Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
CC204
salah liat kali kirain bawa 201 taunya 204.. Big Grin
Reply
(06-08-2009, 10:18 AM)Agung Wrote:
(06-08-2009, 07:21 AM)WOODWARD Wrote: Bicara soal penggunaan CC 204 untuk dinasan Argo Lawu, sebenarnya apa benar semua masinis yang melayani KA Argo Lawu tersebut sudah mendapatkan brevet pengoperasian 204?

karena seminggu yang lalu ada masinis yang akan dinas tidak mengerti cara menghidupkan CC 204 tersebut, dicoba berkali kali mesinnya Stall terus

Hampir di putuskan untuk mengganti dengan lok lain, tapi salah seorang pengawas kemudian bisa menghidupkan lok tersebut

Sebabnya sepele, masinis ybs sama sekali tidak mengerti cara kerja sistim komputernya, bener bener blank..... jadi mereka bingung.

ada yang tau?

entahlah......kalo masinis solo yang bawa mungkin sudah semuanya mengerti tentang cara kerja CC204, sekarang pertanyaannya untuk masinis JNG, sudah mengikuti diklat tentang CC204 blom......yang saya tau.......masinis PWT sudah mengikuti diklat di BPTT bulan juni kemaren.......

Brarti mass CN punya brevet 204 dong?
[Image: 165399_4826310862985_805213596_n.jpg]
Reply
(06-08-2009, 10:29 AM)WOODWARD Wrote:
Quote:entahlah......kalo masinis solo yang bawa mungkin sudah semuanya mengerti tentang cara kerja CC204, sekarang pertanyaannya untuk masinis JNG, sudah mengikuti diklat tentang CC204 blom......yang saya tau.......masinis PWT sudah mengikuti diklat di BPTT bulan juni kemaren.......


hehehe, yang T-100 nya warna Coklat mau bawa lawu jam 20:00 dari jakarta, masinis mana tuh mas agung? tuh dia yang ga bisa ngidupin

Mass JNG belum semua bisa, karena trainingnya masi dalam proses.
Jadi untuk dinesan dengan 204 di JNG masinisnya dipilih yang sudah bisa.
Tapi mass yang ga bisa ngidupin 204 itu kan ke Jakarta dengan 203, kaget kali yah pulangnya dengan 204 hehheee...

masinis JNG kale.......soalnya kalo masinis PWT T-100nya warna biru
[Image: bannersaveourearth.png]

My Website Railway Photography www.flickr.com/photos/Agung_Ajunks

My videos on www.youtube.com/user/cc20409
Reply
yang T-100 coklat itu Pwt, Jng biru (CN merah).. lagipula yang dines KA 8 ya emang mass Pwt yg sebelumnya bawa 33 yg satu pengawas yg satunya lagi masinis biasa.. kecuali "kejadian luar biasa" SP3-nya Jng laku dines KA 8
[Image: saveourearth_01.png]
Reply
Kenyataannya memang belum semua masinis dari masing2 DAOP punya pengetahuan pengoperasian 204, ya sudah lah mudah2 an trainingnya jalan terus.

Buat teman teman yang suka memperhatikan 204, coba lihat asap dari knalpotnya saat sedang gas poll ( tanjakan, atau baru berangkat dari stasiun)
bandingkan dengan lok DE lainya. menurut teman teman ada bedanya atau tidak?

referensi:
Asap hitam tebal : kelebihan bahan bakar, HSD tidak terbakar sempurna
Asap abu abu : kompresi bocor di beberapa silinder, pembakaran kurang panas
Asap putih : jangan sampe, berarti gasket silinder jebol oli masuk ke silinder
asap tipis agak hitam : ideal, saat beban berat mesin tetap membakar hsd dengan sempurna
Asap menggumpal dengan interval tertentu : salah satu silinder ada yang ga beres.

Juat for fun selamat memantau.....
Reply
klo aku liat dulu bang,waktu CC 204 13,tanjakan CPD asepnye tipis agak hitam bang.....
[Image: train_gif2.gif]
Reply
(08-08-2009, 06:56 PM)Rezza Habibie Wrote: klo aku liat dulu bang,waktu CC 204 13,tanjakan CPD asepnye tipis agak hitam bang.....

tadi pagi ketemu CC 204 XX lagi narik turangga di lintasan cibatu, keliatannya sangat bertenaga
Reply
wah sedikit OoT ney, kl dari "knalpot" lok keluar api pd saat full throttle b'arti knp ya??
Tambah kecepatan kereta api agar tdk kalah bersaing setelah Toll Trans-Jawa rampung...
Reply
harusnya di tiap Dipo Lok ada beberapa mass yg udah punya brevet C4 walaupun tuh Dipo jarang banget disinggahi C4, tp kan gak ada salahnya kalo tiap Dipo Lok punya Mass yg berbrevet C4 ya......... kali-kali aja ada lok C4 yg butuh Mass pengganti secara mendadak dan emergency di salah satu Dipo yg sebenarnya tuh Dipo emang gak pernah disinggahi lok C4 jadi gak pake nunggu lama buat pergantiannya karena di Dipo tersebut sudah ada Massnya yg berbrevet C4
Reply
(09-08-2009, 01:21 PM)brantas Wrote: wah sedikit OoT ney, kl dari "knalpot" lok keluar api pd saat full throttle b'arti knp ya??

Exhaust keluar api bukan saat full trottle
tapi saat mesin mencoba mempercepat putarannya sesuai dengan posisi trottle yang di setel masinis (biasanya saat Full Load)
tapi Nosel injectornya menyemprot terlalu banyak HSD dibandingkan kebutuhan mesinnya sehingga sebagian HSD tidak terbakar dan keluar melalui Turbo lalu ke exhaust, dan menyala ketika bertemu dengan udara luar yang mengandung oksigen.

sering terjadi pada beberapa lok 201 203 dan 204 batch awal
yang pengendali mesin nya masih mempergunakan mekanik elektrik hidrolik.
Pada 204 yang batch akhir, putaran mesin di kendalikan komputer sehingga tidak akan terjadi pembakaran tidak sempurna, hasilnya konsumsi bahan bakar lebih irit
(08-08-2009, 06:56 PM)Rezza Habibie Wrote: klo aku liat dulu bang,waktu CC 204 13,tanjakan CPD asepnye tipis agak hitam bang.....

itu normal bieb
seharusnya saat beban penuh sekalipun, asapnya tetap segitu
dan saat idle tidak berasap
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 7 Guest(s)