(04-11-2011, 11:52 PM)Adi Sutjipto Wrote: Satu saja yang paling penting,
Bumper nya harus berwarna yang memberi peringatan.
jika dulu berwarna merah cabe,
mungkin sekarang disesuaikan,
bisa menjadi Orange, atau Kuning garis Hitam
seperti warna dibalik Sinyal, atau apapun yang
mudah dilihat dari kejauhan !
Ini yang saya herankan, mengapa menjadi hitam / abu-abu.
Seharusnya walau menang lomba,
untuk kereta api sebagai kendaraan
yang berjalan didarat dan besar serta berat,
harus diberi warna peringatannya.
Sebelumnya nggak nyoba ditanyaken ke punggawa2 di ML soalan warna bumper ini, Pak...?
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe
06-11-2011, 10:31 AM (This post was last modified: 06-11-2011, 03:37 PM by see_204XX.)
(04-11-2011, 10:07 PM)fun_plano Wrote:
(04-11-2011, 09:16 PM)pardjono Wrote:
Bagus, IMHO :
- Tulisan Dipo Induk sebaiknya pakai warna putih saja, supaya kontras sama warna dasarnya;
- Kesan kaca depan menyatu malah bikin nggak pantes.
Coba Anda usulkan ke PT. Kereta Api Indonesia (Persero) via email.
Terima kasih..
[spoiler=Seperti ini ya:]
[/spoiler]
Nanti coba ane usulkan..
kalo gini lebih keliatan mantab gak sepi2 amat di shorthood atau longhoodnya
(04-11-2011, 11:52 PM)Adi Sutjipto Wrote: Satu saja yang paling penting,
Bumper nya harus berwarna yang memberi peringatan.
jika dulu berwarna merah cabe,
mungkin sekarang disesuaikan,
bisa menjadi Orange, atau Kuning garis Hitam
seperti warna dibalik Sinyal, atau apapun yang
mudah dilihat dari kejauhan !
Ini yang saya herankan, mengapa menjadi hitam / abu-abu.
Seharusnya walau menang lomba,
untuk kereta api sebagai kendaraan
yang berjalan didarat dan besar serta berat,
harus diberi warna peringatannya.
[/spoiler]
Sebelumnya nggak nyoba ditanyaken ke punggawa2 di ML soalan warna bumper ini, Pak...?
Kemarin sudah sempat dibicarakan dengan Kahumas Daop 8,
kebetulan juga ada Wasisar, Wasintel
sewaktu persiapan 12 tahun Gajayana.