Kami terus berjalan menuju arah Cibangkonglor, kondisi rel lumayan masih bagus dan bantalannya sedikit komplit. Sekedar cerita, tahun 2005 rel tersebut pernah dilewati lok BB30017 untuk melangsir gerbong PPW Angad atau gerbong pengangkut tank. Di daerah RW 05 Kelurahan Cibangkong kami menemukan sebuah jembatan yang anehnya disebelahnya ada rangka jembatan juga. Apakah dulu disitu bekas Stasiun???? atau bekas double trek???? Yang satu masih terdapat rel sedangkan yang satunya di cor oleh warga sebagai jalan umum.
[spoiler]
kapanlagi
20100213055937_IMG_0095_copy_4b75dd5922297.jpg
kapanlagi
20100213055937_IMG_0094_copy_4b75dd591ad37.jpg
[/spoiler]
Setelah berjalan sekitar 15 menit kami sampai di daerah Cibangkong Lor, kami mengamati kemungkinan letak bekas Stasiun Cibangkonglor. Di depan sebuah bangunan terdapat sebuah percabangan yang cukup unik, dimana percabangan tersebut berbentuk huruf “Xâ€Â.
[spoiler]
kapanlagi
20100213060833_Cibangkong_area_4b75df719f67d.jpg
[/spoiler]
Jika arah ke barat yang belok kiri ke depo Pertamina Samoja dan Karees (kini menjadi jalan Cita Asih Selatan)
sedangkan yang berbelok kanan menuju Stasiun Cikudapateuh (kini menjadi jalan Cita Asih Utara) tapi tidak nyambung dengan rel sekarang, karena dulunya Stasiun Cikudapateuh berbentuk pulau.
[spoiler]
kapanlagi
20100213055937_IMG_0110_copy_4b75dd5930cb3.jpg
[/spoiler]
Jika arah ke Timur yang lurus (kanan) menuju Stasiun Kiaracondong dan PT Pindad sedangkan yang belok ke kiri menuju ke Ciwidey, Kavaleri dan Majalaya.
[spoiler]
kapanlagi
20100213055937_IMG_0108_copy_4b75dd5929785.jpg
[/spoiler]
BERSAMBUNG.....