06-11-2008, 09:29 AM
Hasil mblusukan di JawaPos...
Masi ada ajah monyet yg lemparin kereta....
Trus..apa sebaiknya kalo naik kereta bawa payung?
Jawa Pos Wrote:Kereta Api Sancaka Dilempari Batu
Rabu, 22 Oktober 2008 pukul 07.00, saya naik kerata api Sancaka dari Gubeng tujuan Jogja. Sampai di daerah Caruban, Madiun, sekelompok anak di pinggir rel melempari kaca jendela dengan batu yang cukup besar. Akibatnya, beberapa kaca jendela pecah dan pecahannya mengenai muka penumpang di depan saya.
Pada Kamis, 23 Oktober 2008 pukul 16.00, saya pulang dari Jogja ke Surabaya juga naik KA Sancaka. Sampai di daerah Paron, hujan deras dan air hujan masuk ke kereta sehingga terjadi genangan di dalam kereta. Ternyata, atap kereta bocor dan karet jendela menutup kurang rapat. Hal itu mengurangi kenyamanan penumpang kereta api. Saya bertanya ke petugas restorasi yang lewat, "Mas kok banjir keretanya?" Jawaban dari petugas restorasi tersebut kurang mengenakkan. Begini katanya: "Biasa, nggak apa-apa, ikan bisa berenang!" Jawaban tersebut pantasnya keluar dari seorang yang bukan pegawai dan yang saya sesalkan, tidak ada seorang pun petugas KA yang meminta maaf kepada penumpang tentang bocornya atap KA itu.
Saya mengimbau kepada masyarkat yang bermukim di sekitar rel KA hendaknya bisa mengawasi putra-putranya agar tidak bertindak anarkis dengan melempari kaca jendela KA yang sedang lewat. Sebab, perbuatan itu membahayakan penumpang KA.
Drs DARUJATO, S.L. PRIJANTO HADI, Jl Tanjung Pinang 38, Surabaya, telp 3543796
Masi ada ajah monyet yg lemparin kereta....
Trus..apa sebaiknya kalo naik kereta bawa payung?





