(31-12-2011, 03:52 PM)Warteg Wrote: Apakah konsisi lingkungan sekitar rel juga mempengaruhi Taspat ??
Misalnya kanan kiri rel banyak pemukiman penduduk dan kawasan ramai
untuk malam hari menjelang pagi, sepertinya nggak begitu ngaruh mas..., tapi yah itu kalau bawanya kenceng, getaran ke rumah sayah nggak begitu berasa, tapi kalau pelan, apalagi pas nge throttle, berasa banget..
paling2 kalo nge throttle bawa 1000 an (kontainer), bikin teman ayah sayah dari Kupang panik di sangka gempa
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
(31-12-2011, 03:52 PM)Warteg Wrote: Apakah konsisi lingkungan sekitar rel juga mempengaruhi Taspat ??
Misalnya kanan kiri rel banyak pemukiman penduduk dan kawasan ramai
Sebenarnya tidak berpengaruh,
karena dibuat dengan melihat antar kotanya,
bukan antar tasiun.
Saya pernah upload T100, tapi entah di thread mana, lupa.
Justru banyak mass geregetan jika harus lewat daerah yang padat,
terlebih jika ada pasar krempyengnya ditengah rel.
Hanya secara etika saja, dilambatkan sedikit, bagaimanapun, banyak manusianya.
Tapi sebenarnya, justru mengganggu dan menghambat waktu tempuh.
Pada petak ML - BMG, saat ini sudah dibersihkan.
(31-12-2011, 03:52 PM)Warteg Wrote: Apakah konsisi lingkungan sekitar rel juga mempengaruhi Taspat ??
Misalnya kanan kiri rel banyak pemukiman penduduk dan kawasan ramai
Sebenarnya tidak berpengaruh,
karena dibuat dengan melihat antar kotanya,
bukan antar tasiun.
Saya pernah upload T100, tapi entah di thread mana, lupa.
Justru banyak mass geregetan jika harus lewat daerah yang padat,
terlebih jika ada pasar krempyengnya ditengah rel.
Hanya secara etika saja, dilambatkan sedikit, bagaimanapun, banyak manusianya.
Tapi sebenarnya, justru mengganggu dan menghambat waktu tempuh.
Pada petak ML - BMG, saat ini sudah dibersihkan.
Mangkanya DAOP 1 banyak KA lokalan yang sering telat, meleset dari T100 yang dijadwalkan.
Karena di DAOP 1 terbanyak pemukiman kumuh dipinggir rel
UTAMAKAN KESELAMATAN..........! Keluarga Anda Menanti di Rumah ! Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA