(05-09-2009, 12:42 AM)cupexpert Wrote: Kalo buang airnya pas diatas jembatan yang tinggi misal : cikubang.. kebayang tuh kotorannya kira-kira berapa menit ya nyampe dasar sungai cikubang...
keretanya suruh berenti dan kotorannya dibuang.......
(04-09-2009, 11:03 PM)Djack_Kendil Wrote: Klu d tampung brarti nmbah brat grbong dunk???tpiklu kya shinkansen 2 gmna??kan relnya mengdung listrik???
Hati2 bwt Tracking mania...hehehe
ya tambah berat tp ga pengaruh banyak sama lokonya. paling2 penambahan septic tank ga nyampai 30 ton setara berat 1 gerbong. narik 15 gerbong aja loko sanggup.
Aduuuhhh... Kasian PT. KAI-nya dong kalo mesti mbikin sistem pembuangan limbah segala... sekarang aja sering minus, palagi dtambah operasional sistem pembuangan limbah...
Kaya'nya mang yang paling bagus tuh WC cemplung... bisa buat pupuk alami juga kan di sekitar daerah bantaran rel... Tinggal yang naeknya aja bisa baca ga tuh tulisan... "Podolsky Hanjap Pada Saatjekretta Bjaln !"
_________________________________________________________________
Bukan Mimpi Kalo Bisa Jadi Kenyataan ! ... Jayalah Kereta Api Indonesia !
Ada info terbaru tentang Toalet di kereta nih.....
Agus Purwantono Wrote:Teman-teman,
rencananya tanggal 4 nanti PT Inka akan menyerahkan K1 baru sebanyak 6 kereta ke PT KA untuk kereta lebaran. Desain sama dengan Gajahyana tetapi dengan sanitasi ramah lingkungan. WC nya menggunakan sistim vacum dan dimasukkan ke penampungan. Jadi sistemnya seperti di pesawat terbang. Semoga semuanya bisa berjalan lancar dan awet, karena sistem ini baru pertama kali dipasang di kereta Indonesia.
Ujicoba sudah dilakukan di kereta kedinasan dan berjalan baik. Semoga untuk angkutan masalpun juga berjalan baik. amin
Terima kasih
agusp
Semoga jadi proyek percontohan menuju angkutan masal yang bersih dan ramah lingkungan.