Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: RUBBER-TIRED-TRAIN
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3
maaf kalo udah ada tritnya, sudah saya cari gak ketemu....


mari kita bahas tentang Rubber-tired-train atau kereta dengan roda karet, agak aneh memang, tetapi kereta dengan roda penggerak karet memiliki keuntungan yang lebih dalam hal akselerasi dan deselrasi serta mampu mengatasi gradien tanjakan yg besar.

disini akan kita bahas bermacam-macam rubber-tired-train, dari metro system, single rail guided tram, monorail, atau bahkan guided bus juga boleh

boleh juga planing buat mass transport di Indonesia kira2 yang paling cocok yang mana Xie Xie

kita mulai dari Paris metro yang punya jaringan KA beroda karet paling besar

[Image: ParisMetro.jpg]

[Image: images?q=tbn:ANd9GcRQM3A2nKPnNBXBPbVdoh0...sGQ5rjPhkQ]

uniknya dari paris metro ini selain beroda karet juga memiliki roda KA konvensional dengan lebar rel standart 1435mm dan memungkinkan berjalan di rel konvensional dan KA konvensional juga memakai jalur paris metro tentu dengan memperhitungkan dimensi kendaraannya

roda KA konvensional juga dapat digunakan sebagai roda darurat kala ban karetnya gembos

[Image: PrincipeMetroPneu.gif]

ini axle bogie nya
[Image: 800px-Bogie-metro-Meteor-p1010692.jpg]

KA serupa juga bisa ditemui di mexico, montreal, bangkok, niigata, JFK airport, dll tentu dengan sistem yang berbeda

di niigata
[Image: agt_001kamome.jpg]


KA beroda karet ini juga punya kerugian yaitu tidak bisa dipakai untuk jarak yang terlalu jauh karena masalah keausan pada ban karet

bersambung


sekarang saatnya membahas Single Rail Guided Tram
mungkin ini sebuah evolusi baru tram yang kali ini digerakan oleh roda karet yang sumber tenaganya diperoleh dari listrik yang di alirkan dari LAA, rel di tengah hanya sebagai guided (pengarah) tram tersebut

[Image: 6945.jpg]
[Image: translohr-clermontb.jpg]

ada dua jenis teknologi yang dipakai oleh tram 'aneh' ini yaitu milik Bombardier dan Translohr

berikut perbedaannya

guided rail technology milik translohr
[Image: TranslohrGuideRail.png]

yang ini milik bombardier
[Image: 220px-TVRGeleiding.svg.png]


dan tram jenis ini memiliki performa lebih tinggi 13% dalam hal akselerasi/deselerasi, kebisingan, dan tanjakan

selain ada di duisburg dan milan, china juga sudah mulai menerapkan teknologi ini

SRGT di tianjin, china
[Image: TramBus_BMT.jpg]

SRGT di caen, prancis
[Image: img_36433.jpg]


kalau ada yang mau menambahkan dan mengoreksi sangat dipersilahkan...


sekian dulu dari saya
SALAM SEMBOYAN35
mau nambahin kelebihan dari roda karet: tingkat kebisingannya lebih rendah dibandingkan dengan roda metal konvensional Xie Xie
Menarik ini.....
masih memantau dulu yak...
Bwat sayah teknologi ini baru dan menarik....
itu ban karet ada (≖᷆︵︣≖) apa nggak, ada angin didalamnya apa pejal? yg guided train kayaknya dapat ide dari film jurassic park ya Mikir Dulu
tambahin gambar ah...

rubber tired subway pertama di jepang, tepatnya di saporo
[Image: index_ph009.jpg]

automatic rubber tire train di lille (VAL)
[Image: lille-v2.jpg]

di muzha, taiwan
[Image: muzha-line-train.jpg?m=1297441726]

Di paris lagi
[Image: 2760215732_9988d1707a.jpg]
(20-02-2012, 05:14 AM)Adolph Wrote: [ -> ]mau nambahin kelebihan dari roda karet: tingkat kebisingannya lebih rendah dibandingkan dengan roda metal konvensional
betul sekali kang Xie Xie
mari kita bahas keuntungan dan kerugian masing2 moda transport ini

(20-02-2012, 08:54 AM)Gege Wrote: [ -> ]Menarik ini.....
masih memantau dulu yak...
Bwat sayah teknologi ini baru dan menarik....
silahkan om Bye Bye

(20-02-2012, 10:53 AM)Fajarutama Wrote: [ -> ]itu ban karet ada (≖᷆︵︣≖) apa nggak, ada angin didalamnya apa pejal? yg guided train kayaknya dapat ide dari film jurassic park ya Mikir Dulu
kayaknya ada tekanan anginnya pak, kalau pakai pejal bakal berat juga akselerasinya CMIIW Xie Xie

jurassic park?? mungkin juga ya Ngakak

tapi duluan keretanya daripada filmnya deh pak, yang di jurasicpark kayaknya di taman beremain banyak tuh Xie Xie
beberapa keuntungan dan kerugian kereta ban karet bila dibandingkan kereta roda besi (dikutip dari wikipedia dan berbagai sumber):

keuntungan :
-berjalan lebih halus
-akselerasi lebih cepat
-jarak pengereman lebih pendek
-jarak sinyal dan stasiun bisa lebih rapat (seperti halte busway)
-bisa mendaki di trek terjal sampai 13% (130 promil)
-tidak bising diluar maupun didalam kereta


