sayang ya.... begitu banyak "kesempatan" dan "kebaikan" serta "keuntungan" yang (memang pasti) seharusnya bisa didapat oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menambah isi dari "punda-pundi"-nya dengan cara mengoptimalkan "partikel" sisa-sisa sejarah dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero) itu sendiri.....
sayang sekali... sayang sekali....
sekedar suara yang tak berlalu dari saya, mungkinkah adanya DIVISI ARSIP DAN INVENTARIS PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang menangani dan mengoptimalkan "partikel" sisa-sisa ini tentunya melalui kerja sama dengan individu/perorangan atawa denga organisasi pecinta KA ????..... ambil contoh seperti si bon-bon...
kembali saya tantang PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk ini.... berani coba ???....... bagi saya, siapa takutttttt....
Agus Budhy Nugroho Wrote:sayang ya.... begitu banyak "kesempatan" dan "kebaikan" serta "keuntungan" yang (memang pasti) seharusnya bisa didapat oleh PT Kereta Api (Persero) untuk menambah isi dari "punda-pundi"-nya dengan cara mengoptimalkan "partikel" sisa-sisa sejarah dari PT Kereta Api (Persero) itu sendiri.....
sayang sekali... sayang sekali....
sekedar suara yang tak berlalu dari saya, mungkinkah adanya DIVISI ARSIP DAN INVENTARIS PT Kereta Api (Persero) yang menangani dan mengoptimalkan "partikel" sisa-sisa ini tentunya melalui kerja sama dengan individu/perorangan atawa denga organisasi pecinta KA ????..... ambil contoh seperti si bon-bon...
kembali saya tantang PT Kereta Api (Persero) untuk ini.... berani coba ???....... bagi saya, siapa takutttttt....
Quote:iya mas sodaranya simbah cuma tinggal 2 yg utuh yaitu CC 200 08,09,trs lok2 yang mangkrak tersebut tinggal nunggu dirucat jadi besi tua lalu dikiloin mas,klo aku kaya aja aku beli tuh CC 200
tuh kan klo udah masuk museum pasti ending nasib mbah kaya CC 200 08 & CC 200 09 ...
aku ga setuju klo mbah mau di masukin ke museum ...
mending suruh pulang kampung ke CN atau ke DAOP 2 ... disana banyak yang sayang ma mbah aku ga mau mbah punya nasib yang sama kaya temen2nya ...
bi dibanding dikiloin mending buat aku aja ... lumayan buat kamar dan tempat nongkrong ... tinggal ngerenovasi dikit ... btw 1 Kg nya berapa ya ???
Salah satu CC200 sebaiknya dimasukkan ke museum transpotasi di TMII, trus satunya lagi dijadikan monumen di BY Pengok.
Kurang pas bro... harusnya si 15 dijadiin pajangan di depan CN, si 08 masuk Tamini dan si 09 dipajang di YK.
BTW, si mbah ini katanya udah gak laik jalan (ga kuat buat narik gerbong lagi) sama orang dipo CN...
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)