anda memang "ahlinya"
mestinya yg kyk proyek2 gini yg ngadain jgn Pemda, kagak becus atau terlalu banyak kongkalingkongnya, investor yg mau bangun tetap minta jaminan dari pemerintah pusat, pemda jg ngelemparnya tetap ke pemerintah pusat, sekalian aja pemerintah pusat yg ngadain proyek, pemda duduk manis aje nggak usah ikut2an, urusin dulu aja tuh busway dan koridor yg kaga ada bisnya, tapi haltenya sdh hancur
RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - kentank14 - 31-05-2010
(23-05-2010, 07:53 AM)jadrians Wrote: Yang saya bingung kata Pemda lebar spoor yg digunakan 1435mm . Kenapa gak 1067 mm supaya Tokyu 8500 dan TM 7000 bisa bolak-balik di lintas tsb. Sambil berharap dapet lungsuran lagi KRL2 ex Jepang nantinya he..he
iya harusnya pemerintah memikirkan ini juga biar semua moda transportasi terintegrasi
jangan sepotong sepotong..
RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - ady_mcady - 03-06-2010
update berita lagi... 
[spoiler]
Quote:http://www.fauzibowo.com/infojakarta.php?id=1865&mode=view
Rute MRT Tahap I Diperpanjang
Rabu, 02/06/2010, 09:52 WIB
Selain merencanakan penambahan satu stasiun bawah tanah untuk jalur Mass Rapid Transit (MRT), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga berencana menambah rute MRT tahap I sepanjang satu kilometer. Dengan begitu, rute MRT tahap I yang sebelumnya melayani Lebakbulus-Dukuhatas, dengan adanya penambahan, maka akan melayani rute Lebakbulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI). Akibat penambahan rute baru itu, PT MRT Jakarta akan kembali menghitung ulang anggaran dana pembangunan MRT yang diperlukan. Diprediksi, akan ada penambahan anggaran lebih dari Rp 1 triliun.
Semula, panjang rute MRT tahap I terbentang sepanjang 14,5 kilometer dengan 12 stasiun yang terdiri dari lima stasiun bawah tanah dan tujuh stasiun elevated (layang). Dengan adanya perpanjangan rute MRT tahap I, maka panjang rute akan bertambah menjadi 15,5 kilometer dengan 13 stasiun, di mana enam stasiun berada di bawah tanah dan tujuh stasiun elevated.
Enam stasiun bawah tanah terdapat di Masjid Al Azhar, Istora Senayan (Ratu Plaza), Bendunganhilir, Setiabudi, dan Dukuhatas dan Bundaran Hotel Indonesia. Sedangkan tujuh stasiun elevated yakni mulai dari Lebakbulus, Fatmawati, Cipete Raya, H Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja.
“Benar, rute MRT tahap pertama akan ditambah sepanjang satu kilometer yang otomatis akan menambah satu stasiun di depan Bundaran HI,†ujar Tribudi Rahardjo usai Paparan Feasibility Study MRT Koridor Dukuh Atas-Kota dan Koridor Balaraja-Cikarang (East-West) kepada Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (1/6).
Alasan penambahan jarak rute koridor tahap I ini, menurut Tribudi, dikarenakan adanya kendala dalam pembangunan konstruksi stasiun di Dukuhatas sebagai stasiun dengan transit oriented development (TOD). Sebab, ruangan yang tersedia untuk pembangunan stasiun di Dukuhatas dinilai terlalu sempit dan padat untuk dijadikan stasiun penghentian terakhir yang akan diintegrasikan dengan angkutan umum lainnya.
Total anggaran dalam rute pertama MRT tahap I sebelumnya diperkirakan mencapai 120 miliar yen yang sebagian besar dibiayai dari dana pinjaman Japan Bank for International Cooperation (JBIC). Dengan adanya penambahan stasiun serta perpanjangan rute, maka PT MRT akan menghitung ulang kebutuhan anggaran pembangunan MRT rute baru tersebut dan akan menyampaikannya kepada Pemprov DKI Jakarta, Departemen Perhubungan, dan JBIC untuk dibahas secara bersama. “Kemungkinan dana akan bertambah lagi di atas Rp 1 triliun untuk penambahan jarak rute dan pembangunan satu stasiun baru,†kata Tribudi Rahardjo.
Ia mengungkapkan, perubahan rute tersebut otomatis akan mengubah rute MRT Tahap II yang semula melayani rute Dukuhatas-Kampungbandan, sekarang menjadi Bunderan HI-Kampungbandan. Karena itu, PT MRT juga akan membahas perubahan rute tersebut kepada kedua konsultan desain dasar kedua koridor tersebut agar segera dilakukan penyesuaian desain rutenya.
“Ini harus dibicarakan, karena konsultan desain dasar untuk dua koridor tersebut berbeda. Karena itu harus ada penyesuaian, jangan sampai kita ambil kebijakan yang salah karena permasalahan teknis yang tidak sama,†tegasnya.
Saat ini, desain dasar Lebakbulus-Bunderan HI telah rampung, sementara koridor tahap II baru menyelesaikan feasibility study alias studi kelayakan. Diharapkan pembangunan MRT koridor Lebak Bulus-Bunderan HI dapat rampung pada akhir 2016 dan koridor Bunderan HI-Kampungbandan bisa diselesaikan pada tahun 2020.
Sementara itu, rencana pembangunan MRT tahap III dengan rute Balaraja–Cikarang (east-west), Tribudi menerangkan, sudah menyelesaikan tahap pra-studi kelayakan. “Rute tersebut masih alternatif. Ada empat alternatif yang diusulkan diantaranya rute bisa melalui utara, tengah, dan selatan,†tandasnya.(bj)
[/spoiler]
RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - weecak - 12-06-2010
Balaraja - cikarang?wah kalo ini beneran jadi, bisa bolak-balik tangerang-klender gak perlu ganti kereta niy, mudah2an jadi niy....
RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - AT-CAP車両 - 13-06-2010
Jauh sekali koridor MRT Jakarta yang kedua (balaraja - cikarang)...
RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - peseg5 - 13-06-2010
Setau saya koridor Balaraja - Cikarang itu melewati jalur Tangerang - Duri.
Nah kalau MRT sudah pasti pakai gauge standard 1435 mm, berarti MRT III itu pakai dual gauge untuk trase Tangerang - Duri? Atau bikin jalur layang/bawah tanah baru?
RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - ady_mcady - 15-06-2010
^
kalo koridornya sejajar dengan krl koridor tangerang, apa malahan tidak mubazir om peseg? kalo saya malah setuju kalo mrt nya dilewatkan daan mogot atau samping tol merak saja yang lebih berkembang wilayahnya.
cuma kok jalur mrt timur-barat jadi kayak layanan komuter ya? bukan 100% cityrail. apakah karena pertimbangan dari JICA yang meniru tokyo metro, dimana disana itu koridor mrt tapi jauh sekali jangkauannya sampai kawasan suburb. biasanya kalo dibeberapa negara layanan ini dilayani oleh ka regional atau ka komuter, bukan mrt/metro/rapid transit yang lain.
mohon pencerahannya.
RE: Subway atau MRT buat Jakarta? - peseg5 - 15-06-2010
@ady: Setau saya (dari yg pernah baca di artikel) MRT-nya pakai relnya TAngerang-Duri eksisting. Nah bingungnya kan disini, kalau MRT desain pakai standard gauge, tapi MRT III melewati rel TAngerang-Duri. Atau MRT III bakal pakai gauge KRL Jabotabek? Memang ini kan yang masih belum jelas...
|