Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Terobos Palang Perlintasan, Mobil Ditabrak Kereta, 3 Luka
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3
Lagi - lagi musibah....Berantem
Tanggal 6 Maret 2012 :
Terobos Palang Perlintasan, Mobil Ditabrak Kereta, 3 Luka
indosiar.com, Jakarta - (Selasa, 06.03.2012) Perlintasan kereta api tanpa paling pintu kembali menelan korban. Diduga karena tidak mengetahui akan adanya kereta yang melintas, sebuah mobil minibus yang melintasi perlintasan kereta di Rawa Buaya, Cengkareng tertabrak kereta rel listrik jurusan Tangerang - Stasiun Kota. Akibatnya, 3 penumpang minibus itu luka-luka. Seperti inilah kondisi mobil Avanza yang terperosok setelah tertabrak KRL jurusan Tangerang - Stasiun Kota di perlintasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat Selasa siang. Kecelakaan terjadi ketika mobil Avanza yang dikemudikan Jamin Indro melewati perlintasan kereta tanpa paling pintu. Diduga karena tidak mengetahui kereta akan lewat, mobil terus melaju tanpa menghiraukan peringatan warga bahwa kereta akan melintas. Akibat benturan yang cukup keras, mobil minibus tersebut terlempar hingga ke pinggir kali Cengkareng dengan kondisi bagian depan mobil hancur.

Kecelakaan itu menyebabkan pengemudi Avanza bernama Jamin Indro dan dua penumpangnya yaitu Bebi Hendrawati, istri Jamin Indro dan Deviana, mengalami luka serius. Ketiga korban dibawa ke Rumah Sakit Royal Taruma, Jakarta Barat. Kecelakaan ini mengundang keprihatinan PT KA. Kepala Humas Daop I Jakarta yang datang ke lokasi kejadian menuding pemerintah daerah yang harus bertanggung jawab atas lintasan tanpa paling pintu. Menurut data yang dimiliki PT. Kereta Api sebanyak 700-an lebih perlintasan KA liar tanpa palang pintu yang berada di wilayah daerah operasional satu Jakarta. (Jayadi/Sup)

Sumber :
http://www.indosiar.com/fokus/mobil-dita...93866.html

-------------
Catatan :
Perlu diralat… adapun rangkaian KA yang dimaksud pasti KRL dengan rute dari Tangerang menuju stasiun akhir Duri. Karena sejak tanggal 1 Desember 2011 perjalanan KRL dari dank e Tangerang mengawali dan mengakhiri perjalanan di stasiun Duri saja.
PLH klasik Bethe kalo udah kejadian, salah2an menjadi hal yg klasik pula untuk dilakukan Bethe
Ada lagi kejadian di lintas TNG-DU. Xenia "maut" jilid 2, B 1630 EA mobil PLN... Yang tewas umur 24 tahun, sepertinya duduk di samping pengemudi berusia 32 tahun.

Saya ada fotonya, dapet dari grup INDONESIAN RAILFANS. Mobilnya ancur di sisi kiri dan depan, pantes aja penumpang di depan kiri langsung mati...

Dari info yg saya dapat, yg nabrak adalah KRL jenis rheostatik stainless. Kalo yg nabrak Avanza berisi 3 penumpang adalah Djoko Lelono 1 yg KRL Ekonomi...
Cuma sedikit mau kasih gambaran lokasi kejadiannya sewaktu aku survei perkembangan pembangunan rel ganda yang nihil itu ;
[Image: 14kfw52.jpg]
Kebetulan aku berdiri di ruas jalan di mana lokasi kejadian itu terjadi...
Foto tampak petak rel KA dari Tangerang menuju ke arah Jakarta. Yang jemb. KA itu jembatan yang baru. Yang lama sdh terpotong2 spt tampak pd foto.

Ini sewaktu aku blm nyeberangin jemb. KA tersebut :
[Image: 2yx2ipi.jpg]
Memang bener2 terlihat jelas tanpa palang dan seingat aku enggak ada penjagaannya pula...
Wah itu perlintasan liar ya....
Masih single track aja uda begitu, apalagi kalo double track....Bethe
ya sekarang dari sendiri aja dah. biasa nya aja yg udh ada palang aja pada nerobos mentingin waktu dari pada nyawa pas udh tengah rel kendaraan mogok bukan ya lari malah coba nyalain kendaraan ya sdh goodbye di salah kan jg lah penjaga pjl .
Yang harus disalahkan itu ya yang nyupir kereta sama yang bertanggung jawab buat bikin palang perlintasan.. Kok malah pemerintah setempat.. Ga rasional nih PT.KAI..
(08-03-2012, 09:45 PM)Lodaya_Lover Wrote: [ -> ]Yang harus disalahkan itu ya yang nyupir kereta sama yang bertanggung jawab buat bikin palang perlintasan.. Kok malah pemerintah setempat.. Ga rasional nih PT.KAI..
Hmm.....Mikir Dulu
(09-03-2012, 07:37 AM)Dana Komuter Wrote: [ -> ]
(08-03-2012, 09:45 PM)Lodaya_Lover Wrote: [ -> ]Yang harus disalahkan itu ya yang nyupir kereta sama yang bertanggung jawab buat bikin palang perlintasan.. Kok malah pemerintah setempat.. Ga rasional nih PT.KAI..
Hmm.....Mikir Dulu

anak baru nih kayaknya yang ngomong... silahkan buka buka kitab UU perkeretapian dulu deh sana..Ngakak
(08-03-2012, 09:45 PM)Lodaya_Lover Wrote: [ -> ]Yang harus disalahkan itu ya yang nyupir kereta sama yang bertanggung jawab buat bikin palang perlintasan.. Kok malah pemerintah setempat.. Ga rasional nih PT.KAI..

kok masinis di bawa bawa. gmn sih. kereta tuh seharus nya di dahulukan, dan masalah klasik menyalahkan PT. Kereta Api Indonesia (Persero)?????? :lempar apem: Ngikik
Pages: 1 2 3