Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: WTA: Ballast pada LO
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2
Rekan2 Semboyan 35 yth,

Adakah para senior yang tahu cara merekatkan ballast pada LO? Setelah browsing sana-sini ttg ballast, didapatkan metode penggunaan campuran lem kayu dengan air yang disemprotkan pada ballast setelah lebih dulu ditabur pada track. Hanya selama ini saya masih belum berani mengaplikasikan metode tsb sebelum mendapat jawaban yang jelas.

Pertanyaannya:
- Lem kayu apa yang bagus untuk digunakan? Apakah lem merk F*X bisa?
- Jika menggunakan lem dgn brand di atas, didiamkan selama berapa lama?
- Apakah air destilasi baik untuk digunakan dlm campuran lem mau pun untuk membersihkan track?

Itu saja pertanyaan dari saya. Jikalau senggang dan memungkinkan, saya akan membuat thread baru mengenai tips dan trik dalam membuat LO.
Terima kasih.
Salam
Bye Bye
nb. sempat nggak sempat, harap diballast (haiyah!)
klo saya pribadi pake lem kayu fox sejak dikuas/semprot baiknya jgn disentuh2 untuk 24 jam, air untuk campuran lem saya pake air kran biasa & membersihkan rel yg kena lem pake kain basah aja itu pun setelah lem bener2 kering
Oh, begitu...
Terima kasih banyak atas info dan masukannya ya mas Ambarawa. Jadi lem tersebut dapat digunakan untuk merekatkan ballast pada rel LO. Kemungkinan saya masih akan mempertimbangkan air destilasi dalam pencampuran lem / membersihkan rel, agar paling tidak dapat mengurangi resiko karat (cmiiw).
Anyway, terima kasih banyak ya bos...
Tersenyuum
klo ingin menghindari karat, lebih baik pake air demineralisasi. air destilasi / air hasil penyulingan masih mengandung ion Klorida dan Nitrat

Matur nuwun bos atas infonya yang ilmiah... Untung saya baru mau ngerjainnya weekend ini, coba kalo terlanjur, wah gubrak... Nangis
Nah, info yang kayak gini nih yang membangun... OK
Monggo infonya dari suhu yang lain...
misi om numpang tanya
1. klo batunya selain batu utk aquarium bisa pake batu apa lagi?
2. campuran airnya sampai cair seperti air ato cukup sampe kentel?
3. klo ada perbandingan campurannya minta ya!

maaf klo banyak tanya

Hi Rizal,
Saya malah suka kalo ada yang nanya, karena saya pikir forum ini untuk semua penggila kereta model. Dan yang pasti, hobi kamod ga berarti hanya untuk kalangan 'the have', dan nggak harus dengan modal yang mahal. Dan yang pasti, saya juga masih belajar kok... Jedotin

Coba jawab ya...
1. Ballast kamod bisa menggunakan batu-batuan / kerikil untuk aquarium, kalau saya menggunakan kerikil untuk kandang hamster, dengan harga Rp 5000,- / kantung (+- 2kg). Saya membeli 2 jenis (halus & kasar) untuk kebutuhan LO saya. Kekurangannya, warna kerikil tsb kurang natural sehingga sebaiknya dilakukan pewarnaan (weathering) setelah kerikil diaplikasikan pada rel / track.
2&3. Sepertinya harus dilakukan trial & error deh, tergantung jenis karakter kerikil mau pun lem yg digunakan. Campuran antara lem dengan air, kira-kira 1:4, sekali lagi tergantung pada jenis kerikil yg digunakan (halus / kasar).

Semoga membantu.
satu lagi, kalo dah selesai proses pengeleman (kering), bisa jiga disemprot pelapis (namanya lupa) glossy atau dop, tergantung selera
pelapisannya waktu relnya blom ditempelkan?, he......he......
oot : ilmu lagi ha...ha...
pelapisannya waktu relnya blom ditempelkan?, he......he......
oot : ilmu lagi ha...ha...
[/quote]

@ van Baso: iya, setuju, tapi lebih baik pakai clear doff, karena rel kereta api tidak ada yang 'blink-blink', alias mengkilap, hehehe...
@ m.rizal: huahahaha! btw, kalau udah jadi fotonya ditampilin ya. Punya saya juga mau saya tampilin di sini nanti.
Pages: 1 2