06-04-2012, 04:30 PM
Rel KA Jalur Malang-Blitar Rawan Longsor
Yatimul Ainun | I Made Asdhiana | Kamis, 5 April 2012 | 15:08 WIB
Perwakilan Bidang Humas Daops VIII Surabaya, Sri Winarto, mengatakan kepada wartawan bahwa jalur KA yang rawan longsor adalah Malang-Blitar. "Malang-Kesamben-Blitar masuk jalur rawan longsor saat hujan datang," kata Sri seusai melakukan pemeriksaan kondisi rel bersama petugas Stasiun Kota Baru, Malang.
Sri mengaku, peningkatan kewaspadaan itu dilakukan melihat tingginya curah hujan di daerah Malang-Blitar, yang jelas mengkhawatirkan dan bisa mengakibatkan rel KA terkena longsor. Namun, kalau tidak terjadi hujan lebat yang berakibat longsor, Sri menilai tak ada masalah. Ia berharap bencana longsor tak terjadi. "Sampai saat ini jalur kereta api masih dalam kondisi aman," ungkapnya.
Ditanya apakah akan ada pembenahan rel, Sri menjawab, "Soal penambahan dalam waktu dekat akan segera dilakukan."
Namun, lanjut Sri, pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan lebih mengutamakan rencana penambahan jalur parkir untuk kereta api di Stasiun Kota Baru Malang. Penambahan akan dilakukan pasca-rencana penambahan jalur baru. Misalnya, Malang-Yogyakarta, serta komuter Lawang -Kepanjen. "Semester II nanti kami rencanakan bangun jalur parkir baru karena akan ada penambahan jalur baru," urainya.
Sumber :
http://regional.kompas.com/read/2012/04/...an.Longsor.
Yatimul Ainun | I Made Asdhiana | Kamis, 5 April 2012 | 15:08 WIB
Kondisi rel Kereta Api jalur Malang-Blitar dinilai rawan longsor kalau terjadi hujan. Karenanya, dalam waktu dekat akan dilakukan perbaikan dan terus akan dilakukan pemantauan. Kamis (5/4/2012).
MALANG, KOMPAS.com — Kondisi rel kereta api (KA) di wilayah Malang-Blitar, Jawa Timur, dinilai rawan longsor saat curah hujan tinggi. Hal tersebut diketahui setelah Daops VIII Surabaya melakukan pemeriksaan jalur rel KA jalur Malang-Blitar. Pemeriksaan kondisi rel KA tersebut dilakukan pada Kamis (5/4/2012) dengan dimulai dari jalur rel KA Stasiun Kota Baru, Malang.Perwakilan Bidang Humas Daops VIII Surabaya, Sri Winarto, mengatakan kepada wartawan bahwa jalur KA yang rawan longsor adalah Malang-Blitar. "Malang-Kesamben-Blitar masuk jalur rawan longsor saat hujan datang," kata Sri seusai melakukan pemeriksaan kondisi rel bersama petugas Stasiun Kota Baru, Malang.
Sri mengaku, peningkatan kewaspadaan itu dilakukan melihat tingginya curah hujan di daerah Malang-Blitar, yang jelas mengkhawatirkan dan bisa mengakibatkan rel KA terkena longsor. Namun, kalau tidak terjadi hujan lebat yang berakibat longsor, Sri menilai tak ada masalah. Ia berharap bencana longsor tak terjadi. "Sampai saat ini jalur kereta api masih dalam kondisi aman," ungkapnya.
Ditanya apakah akan ada pembenahan rel, Sri menjawab, "Soal penambahan dalam waktu dekat akan segera dilakukan."
Namun, lanjut Sri, pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan lebih mengutamakan rencana penambahan jalur parkir untuk kereta api di Stasiun Kota Baru Malang. Penambahan akan dilakukan pasca-rencana penambahan jalur baru. Misalnya, Malang-Yogyakarta, serta komuter Lawang -Kepanjen. "Semester II nanti kami rencanakan bangun jalur parkir baru karena akan ada penambahan jalur baru," urainya.
Sumber :
http://regional.kompas.com/read/2012/04/...an.Longsor.



