22-03-2010, 03:01 PM
Rekan2, maaf apa sudah pernah ada yg posting 2 PLH ini???kalo saya search thread kyknya blm ada tp kalo sudah ada ya maaf brarti ane kagak teliti. 
Kalo mau dibahas ya monggo, tp kalo sekiranya sudah tdk perlu dibahas lg ya sudah
KA Empu Jaya vs GBMS
Pada hari Selasa, 25 Desember 2001 jam 04:33 telah terjadi peristiwa luar biasa hebat
tabrakan antara KA 146 Empu Jaya dari Jakarta dengan KA 153 Gaya Baru Malam dari
Surabaya di Emplasemen stasiun Ketanggungan Barat, Brebes di lintas Cirebon - Prupuk.
Sebelum berangkat dari stasiun Kejaksan Cirebon KA.146 Empu Jaya melakukan pergantian
awak KA yaitu masinis, asisten masinis dan kondektur. Masinis dan asisten masinis pengganti
melakukan pemeriksaan lokomotif serta mengisi laporan teknik lok tanpa adanya serah terima
dari masinis dan asisten masinis yang digantikannya. Setelah dilakukan uji pengereman statis
kemudian KA.146 berangkat jam 03:36 (terlambat 2 jam 30 menit dari jadwal yang
seharusnya). Uji pengereman statis dan dinamis sebelumnya telah dilakukan pada saat
keberangkatan dari stasiun Pasar Senen dan dilaporkan sistem bekerja dengan baik.
Dalam perjalanannya dari stasiun Kejaksan Cirebon, KA 146 ditahan semboyan 7 yang
berarti KA harus berhenti di stasiun Luwung. Di stasiun Sindang Laut mendapat semboyan 1
yang berarti KA boleh berjalan langsung. Pada jam 03:57 di stasiun Karang Suwung KA 146
mengalami persilangan dengan KA 111 Sawunggaling dan berhenti pada jam 04:20 di stasiun
Ciledug.
Setelah menghubungi PPKA Ketanggungan Barat untuk memberitahukan bahwa KA 146
akan bersilangan dengan KA 153 di stasiun Ketaggungan Barat dan setelah memperoleh
konfirmasi dan warta aman dari PPKA Ketanggungan Barat, pada jam 04:22 PPKA Ciledug
melepas KA 146 untuk menuju ke stasiun Ketanggungan Barat.
Sekitar jam 04:27 bersamaan dengan diberangkatkannya KA 153 dari stasiun Ketanggungan,
sinyal muka stasiun Ketanggungan Barat dari arah Ciledug menunjukkan aspek kuning, yang
menandakan bahwa KA 146 harus mengurangi kecepatannya agar dapat berhenti di muka
sinyal masuk yang beraspek merah.
Sementara itu pada jam 04:31 KA 153 Gaya Baru Malam Selatan dari Surabaya telah
memasuki sepur 3 emplasemen stasiun Ketanggungan Barat, untuk berhenti dan menunggu
persilangan dengan KA 146. Pada saat itu sepur 1 emplasemen sudah terisi dengan KA 186L
Songgom Jaya arah Jakarta yang tiba terlebih dahulu sebelum KA 153.
Pada jam 04:33 KA 146 memasuki emplasemen stasiun Ketanggungan Barat dengan
melanggar sinyal masuk yang beraspek merah, pada saat itu rute langsir untuk KA 153 masih
terbentuk dan posisi wesel 11A masih mengarah ke sepur-3 yang sedang ditempati KA 153.
KA 146 masuk ke sepur-3 dan menabrak rangkaian KA 153.
Korban meninggal 31 dan yg luka berat 52 orang.

Kalo mau dibahas ya monggo, tp kalo sekiranya sudah tdk perlu dibahas lg ya sudah

KA Empu Jaya vs GBMS
Pada hari Selasa, 25 Desember 2001 jam 04:33 telah terjadi peristiwa luar biasa hebat
tabrakan antara KA 146 Empu Jaya dari Jakarta dengan KA 153 Gaya Baru Malam dari
Surabaya di Emplasemen stasiun Ketanggungan Barat, Brebes di lintas Cirebon - Prupuk.
Sebelum berangkat dari stasiun Kejaksan Cirebon KA.146 Empu Jaya melakukan pergantian
awak KA yaitu masinis, asisten masinis dan kondektur. Masinis dan asisten masinis pengganti
melakukan pemeriksaan lokomotif serta mengisi laporan teknik lok tanpa adanya serah terima
dari masinis dan asisten masinis yang digantikannya. Setelah dilakukan uji pengereman statis
kemudian KA.146 berangkat jam 03:36 (terlambat 2 jam 30 menit dari jadwal yang
seharusnya). Uji pengereman statis dan dinamis sebelumnya telah dilakukan pada saat
keberangkatan dari stasiun Pasar Senen dan dilaporkan sistem bekerja dengan baik.
Dalam perjalanannya dari stasiun Kejaksan Cirebon, KA 146 ditahan semboyan 7 yang
berarti KA harus berhenti di stasiun Luwung. Di stasiun Sindang Laut mendapat semboyan 1
yang berarti KA boleh berjalan langsung. Pada jam 03:57 di stasiun Karang Suwung KA 146
mengalami persilangan dengan KA 111 Sawunggaling dan berhenti pada jam 04:20 di stasiun
Ciledug.
Setelah menghubungi PPKA Ketanggungan Barat untuk memberitahukan bahwa KA 146
akan bersilangan dengan KA 153 di stasiun Ketaggungan Barat dan setelah memperoleh
konfirmasi dan warta aman dari PPKA Ketanggungan Barat, pada jam 04:22 PPKA Ciledug
melepas KA 146 untuk menuju ke stasiun Ketanggungan Barat.
Sekitar jam 04:27 bersamaan dengan diberangkatkannya KA 153 dari stasiun Ketanggungan,
sinyal muka stasiun Ketanggungan Barat dari arah Ciledug menunjukkan aspek kuning, yang
menandakan bahwa KA 146 harus mengurangi kecepatannya agar dapat berhenti di muka
sinyal masuk yang beraspek merah.
Sementara itu pada jam 04:31 KA 153 Gaya Baru Malam Selatan dari Surabaya telah
memasuki sepur 3 emplasemen stasiun Ketanggungan Barat, untuk berhenti dan menunggu
persilangan dengan KA 146. Pada saat itu sepur 1 emplasemen sudah terisi dengan KA 186L
Songgom Jaya arah Jakarta yang tiba terlebih dahulu sebelum KA 153.
Pada jam 04:33 KA 146 memasuki emplasemen stasiun Ketanggungan Barat dengan
melanggar sinyal masuk yang beraspek merah, pada saat itu rute langsir untuk KA 153 masih
terbentuk dan posisi wesel 11A masih mengarah ke sepur-3 yang sedang ditempati KA 153.
KA 146 masuk ke sepur-3 dan menabrak rangkaian KA 153.
Korban meninggal 31 dan yg luka berat 52 orang.

![[Image: 29x9hll.jpg]](http://i53.tinypic.com/29x9hll.jpg)
![[Image: img0376r.jpg]](http://img256.imageshack.us/img256/643/img0376r.jpg)