kerugian :
-gesekan lebih besar (7-10 kali dari roda besi)
-menimbulkan panas lebih banyak terutama didalam tunel
-konsumsi energi lebih besar
-ada kemungkinan ban gembos/meletus
-rentan perubahan cuaca
-pada kondisi salju ban karet kehilangan traksi
-kendaraan lebih berat karena ada 2 jenis roda (karet+besi)
-ongkos penggantian ban karena cepat aus
(20-02-2012, 11:34 AM)ady_mcady Wrote: [ -> ]beberapa keuntungan dan kerugian kereta ban karet bila dibandingkan kereta roda besi (dikutip dari wikipedia dan berbagai sumber):

keuntungan :
-berjalan lebih halus
-akselerasi lebih cepat
-jarak pengereman lebih pendek
-jarak sinyal dan stasiun bisa lebih rapat (seperti halte busway)
-bisa mendaki di trek terjal sampai 13% (130 promil)
-tidak bising diluar maupun didalam kereta


kerugian :
-gesekan lebih besar (7-10 kali dari roda besi)
-menimbulkan panas lebih banyak terutama didalam tunel
-konsumsi energi lebih besar
-ada kemungkinan ban gembos/meletus
-rentan perubahan cuaca
-pada kondisi salju ban karet kehilangan traksi
-kendaraan lebih berat karena ada 2 jenis roda (karet+besi)
-ongkos penggantian ban karena cepat aus

jadi harus dilihat dulu mungkin fungsi dan lingkungannya ya? Heran

untuk daerah perbukitan nampaknya cocok pakai rubber-tired train ini Xie Xie



^^^
ya. untuk daerah yang konturnya hilly seperti bandung cocok dibuatkan metro ban karet. contohnya metro laussane di swiss yang punya grade tercuram 12% dengan rata2 gradenya 5.7%. buat pembanding, grade rel gigi ambarawa-bedono sekitar 5-6 %.

tapi bukan hanya itu saja. meskipun daerahnya datar, tetapi kalau desain sistem transportasi kotanya mengharuskan dibangun banyak halte/stasiun dengan jarak yang sangat rapat, sepertinya juga cocok pakai metro ban karet. paris metro misalnya, jarak rata2 antar stasiun cuma 500m bahkan beberapa ada yang dibawah 200m. bandingkan dengan sistem metro diberbagai negara yang rata2 jarak antar stasiun 1 km.

karakter jarak antar halte/stasiun yang pendek dan rapat, sebenarnya mirip2 koridor busway di jakarta. busway rata2 jarak antar halte sekitar 300-500m. menurut saya, upgrade yang lebih cocok untuk busway adalah metro ban karet model paris metro ini.
Wah, saya jujur baru ngerti kalo di kereta api ada teknologi semacam ini.
Kalo pake ban karet gini, bisa pakai radius lengkung yang kecil ya?
(20-02-2012, 02:56 PM)ady_mcady Wrote: [ -> ]^^^
ya. untuk daerah yang konturnya hilly seperti bandung cocok dibuatkan metro ban karet. contohnya metro laussane di swiss yang punya grade tercuram 12% dengan rata2 gradenya 5.7%. buat pembanding, grade rel gigi ambarawa-bedono sekitar 5-6 %.

tapi bukan hanya itu saja. meskipun daerahnya datar, tetapi kalau desain sistem transportasi kotanya mengharuskan dibangun banyak halte/stasiun dengan jarak yang sangat rapat, sepertinya juga cocok pakai metro ban karet. paris metro misalnya, jarak rata2 antar stasiun cuma 500m bahkan beberapa ada yang dibawah 200m. bandingkan dengan sistem metro diberbagai negara yang rata2 jarak antar stasiun 1 km.

karakter jarak antar halte/stasiun yang pendek dan rapat, sebenarnya mirip2 koridor busway di jakarta. busway rata2 jarak antar halte sekitar 300-500m. menurut saya, upgrade yang lebih cocok untuk busway adalah metro ban karet model paris metro ini.
betul sekali mas, mungkin moda angkutan ini cocok buat metro system seperti di bandung atau semarang (bagian atas), untuk busway saya malah lebih mengharapkan jadi Single rail guded tram atau guided bus Xie Xie

(20-02-2012, 03:49 PM)adif septian Wrote: [ -> ]Wah, saya jujur baru ngerti kalo di kereta api ada teknologi semacam ini.
Kalo pake ban karet gini, bisa pakai radius lengkung yang kecil ya?

untuk radius mungkin bisa disesuaikan dimensi kendaraan yang bersangkutan mas Xie Xie


BTW setelah ditelaah guided bus mungkin bisa masuk daftar rubber tired train karena punya jalur sendiri dan dapat mengarahkan kendaraan tersebut, ketimbang busway yang masih berharap pada keahlian sang sopir buat mengarahkan kendaraannya dan masih bisa dikatakan sebagai sebuah 'bus'

mari kita bahas lebih lanjut
[Image: GUIDED-BUS034_small.jpg]
sistem guided bus gak jauh beda sama busway hanya saja mereka memiliki roller di bagian depan roda untuk mengarahkan bus tersebut.
sistem moda seperti ini sudah diterapkan di Adelaide (AUS), Mannheim (GER), Nagoya (JAP), dan Birmingham (ENG).

berikut gambar guide wheel nya..
[Image: 220px-MB_O_405_N_MVV274_guide_wheel_detail.jpeg]

gimana ya kalau busway dijakarta seperti ini ?
[Image: guided_bus_under_bridge_203_203x152.jpg]
[Image: 488820136.jpg]
Pages: 1 2 3