(12-10-2009, 06:22 PM)nx Wrote: Aku berharap secepatnya ada KA komuter SMT-SLO-MN ato SMT-SLO-YK full AC lewat jalur itu di pagi dan sore hari. Alangkah indahnya...
Atau kalo bisa ada KA 71/72 yang jalan siang melalui rute tersebut. Tentu eksotik dan fantastik...
Plus relnya diganti R54. Jadi kecepatannya bisa dinaikkan 90-100 KM/Jam.
Jadwalnya ditambah. Sekarang kalah dengan bus AC karena jarak tempuhnya lebih lama (kereta: 3 jam-an, bus: 2.5 jam kalau tidak macet mudik lebaran), jadwal minim Solo-Semarang PP cuma 2x Pandanwangi dan 1x Banyubiru.
Saya khawatir gimana jadinya kalau Tol Semarang-Solo sudah dibuka.
(12-10-2009, 06:22 PM)nx Wrote: Aku berharap secepatnya ada KA komuter SMT-SLO-MN ato SMT-SLO-YK full AC lewat jalur itu di pagi dan sore hari. Alangkah indahnya...
Atau kalo bisa ada KA 71/72 yang jalan siang melalui rute tersebut. Tentu eksotik dan fantastik...
Ya setidaknya Prameks ditambah rutenya ke semarang melewati jalur ini,karena sepertinya untuk jalur ini akan mendatangkan keuntungan untuk perkeretaa apian dhe setelah Prameks bener2 jadi Primadona kereta komuter di Jateng dan DIY.
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
potensi penumpang jalur ini memang tidak sebanyak jalur lain. Daerahnya merupakn pedesaan yg benar2 desa, tidak melewati ibukota kabupaten. Akses k stasiun juga sprtinya sulit.
Untung ada brantas, matar, n pandanwangi. Paling tidak bisa membuat jalur ini bisa bernapas.
Saya punya usul bgaimana kalo diadakan KA Sragen-Jakarta ato Bengawan Utara yg lewat jalur ini.