Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Sedan terseruduk KA Feeder Solo-Wonogiri
#21
Tahun 2009 kemarin loko BB30029 bawa feeder Wonogiri-Purwosari sempat bermasalah setelah nabrak paving2 untuk pembangunan citywalk. Akhirnya ditarik loko D ke Purwosari. Beruntung tidak ada masalah serius sehingga BB30029 bisa melanjutkan perjalanan. Kalau cara kerja ceroboh bisa membahayakan orang lain.
Reply
#22
(05-01-2010, 10:22 PM)animaX Wrote: [Image: 2lengang11.jpg]

[Image: cimg9546.jpg]
foto atas: solopos
foto bawah: gantengscool/ssc

jalur nya kereta api sudah jelas ada marka jalan + masih baru.
pemilik mobil sedan yang ditabrak feeder cuma cari alasan tidak ada peringatan, di tiap perlintasan juga ada keterangan awas kereta api

payah nih mobil, malem aja jelas kok.. bisa nda lihat siang2Bethe
Reply
#23
Quote:Edisi : Selasa, 05 Januari 2010 , Hal.XI
Sedan terseruduk Kereta Api Feeder

... deleted...

Kejadian tersebut sempat membuat Akhmad dan istrinya syok berat. Istri Akhmad saat ditemui Espos di lokasi kejadian menjelaskan, kejadian yang dialaminya ini bermula dari keinginan suaminya yang hendak mengikuti kendaraan di depannya. ”Kendaraan tersebut lolos, tapi kendaraan saya tersenggol,” jelas istri Akhmad yang mengaku kaget saat melihat bemper kereta yang sudah berada di sampingnya.

Menurutnya seharusnya perlintasan tersebut diberi pengaman agar memberi rasa nyaman dan keselamatan bagi pengendara yang sedang melintas di rel dalam kota tersebut. Atas kejadian ini Akhamd bersama istrinya melaporkan peristiwa tersebut ke pihak Stasiun Solo, Balapan untuk meminta pertanggung jawaban pihak PT KA.

...deleted...

http://edisicetak.solopos.co.id/zindex_m...6&id=48182

Tiga kalimat tebal ini benar² membuat saya geram!! Jahat Jahat Jahat

-Kalimat pertama
Budaya yang ini setiap hari sudah sering membuat saya sebal! Yang mana? Budaya buntut membuntut alias mengekor! Sadarkah kita, anda, saya sebagai pengguna jalan raya akan ini?

Contoh lain; saat lampu hijau menjadi merah, beberapa pengendara yang terlambat masih mengekor depannya. Saat persimpangan jalan macet, kendaraan yang bisa lolos akan dibuntuti dengan sederet di belakangnya tanpa satupun memberi kesempatan pada jalur yang terpotong. Hanya beberapa yang punya AKAL SEHAT, segera berhenti untuk memberi kesempatan yang lain. Suatu perempatan jalan dimana 4 penjuru terjadi macet, maka terbentuklah perkumpulan orang berotak udang yang saling mencari jalan lolos. Padahal seandainya dimulai dari satu arah saja yang MENGALAH dan TIDAK MENGEKOR maka simpul kemacetan itu lambat laun justru terurai.

-Kalimat kedua dan ketiga
Ketidaktahuan, kebodohan, ketidak nalaran Pak Akhmad ini sungguh menggelikan!
Ketidaktahuan
Harus diakui, kita kadang bersembunyi dari ketidaktahuan. Termasuk Pak Akhmad yang nggak tahu (atau "nggak tahu") apa itu perlintasan sebidang, hukum perlintasan rel, dll.
Kebodohan dan ketidak nalaran
Apakah beliau berpikir berapa banyak orang Solo yang seperti beliau menjadi korban tiap harinya? Dan berlaku sama? Meminta pertanggungjawaban, gara² propertinya yang tertabrak kereta? Wow, alangkah stressnya PT.KA Solo tiap hari jika seperti itu. Pengaman? Yang bagaimana? Kawat berduri? Pagar listrik? Kita dihadang palang saja banyak yang menerobos ....

Sekali lagi, kita usahakan selalu intropeksi diri dulu. Saya sendiri kadang kalau lagi bad mood juga buruk berlalu lintas, serta sederet sifat minus saya. Tapi ini saya dasari dengan ini: TAHU KONSEKWENSI. Andai ngebut dan mencelakakan orang, saya harus siap dihakimi massa (meskipun itu juga salah). Kalau mau mencuri ya harus tahu dan siap dipenjara. Mau melintasi Cikacepit, ya siap² surat wasiatlah ....

Buat saya yang paling berbahaya itu, melakukan sesuatu yang tidak tahu konsekwensinya, apalagi itu perbuatan jelek!
[Image: 4860986383_7d35fd903e_b.jpg]
Reply
#24
Setuju mas
Reply
#25
(09-01-2010, 03:12 PM)ouilevio Wrote: kreta selain bumpernya dr baja, gaya newton nya pun jg besar. F= m x a.
F= gaya
m= massa kreta (misal= 50ton= 50.000kg)
a= percepatan kreta (misal= 1m/s)

F= 50.000 x 1 = 50.000 Newton (wow ini mah mobil pasti penyok)

kalo masalah penyok2an, pake momentum kang..gaya ndak terlalu berpengaruh..soalnya yg dititik beratkan itu kecepatan sesaatnya, jenis kelentingannya, dan massa benda.. Tersenyuum
Reply
#26
rel bengkong setelah diganti relnya sekarang jarang ada kabar roda 2 terpleset, biasanya musim hujan begini sudah banyak protes di koran2 lokal, saya sendiri belum lihat lagi motor terpleset.
Reply
#27
(10-01-2010, 09:55 PM)animaX Wrote: rel bengkong setelah diganti relnya sekarang jarang ada kabar roda 2 terpleset, biasanya musim hujan begini sudah banyak protes di koran2 lokal, saya sendiri belum lihat lagi motor terpleset.

Perasaan di perlintasan sebidang, banyak kasus sepeda terpeleset. Bukan hanya ada di Solo-Wonogiri lahh. Saya sendiri di perlintasan melewati rel dengan melintang sebisa mungkin. Meski itu sudah R42..
[Image: 4860986383_7d35fd903e_b.jpg]
Reply
#28
btw ka yg lewat jalur ini KA ap? n jam brp lewatnya? coz ane mau hunting disini nih.
Keep Fighting Never Give
Reply
#29
(11-01-2010, 12:04 AM)ouilevio Wrote: btw ka yg lewat jalur ini KA ap? n jam brp lewatnya? coz ane mau hunting disini nih.

Jaladara, lok uap C1218 dan feeder, lok BB300.
[Image: 4860986383_7d35fd903e_b.jpg]
Reply
#30
Gini aja kang, kan udah ada UU Perkeretaapian yang menyatakan bahwa masayarakat harus mendahulukan kereta api, mau bis, mobil, becak,termasuk orang pun harus mendahulukan kereta api, kalo ada yang melanggar, ya tinggal ditindak aja sesuai sanksi yang berlaku. Ane aja kalo sirine tanda KA akan lewat ane gak berani nrobos walau KA masih jauh.
Loco Project Designer for better Indonesian Railways Tengsin
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)